Tema 1 Hidup Rukun Buku Guru Kelas 2-II Kurikulum 2013 Revisi 2017

Kelas 2 Judul Tema 1 Hidup Rukun Buku Guru Kelas 2-II Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tahun 2017 Keterangan Katalog Dalam Terbi...

Tema 1 Hidup Rukun Buku Guru Kelas 2-II Kurikulum 2013 Revisi 2017
Kelas 2
Judul Tema 1 Hidup Rukun Buku Guru Kelas 2-II Kurikulum 2013 Revisi 2017
Tahun 2017
Keterangan Katalog Dalam Terbitan (KDT)
Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hidup Rukun : buku guru/ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.--
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.
xii, 180. : ilus. ; 29,7 cm. -- (Tema; 1)
Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Untuk SD/MI Kelas II
ISBN 978-602-427-164-0
1. Tematik Terpadu -- Studi dan Pengajaran I. Seri
II. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
372.1
Penulis : Irene Maria Juli Astuti.
Penelaah : Titi Tri Hartiti Retnowati, Bambang Prihadi, Widia Pekerti, Rita Milyartini, Elindra Yetti,
Suharji, Wahyuningsih, Delviati, Tijan, Advendi Kristyandaru.
Pe-review : Yuyun Yuningsih
Penyelia Penerbitan : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Cetakan Ke-1, 2014 (ISBN 978-602-282-164-9)
Cetakan Ke-2, 2017 (Edisi Revisi)
Download Server 1 [ Mediafire ]
Server 2 [ GDrive ]

[next] Hak Cipta © 2017 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dilindungi Undang-Undang Disklaimer: Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku guru ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan Kurikulum 2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbarui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis dan laman http://buku. kemdikbud.go.id atau melalui email buku@kemdikbud.go.id diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini. Katalog Dalam Terbitan (KDT) Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hidup Rukun : buku guru/ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017. xii, 180. : ilus. ; 29,7 cm. -- (Tema; 1) Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Untuk SD/MI Kelas II ISBN 978-602-427-164-0 1. Tematik Terpadu -- Studi dan Pengajaran I. Seri II. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 372.1 Penulis : Irene Maria Juli Astuti. Penelaah : Titi Tri Hartiti Retnowati, Bambang Prihadi, Widia Pekerti, Rita Milyartini, Elindra Yetti, Suharji, Wahyuningsih, Delviati, Tijan, Advendi Kristyandaru. Pe-review : Yuyun Yuningsih Penyelia Penerbitan : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Cetakan Ke-1, 2014 (ISBN 978-602-282-164-9) Cetakan Ke-2, 2017 (Edisi Revisi) Disusun dengan huruf Baar Metanoia, 12 pt.Tema 1: Hidup Rukun iii Kata Pengantar Buku ini disusun dengan mengacu pada kompetensi dasar sesuai amanat Kurikulum 2013. Di dalamnya dirumuskan secara terpadu kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa. Kemudian, dirumuskan juga proses pembelajaran dan penilaian untuk memastikan ketercapaian kompetensi yang diinginkan. Proses pembelajaran dirancang berbasis aktivitas dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Buku ini mengarahkan kegiatan pembelajaran yang harus dilakukan siswa bersama guru dan temanteman sekelasnya untuk mencapai kompetensi tertentu. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013, siswa hendaknya diajak untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia di sekitarnya. Peran dan kerativitas guru sangat penting dalam meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa terhadap materi pembelajaran melalui kegiatan-kegiatan pembelajaran dalam buku ini. Guru dapat memperkaya pemahaman dan pengalaman siswa dengan berbagai bentuk kegiatan lain bersumber dari buku-buku dan media pembelajaran yang ada di sekolah. Penulisan buku ini tercipta melalui proses yang cukup panjang. Berbagai pihak telah banyak memberikan dukungan berupa saran, masukan, koreksi, dorongan, dan arahan. Buku ini masih sangat terbuka dan perlu terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Untuk itu, penulis mengharapkan para pembaca dapat memberikan kritik, saran, dan masukan yang membangun untuk menyempurnakan buku ini. Atas kontribusi yang diberikan, penulis ucapkan terima kasih. Penulisiv Buku Guru SD/MI Kelas 1I Tentang Buku Guru Pembelajaran Tematik Terpadu Kelas II Buku Panduan Guru disusun untuk memudahkan para guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik terpadu. Buku ini mencakup hal­hal sebagai berikut. 1. Jaringan tema yang memberi gambaran kepada guru tentang suatu tema yang melingkupi beberapa Kompetensi Dasar (KD) dan indikator dari berbagai mata pelajaran. 2. Tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada setiap kegiatan pembelajaran. 3. Kegiatan pembelajaran tematik terpadu untuk menggambarkan kegiatan pembelajaran yang menyatu dan mengalir. 4. Pengalaman belajar yang bermakna untuk membangun sikap dan perilaku positif, penguasaan konsep, keterampilan berpikir saintifik, berpikir tingkat tinggi, kemampuan menyelesaikan masalah, inkuiri, kreativitas, dan pribadi reflektif. 5. Berbagai teknik penilaian siswa. 6. Informasi yang menjadi acuan kegiatan remedial dan pengayaan. 7. Kegiatan interaksi guru dan orang tua, yang memberikan kesempatan kepada orang tua untuk ikut berpartisipasi aktif melalui kegiatan belajar siswa di rumah. 8. Petunjuk penggunaan buku siswa. Kegiatan pembelajaran di buku ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) siswa melalui aktivitas yang bervariasi. Aktivitas tersebut mencakup hal­hal sebagai berikut. 1. Membuka pelajaran dengan cara yang menarik perhatian siswa, seperti mengamati gambar, membacakan cerita, bertanya jawab, bernyanyi, melakukan permainan, demonstrasi, pemecahan masalah, dan sebagainya. 2. Menginformasikan tujuan pembelajaran sehingga siswa dapat mengorganisir informasi yang disampaikan (apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dikerjakan). 3. Menggali pengetahuan siswa yang diperoleh sebelumnya agar siswa dapat mengaitkan pengetahuan terdahulu dengan yang akan dipelajari. 4. Memberi tugas yang bertahap guna membantu siswa memahami konsep. 5. Memberi tugas yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. 6. Memberi kesempatan untuk melatih keterampilan atau konsep yang telah dipelajari. 7. Memberi umpan balik yang akan menguatkan pemahaman siswa.v Tema 1: Hidup Rukun Bagaimana Menggunakan Buku Guru? Buku Panduan Guru memiliki dua fungsi, yaitu sebagai petunjuk penggunaan Buku Siswa dan sebagai acuan kegiatan pembelajaran di kelas. Mengingat pentingnya buku ini, disarankan memperhatikan hal­hal sebagai berikut. 1. Bacalah halaman demi halaman dengan teliti. 2. Pahamilah setiap Kompetensi Dasar dan Indikator yang dikaitkan dengan tema. 3. Upayakan untuk mencakup Kompetensi Inti (KI) I dan (KI) II dalam semua kegiatan pembelajaran. Guru diharapkan melakukan penguatan untuk mendukung pembentukan sikap, pengetahuan, dan perilaku positif. 4. Dukunglah ketercapaian Kompetensi Inti (KI) I dan (KI) II dengan kegiatan pembiasaan, keteladanan, dan budaya sekolah. 5. Cocokkanlah setiap langkah kegiatan yang berhubungan dengan buku siswa sesuai dengan halaman yang dimaksud. 6. Mulailah setiap kegiatan pembelajaran dengan memberikan pengantar sesuai tema pembelajaran. Lebih baik lagi jika dilengkapi dengan kegiatan pembukaan yang menyenangkan dan membangkitkan rasa ingin tahu siswa. Misalnya bercerita, mengajukan pertanyaan yang menantang, menyanyikan lagu, menunjukkan gambar, dan sebagainya. Demikian juga pada saat menutup pembelajaran. Pemberian pengantar pada setiap perpindahan subtema dan tema, menjadi faktor yang sangat penting untuk memaksimalkan manfaat dan keberhasilan pendekatan tematik terpadu yang diuraikan dalam buku ini. 7. Kembangkan ide­ide kreatif dalam memilih metode pembelajaran. Termasuk di dalamnya menemukan kegiatan alternatif apabila kondisi yang terjadi kurang sesuai dengan perencanaan (misalnya, siswa tidak bisa mengamati tanaman di luar kelas pada saat hujan). 8. Pilihlah beragam metode pembelajaran yang akan dikembangkan (misalnya bermain peran, mengamati, bertanya, bercerita, bernyanyi, menggambar, dan sebagainya). Penggunaan beragam metode tersebut, selain melibatkan siswa secara langsung, diharapkan juga dapat melibatkan warga sekolah dan lingkungan sekolah. 9. Kembangkanlah keterampilan berikut: a. Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM), b. Keterampilan bertanya yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi, c. Keterampilan membuka dan menutup pembelajaran, serta d. Keterampilan mengelola kelas dan pajangan kelas.vi Buku Guru SD/MI Kelas 1I 10. Gunakanlah media atau sumber belajar alternatif yang tersedia di lingkungan sekolah. 11. Pada semester II terdapat 4 tema. Tiap tema terdiri atas 4 subtema. Setiap subtema diuraikan ke dalam 6 pembelajaran. Satu pembelajaran dialokasikan untuk satu hari. 12. Perkiraan alokasi waktu dapat merujuk pada struktur kurikulum. Meskipun demikian, alokasi waktu menurut mata pelajaran hanyalah sebagai petunjuk umum. Guru diharapkan menentukan sendiri alokasi waktu berdasarkan situasi dan kondisi di sekolah dan pendekatan tematik terpadu. 13. Pada akhir subtema buku siswa, dilengkapi dengan bahan­bahan latihan yang sejalan dengan pencapaian kompetensi. Meskipun demikian, guru dianjurkan untuk menambah bahan­bahan latihan bagi siswa dari sumbersumber yang lain. 14. Hasil untuk kerja siswa yang berupa karya dan bukti penilaian dapat berfungsi sebagai portofolio siswa. 15. Buatlah catatan refleksi setelah satu subtema selesai, sebagai bahan untuk melakukan perbaikan pada proses pembelajaran selanjutnya. Misalnya faktor­faktor yang menyebabkan pembelajaran berlangsung dengan baik, kendala­kendala yang dihadapi, dan ide­ide kreatif untuk mengembangkan lebih lanjut. 16. Libatkan semua siswa tanpa kecuali dan yakini bahwa setiap siswa adalah cerdas dengan keunikan masing­masing. Dengan demikian, pemahaman tentang kecerdasan majemuk, gaya belajar siswa, serta beragam faktor penyebab efektivitas dan kesulitan belajar siswa sangat dibutuhkan. 17. Demi pencapaian tujuan pembelajaran, diperlukan komitmen guru untuk mendidik sepenuh hati (antusias, kreatif, penuh cinta, dan kesabaran). Kegiatan Bersama Orang Tua Secara khusus, di setiap akhir pembelajaran pada Buku Siswa, terdapat kolom orang tua dengan subjudul “Kegiatan Bersama Orang Tua”. Kolom ini berisi informasi tentang materi yang dipelajari dan aktivitas belajar yang dapat dilakukan siswa bersama orang tua di rumah. Orang tua diharapkan berdiskusi dan terlibat dengan aktivitas belajar siswa. Guru perlu membangun komunikasi dengan orang tua sehubungan dengan kegiatan pembelajaran yang akan melibatkan orang tua dan siswa di rumah. Beberapa Singkatan Nama Mata Pelajaran dan Kepanjangannya 1. SBdP: Seni Budaya dan Prakarya 2. PPKn: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3. PJOK: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan KesehatanTema 1: Hidup Rukun vii Panduan Penilaian l. Teknik dan Instrumen Penilaian Secara umum terdapat berbagai teknik penilaian yang dapat digunakan, antara lain: 1. Tes (tertulis, lisan, dan praktik atau unjuk kerja). 2. Teknik observasi atau pengamatan yang dilakukan selama pembelajaran berlangsung dan/atau di luar pembelajaran. 3. Teknik pemberian tugas untuk perorangan atau kelompok yang dapat berbentuk tugas rumah dan/atau proyek. Di dalam Buku Panduan Guru ini, teknik penilaian yang dikembangkan, yaitu. 1. Tes (tertulis dan unjuk kerja) 2. Observasi (pengamatan) 3. Portofolio Instrumen Penilaian: 1. Instrumen tes tertulis dalam bentuk soal Penilaian dilakukan dengan cara menghitung jumlah jawaban benar dari soal yang tersedia 2. Instrumen unjuk kerja dalam bentuk Rubrik Penilaian Contoh Rubrik Penilaian Bernyanyi Kriteria Baik Sekali 4 Baik 3 Cukup 2 Perlu Bimbingan 1 Kemampuan bernyanyi Memenuhi 3 aspek (hafal syair, nada tepat, dan ekspresif) Memenuhi 1 dari 3 aspek Belum mampu memenuhi semua aspek Tidak memenuhi 3 komponen Kepercayaan diri Tidak terlihat ragu­ragu Terlihat raguragu Memerlukan bantuan guru Belum berani tampil bernyanyi Cara Penilaian Bernyanyi No. Nama Siswa Perolehan Skor Kriteria 1 Kriteria 2 1. Dayu 4 4 2. Beni 4 3 3. dan seterusnyaviii Buku Guru SD/MI Kelas 1I Rumus perhitungan sebagai berikut: Jumlah skor yang diperoleh Skor maksimal  100 Keterangan: • Jumlah skor yang diperoleh siswa adalah jumlah skor yang diperoleh siswa dari kriteria 1 dan kriteria 2. • Skor ideal adalah perkalian dari banyaknya kriteria dengan skor tertinggi. Pada contoh ini, skor ideal = 2  4 = 8. Perhitungan nilai akhir siswa: Dayu: 8 8  100 = 100, Beni: 7 8  100 = 87,5 3. Instrumen Observasi berbentuk Lembar Pengamatan Contoh: Melakukan memutar badan tanpa berpindah tempat (meliukkan tubuh dan memutar pinggang) dinilai dengan penilaian observasi/ pengamatan No. Kriteria Terlihat () Belum terlihat () 1. Gerakan meliukkan pinggang .... .... 2. Gerakan memutar simpai di pinggang .... .... 3. Melakukan variasi gerak meliuk ke berbagai arah .... .... 4. Melakukan variasi gerak memutar pinggang ke berbagai arah .... .... Catatan: guru memberikan tanda () pada setiap kriteria sesuai dengan kinerja siswa Hasil Pengamatan Melakukan Aktivitas Gerakan Nonlokomotor (Meliukkan Tubuh dan Memutar Pinggang) No. Nama Siswa Kriteria 1 Kriteria 2 Terlihat () Belum Terlihat () Terlihat () Belum Terlihat () 1. Dayu 2. Siti 3. Beni 4. dst Catatan: guru memberikan tanda () pada setiap kriteria sesuai dengan kinerja siswa.Tema 1: Hidup Rukun ix ll. Penilaian Sikap atau Karakter Siswa 1. Pada semester I, berbagai sikap atau nilai karakter yang akan dikembangkan meliputi: jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri, patuh terhadap tata tertib, teliti, kasih sayang, kerja sama, menghargai, dan sebagainya. 2. Untuk mencapai sikap atau nilai karakter tersebut, selain dilakukan secara tidak langsung melalui berbagai aktivitas pembelajaran yang dilakukan, guru diharapkan dapat melakukan penilaian secara langsung atas ketercapaian nilai karakter tertentu pada diri siswa. Langkah­langkah di bawah ini dapat dijadikan pertimbangan untuk melakukan penilaian. a. Mengingat kendala yang ada, terutama ketersediaan waktu, maka dalam 1 semester, guru dapat menentukan 2 atau 3 nilai sikap yang akan dikembangkan dan dinilai secara langsung. Sikap yang akan dikembangkan, hendaknya menjadi keputusan sekolah, meskipun tidak menutup kemungkinan, dalam satu kelas ada tambahan 1 atau 2 nilai sikap lain, sesuai dengan kebutuhan di kelas tersebut. b. Misalnya dalam semester I ini, sikap yang akan dikembangkan adalah: • Jujur • Bertanggung jawab • Teliti • Santun c. Setiap sikap dibuatkan indikator. Contoh indikator teliti dapat dilihat pada tabel berikut ini. Sikap yang Dikembangkan Definisi Indikator Teliti Ketelitian dalam mengerjakan sesuatu • Senantiasa cermat dalam mengerjakan sesuatu • Mengerjakan sesuatu sesuai dengan aturan atau kaidah yang berlakux Buku Guru SD/MI Kelas 1I d. Kembangkan instrumen penilaian, misalnya lembar pengamatan. Contoh Lembar Pengamatan Bulan: ............. 2016 Nilai Karakter yang Dikembangkan: Teliti No Nama Siswa Perkembangan *) Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Minggu 4 BT MT MB SM BT MT MB SM BT MT MB SM BT MT MB SM 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. Beni 2. Edo 3. Lani 4. Siti dst. ... *) Guru memberikan tanda () pada setiap kriteria sesuai dengan nilai karakter yang muncul dari siswa. Keterangan : Tahapan perkembangan nilai karakter sebagaimana tercantum dalam Kerangka Acuan Pendidikan Karakter (Kemendiknas, 2010) meliputi: BT: Belum Terlihat Apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda­tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator karena belum memahami makna dari nilai itu (Tahap Anomi). MT: Mulai Terlihat Apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda­tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator, tetapi belum konsisten karena sudah ada pemahaman dan mendapat penguatan lingkungan terdekat (Tahap Heteronomi). MB: Mulai Berkembang Apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten, karena selain sudah ada pemahaman dan kesadaran juga mendapat penguatan lingkungan terdekat dan lingkungan yang lebih luas (Tahap Sosionomi). SM: Sudah Membudaya Apabila peserta didik terus­menerus memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten karena selain sudah ada pemahaman dan kesadaran, juga mendapat penguatan lingkungan terdekat dan lingkungan yang lebih luas sudah tumbuh kematangan moral (Tahap Autonomi). Catatan: Guru diharapkan mengembangkan teknik dan instrumen penilaian lebih lanjut menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing­masing sekolah.Tema 1: Hidup Rukun xi Kompetensi Inti Kelas II Kompetensi Inti Kelas II 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda­benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.xii Buku Guru SD/MI Kelas 1I Daftar Isi Kata Pengantar ................................................................................................... iii Tentang Buku Guru ............................................................................................ iv Bagaimana Menggunakan Buku Guru ............................................................. v Panduan Penilaian ............................................................................................. vii Kompetensi Inti Kelas II ..................................................................................... xi Daftar Isi .............................................................................................................. xii Subtema 1 Hidup Rukun di Rumah ........................................................................ 1 Subtema 2 Hidup Rukun di Tempat Bermain ................................................... 44 Subtema 3 Hidup Rukun di Sekolah ....................................................................... 85 Subtema 4 Hidup Rukun di Masyarakat .............................................................. 126 Daftar Pustaka ................................................................................................... 163 Profil Penulis ...................................................................................................... 165 Profil Penelaah .................................................................................................. 166 Profil Editor ........................................................................................................ 179 Profil Ilustrator ................................................................................................... 180Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 1 Subtema 1 Hidup Rukun di Rumah Pemetaan Kompetensi Dasar Subtema 1 Matematika 3.1 Menjelaskan makna bilangan cacah dan menentukan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret serta cara membacanya 4.1 Membaca dan menyajikan bilangan cacah dan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. SBdP 3.2 Mengenal pola irama sederhana melalui lagu anak-anak 4.2 Menampilkan pola irama sederhana melalui lagu anakanak Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional2 Buku Guru SD/MI Kelas 1I KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN 1. Menyebutkan ungkapan dan arti ungkapan dalam teks cerita tentang hidup rukun. 2. Menirukan ungkapan pada teks percakapan. 3. Menyatakan lambang bilangan tiga angka dengan menggunakan gambar. 4. Membaca bilangan tiga angka sampai 999 5. Membedakan panjang dan pendek bunyi pada lagu anak. 6. Menampilkan panjang pendek bunyi pada lagu anak. Sikap: • percaya diri • teliti Pengetahuan: • ungkapan dalam teks cerita • bilangan cacah sampai 999 dan lambangnya • panjang dan pendek bunyi pada lagu anak (pola irama) Keterampilan: • menyebutkan kembali ungkapan dalam teks cerita • membaca lambang bilangan sampai 999 • memainkan/menyuarakan panjang dan pendek bunyi pada lagu anak 1. Memasangkan simbol dengan bunyi sila pada Pancasila. 2. Menyebutkan bunyi sila yang sesuai dengan gambar pengamalannya. 3. Menceritakan pengalaman penerapan sila pertama Pancasila di rumah. 4. Menentukan isi teks yang termasuk ungkapan. 5. Menceritakan pengalaman penerapan sila kedua Pancasila di rumah. 6. Menjelaskan gerak dasar berjalan dalam permainan sederhana. 7. Melakukan gerak dasar berjalan dalam permainan sederhana. Sikap: • percaya diri • sportif Pengetahuan: • ungkapan dalam teks cerita atau lagu yang berkaitan dengan hidup rukun • simbol dari sila-sila pada Pancasila • pengamalan sila pertama Pancasila di rumah • pengamalan sila kedua Pancasila di rumah • gerak dasar lokomotor Keterampilan: • menyebutkan kembali ungkapan dalam teks atau lagu • memasangkan simbol dari sila-sila pada Pancasila • menceritakan pengalaman penerapan sila pertama Pancasila di rumah • menceritakan pengalaman penerapan sila kedua Pancasila di rumah 1. Menyebutkan ungkapan dalam teks lagu tentang hidup rukun. 2. Menuliskan ungkapan dalam teks lagu. 3. Membedakan panjang pendek bunyi pada lagu. 4. Menampilkan panjang pendek bunyi pada lagu. 5. Menentukan kuat lemah bunyi pada lagu. 6. Menampilkan kuat lemah bunyi pada lagu. 7. Membaca bilangan cacah sampai 999. 8. Menyebutkan bilangan yang bersesuaian dengan kumpulan objek. Sikap: • teliti • percaya diri Pengetahuan: • ungkapan dalam teks lagu yang berhubungan dengan hidup rukun • bilangan cacah sampai 999 • panjang pendek bunyi pada lagu • kuat lemah bunyi pada lagu Keterampilan: • melatih ungkapan yang terdapat pada teks cerita atau lagu dengan bahasa santun • membaca lambang bilangan • menyanyikan lagu anak dengan memperhatikan panjang pendek dan kuat lemah bunyi pada lagu Ruang Lingkup Pembelajaran Subtema 1 Hidup Rukun di RumahSubtema 1: Hidup Rukun di Rumah 3 KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN 1. Menyebutkan ungkapan dalam teks percakapan. 2. Melatih ungkapan dalam teks percakapan. 3. Menentukan nilai tempat pada bilangan tiga angka. 4. Menuliskan bilangan tiga angka dengan memperhatikan nilai tempat. 5. Melengkapi kalimat percakapan dengan bilangan tiga angka. 6. Membedakan kuat lemah bunyi pada lagu. 7. Menampilkan kuat lemah bunyi pada lagu. Sikap: • percaya diri • teliti Pengetahuan: • ungkapan dalam teks cerita atau lagu berkaitan dengan hidup rukun • bilangan cacah sampai 999 • panjang pendek bunyi pada lagu anak • kuat lemah bunyi pada lagu anak Keterampilan: • melatih ungkapan yang terdapat pada teks cerita dengan bahasa yang santun • menuliskan bilangan tiga angka dengan memperhatikan nilai tempat • menyanyikan lagu anak dengan memperhatikan panjang pendek bunyi dan kuat lemah bunyi pada lagu 1. Menentukan pengamalan sila Pancasila yang sesuai dengan teks cerita. 2. Menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga di rumah. 3. Menjelaskan makna ungkapan dalam teks cerita tentang hidup rukun. 4. Menggunakan ungkapan dalam kalimat yang berkaitan dengan hidup rukun. 5. Menjelaskan gerak dasar lokomotor. 6. Melakukan gerakan lokomotor dalam permainan. Sikap: • teliti • percaya diri • sportif Pengetahuan: • ungkapan dalam teks cerita atau lagu anak berkaitan dengan hidup rukun • gerak dasar lokomotor • penerapan sila ketiga Pancasila Keterampilan: • menggunakan ungkapan dalam kalimat yang berkaitan dengan hidup rukun • melakukan gerak lokomotor dalam permainan • menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila 1. Menemukan ungkapan dalam teks percakapan. 2. Menjelaskan makna ungkapan dalam kalimat. 3. Menunjukkan penerapan sila keempat dan kelima Pancasila di rumah. 4. Menceritakan pengalaman penerapan sila keempat dan kelima di rumah. 5. Menuliskan bilangan tiga angka. 6. Membaca bilangan tiga angka. Sikap: • percaya diri • teliti Pengetahuan: • ungkapan dalam teks cerita atau lagu anak • bilangan cacah sampai 999 • penerapan sila keempat dan sila kelima Pancasila Keterampilan: • menggunakan ungkapan dalam bentuk kalimat sederhana • membaca lambang bilangan cacah • menuliskan bilangan yang terdiri dari tiga angka Subtema 1 Hidup Rukun di RumahBuku Guru SD/MI Kelas 1I 4 Pemetaan Kompetensi Dasar Pembelajaran 1 Matematika 3.1 Menjelaskan makna bilangan cacah dan menentukan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret serta cara membacanya 4.1 Membaca dan menyajikan bilangan cacah dan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret SBdP 3.2 Mengenal pola irama sederhana melalui lagu anak-anak 4.2 Menampilkan pola irama sederhana melalui lagu anakanak Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunSubtema 1: Hidup Rukun di Rumah 5 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks cerita tentang hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menyebutkan ungkapan yang terdapat pada teks cerita tersebut dengan tepat. 2. Dengan diberikan teks percakapan tentang hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat mengucapkan ungkapan yang terdapat pada teks percakapan tersebut dengan tepat. 3. Dengan diberikan kumpulan kubus lebih dari 100, siswa dapat menyatakan kumpulan objek dengan bilangan sampai dengan 999 dengan benar. 4. Dengan diberikan kumpulan kubus lebih dari 100, siswa dapat membaca lambang bilangan sampai dengan 999 dengan tepat. 5. Dengan diberikan lagu anak, siswa dapat membedakan panjang pendek bunyi pada lagu anak dengan tepat. 6. Dengan diberikan lagu anak, siswa dapat menampilkan panjang pendek bunyi pada lagu anak dengan tepat. Media dan Alat Pembelajaran • Gambar kerukunan keluarga di rumah • Teks lagu “Peramah dan Sopan” Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Pengantar Tema • Guru membuka pembelajaran dengan mengemukakan tema yang akan digunakan pada pembelajaran. Tema yang digunakan adalah Hidup Rukun. • Siswa mengamati gambar yang terdapat pada Buku Siswa. Guru memancing motivasi siswa dengan bertanya jawab dengan siswa. Pertanyaan-pertanyaan yang terdapat di bawah gambar utama dapat digunakan sebagai bahan untuk bertanya jawab dengan siswa. • Pertanyaan besarnya adalah, “Bagaimana agar kerukunan dapat terjaga di rumah, tempat bermain, sekolah, dan masyarakat? • Guru merespons setiap jawaban siswa sehingga terjadi suasana diskusi yang hidup.6 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Pertanyaaan besar tersebut akan dijawab dengan kegiatan pembelajaran menggunakan Tema Hidup Rukun. Pengantar Subtema • Guru menyampaikan subtema yang akan digunakan untuk pembelajaran, yaitu Hidup Rukun di Rumah. Yang perlu diketahui bahwa kegiatan pembelajaran bertujuan untuk mencapai kompetensi dasar yang sudah dipetakan dalam subtema. • Siswa mengamati gambar yang ada pada Buku Siswa. Kemudian, guru bertanya jawab dengan siswa mengenai kerukunan di rumah. • Siswa menuliskan jawaban pertanyaan yang ada di Buku Siswa pada selembar kertas. Hal itu untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami arti pentingnya hidup rukun di rumah dan membuat siswa terbiasa dan berani mengemukakan pendapatnya. • Kertas jawaban itu dikumpulkan, kemudian secara bergantian, siswa membaca jawaban temannya. Siswa dan guru menanggapi jawaban tersebut. • Setelah selesai menjawab pertanyaan yang ada di Buku Siswa, guru mengajak siswa untuk memulai langkah-langkah Pembelajaran 1. Ayo Mengamati • Siswa menyimak teks cerita pada Buku Siswa yang dibacakan guru. • Siswa memperhatikan ungkapan yang ada pada teks bacaan. Ketika guru membaca teks, hendaknya guru memberi penekanan pada kalimat yang menggunakan ungkapan. Contoh ungkapan pada teks tersebut adalah buah tangan dan buah hati. • Siswa menyebutkan ungkapan yang terdapat pada teks cerita. • Siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai arti ungkapan yang terdapat pada teks. • Siswa menyebutkan ungkapan dan arti ungkapan yang terdapat pada teks cerita. Ayo Berlatih • Siswa membaca kalimat yang terdapat pada teks percakapan. • Siswa menyebutkan ungkapan yang terdapat pada kalimat tersebut.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 7 • Siswa bersama dengan teman di sebelahnya melanjutkan percakapan yang terdapat pada buku. Siswa diberi keleluasaan untuk menyusun kalimat berdasarkan teks cerita yang sudah dibacanya. Ayo Bermain Peran • Siswa memperagakan percakapan yang sudah dibuatnya, bergantian dengan teman sebangkunya. Guru dapat mengamati kemampuan siswa dalam menyebutkan ungkapan. (Rubrik Penilaian 1 untuk KD Bahasa Indonesia 3.1 dan 4.1). Selain pemahaman mengenai ungkapan, guru juga dapat mengamati sikap percaya diri siswa dalam melakukan percakapan dengan temannya. Ayo Berlatih • Siswa mengamati gambar rak buku yang ada di Buku Siswa. Guru mengajak siswa berpikir bagaimana cara yang mudah untuk menghitung buku yang banyaknya ratusan. • Siswa dimulai pemahamannya dengan mengamati pengelompokan buku, setiap kelompok banyaknya 10 dan ada 7 buku di bagian lain. Dengan cara seperti itu, siswa dapat diarahkan untuk menyatakan bahwa 5 puluhan sama dengan 50 ditambah dengan 7, banyaknya 57 buku. Ayo Mengamati • Kemudian siswa mengamati gambar kelompok 10 kubus dan kelompok 100 kubus. Siswa mengamati kelompok 1 ratusan kubus, tiga puluhan kubus, 8 delapan kubus. • Siswa mendengarkan penjelasan guru cara membaca banyak kubus sesuai dengan gambar yang terdapat pada Buku Siswa. Ayo Berlatih • Siswa berlatih menyatakan bilangan cacah menggunakan gambar alat peraga kubus. Alat peraga yang lain, misalnya kancing baju atau stik es krim dapat digunakan untuk lebih memahamkan siswa mengenai bilangan tiga angka. • Siswa mengerjakan soal tentang bilangan cacah dengan tiga angka. Guru dapat menambahkan soal latihan.8 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Soal: 1. 100 + 70 + 8 Banyaknya kubus ada 178. Dibaca seratus tujuh puluh delapan. 2. 100 + 70 + 1 Banyaknya kubus ada 171. Dibaca seratus tujuh puluh satu. 3. 200 + 70 + 6 Banyaknya kubus ada 276. Dibaca dua ratus tujuh puluh enam. 4. 300 + 50 + 9 Banyaknya kubus ada 359. Dibaca tiga ratus lima puluh sembilan. Keterangan: nomor 4 contoh soal tambahan. Skor: 100 • Siswa membaca bilangan cacah sampai 999. Guru mengamati kemampuan siswa dalam membaca bilangan cacah sampai 999 (Rubrik Penilaian 2). Sikap yang diamati adalah teliti. Hasil pengamatan sikap dituliskan di dalam jurnal. = 178 = 171 = 276 = 359Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 9 Ayo Bernyanyi • Siswa menyimak guru menyanyikan lagu Peramah dan Sopan. Siswa diminta ikut merasakan kapan nada lagu dinyanyikan panjang dan kapan dinyanyikan pendek. Peramah dan Sopan 1 = C 2/4 Andante (100) Pak Dal ||: 0 5 6 7 | 5 | 6 5 4 3 | 5 2 | Bu-kan-nya cong-kak bu–kan-nya som-bong 0 2 3 4 | 5 5 | 6 7 6 | 5 . | yang di - sa - yang - i han-dai dan tau-lan 0 5 6 7 | 5 | 3 3 4 5 | 6 . | Ha -nya a - nak yang tak per-nah bo - hong 0 1 7 6 | 5 3 | 5 4 3 2 | 1 . | ra - jin be - ker-ja pe - ra-mah dan so-pan 0 1 7 6 | 5 3 | 5 4 3 2 | 1 . :|| ra - jin be - ker-ja pe - ra-mah dan so-pan Ayo Berlatih • Siswa bersama-sama menyanyikan lagu Peramah dan Sopan bersamasama dengan guru. Siswa merasakan panjang dan pendeknya nada. • Siswa berlatih menandai bagian-bagian lagu yang dinyanyikan panjang dan yang dinyanyikan pendek. Siswa dibimbing guru untuk memahami panjang pendek bunyi. Notasi lagu Peramah dan Sopan untuk menjelaskan panjang pendek bunyi. Siswa mengamati guru ketika memberikan contoh menyanyikan bagian panjang pendek lagu yang disesuaikan dengan notasinya.10 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Bu-kan-nya cong-kak . . . __ __ bu – kan – nya som-bong . . . __ __ • Guru mengamati kemampuan siswa dalam menyuarakan panjang pendek bunyi (Rubrik Penilaian 3, SBdP KD 3.2 dan KD 4.2). Sikap yang diamati adalah percaya diri. Kegiatan Bersama Orang Tua Pemahaman mengenai bilangan cacah sampai 999 dipelajari kembali oleh siswa di rumah bersama orang tua. Bilangan cacah sampai 999 dapat ditemui pada barang-barang di sekitar rumah, misalnya pada kemasan makanan, nomor rumah, halaman buku, dan lain-lain. Orang tua membantu siswa menyebut bilangan-bilangan yang ada di sekitar rumah. Pengayaan • Guru memberikan tugas untuk menyebutkan ungkapan lain dan artinya yang terdapat dalam teks hidup rukun. • Guru memberikan soal-soal yang lebih bervariasi bagi siswa yang telah mampu menyelesaikan soal latihan tentang pembacaan bilangan cacah dengan tiga angka. • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu menentukan panjang pendek nada pada lagu menggunakan simbol. Remedial • Guru membimbing siswa secara rutin bagi siswa yang belum dapat membaca dengan lancar karena akan berpengaruh pada proses pembelajaran selanjutnya. • Guru membimbing siswa yang belum mampu menentukan panjang pendek nada pada lagu menggunakan simbol. • Guru membahas kembali materi tentang pembacaan dan penyajian lambang bilangan sampai 999. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk KerjaSubtema 1: Hidup Rukun di Rumah 11 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Skor penilaian: 100 Skor yang diperoleh  100 Penilaian: ___________________________ Skor maksimal Panduan Konversi Nilai : Konversi Nilai (skala 0-100) Predikat Klasifikasi 81-100 A SB (sangat baik) 66-80 B B (baik) 51-65 C C (cukup) 0-50 D K (kurang) Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Rubrik Penilaian Mengucapkan Ungkapan di dalam teks (KD 3.1 dan 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: (KD 3.1) ketepatan menyebutkan ungkapan di dalam teks Semua ungkapan di dalam teks disebutkan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa ungkapan di dalam teks yang masih salah disebutkan, tanpa bantuan guru. Ada beberapa ungkapan di dalam teks yang masih salah disebutkan, dengan bantuan guru. Belum ada ungkapan yang disebutkan dengan benar meskipun dengan bantuan guru. Keterampilan: (KD 4.1) ketepatan mengucapkan ungkapan di dalam teks Semua ungkapan di dalam teks diucapkan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa ungkapan di dalam teks yang masih salah diucapkan, tanpa bantuan guru. Ada beberapa ungkapan di dalam teks yang masih salah diucapkan, dengan bantuan guru. Belum ada ungkapan yang diucapkan dengan benar meskipun dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.12 Buku Guru SD/MI Kelas 1I 2) Matematika Rubrik Penilaian Membaca Bilangan Sampai 999 (KD 3.1 dan 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: (KD 3.1) ketepatan menyatakan bilangan tiga angka, minimal 5 bilangan Semua bilangan dinyatakan dengan benar. Ada satu bilangan yang dinyatakan masih salah. Ada dua bilangan yang dinyatakan masih salah. Ada tiga atau lebih bilangan yang dinyatakan masih salah. Keterampilan: (KD 4.1) ketepatan membaca bilangan tiga angka, minimal 5 bilangan Semua bilangan dibaca dengan benar. Ada beberapa bilangan yang masih salah dibaca, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bilangan yang masih salah dibaca, dengan bantuan guru. Belum ada bilangan yang dibaca dengan benar, meskipun dibantu guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah teliti. 3) SBdP Rubrik Penilaian Menampilkan Panjang Pendek Bunyi pada Lagu (KD 3.2 dan 4.2) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: (KD 3.2) ketepatan mengidentifikasi panjang pendek bunyi pada lagu Dapat menentukan bunyi panjang dan bunyi pendek pada lagu, semua benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bagian lagu yang masih salah diidentifikasi bunyi pendek dan bunyi panjangnya, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bagian lagu yang masih salah diidentifikasi bunyi pendek dan bunyi panjangnya, dengan bantuan guru. Belum ada yang benar dalam menentukan bunyi panjang dan bunyi pendek lagu, meskipun dengan bantuan guru. Keterampilan: (KD 4.2) ketepatan menampilkan panjang pendek bunyi pada lagu. Semua nada dinyanyikan sesuai irama lagu dengan memerhatikan panjang pendek bunyi, tanpa bantuan guru. Ada beberapa nada yang dinyanyikan dengan bunyi panjang dan bunyi pendek yang masih salah, tanpa bantuan guru. Ada beberapa nada yang dinyanyikan dengan bunyi panjang dan bunyi pendek yang masih salah, dengan bantuan guru. Semua nada yang dinyanyikan dengan bunyi panjang dan bunyi pendek masih salah, dengan bantuan guru Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri. Catatan: Rubrik penilaian ini sebagai panduan guru untuk mengamati kemampuan siswa. Tidak harus setiap hari nilai dicatat dalam daftar nilai. Guru menggunakan hasil penilaiaan sebagai pedoman untuk memahamkan siswa tentang materi yang sedang dipelajari.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 13 Pembelajaran 2 Pemetaan Kompetensi Dasar PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisionalBuku Guru SD/MI Kelas 1I 14 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan gambar perisai burung Garuda, siswa dapat memasangkan simbol dengan bunyi sila-sila pada Pancasila dengan benar. 2. Dengan diberikan gambar contoh penerapan sila pertama Pancasila, siswa dapat menyebutkan bunyi sila pertama Pancasila dengan benar. 3. Dengan diberikan contoh penerapan sila pertama Pancasila pada gambar, siswa dapat menceritakan pengalaman penerapan sila pertama pada Pancasila dengan benar. 4. Dengan diberikan teks percakapan yang mengandung ungkapan, siswa dapat menentukan bagian yang termasuk ungkapan dan artinya dengan tepat. 5. Dengan diberikan contoh penerapan sila kedua Pancasila pada teks percakapan, siswa dapat menceritakan pengalaman penerapan sila kedua pada Pancasila dengan benar. 6. Dengan diberi contoh gerakan dasar berjalan, siswa dapat menjelaskan gerak dasar berjalan dalam permainan sederhana dengan benar. 7. Dengan diberi contoh gerakan dasar berjalan, siswa dapat melakukan gerak dasar berjalan dalam permainan sederhana dengan benar. Media dan Alat Pembelajaran • Gambar burung Garuda • Gambar simbol-simbol sila pada Pancasila • Teks percakapan Udin dan Mutiara • Gambar gerak dasar berjalan Langkah-Langkah Kagiatan Pembelajaran Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar perisai burung Garuda yang terdapat simbolsimbol pada Pancasila. • Siswa dibimbing guru untuk memahami simbol-simbol Pancasila. • Siswa mengamati simbol sila pertama, kedua, ketiga, keempat, dan kelima.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 15 Ayo Membaca • Siswa bersama-sama membaca teks Pancasila seperti terdapat pada Buku Siswa. • Siswa memasangkan simbol dengan bunyi sila-sila pada Pancasila. Ayo Menulis • Siswa menunjuk gambar simbol sila-sila pada Pancasila, kemudian menuliskan bunyi sila yang sesuai. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam memasangkan simbol dengan sila-sila pada Pancasila (Rubrik Penilaian 1, PPKn KD 3.1 dan KD 4.1). Sikap yang dikembangkan adalah teliti. Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar-gambar keluarga yang beribadah sesuai dengan agamanya masing-masing. • Siswa menyebutkan bunyi sila pada Pancasila yang sesuai dengan gambar-gambar yang ditunjukkan. • Guru memotivasi siswa agar menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan beribadah di dalam keluarga. • Siswa mencari informasi mengenai contoh-contoh pengamalan sila pertama Pancasila. Kemudian, siswa dapat menunjukkan contoh-contoh penerapan sila pertama dalam kehidupannya. • Siswa menceritakan pengalamannya dalam menerapkan sila pertama Pancasila dalam kehidupannya. • Guru mengamati pemahaman siswa mengenai pengamalan sila pertama pada Pancasila di rumah. (Rubrik Penilaian 1, PPKn KD 3.1 dan KD 4.1), sikap yang dikembangkan adalah percaya diri. Ayo Berdiskusi • Siswa dibagi dalam beberapa kelompok, setiap kelompok terdiri atas 3–4 siswa. • Siswa membaca teks percakapan yang terdapat Buku Siswa. Teks tersebut digunakan untuk mencapai muatan PPKn dan Bahasa Indonesia.16 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan sebagai bahan diskusi di dalam kelompoknya. • Siswa menuliskan hasil diskusi pada tempat yang tersedia. Pertanyaan nomor 1 untuk mencapai KD 3.1 dan 4.1 Bahasa Indonesia. Siswa dapat menyebutkan ungkapan yang terdapat dalam teks cerita tentang hidup rukun. Guru menggunakan Rubrik Penilaian 2 untuk mengamati kemampuan siswa. • Pertanyaan nomor 2, 3, dan 4 untuk mencapai KD PPKn (KD 3.1 dan 4.1). Guru menggunakan Rubrik Penilaian 1 untuk mengamati kemampuan siswa. Siswa menceritakan tentang pengalamannya menerapkan sila kedua Pancasila di rumah. • Sikap yang dikembangkan pada kegiatan diskusi ini adalah percaya diri dan santun. Pada kegiatan diskusi diterapkan pendekatan saintifik (mengamati, menanya, menggali informasi, menalar, mengomunikasikan). Ayo Bermain Peran • Siswa berpasangan dengan teman di sebelahnya memperagakan percakapan. • Sebelum bermain peran, siswa membaca terlebih dahulu teks percakapan. Siswa dibimbing guru untuk memberikan penekanan pada ungkapan yang terdapat pada teks percakapan. • Siswa bermain peran, guru mengamati kemampuan siswa dalam melakukan percakapan berdasarkan rubrik penilaian. Sikap yang diamati adalah percaya diri. Ayo Berlatih • Siswa mengamati gambar gerak dasar berjalan. Siswa memperhatikan guru memperagakan gerak dasar berjalan (mengamati, menanya, dan menggali informasi). • Siswa memperagakan sesuai contoh guru (mencoba, menalar). • Gerak dasar berjalan dikembangkan dengan berjalan berpasangan atau jalan beregu. Ayo Mencoba • Pada halaman 19 siswa diajak untuk melakukan permainan menirukan hewan berjalan.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 17 • Petunjuk Permainan Hewan Berjalan: ~ Siswa berdiri melingkar, sedangkan guru berdiri di tengah. ~ Guru memberi aba-aba nama hewan. Siswa menirukan gerakan hewan yang disebutkan guru. ~ Pada saat siswa menirukan gerakan hewan, guru mengacungkan jari menunjuk sebuah angka. ~ Siswa mencari teman sebanyak angka yang ditunjukkan oleh guru, sambil berjalan menirukan gerakan hewan. ~ Siswa yang tidak mendapat teman, diminta untuk menyanyi. • Pada permainan ini, guru dapat mengamati sikap sportif yang ditunjukkan oleh siswa. Kegiatan Bersama Orang Tua Siswa menceritakan kembali kepada orang tua mengenai ungkapan yang dipelajari di sekolah. Siswa mencari ungkapan yang lain dengan dibimbing oleh orang tua, misalnya mencari dari buku bacaan anak yang ada di rumah, kemudian membuat kalimat tentang kerukunan di rumah menggunakan ungkapan tersebut. Pengayaan • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang sudah mampu menghubungkan simbol dengan sila-sila pada Pancasila. • Guru memberikan tugas lanjutan bagi siswa yang telah mampu menceritakan pengalaman menerapkan sila pertama dan kedua Pancasila di rumah. Guru menugaskan siswa menuliskan cerita tersebut. • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu mengartikan ungkapan dengan benar. • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu melakukan gerakan dasar berjalan berpasangan atau beregu, serta menirukan gerakan hewan berjalan. Remedial • Guru memberikan bimbingan bagi siswa yang belum mampu memahami hubungan antara simbol dan sila-sila pada Pancasila. • Guru memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penerapan sila pertama dan kedua Pancasila bagi siswa yang belum mampu menceritakan pengalamannya menerapkan sila pertama dan kedua Pancasila.18 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Guru membahas kembali materi tentang ungkapan dan artinya bagi siswa yang belum memahami arti ungkapan. • Guru membimbing siswa yang belum mampu melakukan gerak dasar berjalan agar kemampuannya lebih baik. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) PPKN Rubrik Bercerita Penerapan Sila Pertama pada Pancasila (KD 3.1 dan KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Menyebutkan contoh perilaku sesuai dengan sila pertama pada Pancasila, minimal 3 contoh Semua contoh penerapan sila pertama Pancasila disebutkan dengan benar. Dua contoh penerapan sila pertama Pancasila disebutkan dengan benar. Satu contoh penerapan sila pertama Pancasila disebutkan dengan benar. Belum bisa menyebutkan contoh penerapan sila pertama pada Pancasila dengan benar. Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila pertama pada Pancasila Isi cerita sesuai dengan penerapan sila pertama pada Pancasila. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan dengan bantuan guru. Cerita tdak sesuai dengan penerapan sila pertama pada Pancasila. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 19 2) Bahasa Indonesia Pengetahuan : Menentukan dan Menjelaskan Ungkapan di Dalam Teks Kriteria Skor 4 3 2 1 Ketepatan ungkapan Semua ungkapan di dalam teks dapat disebutkan dengan benar Ada beberapa ungkapan yang belum disebutkan dengan benar, tanpa bantuan guru Ada beberapa ungkapan yang belum disebutkan dengan benar, dengan bantuan guru. Belum bisa menyebutkan ungkapan di dalam teks dengan benar, dengan bantuan guru. Keterampilan : Menuliskan Arti Ungkapan dalam Kalimat Kriteria Skor 4 3 2 1 Ketepatan arti ungkapan Semua ungkapan di dalam teks dapat diartikan dengan benar Ada beberapa ungkapan yang belum diartikan dengan benar, tanpa bantuan guru Ada beberapa ungkapan yang belum diartikan dengan benar, dengan bantuan guru. Belum bisa mengartikan ungkapan di dalam teks dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan: teliti. 3) PJOK Rubrik Penilaian Mempraktikkan Gerak Dasar Berjalan (KD 3.1 dan 4.1) Aspek Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: Menjelaskan gerak dasar berjalan: sikap tubuh dan langkah kaki benar. Sikap tubuh dan langkah kaki dalam berjalan dijelaskan dengan benar, tanpa bantuan guru Ada beberapa sikap tubuh dan langkah kaki yang belum benar dijelaskan, tanpa bantuan guru. Ada beberapa sikap tubuh dan langkah kaki yang belum dijelaskan, dengan bantuan guru. Masih belum bisa menjelaskan sikap tubuh dan langkah kaki dengan benar, dengan bantuan guru. Keterampilan: mempraktikkan gerak dasar berjalan (sikap tubuh, langkah kaki, dan arah berjalan benar) Dapat mempratktikkan gerak dasar berjalan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada salah satu kriteria yang masih salah. Hanya satu kriteria yang benar. Sikap tubuh, langkah kaki, dan arah dalam berjalan masih salah. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan: disiplin.Buku Guru SD/MI Kelas 1I 20 Pembelajaran 3 Pemetaan Kompetensi Dasar Matematika 3.1 Menjelaskan makna bilangan cacah dan menentukan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret serta cara membacanya 4.1 Membaca dan menyajikan bilangan cacah dan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret SBdP 3.2 Mengenal pola irama sederhana melalui lagu anak-anak 4.2 Menampilkan pola irama sederhana melalui lagu anakanak Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunSubtema 1: Hidup Rukun di Rumah 21 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks lagu berkaitan dengan hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menyebutkan ungkapan tersebut dengan benar. 2. Dengan diberikan teks lagu berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menuliskan kembali ungkapan tersebut dalam kalimat dengan benar. 3. Dengan diberikan teks lagu anak berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat membedakan panjang pendek bunyi pada lagu dengan benar. 4. Dengan diberikan teks lagu anak berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menampilkan panjang pendek bunyi pada lagu dengan benar. 5. Dengan diberikan teks lagu anak berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menentukan kuat lemah bunyi pada lagu dengan benar. 6. Dengan diberikan teks lagu anak berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menampilkan kuat lemah bunyi pada lagu dengan benar. 7. Dengan diberikan kumpulan kubus lebih dari 100, siswa dapat membaca bilangan cacah sampai 999. 8. Dengan diberikan kumpulan kubus lebih dari 100, siswa dapat menyebutkan bilangan yang bersesuaian dengan kumpulan objek. Media dan Alat Pembelajaran • Teks lagu Peramah dan Sopan • Teks tentang Hidup Rukun Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Mengamati • Siswa menyanyikan lagu Peramah dan Sopan, kemudian mengamati syair lagu tersebut. • Siswa mencari kata-kata di dalam syair lagu yang mempunyai arti sama dengan ungkapan yang ditentukan.22 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Ayo Menulis • Siswa menuliskan kalimat yang menggunakan ungkapan yang ditentukan. Guru mengamati kemampuan siswa dalam menemukan makna ungkapan melalui kalimat yang ditulisnya. Guru bisa menambahkan ungkapan yang lain. • Siswa menyebutkan arti ungkapan dalam kalimat tersebut (Rubrik Penilaian 1, Bahasa Indonesia KD 3.1 dan 4.1). Sikap yang dikembangkan adalah teliti. Ayo Bernyanyi • Siswa menyanyikan lagu Peramah dan Sopan. • Sambil menyanyi, siswa memberi tanda panjang dan pendek bunyi. • Hasil kerja siswa diperiksa oleh guru untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai panjang pendek bunyi. Bu – kan nya cong-kak . . . __ __ bu – kan nya som-bong . . . __ __ Yang di-sa-yang-i han-dai dan tau-lan . . . __ __ . . . . __ Ha-nya a-nak yang tak per-nah bo-hong . . . __ __ . . . . __ Ra-jin be-ker-ja pe-ra-mah dan so-pan . . . __ . . . . . . __ Ada 41 tanda. Skor benar semua: 100 41  41 = 100 • Skor yang diperoleh siswa tidak harus dimasukkan ke dalam daftar nilai. Skor tersebut sebagai pedoman bagi guru dalam mengamati kemampuan siswa memahami panjang pendek nada. Data ini sebagai petunjuk bagi guru untuk mengadakan remedial dan pengayaan.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 23 Ayo Mengamati • Kuat lemahnya bunyi berhubungan dengan irama. • Hitungan pertama pada sebuah birama memiliki tekanan lebih kuat dibandingkan dengan hitungan berikutnya. • Contoh: Bagian yang bertanda = dinyanyikan lebih kuat. ||: 0 5 6 7 | 5 | 6 5 4 3 | 5 2 | Bu-kan-nya cong-kak bu–kan - nya som-bong = = = • Guru mengamati kemampuan siswa dalam menyanyikan lagu anak Peramah dan Sopan dengan memperhatikan panjang pendek nada dan kuat lemah bunyi pada irama lagu anak berbirama dua (Rubrik Penilaian 2, SBdP KD 3.2 dan KD 4.2). Ayo Mengamati • Siswa mengamati bilangan yang terdapat pada gambar nomor peserta lomba Udin. Berdasarkan gambar banyak kubus yang terdapat pada halaman 25, siswa membaca bilangan tersebut. Siswa dapat menanyakan kepada guru mengenai hal-hal yang ingin diketahuinya sehubungan dengan pembacaan bilangan dengan tiga angka. • Siswa menyebutkan bilangan tiga angka dari sekumpulan benda yang sesuai, contoh pada Buku Siswa digunakan sekelompok gambar kubus. Pemahaman mengenai bilangan tiga angka dapat dibantu dengan alat peraga konkret, misalnya kancing baju, kelereng, atau lidi tusuk gigi. • Kemudian siswa membaca bilangan tiga angka yang sudah ditentukan tersebut. Ayo Berlatih • Siswa berlatih membaca bilangan melalui kegiatan memasangkan gabungan gambar kubus dengan bilangan yang sesuai. • Semakin banyak bilangan yang bisa dibuat oleh siswa, semakin bagus skornya. Target minimal siswa mendapatkan nilai baik bila dapat menentukan dan membaca bilangan tiga angka sebanyak 10 bilangan dengan benar. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam membaca bilangan sampai 999 (Rubrik Penilaian 2, Matematika KD 3.1 dan KD 4.1). Sikap yang dikembangkan adalah teliti.24 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Kegiatan Bersama Orang Tua Siswa menyanyikan lagu Peramah dan Sopan bersama orang tua. Apabila orang tua tidak mengetahui lagu tersebut, disarankan agar orang tua mendengarkan siswa bernyanyi. Siswa bercerita kepada orang tuanya mengenai panjang pendek bunyi dan kuat lemah lagu. Siswa juga berdiskusi dengan orang tua untuk mencari kata yang sepadan dengan uangkapan pada lagu tersebut. Kegiatan ini dilaporkan pada buku penghubung antara orang tua dan sekolah. Pengayaan • Guru memberikan tugas berupa: menulis kalimat menggunakan ungkapan selain yang berkaitan dengan teks hidup rukun. • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu menyanyikan lagu Peramah dan Sopan dengan baik. • Guru memberikan soal-soal yang lebih bervariasi bagi siswa yang telah mampu menyelesaikan soal latihan tentang pengenalan bilangan tiga angka sampai 999. Remedial • Guru menjelaskan kembali kepada siswa tentang ungkapan yang belum dimengerti oleh siswa. • Guru mengulang kembali materi tentang menyanyikan lagu Peramah dan Sopan dengan tekanan kuat dan lemah bagi siswa yang belum mampu menyanyikannya dengan benar. • Guru membahas kembali materi tentang pengenalan bilangan tiga angka sampai 999. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 25 Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Pengetahuan: Menyebutkan Ungkapan di Dalam Teks Kriteria Skor Minimal 3 ungkapan di dalam teks disebutkan dengan benar 4 Dua ungkapan di dalam teks disebutkan dengan benar 3 Satu ungkapan di dalam teks disebutkan dengan benar 2 Belum bisa menyebutkan ungkapan di dalam teks 1 Rubrik Menuliskan Ungkapan dan menggunakan ungkapan dalam kalimat Kriteria Skor 4 3 2 1 Ketepatan arti ungkapan di dalam kalimat Semua ungkapan di dalam teks dapat diartikan dengan benar Ada beberapa ungkapan yang belum diartikan dengan benar, tanpa bantuan guru Ada beberapa ungkapan yang belum diartikan dengan benar, dengan bantuan guru. Belum bisa mengartikan ungkapan di dalam teks dengan benar, dengan bantuan guru.26 Buku Guru SD/MI Kelas 1I 2) SBdP Rubrik Penilaian Menampilkan Panjang Pendek Bunyi pada Lagu (KD 3.2 dan 4.2) Aspek Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: (KD 3.2) ketepatan mengidentifikasi panjang pendek bunyi pada lagu Dapat menentukan bunyi panjang dan bunyi pendek pada lagu, semua benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bagian lagu yang masih salah diidentifikasi bunyi pendek dan bunyi panjangnya, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bagian lagu yang masih salah diidentifikasi bunyi pendek dan bunyi panjangnya, dengan bantuan guru. Belum ada yang benar dalam menentukan bunyi panjang dan bunyi pendek lagu, meskipun dengan bantuan guru. Keterampilan (KD 4.2) ketepatan menampilkan kuat lemah bunyi pada lagu. Semua nada dinyanyikan sesuai irama lagu dengan memerhatikan kuat lemah bunyi, tanpa bantuan guru. Ada beberapa nada yang dinyanyikan dengan bunyi kuat dan bunyi lemah yang masih salah, tanpa bantuan guru. Ada beberapa nada yang dinyanyikan dengan bunyi kuat dan bunyi lemah yang masih salah, dengan bantuan guru. Semua nada yang dinyanyikan dengan bunyi kuat dan bunyi lemah masih salah, dengan bantuan guru Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri. 3) Matematika Rubrik Penilaian Membaca Bilangan Cacah Sampai 999 (KD 3.1 dan 4.1) Aspek Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: (KD 3.1) ketepatan menyatakan bilangan tiga angka, minimal 5 bilangan Semua bilangan dinyatakan dengan benar. Ada satu bilangan yang dinyatakan masih salah. Ada dua bilangan yang dinyatakan masih salah. Ada tiga atau lebih bilangan yang dinyatakan masih salah. Keterampilan (KD 4.1) ketepatan membaca bilangan tiga angka, minimal 5 bilangan Semua bilangan dibaca dengan benar. Ada beberapa bilangan yang masih salah dibaca, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bilangan yang masih salah dibaca, dengan bantuan guru. Belum ada bilangan yang dibaca dengan benar, meskipun dibantu guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah teliti. Catatan: Rubrik penilaian ini sebagai panduan guru untuk mengamati kemampuan siswa dalam mencapai kompetensi dasar. Tidak harus setiap hari nilainya dicatat dalam daftar nilai.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 27 Pembelajaran 4 Pemetaan Kompetensi Dasar Matematika 3.1 Menjelaskan makna bilangan cacah dan menentukan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret serta cara membacanya 4.1 Membaca dan menyajikan bilangan cacah dan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret SBdP 3.2 Mengenal pola irama sederhana melalui lagu anak-anak 4.2 Menampilkan pola irama sederhana melalui lagu anakanak Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunBuku Guru SD/MI Kelas 1I 28 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks percakapan berkaitan dengan hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menyebutkan ungkapan dalam teks percakapan tersebut dengan tepat. 2. Dengan diberikan teks percakapan berkaitan dengan hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menirukan ungkapan dalam teks percakapan tersebut dengan tepat. 3. Dengan diberikan gambar kubus satuan, siswa dapat menentukan nilai tempat pada bilangan dua angka dan tiga angka. 4. Dengan diberikan nama bilangan tiga angka, siswa dapat menuliskan lambang bilangan tiga angka dengan benar, dan sebaliknya. 5. Dengan diberikan teks percakapan yang rumpang, siswa dapat melengkapi kalimat percakapan yang mengandung lambang bilangan tiga angka. 6. Dengan diberikan teks lagu anak berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat membedakan kuat lemah bunyi pada lagu anak dengan benar. 7. Dengan diberikan teks lagu anak berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menampilkan kuat lemah bunyi pada lagu anak dengan benar. Media dan Pembelajaran • Teks lagu Peramah dan Sopan • Teks percakapan Mutiara dan Udin tentang hidup rukun Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Mengamati • Siswa mengamati teks percakapan yang mengandung ungkapan yang berkaitan dengan hidup rukun. Teks tersebut akan digunakan untuk mencapai kompetensi dasar muatan Bahasa Indonesia dan Matematika. • Guru memotivasi siswa untuk menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan ungkapan yang terdapat dalam teks percakapan tentang hidup rukun.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 29 Ayo Bermain Peran • Siswa memperagakan percakapan antara Mutiara dan Udin. Sikap yang dapat diamati adalah percaya diri. Ayo Mengamati • Siswa mengamati bilangan 121 pada gambar di Buku Siswa. • Pada halaman ini siswa diajak untuk mengamati nilai tempat bilangan dua angka, kemudian siswa mengamati nilai tempat bilangan dengan tiga angka. • Siswa menuliskan lambang bilangan tiga angka sesuai soal pada Buku Siswa. • Siswa menuliskan nama bilangan tiga angka sesuai soal pada Buku Siswa. • Siswa menuliskan kalimat yang mengandung lambang bilangan tiga angka di dalam teks percakapan dengan cara berdiskusi dengan teman sebangkunya. Ayo Bermain Peran • Siswa bersama dengan teman sebelahnya memperagakan teks percakapan yang sudah dibuatnya bersama teman di sebelahnya. • Teks percakapan tersebut merupakan contoh sikap santun yang dapat memelihara kerukunan. Selain itu, teks percakapan juga mengandung ungkapan yang harus dipahami oleh siswa. • Siswa dibimbing untuk mengucapkan terima kasih dan menjawab ucapan terima kasih dengan santun. Guru mengamati kemampuan siswa dalam membaca bilangan dengan tiga angka dan menerapkan ungkapan dalam teks percakapan (Rubrik Penilaian 2, Matematika KD 3.1 dan 4.1; Bahasa Indonesia KD 3.1 dan 4.1). Sikap yang dikembangkan adalah percaya diri dan teliti. Ayo Bernyanyi • Siswa menyanyikan lagu anak Peramah dan Sopan secara bergiliran satu persatu atau berpasangan. • Guru menyediakan lembar kegiatan berupa teks lagu yang sudah diatur agar siswa dapat menandai bagian panjang pendek nada dan kuat lemah30 Buku Guru SD/MI Kelas 1I nada. Ketika temannya menyanyi, siswa menandai lagu pada lembar kegiatan yang dinyanyikan sebagai latihan agar dapat menyanyikan lagu dengan benar. • Siswa mengumpulkan hasil kerjanya. Guru menilai kemampuan siswa dalam menyanyikan lagu anak birama 2 sesuai dengan panjang pendek dan kuat lemah bunyi (Rubrik Penilaian 3, SBdP KD 3.2 dan 4.2). Sikap yang dikembangkan adalah percaya diri). Kegiatan Bersama Orang Tua Siswa mengulang kembali percakapan yang sudah dibuatnya bersama orang tua. Percakapan bisa diubah sesuai dengan kondisi siswa. Orang tua membantu melengkapi percakapan tersebut, kemudian percakapan tersebut diperagakan bersama orang tua. Kegiatan ini untuk melatih siswa agar selalu menjaga sopan santun bila bercakap-cakap dengan orang lain. Pengayaan • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu menjelaskan makna ungkapan dalam teks percakapan dengan baik. • Guru memberikan soal tambahan bagi siswa yang telah mampu menuliskan nama dan lambang bilangan tiga angka dengan benar. • Guru memberikan latihan lanjutan, bagi siswa yang telah mampu menyanyikan lagu Peramah dan Sopan dengan baik. Remedial • Guru memberikan bimbingan dan penjelasan lebih lanjut bagi siswa yang belum mampu menjelaskan ungkapan dengan baik. • Guru memberikan latihan terbimbing bagi siswa yang belum mampu menyanyikan lagu Peramah dan Sopan dengan baik. • Guru memberikan bimbingan lebih lanjut kepada siswa yang belum mampu menuliskan nama dan lambang bilangan tiga angka dengan benar. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk KerjaSubtema 1: Hidup Rukun di Rumah 31 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Pengetahuan: Menyebutkan ungkapan di dalam teks Kriteria Skor Minimal 3 ungkapan di dalam teks disebutkan dengan benar 4 Dua ungkapan di dalam teks disebutkan dengan benar 3 Satu ungkapan di dalam teks disebutkan dengan benar 2 Belum bisa menyebutkan ungkapan di dalam teks 1 Rubrik Menggunakan ungkapan di dalam kalimat yang ditulis dengan benar. Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Ketepatan arti ungkapan di dalam kalimat. Semua bilangan dinyatakan dengan benar. Ada satu bilangan yang dinyatakan masih salah. Ada dua bilangan yang dinyatakan masih salah. Ada tiga atau lebih bilangan yang dinyatakan masih salah. Ketepatan menggunakan EYD dalam kalimat minimal 4 kalimat Semua kalimat ditulis dengan EYD yang benar, tanpa bantuan guru Ada satu kalimat yang masih salah EYD. Ada dua sampai 3 kalimat yang masih salah EYD. Ada 4 kalimat atau lebih yang masih salah EYD. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah teliti.32 Buku Guru SD/MI Kelas 1I 2) Matematika Rubrik Penilaian Membaca Bilangan Sampai 999 (KD 3.1 dan 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: (KD 3.1) ketepatan menyatakan bilangan tiga angka, minimal 5 bilangan Semua bilangan dinyatakan dengan benar. Ada satu bilangan yang dinyatakan masih salah. Ada dua bilangan yang dinyatakan masih salah. Ada tiga atau lebih bilangan yang dinyatakan masih salah. Keterampilan: (KD 4.1) ketepatan membaca bilangan tiga angka, minimal 5 bilangan Semua bilangan dibaca dengan benar. Ada beberapa bilangan yang masih salah dibaca, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bilangan yang masih salah dibaca, dengan bantuan guru. Belum ada bilangan yang dibaca dengan benar, meskipun dibantu guru. 3) SBdP Rubrik Penilaian Menampilkan Panjang Pendek Bunyi pada Lagu (KD 3.2 dan 4.2) Aspek Baik Sekali Skor 4 Baik Skor 3 Cukup Skor 2 Perlu Bimbingan Skor 1 Pengetahuan: (KD 3.2) ketepatan mengidentifikasi panjang pendek bunyi pada lagu Dapat menentukan bunyi panjang dan bunyi pendek pada lagu, semua benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bagian lagu yang masih salah diidentifikasi bunyi pendek dan bunyi panjangnya, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bagian lagu yang masih salah diidentifikasi bunyi pendek dan bunyi panjangnya, dengan bantuan guru. Belum ada yang benar dalam menentukan bunyi panjang dan bunyi pendek lagu, meskipun dengan bantuan guru. Keterampilan (KD 4.2) ketepatan menampilkan panjang pendek bunyi pada lagu. Semua nada dinyanyikan sesuai irama lagu dengan memerhatikan panjang pendek bunyi, tanpa bantuan guru. Ada beberapa nada yang dinyanyikan dengan bunyi panjang dan bunyi pendek yang masih salah, tanpa bantuan guru. Ada beberapa nada yang dinyanyikan dengan bunyi panjang dan bunyi pendek yang masih salah, dengan bantuan guru. Semua nada yang dinyanyikan dengan bunyi panjang dan bunyi pendek masih salah, dengan bantuan guru Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri. Catatan: Rubrik penilaian ini sebagai panduan guru dalam mengamati kemampuan siswa mencapai kompetensi dasar tertentu. Nilainya tidak harus dicatat setiap hari dalam daftar nilai.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 33 Pembelajaran 5 Pemetaan Kompetensi Dasar PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisionalBuku Guru SD/MI Kelas 1I 34 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks cerita berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menentukan pengamalan sila Pancasila yang sesuai dengan cerita tersebut. 2. Dengan diberikan teks cerita berkaitan dengan hidup rukun, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila di rumah dengan bahasa yang santun. 3. Dengan diberikan teks cerita berkaitan dengan hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menyebutkan makna ungkapan tersebut dalam kalimat yang santun. 4. Dengan diberikan kalimat yang mengandung ungkapan, siswa dapat menuliskan makna ungkapan tersebut dalam kalimat yang santun. 5. Dengan diberikan contoh peragaan gerak dasar lokomotor, siswa dapat menjelaskan gerakan tersebut dengan benar. 6. Dengan diberikan contoh peragaan gerak dasar lokomotor, siswa dapat memperagakan gerakan tersebut dengan benar. Media dan Alat Pembelajaran • Teks cerita tentang hidup rukun • Gambar gerakan berjalan Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Berdiskusi • Siswa dibagi dalam beberapa kelompok diskusi, setiap kelompok terdiri atas 3 – 4 siswa. • Siswa bersama-sama dalam kelompoknya mengamati teks cerita yang terdapat pada halaman 35. Teks tersebut digunakan untuk mencapai kompetensi dasar dalam muatan Bahasa Indonesia dan PPKn. • Siswa mendiskusikan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan teks. Pertanyaan nomor 1 sampai 7 untuk mencapai muatan PPKn (KD 3.1). Pertanyaan nomor 8 untuk mencapai muatan Bahasa Indonesia. (KD 3.1). Sikap yang dikembangkan adalah jujur dan percaya diri. • Kegiatan berdiskusi menerapkan pendekatan saintifik.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 35 Ayo Mencoba • Siswa bercerita di dalam kelompoknya tentang pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila di rumah. Ayo Berlatih • Siswa diminta membaca kalimat-kalimat yang berisi ungkapan. Kemudian siswa diminta menuliskan makna ungkapan tersebut. • Guru mengamati siswa dalam memahami makna ungkapan dalam kalimat (Rubrik Penilaian 1, Bahasa Indonesia KD 3.1 dan KD 4.1). Sikap yang dikembangkan adalah teliti. Ayo Mencoba • Siswa mengamati gambar gerak dasar berjalan. Siswa mengamati gerakan yang diperagakan oleh guru. • Siswa diberi kesempatan untuk menanyakan segala hal yang ingin diketahuinya mengenai gerak dasar berjalan. • Siswa mencoba memperagakan gerak dasar berjalan. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam gerak dasar berjalan (Rubrik Penilaian 2, PJOK KD 3.1 dan KD 4.1). Sikap yang dikembangkan adalah disiplin dan sportif. • Siswa memperagakan gerak berjalan bersama sesuai formasi yang ditentukan. Kegiatan Bersama Orang Tua Siswa berdiskusi dengan orang tua mengenai kerja sama yang dilakukan di rumah. Kegiatan apa saja yang dilakukan di rumah yang memerlukan kerja sama antaranggota keluarga. Hasil diskusi tersebut dituliskan pada buku kerja atau selembar kertas untuk dikumpulkan kepada guru. Pengayaan • Guru memberikan tugas lanjutan bagi siswa yang telah mampu menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila di rumah. Guru menugaskan siswa menuliskan cerita tersebut.36 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu menjelaskan makna ungkapan dalam kalimat. • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu memperagakan gerak dasar lokomotor dengan benar. Remedial • Guru memberikan bimbingan bagi siswa yang belum mampu menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila. Guru memberikan penjelasan lebih lanjut tentang penerapan sila ketiga Pancasila. • Guru memberikan latihan terbimbing bagi siswa yang belum mampu menjelaskan makna ungkapan dalam kalimat. • Guru membimbing siswa yang belum mampu memperagakan gerak dasar lokomotor dengan benar. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan:Unjuk kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 37 Contoh Rubrik: 1) PPKn Rubrik Bercerita Penerapan Sila Ketiga pada Pancasila Kriteria Skor 4 3 2 1 Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila ketiga pada Pancasila Isi cerita semua sesuai dengan penerapan sila ketiga pada Pancasila Ada sebagian cerita yang belum sesuai dengan penerapan sila ketiga pada Pancasila. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai dengan penerapan sila ketiga pada Pancasila. Diceritakan dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila ketiga pada Pancasila. 2) Bahasa Indonesia Kriteria Skor 4 3 2 1 Ketepatan arti ungkapan Semua ungkapan di dalam teks dapat diartikan dengan benar Ada beberapa ungkapan yang belum diartikan dengan benar, tanpa bantuan guru Ada beberapa ungkapan yang belum diartikan dengan benar, dengan bantuan guru. Belum bisa mengartikan ungkapan di dalam teks dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan: teliti. 3) PJOK Rubrik Penilaian Mempraktikkan Gerak Dasar Berjalan (KD 3.1 dan 4.1) Kriteria Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: Menjelaskan gerak dasar berjalan: sikap tubuh dan langkah kaki benar. Sikap tubuh dan langkah kaki dalam berjalan dijelaskan dengan benar, tanpa bantuan guru Ada beberapa sikap tubuh dan langkah kaki yang belum benar dijelaskan, tanpa bantuan guru. Ada beberapa sikap tubuh dan langkah kaki yang belum dijelaskan, dengan bantuan guru. Masih belum bisa menjelaskan sikap tubuh dan langkah kaki dengan benar, dengan bantuan guru. Keterampilan: mempraktikkan gerak dasar berjalan (sikap tubuh, langkah kaki, dan arah berjalan benar) Dapat mempratktikkan gerak dasar berjalan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada salah satu kriteria yang masih salah. Hanya satu kriteria yang benar. Sikap tubuh, langkah kaki, dan arah dalam berjalan masih salah. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan: disiplin.Buku Guru SD/MI Kelas 1I 38 Pembelajaran 6 Pemetaan Kompetensi Dasar Matematika 3.1 Menjelaskan makna bilangan cacah dan menentukan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret serta cara membacanya 4.1 Membaca dan menyajikan bilangan cacah dan lambangnya berdasarkan nilai tempat dengan menggunakan model konkret PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunSubtema 1: Hidup Rukun di Rumah 39 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks percakapan tentang hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menyebutkan ungkapan dalam teks tersebut dengan tepat. 2. Dengan diberikan teks tentang cerita hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menjelaskan makna ungkapan tersebut dalam kalimat yang santun. 3. Dengan diberikan cerita hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menunjukkan perilaku di rumah yang sesuai sila keempat Pancasila di rumah dengan benar. 4. Dengan diberikan cerita hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila keempat Pancasila di rumah dengan benar. 5. Dengan diberikan cerita hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menunjukkan perilaku di rumah yang sesuai sila kelima Pancasila di rumah dengan benar. 6. Dengan diberikan cerita hidup rukun yang mengandung ungkapan, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila kelima Pancasila di rumah dengan benar. 7. Dengan diberikan gambar kumpulan kubus lebih dari 100, siswa dapat menyebutkan nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan bilangan tiga angka dengan teliti. 8. Dengan diberikan lambang bilangan tiga angka, siswa dapat menuliskan cara membaca bilangan tiga angka dengan teliti. Media dan Alat Pembelajaran • Teks percakapan tentang hidup rukun • Gambar kumpulan kubus • Gambar tiket masuk tempat wisata40 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Membaca • Siswa membaca teks percakapan yang terdapat pada Buku Siswa. Teks tersebut digunakan untuk mencapai muatan Bahasa Indonesia (KD 3.1) dan PPKn (KD 3.1). Ayo Mencoba • Siswa menceritakan kembali isi teks yang sudah dibacanya. Siswa membuat cerita dengan dibimbing pertanyaan-pertanyaan yang ada pada Buku Siswa. • Pertanyaan-pertanyaan tersebut mengarah pada pencapaian muatan Bahasa Indonesia (KD 3.1 dan KD 4.1). • Isi dari teks percakapan juga menggambarkan pencapaian muatan PPKn (KD 3.1 dan KD 4.1), yaitu penerapan sila keempat Pancasila. Selain itu, pada bagian teks lain juga menunjukkan penerapan sila kelima Pancasila. • Siswa diminta menceritakan pengalaman tentang cara menyelesaikan perbedaan pendapat di rumah yang sesuai dengan sila keempat Pancasila. • Siswa juga diminta menceritakan terjadinya keadilan di rumah sebagai perwujudan sila kelima Pancasila. Ayo Menulis • Siswa mencari ungkapan yang terdapat dalam teks percakapan tentang hidup rukun. • Siswa menuliskan makna ungkpan tersebut dengan bahasa yang santun. • Siswa melengkapi teks cerita tentang hidup rukun dengan kata yang tersedia. Ayo Mengamati • Siswa mengamati tiket masuk tempat wisata yang terdapat bilangan tiga angka. Siswa dapat membawanya dari rumah. • Siswa dibimbing guru untuk membaca bilangan tiga angka tersebut.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 41 Ayo Menulis • Kegiatan menulis ini merupakan kegiatan menulis bilangan tiga angka dalam kata-kata. Sebelum menulis guru memberi pengantar cerita wisata Udin bersama ayah, ibu, dan kakaknya. Ketika masuk tempat wisata, mereka harus menunjukkan tiket masuk. Dari situlah guru menggunakan bilangan yang tertera pada tiket untuk membahas bilangan tiga angka. • Siswa mengamati penggambaran bilangan tiga angka sebagai kubus satuan. • Siswa menyebutkan nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan pada bilangan tiga angka. • Siswa mencoba menuliskan cara membaca bilangan tersebut. Pengayaan • Guru memberikan tugas tambahan kepada siswa yang telah mampu menjelaskan makna ungkapan dengan benar. • Guru menugaskan siswa yang telah mampu menceritakan pengalaman menerapkan sila keempat dan sila kelima Pancasila, untuk menuliskan cerita tersebut. • Guru memberikan soal yang lebih bervariasi bagi siswa yang telah mampu menuliskan cerita tersebut. Remedial • Guru memberikan penjelasan lebih lanjut bagi siswa yang belum mampu menjelaskan makna ungkapan yang berkaitan dengan hidup rukun. • Guru memberikan bimbingan bagi siswa yang belum mampu menceritakan pengalaman menerapkan sila keempat dan sila kelima Pancasila. • Guru memberikan penjelasan lebih lanjut tentang cara menuliskan bilangan tiga angka dalam kata-kata. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran.42 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Pengetahuan: Menyebutkan Ungkapan di Dalam Teks Kriteria Skor Minimal 3 ungkapan di dalam teks disebutkan dengan benar 4 Dua ungkapan di dalam teks disebutkan dengan benar 3 Satu ungkapan di dalam teks disebutkan dengan benar 2 Belum bisa menyebutkan ungkapan di dalam teks 1 Rubrik Menuliskan Ungkapan dan menggunakan ungkapan dalam kalimat Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Ketepatan arti ungkapan di dalam kalimat Semua ungkapan di dalam teks dapat diartikan dengan benar Ada beberapa ungkapan yang belum diartikan dengan benar, tanpa bantuan guru Ada beberapa ungkapan yang belum diartikan dengan benar, dengan bantuan guru. Belum bisa mengartikan ungkapan di dalam teks dengan benar, dengan bantuan guru. 2) PPKn Rubrik Bercerita Penerapan Sila Kelima pada Pancasila Kriteria Skor 4 3 2 1 Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila kelima pada Pancasila Isi cerita sesuai dengan penerapan sila kelima pada Pancasila. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai dengan penerapan sila kelima pada Pancasila. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai dengan penerapan sila kelima pada Pancasila. Diceritakan dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila kelima pada Pancasila. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Subtema 1: Hidup Rukun di Rumah 43 3) Matematika Rubrik Penilaian Membaca Bilangan Sampai 999 (KD 3.1 dan 4.1) Aspek Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: (KD 3.1) ketepatan menyatakan bilangan tiga angka, minimal 5 bilangan Semua bilangan dinyatakan dengan benar. Ada satu bilangan yang dinyatakan masih salah. Ada dua bilangan yang dinyatakan masih salah. Ada tiga atau lebih bilangan yang dinyatakan masih salah. Keterampilan: (KD 4.1) ketepatan membaca bilangan tiga angka, minimal 5 bilangan Semua bilangan dibaca dengan benar. Ada beberapa bilangan yang masih salah dibaca, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bilangan yang masih salah dibaca, dengan bantuan guru. Belum ada bilangan yang dibaca dengan benar, meskipun dibantu guru. Catatan: Rubrik penilaian ini sebagai panduan guru dalam mengamati kemampuan siswa mencapai kompentensi dasar. Nilainya tidak harus dicatat setiap hari. Refleksi Guru Hal-hal apa saja yang perlu menjadi perhatian Bapak/Ibu selama pembelajaran? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Siswa mana saja yang perlu mendapat perhatian khusus? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Hal-hal apa saja yang menjadi catatan keberhasilan pembelajaran yang Bapak/ Ibu lakukan? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Hal-hal apa saja yang harus diperbaiki dan ditingkatkan agar pembelajaran yang Bapak/Ibu lakukan lebih efektif? ...................................................................................................................................... ......................................................................................................................................Buku Guru SD/MI Kelas 1I 44 Subtema 2 Hidup Rukun di Tempat Bermain Pemetaan Kompetensi Dasar Subtema 2 Matematika 3.2 Membandingkan dua bilangan cacah. 4.2 Mengurutkan bilanganbilangan dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar atau sebaliknya. SBdP 3.3 Mengenal gerak keseharian dan alam dalam tari 4.3 Meragakan gerak keseharian dan alam dalam tari PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisionalSubtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 45 KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN 1. Menyebutkan kalimat ajakan pada teks percakapan. 2. Memeragakan kalimat ajakan pada teks percakapan. 3. Mengidentifikasikan gerak tangan, kaki, dan kepala pada permainan. 4. Melakukan gerak koordinasi kepala, tangan, dan kaki sesuai hitungan. 5. Membandingkan dua bilangan cacah dengan lebih banyak, sama dengan, dan kurang dari. Sikap: • percaya diri • teliti Pengetahuan: • kalimat yang mengandung kata ajakan • membandingkan dua bilangan cacah • gerak kepala, tangan, kaki Keterampilan: • menyebutkan kembali kalimat yang mengandung kata ajakan • melakukan gerak kepala, tangan, dan kaki 1. Menyebutkan isi teks percakapan yang mengandung kalimat ajakan. 2. Menyebutkan kembali kalimat ajakan. 3. Menjelaskan gerak dasar berlari. 4. Mempraktikkan gerakan berlari dalam permainan Menjala Ikan. 5. Menunjukkan perilaku di tempat bermain yang sesuai dengan sila pertama dan kedua Pancasila. 6. Menceritakan pengamalan sila pertama dan kedua Pancasila di tempat bermain. Sikap: • percaya diri • santun • sportif Pengetahuan: • kalimat yang mengandung kata ajakan • gerak dasar lokomotor • pengamalan sila pertama dan sila kedua pada Pancasila Keterampilan: • menyebutkan kembali kalimat yang mengandung kata ajakan • mempraktikkan gerak dasar lokomotor • menceritakan pengalaman penerapan sila pertama dan kedua Pancasila 1. Mengidentifikasi koordinasi gerakan kepala, tangan, dan kaki dalam tarian. 2. Memprektikkan gerak koordinasi kepala, tangan, dan kaki sesuai hitungan. 3. Membuat kalimat ajakan dalam teks percakapan. 4. Melatih kalimat ajakan dalam teks percakapan. 5. Membandingkan bilangan tiga angka. 6. Membubuhkan tanda <, =, atau > di antara dua bilangan tiga angka. Sikap: • percaya diri • teliti Pengetahuan: • kata ajakan dalam kalimat yang berkaitan dengan hidup rukun • gerak koordinasi kepala, tangan, kaki, dalam tarian • membandingkan bilangan Keterampilan: • menyebutkan kembali kalimat yang mengandung kata ajakan • mempraktikkan gerak koordinasi kepala, tangan, dan kaki dalam tarian 1. Mengidentifikasi koordinasi gerak kepala, tangan, dan kaki sesuai hitungan. 2. Melakukan gerak koordinasi kepala, tangan, dan kaki sesuai hitungan. 3. Menemukan kalimat ajakan dalam teks lagu. 4. Menuliskan kalimat ajakan dalam teks lagu. 5. Membandingkan dua bilangan cacah. 6. Mengurutkan bilangan cacah dari yang terkecil ke terbesar dan sebaliknya. Sikap: • percaya diri • teliti • santun Pengetahuan: • kalimat yang mengandung kata ajakan • membandingkan dua bilangan cacah • gerak koordinasi dalam tarian dengan hitungan Keterampilan: • menyebutkan kembali kalimat yang mengandung kata ajakan • mengurutkan dua bilangan cacah • melakukan gerak koordinasi dengan hitungan Subtema 2 Hidup Rukun di Tempat BermainBuku Guru SD/MI Kelas 1I 46 KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN 1. Menuliskan kalimat ajakan dalam teks percakapan. 2. Membaca kalimat ajakan dalam teks percakapan. 3. Menunjukkan perilaku di tempat bermain yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila. 4. Menceritakan pengalaman penerapan sila ketiga Pancasila. 5. Menjelaskan gerak dasar berlari ke berbagai arah. 6. Mempraktikkan gerak berlari dalam permainan sederhana. Sikap: • percaya diri • teliti • sportif Pengetahuan: • kalimat yang mengandung ajakan • gerak dasar lokomotor • penerapan sila keempat Pancasila Keterampilan: • menulis kalimat menggunakan kata ajakan • melakukan gerak dasar lokomotor • menceritakan penerapan sila kelima Pancasila 1. Menyebutkan kalimat ajakan dalam teks lagu. 2. Menuliskan kalimat ajakan. 3. Menuliskan rumusan sila Pancasila sesuai simbolnya. 4. Menghubungkan sila pada Pancasila dengan penerapannya. 5. Menceritakan pengalaman penerapan sila keempat dan kelima Pancasila di tempat bermain. 6. Mengurutkan tiga bilangan cacah tiga angka dari yang terkecil sampai terbesar. Sikap: • percaya diri • teliti • santun Pengetahuan: • kalimat yang mengandung kata ajakan • penerapan sila kelima Pancasila Keterampilan: • menulis kalimat tentang hidup rukun yang mengandung kalimat ajakan • menceritakan pengalaman menerapkan sila kelima PancasilaSubtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 47 Pembelajaran 1 Pemetaan Kompetensi Dasar Matematika 3.2 Membandingkan dua bilangan cacah. 4.2 Mengurutkan bilanganbilangan dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar atau sebaliknya. SBdP 3.3 Mengenal gerak keseharian dan alam dalam tari 4.3 Meragakan gerak keseharian dan alam dalam tari Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunBuku Guru SD/MI Kelas 1I 48 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks percakapan yang berkaitan dengan hidup rukun yang mengandung kalimat ajakan, siswa dapat menyebutkan kalimat ajakan dengan bahasa yang santun. 2. Dengan diberikan teks percakapan yang berkaitan dengan hidup rukun yang mengandung kalimat ajakan, siswa dapat memperagakan kalimat ajakan dengan bahasa yang santun. 3. Dengan diberikan teks percakapan berkaitan dengan hidup rukun yang mengandung kalimat ajakan, siswa dapat menuliskan isi cerita sesuai urutan dengan bahasa yang santun. 4. Dengan diberikan gambar tentang permainan anak, siswa dapat mengidentifikasi arah gerak tangan dengan benar. 5. Dengan diberikan gambar tentang permainan anak, siswa dapat mengidentifikasi arah gerak kaki dengan benar. 6. Dengan diberikan gambar tentang permainan anak, siswa dapat mengidentifikasi arah gerak kepala dengan benar. 7. Dengan diberikan gambar tentang permainan anak, siswa dapat mengidentifikasi gerak koordinasi kepala, tangan, dan kaki dengan benar. 8. Dengan diberikan gambar tentang permainan anak, siswa dapat melakukan gerak bagian tangan sesuai hitungan dengan benar. 9. Dengan diberikan gambar tentang permainan anak, siswa dapat melakukan gerak bagian kepala sesuai hitungan dengan benar. 10. Dengan diberikan gambar tentang permainan anak, siswa dapat melakukan gerak bagian kaki sesuai hitungan dengan benar. 11. Dengan diberikan gambar tentang permainan anak, siswa dapat melakukan gerak koordinasi kepala, tangan, dan kaki sesuai hitungan dengan benar. 12. Dengan diberikan gambar kumpulan benda, siswa dapat membandingkan dua kumpulan benda dengan istilah lebih banyak, sama dengan, dan kurang dari dengan tepat. Media dan Alat Pembelajaran • Teks percakapan tentang hidup rukun. • Gambar permainan anak. • Gambar rangkaian gerakan kepala.Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 49 • Gambar rangkaian gerakan tangan. • Gambar rangkaian gerakan kaki. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Pengantar Subtema • Siswa diminta mengamati gambar suasana anak-anak yang sedang bermain. Gambar tersebut merupakan pengantar pembelajaran subtema Hidup Rukun dengan Teman Bermain. Siswa diajak untuk mengetahui pentingnya hidup rukun di tempat bermain. Pemahaman itu diarahkan dengan pertanyaan-pertanyaan setelah gambar subtema. • Guru bertanya jawab dengan siswa. Suasana tanya jawab yang menyenangkan akan memotivasi siswa mengikuti pembelajaran. Ayo Membaca • Siswa membaca teks percakapan yang mengandung ajakan. Guru membimbing siswa untuk menemukan kata yang menunjukkan ajakan. Setelah itu, siswa menyebutkan kembali kalimat ajakan tersebut. Kemudian siswa memperagakan kalimat ajakan tersebut. Ayo Mencoba • Siswa menyebutkan kalimat ajakan yang terdapat pada teks percakapan. • Siswa menuliskan kalimat ajakan untuk mengajak teman bermain, kemudian memperagakan kalimat ajakan yang sudah ditulisnya. Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar yang akan disusun menjadi sebuah cerita. • Siswa mengurutkan gambar yang terdapat pada Buku Siswa sehingga menjadi sebuah cerita. Pada kegiatan ini, siswa berlatih menyebutkan kalimat yang mengandung ajakan dan mencoba memahami arti kalimat tersebut. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam menyebutkan kalimat ajakan dan memahami isi ceritanya (Rubrik penilaian 1, Bahasa Indonesia KD 3.1 dan KD 4.1)50 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Ayo Menulis • Siswa menulis cerita berdasarkan urutan gambar yang sudah dikerjakan. Kegiatan ini juga melatih siswa untuk menyebutkan kalimat yang mengandung ajakan dan mencoba memahami artinya. Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar gerakan kepala, tangan, dan kaki seperti yang terdapat pada Buku Siswa. Guru memberi contoh memperagakan gerakan-gerakan tersebut. Ayo Mencoba • Siswa memperagakan gerakan sesuai dengan contoh dari guru. • Siswa secara bersama-sama melakukan gerakan tanpa hitungan, setelah itu gerakan itu dilakukan dengan hitungan. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam mempraktikkan gerakan kepala, tangan, dan kaki dengan hitungan (Rubrik penilaian 2, SBdP KD 3.3 dan KD 4.3) Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar sekumpulan kubus yang ditata sesuai dengan nilai tempatnya. Guru membimbing siswa untuk mengamati banyak kubus pada setiap nilai tempatnya. Pada kegiatan ini, guru bisa membimbing siswa untuk mempertanyakan hal-hal yang berkaitan dengan kumpulan kubus dan nilai tempat tersebut. • Siswa membandingkan kelompok kubus yang satu dengan kelompok kubus yang lain. Guru membimbing siswa untuk mengetahui banyak kubus pada setiap kelompok kubus, kemudian siswa diminta membandingkan banyak kubus tersebut sesuai dengan nilai tempatnya.Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 51 Ayo Berlatih • Siswa berlatih membandingkan kumpulan kubus melalui soal-soal yang terdapat pada Buku Siswa. Guru dapat menambahkan soal sesuai kebutuhan. Guru dapat mengamati pemahaman siswa mengenai perbandingan dua kumpulan benda melalui soal-soal tersebut. (Matematika KD 3.1) Soal latihan Buku Siswa halaman 56    Skor: 100 3 x 3 = 10052 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Soal Latihan Buku Siswa halaman 57 1. a kurang dari b 2. a lebih dari b 3. a kurang dari b 4. a sama dengan b Skor: 100 4  4 = 100 Kegiatan Bersama Orang Tua Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mengulang kembali pemahaman lebih dari dan kurang dari dengan menggunakan benda-benda yang ada di rumah. Misalnya, buku-buku yang ada di rumah, peralatan makan, dan tusuk gigi. Kegiatan itu dilakukan bersama orang tua. Pengayaan • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu menyebutkan kalimat ajakan pada teks percakapan yang dibacakan berkaitan dengan hidup rukun. • Guru meminta siswa melakukan latihan lanjutan mengenai koordinasi gerak kepala dan tangan. • Guru memberikan soal tambahan bagi siswa yang telah mampu menyelesaikan soal perbandingan banyak benda. Remedial • Guru mengulang kembali kegiatan menyebutkan kalimat ajakan pada teks percakapan yang dibacakan dengan menggunakan teks yang berbeda. • Guru membimbing siswa yang belum mampu melakukan koordinasi gerak kepala dan tangan. • Guru memberikan bimbingan bagi siswa yang belum mampu menyelesaikan soal membandingkan banyak benda. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk KerjaSubtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 53 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Skor penilaian: 100 Skor yang diperoleh  100 Penilaian: ___________________________ Skor maksimal Panduan Konversi Nilai : Konversi Nilai (skala 0-100) Predikat Klasifikasi 81-100 A SB (sangat baik) 66-80 B B (baik) 51-65 C C (cukup) 0-50 D K (kurang) Contoh Rubrik: 1) SBdP Rubrik Mempraktikkan Gerakan Tangan, Kaki, dan Kepala sesuai Hitungan (KD 3.3 dan 4.3) Aspek Skor 4 3 2 1 Gerakan kepala, kaki, dan tangan dipraktekkan dengan benar. Gerakan kepala, kaki, dan tangan dipraktekkan dengan benar dan ada banyak variasi gerakan. Gerakan kepala, kaki, dan tangan dipraktekkan dengan benar tanpa variasi gerakan. Ada beberapa gerakan yang kurang sesuai dan tanpa variasi. Belum ada gerakan yang benar. Kesesuaian dengan hitungan. Semua gerakan dilakukan sesuai hitungan, tanpa bantuan guru. Ada beberapa gerakan yang dilakukan belum sesuai hitungan, tanpa bantuan guru. Ada beberapa gerakan yang dilakukan belum sesuai hitungan, dengan bantuan guru. Belum ada gerakan yang dilakukan sesuai hitungan. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri54 Buku Guru SD/MI Kelas 1I 2) Bahasa Indonesia Pengetahuan: Menyebutkan Kalimat Ajakan berdasarkan Teks (KD 3.1) Kriteria Skor Semua kalimat ajakan disebutkan dengan benar, minimal 4 kalimat 4 Dapat menyebutkan 3 kalimat ajakan dengan benar 3 Dapat menyebutkan 2 kalimat ajakan dengan benar 2 Dapat menyebutkan 1 kalimat ajakan atau masih belum dapat menyebutkan kalimat ajakan dengan benar 1 Rubrik Memperagakan Kalimat Ajakan Berdasarkan Teks Percakapan (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat ajakan diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat ajakan diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat ajakan yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah santun. 3) Matematika Mengurutkan Bilangan Cacah Kriteria Skor Semua kumpulan bilangan diurutkan dengan benar. 4 Setengah atau lebih kumpulan bilangan yang ada diurutkan dengan benar. 3 Kurang dari setengah kumpulan bilangan yang ada diurutkan dengan benar. 2 Belum ada kumpulan bilangan yang diurutkan dengan benar. 1Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 55 Pembelajaran 2 Pemetaan Kompetensi Dasar PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisionalBuku Guru SD/MI Kelas 1I 56 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks percakapan tentang hidup rukun, siswa dapat menyebutkan isi teks yang berisi ajakan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun melalui kegiatan menyimak. 2. Dengan diberikan teks percakapan tentang hidup rukun, siswa dapat menyebutkan kembali kalimat ajakan dalam teks yag disimaknya berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan bahasa yang santun. 3. Dengan diberi contoh gerakan berlari oleh guru, siswa dapat menjelaskan prosedur gerakan berlari ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permaian sederhana dan atau tradisional dengan benar. 4. Dengan diberi contoh gerakan berlari oleh guru, siswa dapat mempraktikkan gerak berlari ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional dengan benar. 5. Dengan diberikan teks percakapan tentang hidup rukun, siswa dapat menunjukkan contoh perilaku di tempat bermain yang sesuai dengan sila pertama Pancasila dengan benar. 6. Dengan diberikan teks percakapan tentang hidup rukun, siswa dapat menunjukkan contoh perilaku di tempat bermain yang sesuai dengan sila kedua Pancasila dengan benar. Media dan Alat Pembelajaran • Gambar permainan Menjala Ikan • Teks dan gambar percakapan tentang hidup rukun Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar percakapan dan menyimak teks yang dibacakan oleh guru. Siswa menggarisbawahi kalimat-kalimat yang menunjukkan ajakan kepada orang lain.Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 57 Ayo Berlatih • Siswa berlatih membuat pertanyaan tentang bacaan yang telah disimaknya. Kegiatan ini untuk melatih siswa bertanya agar dapat bertanya dengan percaya diri. Teks tentang hidup rukun diperkuat dengan pertanyaan apakah kamu saling membantu? • Guru mengamati perkembangan siswa dalam mengucapkan kalimat ajakan. (Rubrik penilaian 1, Bahasa Indonesia KD 3.1 dan KD 4.1) Ayo Mencoba • Siswa melakukan pemanasan di bawah bimbingan guru sebelum melakukan kegiatan olahraga. • Siswa mengamati gambar gerakan-gerakan berlari seperti gambar pada Buku Siswa. Guru memberi contoh dengan memperagakan gerakangerakan tersebut. • Siswa memperagakan gerak dasar lokomotor sesuai contoh yang diberikan guru. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam melakukan aktivitas olahraga. (Rubrik Penilaian 2, PJOK KD 3.1 dan KD 4.1) • Setelah selesai melakukan gerakan-gerakan dasar lokomotor, siswa melakukan permainan Menjala Ikan. Petunjuk Permainan Menjala Ikan: 1. Siswa diajak ke lapangan permainan. 2. Siswa dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama terdiri atas tiga sampai 4 siswa. Kelompok pertama menjadi jaring. 3. Selebihnya siswa merupakan kelompok 2, menjadi kelompok ikan. 4. Kelompok jaring saling bergandengan tangan berusaha menangkap ikan dengan cara mengejarnya. 5. Ikan yang dikejar harus menghindar. Apabila siswa (ikan) duduk, maka siswa (jaring) tidak boleh menangkapnya. 6. Siswa (ikan) yang tertangkap menjadi kelompok jaring, sehingga kelompok jaring menjadi semakin panjang. 7. Demikian seterusnya sampai ikan habis.58 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Ayo Berlatih • Siswa mengamati gambar percakapan yang ada di Buku Siswa, kemudian menuliskan kalimat sesuai gambar. Gambar-gambar pada kalimat tersebut akan membentuk cerita apabila diurutkan dengan baik dan benar. Siswa diminta mengurutkan gambar tersebut sehingga membentuk cerita. • Cerita yang sudah dibuat oleh siswa menunjukkan contoh penerapan sila pertama. Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di Buku Siswa. • Kegiatan belajar dilanjutkan dengan pengamalan sila kedua Pancasila di tempat bermain. Siswa mengamati gambar yang ada di Buku Siswa. • Guru memeriksa pekerjaan siswa dalam menceritakan pengamalan sila pertama dan sila kedua Pancasila. (Rubrik Penilaian 3, PPKn KD 3.1 dan 4.1). Sikap yang dikembangkan adalah teliti. Siswa berlatih mengerjakan soal yang ada di Buku Siswa. (PPKn KD 3.1) Ayo Menulis • Siswa menuliskan bunyi sila pertama dan sila kedua Pancasila sesuai dengan lambang kedua sila tersebut. Ayo Berlatih • Siswa melengkapi teks cerita tentang hidup rukun yang memuat pengamalan sila pada Pancasila dengan teliti. • Siswa membacakan teks cerita hidup rukun yang telah dilengkapi dengan percaya diri. • Siswa memasangkan gambar yang menunjukkan pengamalan Pancasila dengan lambang sila Pancasila yang benar. Kegiatan Bersama Orang Tua Cerita yang dibuat siswa di sekolah diperlihatkan kepada orang tua. Siswa membaca cerita tersebut bersama orang tua. Orang tua memberi pertanyaan terkait dengan cerita tersebut. Hal itu untuk melatih siswa dalam memahamiSubtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 59 isi cerita dan mempelajari kalimat ajakan yang ada di dalam cerita tersebut. Siswa berlatih membuat kalimat ajakan kemudian dituliskan di dalam buku tugas untuk dikumpulkan kepada guru. Pengayaan • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu menunjukkan kalimat ajakan pada teks percakapan. • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu melakukan gerakan berlari dengan benar. • Guru membimbing siswa untuk selalu menerapkan sila pertama dan kedua Pancasila di tempat bermain. Remedial • Guru memberikan bimbingan kepada siswa yang belum mampu menunjukkan kalimat ajakan pada teks percakapan. • Guru memberikan bimbingan kepada siswa yang belum mampu melakukan gerakan berlari dengan benar. • Guru membimbing siswa yang belum mampu menceritakan pengalaman penerapan sila pertama dan kedua Pancasila di tempat bermain Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.60 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Contoh Rubrik 1) Bahasa Indonesia Rubrik Memperagakan Kalimat Ajakan Berdasarkan Teks Percakapan (KD 4.1) Aspek Skor 4 3 2 1 Kalimat ajakan diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat ajakan diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat ajakan yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah santun. 2) PJOK Rubrik Melakukan Permainan Menjala Ikan No. Kriteria Terlihat () Belum terlihat () 1. Siswa mampu mengikuti instruksi permainan .... .... 2. Siswa terlibat aktif dalam melakukan permainan .... .... 3. Siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya setelah melakukan permainan .... .... Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah peduli dan sportif 3) PPKn Rubrik Bercerita Penerapan Sila Pertama pada Pancasila Kriteria Skor 4 3 2 1 Menyebutkan contoh perilaku sesuai dengan sila pertama pada Pancasila, minimal 3 contoh Semua contoh penerapan sila pertama Pancasila disebutkan dengan benar. Dua contoh penerapan sila pertama pada Pancasila disebutkan dengan benar. Satu contoh penerapan sila pertama pada Pancasila disebutkan dengan benar. Belum bisa menyebutkan contoh penerapan sila pertama pada Pancasila dengan benar. Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila pertama pada Pancasila Isi cerita sesuai dengan penerapan sila pertama pada Pancasila. Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila pada Pancasila. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 61 Pembelajaran 3 Pemetaan Kompetensi Dasar Matematika 3.2 Membandingkan dua bilangan cacah. 4.2 Mengurutkan bilanganbilangan dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar atau sebaliknya. SBdP 3.3 Mengenal gerak keseharian dan alam dalam tari 4.3 Meragakan gerak keseharian dan alam dalam tari Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunBuku Guru SD/MI Kelas 1I 62 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberi contoh gerakan oleh guru, siswa dapat mengidentifikasi koordinasi gerak tangan, kaki, dan kepala dengan benar. 2. Dengan diberi contoh gerakan oleh guru, siswa dapat melakukan gerak koordinasi kepala, tangan, dan kaki sesuai hitungan dengan benar. 3. Dengan diberikan teks cerita tentang hidup rukun, siswa dapat membuat teks percakapan yang mengandung kalimat ajakan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun. 4. Dengan diberikan teks cerita tentang hidup rukun, siswa dapat memperagakan kalimat ajakan yang terdapat pada teks percakapan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun secara lisan dengan bahasa yang santun. 5. Dengan diberikan alat dan bahan serta langkah membuat kartu bilangan, siswa dapat membandingkan bilangan tiga angka dengan menggunakan kartu bilangan. 6. Dengan diberikan soal latihan, siswa dapat membubuhkan tanda <, =, atau > di antara dua bilangan tiga angka dengan tepat. Media dan Alat Pembelajaran • Teks percakapan tentang hidup rukun. • Gambar tarian atau video tarian Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar yang ada di dalam Buku Siswa. Guru memperagakan contoh gerakan. Pertama adalah gerakan tangan, kemudian kaki, selanjutnya adalah gerakan kepala. • Setelah gerakan tangan, kaki, dan kepala dapat dilakukan dengan baik, siswa memperagakan gerakan koordinasi antara tangan, kaki, dan kepala dengan mengambil contoh gerakan bermain layang-layang.Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 63 • Siswa memperagakan gerakan koordinasi sesuai dengan contoh. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum diketahuinya. Selama proses peragaan, guru mengamati kemampuan siswa dalam memperagakan gerakan. Apabila ada yang belum benar, guru memberi contoh dan membantu siswa agar dapat melakukan gerakan dengan benar. (Rubrik penilaian 1, SBdP KD 3.3 dan KD 3.4) Ayo Bermain Peran • Siswa mengerjakan tugas membuat percakapan dengan teman di sebelahnya. Siswa dapat mengamati teks percakapan atau teks cerita sebelumnya untuk membantu dalam penyusunan kalimatnya. • Kalimat percakapan memuat kalimat ajakan. Oleh karena itu, siswa perlu contoh kalimat-kalimat yang bisa digunakan untuk percakapan. • Kemudian, teks percakapan tersebut diperankan secara berpasangan. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam penyusunan kalimat yang menggunakan ajakan. (Bahasa Indonesia KD 3.1 dan KD 4.1) Ayo Mengamati • Guru memberi pengantar cerita mengenai kerukunan untuk mengaitkan muatan matematika yang akan dipelajari. • Siswa mengamati cara membandingkan dua bilangan cacah seperti yang tertulis pada Buku Siswa. Pada saat proses memahami cara membandingkan, siswa dapat saling bertanya dengan teman atau bahkan mempertanyakan hal-hal yang berkaitan dengan materi tersebut. Sebagai pancingan, guru dapat mengemukakan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Andaikan cerita itu pernah dialami oleh siswa, maka guru bisa bertanya kepada siswa mengenai hal yang dialaminya berkaitan dengan bilangan tersebut. Ayo Berkreasi • Siswa menyiapkan bahan dan alat yang akan digunakan untuk membuat kartu bilangan. • Siswa membuat kartu bilangan di bawah bimbingan guru.64 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Guru mengajak siswa melakukan permainan membandingkan bilangan dengan menggunakan kartu bilangan yang dibuat. Kegiatan berkreasi ini tidak digunakan untuk mencapai KD SBdP, namun merupakan sarana agar siswa dapat belajar lebih menyenangkan. Guru dapat mengamati siswa dalam menyusun bilangan tiga angka dan membandingkan dua bilangan cacah. (Matematika KD 3.2) • Permainan kartu bilangan dilakukan dalam kelompok. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok, setiap kelompok terdiri atas 4-5 orang. Cara Bermain: ~ Semua siswa dalam kelompok mengambil tiga kartu, kemudian menyusunnya menjadi bilangan tiga angka. ~ Secara berkelompok, siswa membuat perbandingan dua bilangan cacah dan menuliskannya dalam tabel pada Buku Siswa. Ayo Berlatih • Siswa berlatih mengerjakan soal-soal yang ada di Buku Siswa. • Siswa membandingkan dua bilangan tiga angka dengan memperhatikan dua angka penyusunnya. • Siswa membandingkan dua bilangan tiga angka dengan menuliskan tanda <, =, atau >. Kegiatan Bersama Orang Tua Siswa belajar membandingkan bilangan tiga angka bersama orang tua dengan menggunakan kartu bilangan. Siswa bisa membuat kartu bilangan lagi dengan memanfaatkan kalender bekas yang ada di rumah. Siswa membuat kartu bilangan yang dapat digunakan sebagai alat peraga untuk memahami bilangan tiga angka. Pengayaan • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu membuat kalimat ajakan. • Guru meminta siswa melakukan latihan lanjutan mengenai gerakan kaki dan koordinasi dengan gerakan yang telah dipelajari sebelumnya. • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu membandingkan bilangan tiga angka.Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 65 Remedial • Guru memberikan bimbingan bagi siswa yang belum mampu membuat kalimat ajakan. • Guru membimbing siswa yang belum mampu melakukan rangkaian gerakan dengan hitungan. • Guru memberikan bimbingan lebih lanjut bagi siswa yang belum mampu mengerjakan soal perbandingan bilangan tiga angka. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya66 Buku Guru SD/MI Kelas 1I b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) SBdP Rubrik Mempraktikkan Gerakan Tangan, Kaki, dan Kepala sesuai Hitungan (KD 4.3) Aspek/Kritera Skor 4 3 2 1 Ketepatan mempraktikkan gerakan dengan benar. Semua gerakan dipraktikkan dengan benar. Sebagian besar gerakan dipraktikkan dengan benar. Sebagian kecil gerakan dipraktikkan dengan benar. Belum ada gerakan yang benar. Kesesuaian dengan hitungan. Semua gerakan dilakukan sesuai hitungan. Ada beberapa gerakan yang dilakukan belum sesuai hitungan. Ada sebagian besar gerakan yang dilakukan belum sesuai hitungan. Belum ada gerakan yang dilakukan sesuai hitungan. 2) Bahasa Indonesia Rubrik Memperagakan Kalimat Ajakan Berdasarkan Teks Percakapan (KD 4.1) Aspek/Kritera Skor 4 3 2 1 Kalimat ajakan diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat ajakan diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat ajakan yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah santun. 3) Matematika Mengurutkan Bilangan Cacah Kriteria Skor Semua kumpulan bilangan diurutkan dengan benar. 4 Setengah atau lebih kumpulan bilangan yang ada diurutkan dengan benar. 3 Kurang dari setengah kumpulan bilangan yang ada diurutkan dengan benar. 2 Belum ada kumpulan bilangan yang diurutkan dengan benar. 1Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 67 Pembelajaran 4 Pemetaan Kompetensi Dasar Matematika 3.2 Membandingkan dua bilangan cacah. 4.2 Mengurutkan bilanganbilangan dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar atau sebaliknya. SBdP 3.3 Mengenal gerak keseharian dan alam dalam tari 4.3 Meragakan gerak keseharian dan alam dalam tari Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunBuku Guru SD/MI Kelas 1I 68 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberi contoh gerakan oleh guru, siswa dapat mengidentifikasi koordinasi gerak kepala, tangan, dan kaki sesuai hitungan dengan benar. 2. Dengan diberi contoh gerakan oleh guru, siswa melakukan gerak koordinasi kepala, tangan, dan kaki sesuai hitungan dengan benar. 3. Dengan diberikan teks lagu tentang hidup rukun, siswa dapat menemukan kalimat ajakan yang terdapat dalam teks lagu yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan benar. 4. Dengan diberikan teks lagu tentang hidup rukun, siswa dapat menuliskan kalimat ajakan yang terdapat pada teks lagu yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan benar. 5. Dengan diberikan gambar kumpulan benda konkret, siswa dapat membandingkan banyaknya dua kumpulan benda. 6. Dengan diberikan gambar kumpulan benda konkret, siswa dapat mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke yang terbesar dan sebaliknya. Media dan Alat Pembelajaran • Teks cerita tentang hidup rukun • Gambar tarian • Teks lagu “Gembira Berkumpul” • Gambar tentang hidup rukun Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Mencoba • Guru memberi pengantar cerita mengenai perayaan Hari Kemerdekaan di sebuah RT yang akan dimeriahkan dengan malam kesenian. Malam kesenian akan diisi oleh anak-anak yang ada dalam satu RT. Siswa diajak bertanya jawab hal yang terjadi di tempat tinggalnya. Tekankan pentingnya kerukunan dalam menyukseskan acara tersebut. • Siswa mengamati gambar anak-anak sedang menari. Guru menjelaskan bahwa tari-tarian itu merupakan gabungan dari gerak kepala, tangan, dan kaki.Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 69 • Siswa memperagakan gerakan koordinasi kepala, tangan, dan kaki. Guru membimbing siswa melakukan gerak koordinasi dengan hitungan. Contoh gerakan tari yang diperagakan adalah gerakan bermain layanglayang. Oleh karena itu, tarian tersebut bisa dinamakan Tari Bermain Layang-Layang. • Siswa dan guru dapat berkreasi tarian lain dengan mengambil contoh gerakan keseharian, misalnya gerakan menyapu, menanam, dan mencangkul. Guru mengamati kemampuan siswa dalam melakukan gerak koordinasi (Rubrik penilaian 1, SBdP KD 3.3 dan KD 4.3). Sikap yang dikembangkan adalah percaya diri. Ayo Mengamati • Guru memberi pengantar bahwa ketika bermain dan berkumpul dengan teman-teman bermain, siswa perlu menjaga kerukunan. • Siswa menyimak teks lagu “Gembira Berkumpul” yang dibacakan oleh guru. Akan lebih baik bila siswa diajak untuk menyanyikan lagu tersebut. Kegiatan menyanyi ini tidak untuk mencapai kompetensi SBdP, namun digunakan agar kegiatan pembelajaran lebih menyenangkan. • Siswa mengidentifikasi kalimat pada syair lagu yang menggunakan kalimat ajakan. Ayo Menulis • Siswa menuliskan kalimat dalam syair lagu yang berisi ajakan. Guru menekankan bahwa kalimat ajakan dibuat dengan bahasa yang santun. • Guru memeriksa hasil tulisan siswa. (Rubrik penilaian Bahasa Indonesia KD 3.1 dan KD 4.1). Sikap yang dikembangkan adalah teliti. Ayo Mengamati • Guru memberi pengantar bahwa anak-anak di kampung Udin akan menghias panggung pertunjukan untuk merayakan Hari Kemerdekaan. Guru dapat memancing siswa untuk bertanya jawab mengenai pengalaman serupa yang dialami di tempat tinggal siswa. Guru memfasilitasi siswa akan pentingnya kerja sama untuk menjaga kerukunan.70 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Siswa memperhatikan gambar tumpukan kertas warna yang akan digunakan untuk menghias panggung pertunjukan. • Siswa mengurutkan gambar banyak tumpukan kertas tersebut dari yang paling sedikit ke yang paling banyak. • Guru dapat menggunakan peraga yang lain dengan benda-benda yang ada, misalnya kelereng, lidi, dan lain-lain. Ayo Berlatih • Siswa mengerjakan latihan yang ada di Buku Siswa. Guru mengamati pemahaman siswa mengenai urutan bilangan cacah dan kemampuan mengurutkan (Rubrik penilaian 3, Matematika KD 3.1 dan KD 4.1) Kegiatan Bersama Orang Tua Siswa diberi tugas oleh guru untuk menceritakan pengalamannya ketika berlatih menari di sekolah. Cerita tersebut dapat menggambarkan perasaan siswa ketika berlatih. Orang tua dapat mengetahui hal-hal yang harus diperbaiki dan dikomunikasikan kepada pihak sekolah. Pengayaan • Guru meminta siswa melakukan latihan lanjutan mengenai koordinasi gerak kepala, tangan, dan kaki. • Guru memberikan latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu mengidentifikasi kalimat ajakan pada teks lagu anak. • Guru memberikan soal latihan lanjutan bagi siswa yang telah mampu mengurutkan bilangan tiga angka. Remedial • Guru memberikan bimbingan bagi siswa yang belum mampu mengurutkan bilangan tiga angka. • Guru membimbing siswa yang belum mampu melakukan koordinasi gerak kepala, tangan, dan kaki. • Guru memberikan bimbingan bagi siswa yang belum mampu mengidentifikasi kalimat ajakan pada teks lagu anak.Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 71 Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) SBdP Rubrik Mempraktikkan Gerakan Tangan, Kaki, dan Kepala sesuai Hitungan (KD 4.3) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Gerakan kepala, kaki, dan tangan dipraktekkan dengan benar. Gerakan kepala, kaki, dan tangan dipraktekkan dengan benar dan ada banyak variasi gerakan. Gerakan kepala, kaki, dan tangan dipraktekkan dengan benar tanpa variasi gerakan. Ada beberapa gerakan yang kurang sesuai dan tanpa variasi. Belum ada gerakan yang benar. Kesesuaian dengan hitungan. Semua gerakan dilakukan sesuai hitungan, tanpa bantuan guru. Ada beberapa gerakan yang dilakukan belum sesuai hitungan, tanpa bantuan guru. Ada beberapa gerakan yang dilakukan belum sesuai hitungan, dengan bantuan guru. Belum ada gerakan yang dilakukan sesuai hitungan. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri72 Buku Guru SD/MI Kelas 1I 2) Bahasa Indonesia Pengetahuan: Menyebutkan Kalimat Ajakan berdasarkan Teks (KD 3.1) Kriteria Skor Semua kalimat ajakan disebutkan dengan benar, minimal 4 kalimat 4 Dapat menyebutkan 3 kalimat ajakan dengan benar 3 Dapat menyebutkan 2 kalimat ajakan dengan benar 2 Dapat menyebutkan 1 kalimat ajakan atau masih belum dapat menyebutkan kalimat ajakan dengan benar 1 Rubrik Memperagakan Kalimat Ajakan Berdasarkan Teks Percakapan (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat ajakan diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat ajakan diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat ajakan yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah santun. 3) Matematika Mengurutkan Bilangan Cacah Kriteria Skor Semua kumpulan bilangan diurutkan dengan benar. 4 Setengah atau lebih kumpulan bilangan yang ada diurutkan dengan benar. 3 Kurang dari setengah kumpulan bilangan yang ada diurutkan dengan benar. 2 Belum ada kumpulan bilangan yang diurutkan dengan benar. 1Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 73 Pembelajaran 5 Pemetaan Kompetensi Dasar PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisionalBuku Guru SD/MI Kelas 1I 74 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menuliskan kalimat yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan benar. 2. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menggunakan kalimat ajakan dalam teks percakapan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dalam bentuk kalimat sederhana dengan bahasa yang santun. 3. Dengan diberikan teks tentang sikap hidup rukun, siswa dapat menunjukkan perilaku di tempat bermain yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila dengan benar. 4. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila dengan benar. 5. Dengan diberikan contoh gerakan dari guru, siswa dapat menjelaskan prosedur gerakan berlari ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, riang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional dengan benar. 6. Dengan diberikan contoh dari guru, siswa dapat mempraktikkan gerak berlari ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dengan benar. Media dan Alat Pembelajaran • Teks hidup rukun • Gambar percakapan tentang hidup rukun • Lapangan untuk bermain bentengan Kegiatan Pembelajaran Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar dan teks percakapan yang ada di Buku Siswa. • Siswa membuat teks percakapan dengan menggunakan kalimat ajakan yang berkaitan dengan cerita hidup rukun. (Bahasa Indonesia, KD 3.1 dan KD 4.1). Cerita yang ada adalah kegiatan Siti dan Lani untuk latihan menari. Di dalam teks dijelaskan bahwa ketika menari, anak-anak harus menjaga kekompakan.Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 75 Ayo Membaca • Siswa membaca teks pengalaman Lani berlatih menari. • Siswa menceritakan pengalamannya mengajak teman dan tanggapan temannya. Cerita tersebut dituliskan pada tempat yang tersedia, kemudian siswa membacakannya. Namun, apabila waktu tidak memungkinkan, siswa mengumpulkan tugasnya tersebut untuk diberi penilaian oleh guru. Ayo Berdiskusi • Siswa berdiskusi mengenai kekompakan yang harus dijaga di dalam menari. Sikap kompak itu merupakan pengamalan sila ketiga Pancasila di tempat bermain. Siswa mengidentifikasi perilaku yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila di tempat bermain. (PPKn KD 3.1). • Siswa berdiskusi dengan teman sebangku mengenai kerukunan dan kekompakan yang harus dijaga ketika bermain dengan teman. Kemudian, menceritakan pengalamannya menerapkan sila ketiga Pancasila (Rubrik Penilaian, Bahasa Indonesia KD 3.1 dan KD 4.1, PPKn KD 3.1 dan KD 4.1). Sikap yang dikembangkan adalah toleransi dalam berdiskusi dan percaya diri ketika bercerita. Catatan: Kegiatan pada halaman tersebut merupakan kegiatan keterpaduan antara muatan Bahasa Indonesia dan PPKn. Keterpaduan yang dimaksud adalah menggunakan teks bacaan yang berkesinambungan untuk mencapai kompetensi dasar Bahasa Indonesia dan PPKn. Ayo Mengamati Guru memberi pengantar mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan. Hal itu untuk mengaitkan pelajaran olahraga dengan tema yang sedang digunakan dalam proses pembelajaran. Kekompakan itu akan diterapkan dalam permainan bentengan yang akan dilakukan oleh siswa. • Siswa diajak melakukan pemanasan sebelum melakukan permainan. Guru mengingatkan kembali gerak dasar lokomotor. Siswa memperagakan gerakan tersebut. Guru mengamati kemampuan siswa dalam melakukan gerakan tersebut (Rubrik penilaian 2, PJOK KD 3.1 dan KD 4.1). Sikap yang dikembangkan adalah tertib.76 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Siswa melakukan permainan berlari berpasangan dengan rintangan. Guru menjelaskan aturan permainan. Siswa melakukan permainan dengan sportif. • Apabila waktu masih memungkinkan, siswa dapat melakukan permainan bentengan. Tekankan kepada siswa pentingnya persatuan dan kekompakan ketika bermain. Cara Bermain Bentengan Permainan bentengan merupakan permainan untuk memperebutkan benteng. Permainan bentengan memerlukan lapangan yang luas untuk dibuat pembatas yang merupakan tanda pilar-pilar benteng. Berikut adalah cara bermain bentengan. • Siswa dibagi menjadi dua grup, banyaknya pemain setiap grup sesuai dengan kondisi lapangan. • Tandailah lapangan dengan tiang kayu yang mengumpamakan benteng setiap grup. Guru bisa menggunakan alat lain sesuai kondisi sekolah, misalnya pohon hidup atau benda lain yang tidak membahayakan siswa. • Para pemain menempati lokasi yang sudah ditentukan, yaitu berupa benteng setiap grup, yang ditandai dengan tonggak kayu atau benda lain sesuai kondisi sekolah. • Pemain yang keluar dari benteng dianggap sebagai penyerbu. Pemain di pihak lawan mengejar pemain yang keluar dari bentengnya tersebut. Apabila pemain tersebut tersentuh tangan maka dijadikan sebagai tawanan lawan. Setiap regu memiliki tempat tawanan. Tempat tersebut terletak sekitar 1 -2 meter sebelah kanan atau kiri masing-masing benteng. • Pemain yang sudah ditawan oleh lawan dapat diselamatkan oleh temannya dengan cara menyentuh tangan tawanan tersebut. Namun, ketika menyelamatkan temannya harus tetap waspada karena akan dikejar oleh pihak lawan. • Pemain yang bisa menyentuh benteng lain adalah pemenangnya.Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 77 Kegiatan Bersama Orang Tua Siswa diberi tugas untuk menjelaskan kepada orang tua mengenai penerapan sila ketiga Pancasila yang sudah dilakukan. Orang tua bersama siswa mencari contoh-contoh lain mengenai penerapan sila ketiga Pancasila di tempat bermain. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.78 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Pengetahuan: Menyebutkan Kalimat Ajakan berdasarkan Teks (KD 3.1) Kriteria Skor Semua kalimat ajakan disebutkan dengan benar, minimal 4 kalimat 4 Dapat menyebutkan 3 kalimat ajakan dengan benar 3 Dapat menyebutkan 2 kalimat ajakan dengan benar 2 Dapat menyebutkan 1 kalimat ajakan atau masih belum dapat menyebutkan kalimat ajakan dengan benar 1 Rubrik Memperagakan Kalimat Ajakan Berdasarkan Teks Percakapan (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat ajakan diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat ajakan diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat ajakan yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah santun. 2) PJOK Rubrik Melakukan Permainan No. Kriteria Terlihat () Belum terlihat () 1. Siswa mampu mengikuti instruksi permainan .... .... 2.. Siswa terlibat aktif dalam melakukan permainan .... .... 3 Siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya setelah melakukan permainan .... .... Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah peduli dan sportifSubtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 79 3) PPKn Rubrik Bercerita Penerapan Sila Ketiga pada Pancasila Aspek Skor 4 3 2 1 Menyebutkan contoh perilaku sesuai dengan sila ketiga pada Pancasila, minimal 3 contoh Semua contoh penerapan sila ketiga pada Pancasila disebutkan dengan benar. Dua contoh penerapan sila ketiga pada Pancasila disebutkan dengan benar. Satu contoh penerapan sila ketiga pada Pancasila disebutkan dengan benar. Belum bisa menyebutkan contoh penerapan sila ketiga Pancasila dengan benar. Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila pada Pancasila Isi cerita semua sesuai dengan penerapan sila pada Pancasila Ada sebagian cerita yang belum sesuai, tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai, dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila pada Pancasila. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Buku Guru SD/MI Kelas 1I 80 Pembelajaran 6 Pemetaan Kompetensi Dasar Matematika 3.2 Membandingkan dua bilangan cacah. 4.2 Mengurutkan bilanganbilangan dari bilangan terkecil ke bilangan terbesar atau sebaliknya. PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunSubtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 81 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks lagu, siswa dapat menyebutkan kalimat ajakan yang terdapat di dalam teks lagu dengan benar. 2. Dengan diberikan teks lagu, siswa dapat menuliskan kalimat ajakan dalam teks lagu dengan ejaan yang benar. 3. Dengan diberikan simbol sila Pancasila, siswa dapat menuliskan rumusan sila Pancasila dengan benar. 4. Dengan diberikan gambar penerapan sila keempat dan kelima, siswa dapat memasang gambar yang sesuai dengan sila keempat dan kelima Pancasila dengan benar. 5. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila keempat Pancasila di tempat bermain dengan benar. 6. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila kelima Pancasila di tempat bermain dengan benar. 7. Dengan diberikan kumpulan bilangan tiga angka, siswa dapat mengurutkan tiga buah bilangan tiga angka dari yang terkecil sampai terbesar dan sebaliknya. 8. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke yang terbesar dan sebaliknya. Media dan Alat Pembelajaran • Teks tentang hidup rukun • Teks lagu “Wajib Belajar” • Gambar Udin dan kawan-kawan sedang bermusyawarah Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran 6 dirangkai dengan sebuah cerita mengenai pentas seni untuk merayakan Hari Kemerdekaan. Rangkaian cerita itu untuk keterkaitan semua muatan pelajaran yang akan dicapai kompetensinya pada pembelajaran ini.82 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Ayo Mengamati • Siswa menyimak lagu Wajib Belajar yang dinyanyikan oleh guru. • Lagu Wajib Belajar berisi kalimat ajakan. Siswa menyanyikan lagu yang syairnya berisi kata ajakan untuk melaksanakan wajib belajar. Kata ajakan tersebut kemudian dikaitkan dengan cerita hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari. • Siswa menggarisbawahi kalimat pada lagu yang berisi kalimat ajakan. (Bahasa Indonesia, KD 3.1). Ayo Berlatih • Siswa menuliskan kalimat ajakan sesuai dengan gambar yang terdapat pada Buku Siswa. • Siswa mengidentifikasi penerapan sila keempat di tempat bermain ketika Udin dan teman-temannya bermusyawarah mengenai lagu yang akan dinyanyikan. Karena kesepakatan tidak tercapai melalui musyawarah, maka lagu yang akan dinyanyikan dipilih melalui pemungutan suara. • Guru mengajak siswa bertanya jawab mengenai penerapan sila keempat di tempat bermain. Setiap anak mengemukakan pendapat secara bergantian. • Pemungutan suara dilakukan secara adil. Sikap tersebut merupakan pengamalan sila kelima Pancasila. Ayo Menulis • Siswa menuliskan rumusan sila pada Pancasila yang sesuai dengan simbolnya (PPKn KD 3.1) Ayo Berlatih • Siswa memasangkan sila pada Pancasila dengan gambar penerapan yang sesuai. • Siswa menuliskan contoh pengamalan sila keempat dan kelima saat bermain dengan teman. Ayo Mencoba • Siswa menceritakan pengalaman penerapan sila keempat dan kelima di tempat bermain. Guru mengamati cara bercerita siswa dan isi ceritanya. (Rubrik Penilaian PPKn KD 3.1 dan 4.1, Bahasa Indonesia KD 3.1 dan 4.1)Subtema 2: Hidup Rukun di Tempat Bermain 83 Ayo Berlatih • Guru memberi pengantar yang ceritanya masih seputar perayaan Hari Kemerdekaan yang dimeriahkan oleh Udin dan kawan-kawan. Cerita itu untuk mengantarkan pada pembahasan matematika yang mengambil contoh konsumsi yang disediakan bagi para pengunjung. • Siswa mengamati nilai tempat bilangan tiga angka seperti contoh pada Buku Siswa. • Siswa berlatih mengurutkan bilangan tiga angka seperti tercantum pada Buku Siswa dengan teliti. (Matematika KD 4.2) Kegiatan Akhir Subtema Kegiatan akhir subtema ini bertujuan untuk merefleksikan hal-hal yang sudah dipelajari sepanjang subtema tersebut. Siswa melakukan penilaian diri dengan menjawab pertanyaan yang terdapat pada Buku Siswa. Jawaban siswa tersebut digunakan untuk mengkonfirmasi apakah sesuai dengan proses pencapaian kompetensinya. Siswa juga diminta untuk mengerjakan soal latihan pengetahuan yang terdapat pada Buku Siswa. Penilaian Contoh Rubrik: 1 ) Bahasa Indonesia Pengetahuan: Menyebutkan Kalimat Ajakan berdasarkan Teks (KD 3.1) Kriteria Skor Semua kalimat ajakan disebutkan dengan benar, minimal 4 kalimat 4 Dapat menyebutkan 3 kalimat ajakan dengan benar 3 Dapat menyebutkan 2 kalimat ajakan dengan benar 2 Dapat menyebutkan 1 kalimat ajakan atau masih belum dapat menyebutkan kalimat ajakan dengan benar 1 Rubrik Memperagakan Kalimat Ajakan Berdasarkan Teks Percakapan (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat ajakan diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat ajakan diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat ajakan yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat ajakan yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah santun.84 Buku Guru SD/MI Kelas 1I 2) PPKn Rubrik Bercerita Penerapan Sila Kelima pada Pancasila Aspek Skor 4 3 2 1 Menyebutkan contoh perilaku sesuai dengan sila kelima pada Pancasila, minimal 3 contoh Semua contoh penerapan sila kelima Pancasila disebutkan dengan benar. Dua contoh penerapan sila kelima Pancasila disebutkan dengan benar. Satu contoh penerapan sila kelima Pancasila disebutkan dengan benar. Belum bisa menyebutkan contoh penerapan sila kelima Pancasila dengan benar. Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila kelima pada Pancasila Isi cerita sesuai dengan penerapan sila kelima pada Pancasila Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila kelima pada Pancasila. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri. 3) Matematika Mengurutkan Bilangan Cacah Kriteria Skor Semua kumpulan bilangan diurutkan dengan benar. 4 Setengah atau lebih kumpulan bilangan yang ada diurutkan dengan benar. 3 Kurang dari setengah kumpulan bilangan yang ada diurutkan dengan benar. 2 Belum ada kumpulan bilangan yang diurutkan dengan benar. 1 Refleksi Guru Hal-hal apa saja yang perlu menjadi perhatian Bapak/Ibu selama pembelajaran? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Siswa mana saja yang perlu mendapat perhatian khusus? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Hal-hal apa saja yang menjadi catatan keberhasilan pembelajaran yang Bapak/Ibu lakukan? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Hal-hal apa saja yang harus diperbaiki dan ditingkatkan agar pembelajaran yang Bapak/Ibu lakukan lebih efektif? ...................................................................................................................................... ......................................................................................................................................Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 85 Subtema 3 Hidup Rukun di Sekolah Pemetaan Kompetensi Dasar Matematika 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan 4.3 Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan SBdP 3.1 Mengenal karya imajinatif dua dan tiga dimensi 4.1 Membuat karya imajinatif dua dan tiga dimensi Subtema 3 PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional86 Buku Guru SD/MI Kelas 1I KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN 1. Menyebutkan isi teks percakapan hidup rukun yang berisi perintah. 2. Melengkapi kalimat perintah. 3. Mengidentifikasikan alat dan bahan menggambar imajinatif. 4. Mewarnai gambar imajinatif. 5. Menyatakan kalimat matematika tentang penjumlahan 6. Menjumlahkan bilangan tiga angka dengan cara panjang dan pendek. Sikap: • percaya diri • teliti Pengetahuan: • kalimat yang mengandung kata perintah • kalimat matematika tentang masalah penjumlahan • gambar imajinatif Keterampilan: • melengkapi kalimat yang mengandung kata perintah • menggambar imajinatif • melakukan penjumlahan dengan cara panjang 1. Menjelaskan gerakan dasar berlari. 2. Mempraktikkan lari berpasangan. 3. Menemukan kalimat perintah dalam teks cerita. 4. Menyebutkan kembali kalimat perintah dalam teks cerita. 5. Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan sila pertama dan kedua Pancasila di sekolah. 6. Menceritakan pengalaman penerapan sila pertama dan kedua Pancasila di sekolah. Sikap: • percaya diri • santun • sportif Pengetahuan: • kalimat yang mengandung kata perintah • gerak dasar lokomotor berlari • pengamalan sila pertama dan sila kedua pada Pancasila Keterampilan: • menyebutkan kembali kalimat yang mengandung kata perintah • mempraktikkan gerak dasar lokomotor berlari berpasangan • menceritakan pengalaman penerapan sila pertama dan kedua Pancasila 1. Menemukan makna perintah dalam teks percakapan. 2. Menuliskan kalimat perintah. 3. Menyatakan kalimat matematika tentang pengurangan. 4. Melakukan pengurangan dua bilangan cacah dengan cara panjang dan pendek. 5. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pengurangan. 6. Mengidentifikasi langkah-langkah menggambar imajinatif. 7. Menggambar imajinatif. Sikap: • percaya diri • teliti Pengetahuan: • kata perintah dalam kalimat yang berkaitan dengan hidup rukun • gambar imajinatif • kalimat matematika tentang pengurangan • pengurangan dengan cara panjang • pengurangan dengan cara pendek Keterampilan: • menyebutkan kembali kalimat yang mengandung kata ajakan • menggambar imajinatif • menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pengurangan 1. Menemukan kalimat perintah dalam teks percakapan hidup rukun. 2. Menyebutkan kalimat yang mengandung kata perintah. 3. Manyatakan kalimat matematika yang berkaitan dengan masalah tentang penjumlahan. 4. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan. 5. Mengidentifikasi langkah-langkah mewarnai gambar imajinatif. 6. Mewarnai gambar imajinatif. Sikap: • percaya diri • teliti • santun Pengetahuan: • kalimat matematika yang berkaitan dengan penjumlahan • penjumlahan dengan cara panjang • penjumlahan dengan cara pendek • gambar imajinatif. Keterampilan: • menyebutkan kembali kalimat yang mengandung kata perintah • menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan penjumlahan • menggambar imajinatif Subtema 3 Hidup Rukun di SekolahSubtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 87 KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN 1. Menjelaskan gerak dasar berlari ke segala arah. 2. Mempraktikkan gerak berlari dalam permainan berpasangan. 3. Menunjukkan perilaku di sekolah yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila 4. Menceritakan pengalaman penerapan sila ketiga Pancasila di sekolah. 5. Menyebutkan kalimat perintah dalam teks. 6. Menyebutkan manfaat kalimat perintah. Sikap: • percaya diri • teliti • sportif. Pengetahuan: • kalimat yang mengandung kata perintah • gerak dasar lokomotor berlari • penerapan sila ketiga Pancasila Keterampilan: • menulis kalimat menggunakan kata perintah • melakukan gerak dasar lokomotor berlari • menceritakan penerapan sila ketiga Pancasila 1. Menunjukkan contoh perilaku di sekolah yang sesuai dengan sila keempat dan kelima Pancasila. 2. Menceritakan pengalaman menerapkan sila keempat dan kelima Pancasila. 3. Menyebutkan kalimat perintah dalam teks lagu. 4. Menggunakan kalimat perintah dalam kalimat sederhana. 5. Menyatakan kalimat matematika yang berkaitan dengan pengurangan. 6. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pengurangan. 7. Membuat soal cerita yang berkaitan dengan pengurangan. Sikap: • percaya diri • teliti • santun Pengetahuan: • kalimat yang mengandung kata perintah • penerapan sila keempat dan kelima Pancasila • pengurangan Keterampilan: • menulis kalimat tentang hidup rukun yang mengandung kalimat perintah • menceritakan pengalaman menerapkan sila keempat dan kelima Pancasila • menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pengurangan. Subtema 3 Hidup Rukun di SekolahBuku Guru SD/MI Kelas 1I 88 Pembelajaran 1 Pemetaan Kompetensi Dasar Matematika 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan 4.3 Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan SBdP 3.1 Mengenal karya imajinatif dua dan tiga dimensi 4.1 Membuat karya imajinatif dua dan tiga dimensi Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunSubtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 89 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks percakapan tentang hidup rukun, siswa dapat menyebutkan isi teks yang berisi perintah yang berkaitan dengan sikap hidup rukun melalui kegiatan menyimak dengan benar. 2. Dengan diberikan kalimat perintah yang rumpang, siswa dapat melengkapi kalimat perintah dengan kata yang tepat. 3. Dengan diberikan contoh gambar imajinatif, siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri karya gambar imajinatif dengan tepat. 4. Dengan diberikan contoh gambar imajinatif, siswa dapat mengidentifikasi alat dan bahan menggambar imajinatif dengan tepat. 5. Dengan diberikan contoh gambar imajinatif, siswa dapat mengidentifikasi cara menggunakan alat dan bahan menggambar imajinatif dengan tepat. 6. Dengan diberikan contoh gambar imajinatif, siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah menggambar imajinatif dengan tepat. 7. Dengan diberikan contoh gambar imajinatif, siswa dapat menggambar imajinatif berdasarkan pengalaman atau benda yang dilihatnya. 8. Dengan diberikan benda konkret, siswa dapat menyatakan kalimat matematika yang berkaitan dengan masalah tentang penjumlahan dengan benar. 9. Dengan diberikan benda konkret, siswa dapat melakukan penjumlahan dua bilangan dengan teknik menyimpan dengan cara panjang dengan benar. 10. Dengan diberikan benda konkret, siswa dapat melakukan penjumlahan dua bilangan dengan teknik menyimpan dengan cara pendek dengan benar. Media dan Alat Pembelajaran • Gambar kumpulan kubus atau benda yang lain • Teks tentang hidup rukun • Lingkungan sekitar • Contoh gambar imajinatif90 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Pengantar Subtema Siswa dimotivasi oleh guru untuk memulai pembelajaran dengan subtema Hidup Rukun di Sekolah. Siswa membaca teks yang terdapat pada Buku Siswa mengenai contoh hidup rukun di sekolah. Kemudian, siswa menjawab pertanyaan dari guru mengenai contoh sikap hidup rukun yang sudah dilakukan siswa di sekolah. Apabila kesulitan menjawab, guru dapat membimbing siswa dengan membaca kembali teks pengantar subtema dan memberikan contohcontoh yang berkaitan dengan teks tersebut. Misalnya, ketika beristirahat, Udin dan Beni berbagi bekal yang dibawa masing-masing. Ketika beristirahat, siswa berbincang-bincang santai dan bergembira. Ayo Mengamati • Siswa mengamati teks percakapan antara Udin dan ibunya yang terdapat di Buku Siswa. Di dalam percakapan tersebut terdapat kalimat perintah. • Siswa menyebutkan kalimat perintah yang terdapat dalam percakapan tersebut, kemudian menuliskannya di tempat yang tersedia. • Siswa membaca kalimat yang dituliskan secara bergiliran. Ayo Berlatih • Siswa membuat kalimat perintah sesuai dengan gambar percakapan. • Siswa melengkapi kalimat sehingga menjadi kalimat perintah. Soal latihan pada halaman sesuai dengan KD 3.1 Bahasa Indonesia. Contoh jawaban soal adalah sebagai berikut. ~ Masuklah ke kelas setelah bel berbunyi! ~ Jagalah kebersihan kelas! ~ Tutuplah pintu setelah masuk ke dalam ruangan! ~ Aturlah buku-buku di rak agar terlihat rapi! ~ Buanglah sampah pada tempatnya! Perlu diingat bahwa jawaban siswa bisa berbeda-beda. Guru mengamati kemampuan siswa dalam melengkapi kalimat menjadi kalimat perintah. Kalimat perintah ditandai dengan kata di awal kalimat yang menggunakan “lah”, misalnya masuklah, tutuplah, dan bukalah. Tanda baca yang menandai kalimat perintah adalah tanda seru “!”.Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 91 • Siswa membaca kalimat perintah yang sudah dibuatnya. (Rubrik Penilaian 1, Bahasa Indonesia KD 4.1) Skor: 100 5  5 = 100 Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar peralatan yang digunakan untuk menggambar (membuat karya imajinatif). • Siswa memasangkan gambar karya imajinatif dengan alat mewarnai yang sesuai. Usahakan membawa alat mewarnai seperti yang dimaksud dalam Buku Siswa. Guru memperagakan cara mewarnai dengan alat gambar tersebut. • Siswa mencoba menggunakan berbagai alat mewarnai yang dibawanya. Ayo Berkreasi • Siswa mengamati kegiatan yang dilakukan di sekolah, misalnya menulis, membaca, bermain di halaman sekolah, dan membersihkan kelas. • Siswa menggambar benda-benda atau makhluk hidup yang berhubungan dengan kegiatan di sekolah sesuai dengan pengalamannya. Misalnya, menggambar buku, meja, tas sekolah, tanaman di dalam pot, sapu, ember, pohon, hewan yang dilihatnya di sekolah. • Siswa mewarnai gambar yang sudah digambar dengan salah satu alat mewarnai. Guru mengamati kemampuan siswa berpedoman pada rubrik penilaian 2 (SBDP KD 3.1 dan KD 4.1). Ayo Berlatih Guru memberi pengantar mengenai kegiatan di sekolah yang dilakukan oleh para siswa. Guru mengemukakan banyak siswa yang terdapat di sekolah tersebut. • Siswa mengamati gambar kumpulan kubus yang menyatakan banyak siswa laki-laki dan banyak siswa perempuan. • Siswa menjumlahkan banyak siswa yang terdapat di sekolah. • Siswa mengamati cara menjumlah dengan cara pendek dan cara panjang. • Siswa diberi kesempatan oleh guru untuk bertanya tentang menjumlah dengan cara panjang dan cara pendek. Guru membuat beberapa contoh agar siswa lebih memahami.92 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Siswa berlatih mengerjakan soal seperti yang ada di Buku Siswa. (Penilaiaan Pengetahuan KD 3.1). • Siswa mengerjakan soal cerita dengan menggunakan penjumlahan cara panjang. (Rubrik Penilaian 3, Matematika KD 4.1) Skor: 100 4  4 = 100 Cara Panjang Cara Pendek 475 636 282 325 254 182 285 285 + + + + 729 818 567 610 Skor: 100 4  4 = 100 Kegiatan Bersama Orang Tua Guru menugaskan kepada siswa untuk berdiskusi dengan orang tua mengenai contoh-contoh hidup rukun di sekolah. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk kerja Soal nomor 1 267 = 200+ 60 + 7 129 = 100 + 20 + 9 + = 300+ 80 + 16 = 300+ 80 + 10 + 6 = 300+ 90 + 6 = 396 Soal nomor 2 185 = 100 + 80 + 5 234= 200+ 30 + 4 + = 300+ 110 + 9 = 300+ 100 + 10 + 9 = 400+ 10 + 9 = 419 Soal nomor 3 243= 200+ 40 + 3 428= 400+ 20 + 8 + = 600+ 60 + 11 = 600+ 60 + 10 + 1 = 671 Soal nomor 4 516 = 500+ 10 + 6 349= 300+ 40 + 9 + = 800+ 50 + 15 = 800+ 50 + 10 + 5 = 865Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 93 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Skor penilaian: 100 Skor yang diperoleh  100 Penilaian: ___________________________ Skor maksimal Panduan Konversi Nilai : Konversi Nilai (skala 0-100) Predikat Klasifikasi 81-100 A SB (sangat baik) 66-80 B B (baik) 51-65 C C (cukup) 0-50 D K (kurang) Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Rubrik Memperagakan Kalimat Perintah dengan Benar (KD 4.1) Kriteria Baik Sekali 4 Baik 3 Cukup 2 Perlu Bumbingan 1 Kalimat perintah diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat perintah diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat perintah yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Buku Guru SD/MI Kelas 1I 94 2) SBDP Rubrik Penilaian Menggambar Imajinatif Aspek/Kriteria Baik Sekali 4 Baik 3 Cukup 2 Perlu Bumbingan 1 Pengetahuan: Mengidentifikasi ciri-ciri gambar imajinatif, minimal 3 ciri-ciri (KD 3.1) Menyebutkan 3 ciri-ciri atau lebih dengan benar. Menyebutkan 2 ciri-ciri dengan benar. Menyebutkan 1 ciri-ciri dengan benar, Tidak dapat menyebutkan ciri-ciri dengan benar. Bahan yang digunakan (KD 4.1) Semua bahan yang digunakan benar, tanpa bantuan guru. Ada bahan yang digunakan belum benar, tanpa bantuan guru. Ada bahan yang digunakan belum benar, dengan bantuan guru. Semua bahan yang digunakan belum benar, dengan bantuan guru. Alat yang digunakan (KD 4.1) Semua alat yang digunakan benar, tanpa bantuan guru. Ada alat yang digunakan belum benar, tanpa bantuan guru. Ada alat yang digunakan belum benar, tanpa bantuan guru. Semua bahan yang digunakan belum benar, dengan bantuan guru. Komposisi bentuk gambar (KD 4.1) Komposisi gambar sangat seimbang antara kiri dan kanan, atas dan bawah. Komposisi gambar seimbang antara kiri dan kanan, atas dan bawah. Komposisi gambar kurang seimbang. Komposisi gambar tidak seimbang. Warna gambar (KD 4.1) Sangat variatif dan sangat sesuai. Variatif dan sesuai. Kurang variatif dan kurang sesuai. Tidak variatif dan tidak sesuai. 3) Matematika Melakukan Penjumlahan dengan Teknik Pendek Kriteria Skor Semua masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 4 Setengah atau lebih masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 3 Kurang dari setengah masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 2 Belum ada masalahan penjumlahan yang diselesaikan dengan benar. 1Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 95 Pemetaan Indikator Pembelajaran Pembelajaran 2 PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisionalBuku Guru SD/MI Kelas 1I 96 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan contoh gerakan berlari oleh guru, siswa dapat menjelaskan prosedur gerakan berlari ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, riang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional dengan benar. 2. Dengan diberikan contoh gerakan berlari oleh guru, siswa dapat mempraktikkan gerak berlari ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dengan benar. 3. Dengan diberikan teks cerita tentang hidup rukun, siswa dapat menyebutkan isi teks cerita atau lagu yang berisi perintah yang berkaitan dengan sikap hidup rukun melalui kegiatan menyimak dengan benar. 4. Dengan diberikan teks cerita tentang hidup rukun, siswa dapat menyebutkan kembali perintah dalam teks cerita yang disimaknya berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan bahasa yang santun. 5. Dengan diberikan gambar tentang hidup rukun di sekolah, siswa dapat menunjukkan contoh perilaku di sekolah yang sesuai sila pertama Pancasila benar. 6. Dengan diberikan gambar tentang hidup rukun di sekolah, siswa dapat menunjukkan contoh perilaku di sekolah yang sesuai sila kedua Pancasila dengan benar. 7. Dengan diberikan gambar tentang hidup rukun di sekolah, siswa dapat menceritakan tentang pengalaman menerapkan sila pertama Pancasila di sekolah dengan benar. 8. Dengan diberikan gambar tentang hidup rukun di sekolah, siswa dapat menceritakan tenang pengalaman menerapkan sila kedua Pancasila di sekolah dengan benar. Media dan Alat Pembelajaran • Lapangan Bermain • Teks tentang hidup rukunSubtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 97 Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Mengamati • Sebagai pengantar pembelajaran ini, siswa mengamati kegiatankegiatan di sekolah yang memerlukan kerukunan. Pengantar ini diberikan ketika siswa mempersiapkan diri untuk berolahraga. Kemudian, siswa mengamati contoh kegiatan yang terdapat pada Buku Siswa. • Siswa mengamati gambar gerak berlari ke segala arah. Siswa menuju lapangan untuk memperagakan gerakan-gerakan yang terdapat di Buku Siswa. Guru memberi contoh, kemudian siswa mengikuti gerakan sesuai contoh guru. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam berlari. Guru dapat menggunakan pedoman penilaian 1 (Rubrik penilaian PJOK KD 3.1 dan KD 4.1) Ayo Berlatih • Siswa bermain berlari berpasangan. Permainan ini membutuhkan kekompakan, tekankan kepada siswa untuk menjaga kekompakan dengan pasangannya. Kekompakan dapat tumbuh karena sikap saling peduli. Oleh karena itu, sikap peduli kepada temannya dapat diamati pada kegiatan ini. Ayo Membaca • Siswa membaca teks berjudul Berolahraga Bersama. Di dalam teks tersebut terdapat kalimat perintah yang harus ditunjukkan oleh siswa. • Siswa menggarisbawahi kalimat perintah yang terdapat pada teks tersebut. • Siswa berlatih membuat kata-kata perintah berdasarkan contoh katakata perintah yang sudah ditemukan pada teks Berolahraga Bersama. Guru memberi target minimal 5 kata perintah. (Penilaian Bahasa Indonesia KD 3.1).98 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Contoh Jawaban siswa: berikanlah bukalah tutuplah isilah masuklah Skor: 100 5  5 = 100 • Siswa membacakan kata-kata perintah yang sudah dibuatnya. (Penilaian Bahasa Indonesia KD 4.1). Pedoman penilaian KD 3.1 dan KD 4.1 dapat dibuat dalam satu rubrik. Ayo Berlatih • Siswa membuat pertanyaan berdasarkan teks Berolahraga Bersama. • Siswa saling bertukar pertanyaan dengan teman di sebelahnya. • Siswa menjawab pertanyaan temannya. Ayo Menulis • Siswa mengamati gambar yang terdapat pada Buku Siswa. • Siswa menyebutkan isi gambar tersebut. Bila jawaban tidak sesuai dengan harapan, jangan disalahkan, tetapi guru membantu siswa agar dapat memahami arah pembelajaran mengenai penerapan sila pertama dan sila kedua Pancasila. • Setelah jawaban sesuai harapan, siswa menuliskan jawaban tersebut. Contoh jawaban: Siswa sekolah dasar kelas 2 berdoa sebelum pulang sekolah. • Sikap siswa sekolah dasar sesuai dengan pengamalan sila pertama dan kedua Pancasila. Siswa menuliskan jawaban sikap yang merupakan penerapan sila pertama dan kedua Pancasila. Jawaban dituliskan pada tabel yang tersedia. • Siswa mengamati gambar yang sesuai dengan penerapan sila pertama atau sila kedua Pancasila. Kemudian, siswa menuliskan jawaban yang benar. (PPKn KD 3.1)Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 99 Ayo Berlatih • Siswa menceritakan kegiatan di sekolah yang menerapkan sila pertama Pancasila. • Siswa menceritakan kegiatan di sekolah yang menerapkan sila kedua Pancasila. • Siswa menceritakan penerapan sila pertama dan kedua secara lisan. (PPKn KD 4.1) Kegiatan Bersama Orang Tua Guru menugaskan kepada siswa untuk mencari cerita tentang tolongmenolong dan toleransi di majalah atau sumber lain. Orang tua membantu siswa mengerjakan tugas tersebut. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.Buku Guru SD/MI Kelas 1I 100 Contoh Rubrik 1) Bahasa Indonesia Rubrik Memperagakan Kalimat Perintah Berdasarkan Teks Percakapan (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat perintah diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat perintah diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat perintah yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah santun. 2) PJOK Rubrik Melakukan Permainan No Kriteria Terlihat () Belum terlihat () 1 Siswa mampu mengikuti instruksi permainan .... .... 2 Siswa terlibat aktif dalam melakukan permainan .... .... 3 Siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya setelah melakukan permainan .... .... 3) PPKn Rubrik Bercerita Penerapan Sila Pertama pada Pancasila (KD 3.1 dan 4.1) Aspek Skor 4 3 2 1 Menyebutkan contoh perilaku sesuai dengan sila pertama pada Pancasila, minimal 3 contoh (KD 3.1) Semua contoh penerapan sila pertama Pancasila disebutkan dengan benar. Dua contoh penerapan sila pertama Pancasila disebutkan dengan benar. Satu contoh penerapan sila pertama Pancasila disebutkan dengan benar. Belum bisa menyebutkan contoh penerapan sila pertama Pancasila dengan benar. Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila pertama pada Pancasila (KD 4.1) Isi cerita sesuai dengan penerapan sila pertama pada Pancasila Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritaka tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila pertama pada Pancasila. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 101 Pembelajaran 3 Pemetaan Kompetensi Dasar Matematika 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan 4.3 Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan SBdP 3.1 Mengenal karya imajinatif dua dan tiga dimensi 4.1 Membuat karya imajinatif dua dan tiga dimensi Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunBuku Guru SD/MI Kelas 1I 102 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks percakapan tentang hidup rukun, siswa dapat menemukan makna perintah yang terdapat dalam teks percakapan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun. 2. Dengan diberikan gambar, siswa dapat melatih menuliskan kalimat perintah yang sesuai dengan bahasa yang santun. 3. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat menyatakan kalimat matematika yang berkaitan dengan masalah tentang pengurangan dengan benar. 4. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat melakukan pengurangan dua bilangan dengan teknik menyimpan dengan cara panjang dengan tepat. 5. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat melakukan pengurangan dua bilangan dengan teknik menyimpan dengan cara pendek dengan tepat. 6. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan pengurangan dengan benar. 7. Dengan diberikan contoh gambar imajinatif, siswa dapat mengidentifkasi langkah-langkah menggambar imajinatif dengan tepat. 8. Dengan diberikan contoh gambar imajinatif, siswa dapat menggambar imajinatif berdasarkan pengalaman atau benda yang ada di sekitar. Media dan Alat Pembelajaran • Teks tentang hidup rukun • Contoh gambar imajinatif • Benda konkret Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Mengamati • Sebagai pengantar pembelajaran, siswa mengamati gambar pada Buku Siswa. Gambar itu menceritakan kebersamaan para siswa dalam mengerjakan tugas piket.Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 103 • Siswa mengemukakan pendapatnya tentang pentingnya kebersamaan. Guru bisa memancing siswa dengan pertanyaan, apa akibatnya bila tugas membersihkan kelas tidak dilakukan bersama. • Selain kerja sama, siswa juga diingatkan pada pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ayo Membaca • Siswa membaca teks percakapan yang terdapat pada Buku Siswa. • Siswa menunjukkan kalimat perintah yang terdapat pada teks tersebut. • Siswa menjelaskan makna kalimat perintah tersebut. Guru membimbing siswa bila siswa belum mengerti makna kalimat tersebut. Salah satu cara adalah dengan memberi contoh konkret. Pada teks tersebut, kalimat perintah yang ditemukan adalah “Teman-teman, bersihkanlah kelas sesuai pembagian tugas.” Berilah contoh konkret apabila ketua kelas mengatakan hal itu kepada siswa, apa yang akan dilakukan oleh siswa. Jawaban dari siswa dapat diartikan sebagai makna dari kalimat tersebut. Misalnya, siswa menjawab, “Saya harus membersihkan kelas sesuai pembagian tugas.” • Siswa menjelaskan makna kalimat perintah yang disebutkan oleh guru sebagai latihan. Contoh: 1. Kerjakanlah tugasmu dengan penuh tanggung jawab! 2. Bacalah buku dengan teliti! Ayo Menulis • Siswa mengamati gambar yang ada di Buku Siswa. • Siswa membuat kata-kata perintah yang berhubungan dengan gambar tersebut. • Target kata-kata perintah yang harus dibuat siswa minimal 5 kata. (Bahasa Indonesia KD 3.1). Contoh kata-kata perintah: hapuslah bersihkanlah lakukanlah kerjakanlah terimalah Skor: 100 5  5 (jawaban yang benar) = 100104 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Siswa menyebutkan kalimat menggunakan kata-kata perintah yang sudah dibuatnya. • Siswa menuliskan kalimat perintah tersebut pada bukunya menggunakan huruf tegak bersambung. • Guru mengamati kemampuan siswa dengan menggunakan panduan penilaian sesuai Rubrik Penilaian (Bahasa Indonesia KD 3.1 dan KD 4.1). Sikap yang dapat ditumbuhkan adalah santun. Ayo Berlatih • Siswa bertanya jawab dengan guru mengenai persoalan yang harus diselesaikan menggunakan operasi hitung pengurangan. • Siswa dibimbing guru untuk menghitung kapur yang ada dan sisa kapur yang belum digunakan. Dalam konteks penggunaan kapur, apabila kapur digunakan berarti kapur berkurang. Digunakan artinya berkurang. • Siswa memperhatikan contoh penyelesaian pengurangan dengan cara panjang dan cara pendek. • Siswa berlatih mengerjakan soal-soal latihan pengurangan. Soal nomor 1 295= 200 + 90 + 5 = 200 + 80 + 10 + 5 = 200 + 80 + 15 169 = 100 + 60 + 9 = 100 + 60 + 9 = 100 + 60 + 9 - = 100 + 20 + 6 = 126 Soal nomor 2 484= 400 + 80 + 4 = 400 + 70 + 10 + 4 = 400 + 70 + 14 258= 200 + 50 + 8 = 200 + 50 + 8 = 200 + 50 + 8 - = 200 + 20 + 6 = 226 Soal nomor 3 572 = 500 + 70 + 2 = 500 + 60 + 10 + 2 = 500 + 60 + 12 326= 300 + 20 + 6 = 300 + 20 + 6 = 300 + 20 + 6 - = 200 + 40 + 6 = 246 Soal nomor 4 953= 900 + 50 + 3 = 900 + 40 + 10 + 3 = 900 + 40 + 13 627 = 600 + 20 + 7 = 600 + 20 + 7 = 600 + 20 + 7 - = 300 + 20 + 6 = 326Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 105 Skor = 100 4  4 (jumlah jawaban yang benar) = 100 425 536 852 951 284 282 375 254 _ _ _ _ 141 254 477 697 Skor = 100 4  4 (banyak jawaban yang benar) = 100 Siswa berlatih memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan pengurangan. Soal: 1. Banyak kapur di kelas Udin semula 478. Kapur yang sudah digunakan sebanyak 256. Berapa banyak kapur yang tersisa? Kerjakan dengan cara panjang dan cara pendek! 2. Banyak buku yang ada di lemari guru ada 231. Dipinjam para siswa sebanyak 122. Berapa buku yang tersisa di lemari guru sekarang? Ayo Berkreasi • Siswa membuat gambar imajinatif dengan membuat sketsa terlebih dahulu. Gambar imajinatif yang akan dibuat adalah gambar bunga dan daun. • Sketsa yang dibuat nantinya akan diberi warna dengan alat warna yang sudah dipilih oleh siswa. • Kegiatan ini akan dilanjutkan pada pembelajaran berikutnya. Kegiatan Bersama Orang Tua Guru menugaskan kepada siswa untuk berlatih membuat sketsa gambar benda-benda di sekitar rumahnya. Orang tua membantu siswa memilih benda yang akan digambar sketsanya. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja106 Buku Guru SD/MI Kelas 1I 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Pengetahuan: mengidentifikasi kalimat perintah dari teks (KD 3.1) Kriteria Skor Semua kalimat perintah dari teks dapat disebutkan dengan benar, tanpa bantuan guru. 4 Ada kalimat perintah dari teks yang disebutkan masih belum benar, tanpa bantuan guru. 3 Ada kalimat perintah dari teks yang disebutkan masih belum benar, dengan bantuan guru. 2 Belum ada kalimat perintah yang disebutkan dengan benar , dengan bantuan guru. 1 Rubrik Menulis Kalimat Perintah dengan Benar (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat perintah ditulis dengan memerhatikan EYD. Semua kalimat perintah ditulis dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang ditulis kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang ditulis kurang benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat perintah yang ditulis dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 107 2) SBdP Rubrik Penilaian Menggambar Imajinatif Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: Mengidentifikasi ciri-ciri gambar imajinatif, minimal 3 ciriciri (KD 3.1) Menyebutkan 3 ciri-ciri atau lebih dengan benar. Menyebutkan 2 ciri-ciri dengan benar. Menyebutkan 1 ciri-ciri dengan benar, Tidak dapat menyebutkan ciri-ciri dengan benar. Bahan yang digunakan (KD 4.1) Semua bahan yang digunakan benar, tanpa bantuan guru. Ada bahan yang digunakan belum benar, tanpa bantuan guru. Ada bahan yang digunakan belum benar, dengan bantuan guru. Semua bahan yang digunakan belum benar, dengan bantuan guru. Alat yang digunakan (KD 4.1) Semua alat yang digunakan benar, tanpa bantuan guru. Ada alat yang digunakan belum benar, tanpa bantuan guru. Ada alat yang digunakan belum benar, tanpa bantuan guru. Semua bahan yang digunakan belum benar, dengan bantuan guru. Komposisi bentuk gambar (KD 4.1) Komposisi gambar sangat seimbang antara kiri dan kanan, atas dan bawah. Komposisi gambar seimbang antara kiri dan kanan, atas dan bawah. Komposisi gambar kurang seimbang. Komposisi gambar tidak seimbang. Warna gambar (KD 4.1) Sangat variatif dan sangat sesuai. Variatif dan sesuai. Kurang variatif dan kurang sesuai. Tidak variatif dan tidak sesuai. 3) Matematika Melakukan Penjumlahan dengan Teknik Pendek Kriteria Skor Semua masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 4 Setengah atau lebih masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 3 Kurang dari setengah masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 2 Belum ada masalahan penjumlahan yang diselesaikan dengan benar. 1 • Buku Guru SD/MI Kelas 1I 108 Pembelajaran 4 Pemetaan Indikator Pembelajaran Matematika 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan 4.3 Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan SBdP 3.1 Mengenal karya imajinatif dua dan tiga dimensi 4.1 Membuat karya imajinatif dua dan tiga dimensi Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunSubtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 109 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks percakapan, siswa dapat menemukan kalimat perintah yang terdapat dalam teks tersebut dengan benar. 2. Dengan diberikan teks pendek, siswa dapat menuliskan kalimat perintah yang diucapkan oleh pemimpin upacara. 3. Dengan diberikan teks pendek, siswa dapat menyatakan kalimat matematika yang berkaitan dengan masalah tentang penjumlahan dengan tepat. 4. Dengan diberikan soal cerita, siswa dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan penjumlahan dengan benar. 5. Dengan diberikan contoh gambar imajinatif, siswa dapat mengidentifkasi langkah-langkah mewarnai menggambar imajinatif dengan tepat. 6. Dengan diberikan contoh gambar imajinatif, siswa dapat mewarnai gambar imajinatif dengan alat yang tepat. Media dan Alat Pembelajaran • Teks tentang hidup rukun • Gambar tentang hidup rukun • Contoh gambar imajinatif Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Sebagai pengantar pembelajaran, siswa mengamati percakapan antara guru dan siswa yang terdapat di dalam Buku Siswa. Di dalam teks percakapan terdapat kalimat perintah. Siswa menyebutkan kalimat perintah tersebut. Ayo Menulis • Siswa mengidentifikasi kalimat-kalimat yang diucapkan pemimpin upacara ketika upacara bendera. Siswa dapat berdiskusi dengan teman di sebelahnya. • Siswa menuliskan kalimat perintah yang diucapkan oleh pemimpin upacara.110 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Contoh Jawaban: Kepada Sang Merah Putih, hormat gerak! • Guru memberikan penilaian terhadap jawaban siswa. (Bahasa Indonesia KD 3.1 dan 4.1) Ayo Berlatih • Guru memberi pengantar tentang jumlah peserta upacara untuk dikaitkan dengan operasi penjumlahan. Misalnya, peserta upacara terdiri atas siswa dan guru. Siswa yang mengikuti upacara sebanyak 239. Guru yang mengikuti upacara sebanyak 15. Siswa diminta menjumlah peserta upacara itu dengan operasi penjumlahan cara panjang dan cara pendek. • Jawaban Soal Latihan: Soal nomor 1 181 = 100 + 80 + 1 181 126 = 100 + 20 + 6 126 + + 200 + 100 + 7 307 = 307 Soal nomor 2 180 = 100 + 80 + 0 180 180 = 100 + 80 + 0 180 + + 200 + 160 + 0 360 = 200 + 100 + 60 + 0 = 360 Soal nomor 3 Kertas HVS sebanyak 259 lembar. Kertas folio 60 lebih banyak dari kertas HVS = 259= 200 + 50 + 9 = 60 + = 200 + 110 + 9 = 200 + 100 + 10 + 9 = 300 + 19 = 319 Jadi, kertas folio yang terdapat di lemari buku sebanyak 319 lembar.Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 111 Soal nomor 4 Banyak kapur berwarna ada 117 batang. Kapur putih lebih banyak 43 batang = 117 = 100 + 10 + 7 43 = 40 + 3 + 100 + 50 + 10 = 100 + 60 = 160 Jumlah kapur seluruhnya = 117 + 160 117 = 100 + 10 + 7 160 = 100 + 60 + 0 + 200 + 70 + 7 = 277 Jadi, jumlah kapur seluruhnya adalah 277 batang. • Siswa berlatih membuat soal cerita, teman di sebelahnya menjawab soal tersebut. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam memecahkan persoalan berkaitan dengan penjumlahan bilangan tiga angka. (Penilaian Matematika KD 3.3 dan KD 4.3). Ayo Berkreasi • Siswa melanjutkan gambar yang telah dibuatnya pada pembelajaran sebelumnya. • Gambar yang dibuat siswa diwarnai dengan alat mewarnai sesuai dengan minat siswa. • Setelah selesai digambar dan diwarnai, siswa memajang gambar tersebut atau dapat juga digunakan sebagai hiasan di kelas. • Apabila digunakan sebagai hiasan di kelas, guru membimbing siswa agar gambar-gambar tersebut dapat diatur dengan rapi. • Guru memberi penilaian sesuai dengan rubrik penilaian (SBDP KD 3.1 dan 4.1) Kegiatan Bersama Orang Tua Guru menugaskan kepada siswa untuk berlatih membuat soal cerita tentang penjumlahan bilangan tiga angka. Orang tua membimbing siswa, antara lain112 Buku Guru SD/MI Kelas 1I dengan cara menentukan bilangan yang akan dimasukkan dalam soal cerita. Pada pembelajaran berikutnya, siswa mengumpulkan soal cerita itu kepada guru. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Pengetahuan: mengidentifikasi kalimat perintah dari teks (KD 3.1) Kriteria Skor Semua kalimat perintah dari teks dapat disebutkan dengan benar, tanpa bantuan guru. 4 Ada kalimat perintah dari teks yang disebutkan masih belum benar, tanpa bantuan guru. 3 Ada kalimat perintah dari teks yang disebutkan masih belum benar, dengan bantuan guru. 2 Belum ada kalimat perintah yang disebutkan dengan benar , dengan bantuan guru. 1 Rubrik Menulis Kalimat Perintah dengan Benar (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat perintah ditulis dengan memerhatikan EYD. Semua kalimat perintah ditulis dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang ditulis kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang ditulis kurang benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat perintah yang ditulis dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 113 2) SBdP Rubrik Penilaian Menggambar Imajinatif Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Pengetahuan: Mengidentifikasi ciri-ciri gambar imajinatif, minimal 3 ciriciri (KD 3.1) Menyebutkan 3 ciri-ciri atau lebih dengan benar. Menyebutkan 2 ciri-ciri dengan benar. Menyebutkan 1 ciri-ciri dengan benar, Tidak dapat menyebutkan ciri-ciri dengan benar. Bahan yang digunakan (KD 4.1) Semua bahan yang digunakan benar, tanpa bantuan guru. Ada bahan yang digunakan belum benar, tanpa bantuan guru. Ada bahan yang digunakan belum benar, dengan bantuan guru. Semua bahan yang digunakan belum benar, dengan bantuan guru. Alat yang digunakan (KD 4.1) Semua alat yang digunakan benar, tanpa bantuan guru. Ada alat yang digunakan belum benar, tanpa bantuan guru. Ada alat yang digunakan belum benar, tanpa bantuan guru. Semua bahan yang digunakan belum benar, dengan bantuan guru. Komposisi bentuk gambar (KD 4.1) Komposisi gambar sangat seimbang antara kiri dan kanan, atas dan bawah. Komposisi gambar seimbang antara kiri dan kanan, atas dan bawah. Komposisi gambar kurang seimbang. Komposisi gambar tidak seimbang. Warna gambar (KD 4.1) Sangat variatif dan sangat sesuai. Variatif dan sesuai. Kurang variatif dan kurang sesuai. Tidak variatif dan tidak sesuai. 3) Matematika Melakukan Penjumlahan dengan Teknik Pendek Kriteria Skor Semua masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 4 Setengah atau lebih masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 3 Kurang dari setengah masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 2 Belum ada masalahan penjumlahan yang diselesaikan dengan benar. 1Buku Guru SD/MI Kelas 1I 114 Pembelajaran 5 Pemetaan Kompetensi Dasar PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisionalSubtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 115 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan gambar tentang hidup rukun, siswa dapat menunjukkan perilaku di sekolah yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila dengan benar. 2. Dengan diberikan gambar tentang hidup rukun, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila di sekolah dengan benar. 3. Dengan diberikan teks cerita tentang hidup rukun, siswa dapat menyebutkan kalimat perintah yang terdapat di dalam teks dengan benar. 4. Dengan diberikan teks cerita tentang hidup rukun, siswa dapat menyebutkan manfaat kalimat perintah dalam teks dalam bentuk kalimat sederhana dengan bahasa yang santun. 5. Dengan diberikan contoh gerakan berlari oleh guru, siswa dapat menjelaskan prosedur gerakan berlari ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, riang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional dengan benar. 6. Dengan diberikan contoh gerakan berlari oleh guru, siswa dapat mempraktikkan gerak berlari ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana. Media dan Alat Pembelajaran • Teks cerita tentang hidup rukun • Lapangan bermain • Gambar tentang hidup rukun Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Sebagai pengantar pembelajaran, guru memberikan pengantar pentingnya menjaga kekompakan agar selalu hidup rukun di sekolah. Guru bertanya jawab dengan siswa mengenai pentingnya kerja sama di sekolah beserta contohcontohnya.116 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Ayo Beraktivitas • Siswa melakukan pemanasan sebelum berolahraga. • Siswa melakukan gerakan berlari ke segala arah. • Siswa melakukan permainan membuat kelompok. Aturan Permainan ~ Siswa membentuk formasi lingkaran, guru berada di luar lingkaran. ~ Guru membunyikan peluit, siswa memperhatikan jumlah peluit ditiup. ~ Siswa membentuk kelompok dengan teman sesuai jumlah bunyi peluit, misalnya peluit berbunyi 3 kali ( priit, priit, priit) siswa membentuk kelompok 3 orang. ~ Begitu peluit berbunyi, siswa harus segera berlari membentuk kelompok. ~ Siswa yang tidak mendapat kelompok, diberi sanksi menyanyi, menari, atau bercerita. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam berlari dan melakukan permainan dengan berpedoman pada rubrik penilaian (PJOK KD 3.1 dan 4.1) Ayo Berdiskusi • Siswa membentuk kelompok yang terdiri atas 3 – 4 orang. • Siswa berdiskusi tentang penerapan sila ketiga Pancasila. • Bahan diskusi berupa pertanyaan-pertanyaan berdasarkan gambar yang harus diamati. Pada gambar diceritakan tentang siswa yang tersenggol dan jatuh ketika bermain membuat kelompok. • Siswa mendiskusikan tentang hal yang harus dilakukan ketika temannya tersenggol hingga jatuh. • Gambar yang ada di Buku Siswa dapat digunakan sebagai bantuan untuk mengemukakan pendapat siswa. • Jawaban atas pertanyaan itu merupakan salah satu contoh penerapan sila ketiga Pancasila. • Siswa menentukan contoh sikap yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila. • Siswa menuliskan contoh pengamalan sila ketiga Pancasila, minimal 4 contoh.Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 117 • Siswa menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam memahami penerapan sila ketiga Pancasila di sekolah menggunakan rubrik penilaian (PPKn KD 3.1 dan 4.1) Ayo Membaca • Siswa membaca kalimat-kalimat yang diucapkan oleh guru seperti pada Buku Siswa. • Siswa mengamati kalimat perintah yang pernah diucapkan oleh guru setelah berolahraga. • Siswa menuliskan manfaat dari kalimat perintah tersebut. • Siswa memperagakan kalimat perintah yang dibuatnya. • Guru mengamati kemampuan siswa dengan menggunakan rubrik penilaian (Bahasa Indonesia KD 3.1 dan KD 4.1). Kegiatan Bersama Orang Tua Guru menugaskan kepada siswa untuk bercerita kepada orang tuanya mengenai pengalaman bekerja sama dengan teman. Orang tua mencatat cerita siswa untuk dilaporkan kepada guru. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnyaBuku Guru SD/MI Kelas 1I 118 b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Rubrik Memperagakan Kalimat Perintah Berdasarkan Teks Percakapan (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat perintah diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat perintah diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat perintah yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah santun. 2) PJOK Rubrik Melakukan Permainan No Kriteria Terlihat () Belum terlihat () 1 Siswa mampu mengikuti instruksi permainan .... .... 2 Siswa terlibat aktif dalam melakukan permainan .... .... 3 Siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya setelah melakukan permainan .... .... 3) PPKn Rubrik Bercerita tentang Penerapan Sila Ketiga Pancasila (KD 3.1 dan 4.1) Aspek Skor 4 3 2 1 Menyebutkan contoh perilaku sesuai dengan sila ketiga Pancasila, minimal 3 contoh. Semua contoh penerapan sila ketiga Pancasila disebutkan dengan benar. Dua contoh penerapan sila ketiga Pancasila disebutkan dengan benar. Satu contoh penerapan sila ketiga Pancasila disebutkan dengan benar. Belum bisa menyebutkan contoh penerapan sila ketiga Pancasila dengan benar. Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila ketiga Pancasila Isi cerita sesuai dengan penerapan sila ketiga Pancasila Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila ketiga Pancasila. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 119 Pembelajaran 6 Pemetaan Indikator Pembelajaran Matematika 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan 4.3 Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunBuku Guru SD/MI Kelas 1I 120 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menunjukkan contoh perilaku di sekolah yang sesuai dengan sila keempat Pancasila dengan benar. 2. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menunjukkan contoh perilaku di sekolah yang sesuai dengan sila kelima Pancasila dengan benar. 3. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila keempat Pancasila di sekolah dengan benar. 4. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila kelima Pancasila di sekolah dengan benar. 5. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menyebutkan makna kalimat perintah yang terdapat di dalam teks cerita atau lagu yang berisi ajakan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan benar. 6. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menggunakan kalimat peritah yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dalam bentuk kalimat sederhana dengan bahasa yang santun. 7. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat menyatakan kalimat matematika yang berkaitan dengan masalah tentang pengurangan dengan tepat. 8. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat melakukan pengurangan dua bilangan dengan teknik menyimpan dengan cara panjang dengan tepat. 9. Dengan diberikan kumpulan benda konkret , siswa dapat melakukan pengurangan dua bilangan dengan teknik menyimpan dengan cara pendek dengan tepat. Media dan Alat Pembelajaran • Teks cerita tentang hidup rukun di sekolah • Kumpulan benda konkret, misalnya gambar kumpulan kubus Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Sebagai pengantar pembelajaran, guru mengajak siswa menyanyikan salah satu lagu wajib. Siswa mengamati gambar yang ada di Buku Siswa.Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 121 Ayo Berlatih • Siswa mengamati gambar yang terdapat pada Buku Siswa. • Siswa membuat pertanyaan sesuai gambar yang diamati pada Buku Siswa. • Siswa menuliskan jawaban atas pertanyaan yang telah dibuat. Ayo Berdiskusi • Kemudian, guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengusulkan lagu wajib apa yang akan dinyanyikan. Apabila banyak usul yang dikemukakan, siswa mempraktikkan cara menentukan lagu yang dipilih berdasarkan beberapa pilihan. • Siswa mengisi tabel pemungutan suara menentukan lagu wajib yang akan dinyanyikan. • Siswa menyanyikan lagu wajib hasil pilihan kelas. Ayo Menulis • Siswa memahami bahwa bermusyawarah merupakan contoh penerapan sila keempat Pancasila. • Siswa memahami bahwa pembagian tugas di kelas secara adil merupakan penerapan sila kelima Pancasila. • Siswa menyebutkan bunyi sila keempat Pancasila. • Siswa menuliskan penerapan sila keempat dan sila kelima Pancasila sesuai gambar yang ada di Buku Siswa. • Siswa menuliskan contoh penerapan sila keempat atau sila kelima Pancasila pada tabel yang tersedia. Ayo Bercerita • Siswa menceritakan pengamalan sila keempat di sekolah. • Siswa menuliskan pengalaman menerapkan sila kelima Pancasila di sekolah. • Guru memberi pengantar mengenai pemungutan suara untuk menentukan lagu yang akan dinyanyikan. Peristiwa itu digunakan untuk122 Buku Guru SD/MI Kelas 1I masuk pada pencapaian KD matematika tentang operasi pengurangan bilangan tiga angka. Misalnya, banyak lembar kertas semula dikurangi dengan lembar kertas yang dibagikan. 275 = 200 + 60 + 10 + 5 = 200 + 60 + 15 39 = 30 + 9 = 30 + 9 _ = 200 + 30 + 6 = 236 Ayo Berlatih • Siswa mengerjakan soal cerita mengenai pengurangan. (Penilaian Matematika KD 3.1 dan 4.1) • Siswa berlatih membuat soal cerita yang berkaitan dengan operasi pengurangan. • Siswa bertukar soal, kemudian mengerjakan soal yang dibuat oleh temannya. Ayo Mengamati • Siswa mendengarkan guru membaca syair lagu “Sebelum Kita Makan”. • Siswa menyanyikan lagu “Sebelum Kita Makan”. • Siswa menirukan syair lagu Sebelum Kita Makan yang dibacakan oleh satu siswa di kelas. • Siswa melingkari kalimat perintah yang terdapat pada syair lagu. Ayo Berlatih • Siswa membuat kalimat perintah sesuai dengan gambar-gambar yang ada di Buku Siswa. • Siswa membacakan kalimat yang dibuatnya itu di depan kelas.Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 123 Kegiatan Bersama Orang Tua Guru menugaskan kepada siswa untuk mencari lagu wajib yang mengandung kalimat perintah serta manfaat perintah pada lagu tersebut. Tugas dilakukan di rumah bersama orang tua. Tugas ini dikumpulkan esok harinya. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar Observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dst. b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.124 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Rubrik Memperagakan Kalimat Perintah dengan Benar (KD 4.1) Aspek Skor 4 3 2 1 Kalimat perintah diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat perintah diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat perintah yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Keterampilan: Ketepatan menyebutkan kalimat ajakan tanpa bantuan guru (KD 4.1) Semua kalimat perintah dituliskan dengan benar 75% atau lebih kalimat perintah dituliskan dengan benar 50% atau lebih kalimat perintah dituliskan dengan benar Kalimat perintah dalam teks cerita belum ada yang dituliskan benar Sikap: Teliti Semua kalimat dituliskan dengan EYD 25% atau kurang terjadi kesalahan EYD 50% atau kurang terjadi kesalahan EYD Semua salah Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri. 2) Matematika Melakukan Penjumlahan dengan Teknik Pendek Kriteria Skor Semua masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 4 Setengah atau lebih masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 3 Kurang dari setengah masalah penjumlahan diselesaikan dengan benar. 2 Belum ada masalahan penjumlahan yang diselesaikan dengan benar. 1Subtema 3: Hidup Rukun di Sekolah 125 3) PPKn Rubrik Bercerita tentang Penerapan Sila Kelima Pancasila Kriteria Skor 4 3 2 1 Menyebutkan contoh perilaku sesuai dengan sila kelima Pancasila, minimal 3 contoh Semua contoh penerapan sila kelima Pancasila disebutkan dengan benar. Dua contoh penerapan sila kelima Pancasila disebutkan dengan benar. Satu contoh penerapan sila kelima Pancasila disebutkan dengan benar. Belum bisa menyebutkan contoh penerapan sila kelima Pancasila dengan benar. Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila kelima Pancasila Isi cerita semua sesuai dengan penerapan sila kelima pada Pancasila Ada sebagian cerita yang belum sesuai, tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai, dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila kelima pada Pancasila. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri. Refleksi Guru Hal-hal apa saja yang perlu menjadi perhatian Bapak/Ibu selama pembelajaran? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Siswa mana saja yang perlu mendapat perhatian khusus? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Hal-hal apa saja yang menjadi catatan keberhasilan pembelajaran yang Bapak/ Ibu lakukan? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Hal-hal apa saja yang harus diperbaiki dan ditingkatkan agar pembelajaran yang Bapak/Ibu lakukan lebih efektif? ...................................................................................................................................... ......................................................................................................................................Buku Guru SD/MI Kelas 1I 126 Pemetaan Kompetensi Dasar Subtema 4 SBdP 3.4 Mengenal pengolahan bahan alam dan bahan buatan dalam berkarya 4.4 Membuat hiasan dari bahan alam dan buatan Subtema 4 Hidup Rukun di Masyarakat Matematika 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan 4.3 Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisionalSubtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 127 KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN 1. Menyebutkan isi teks cerita yang berisi penolakan. 2. Menuliskan kalimat penolakan 3. Mengidentifikasi bahan dan alat untuk membuat untuk membuat karya hiasan dari bahan alami. 4. Membuat sketsa gambar hiasan dari bahan alami. 5. Melakukan penjumlahan dan pengurangan dua bilangan cacah tiga angka. Sikap: • teliti • percaya diri Pengetahuan: • kalimat yang berisi penolakan • hiasan dari bahan alami • penjumlahan dan pengurangan Keterampilan: • menuliskan kalimat yang mengandung penolakan • membuat karya hiasan dari bahan alami • menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan penjumlahan dan pengurangan 1. Menyebutkan kalimat yang menunjukkan penolakan pada teks cerita. 2. Menyebutkan kembali kalimat penolakkan. 3. Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan sila pertama dan sila kedua Pancasila di lingkungan masyarakat. 4. Menceritakan pengalaman penerapan sila pertama dan kedua Pancasial di lingkungan masyarakat. Sikap: • disiplin • santun Pengetahuan: • kalimat yang mengandung penolakkan • pengalaman sila pertama dan kedua Pancasila • gerak dasar lokomotor melompat Keterampilan: • menyebutkan kembali kalimat penolakkan • menceritakan pengalaman menerapkan sila pertama dan kedua Pancasila • mempraktikkan gerak dasar lokomotor melompat 1. Mengidentifikasikan teks bergambar yang menunjukkan penolakan. 2. Menggunakan kalimat penolakan dalam percakapan. 3. Melakukan penjumlahan dan pengurangan secara berurutan. 4. Mengidentifikasi cara membuat hiasan dari bahan alami. Sikap: • teliti • percaya diri Pengetahuan: • kalimat yang mengandung penolakan • hiasan dari bahan alami • penjumlahan dan pengurangan Keterampilan: • menulis kalimat berisi penolakan • menjumlahkan dan mengurangi bilangan secara berurutan • membuat hiasan dari biji-bijian 1. Mengidentifikasikan kalimat penolakan pada teks percakapan. 2. Menuliskan kalimat penolakan. 3. Membuat karya hiasan dari bahan alami. 4. Menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan. Sikap: • teliti • kreatif Pengetahuan: • kalimat penolakan • hiasan dari bahan alami • penjumlahan dan pengurangan Keterampilan: • menuliskan kalimat penolakan • membuat karya hiasan dari bahan alami • menyelesaikan masalah berkaitan dengan penjumlahan Subtema 4 Hidup Rukun di MasyarakatBuku Guru SD/MI Kelas 1I 128 KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN 1. Menjelaskan gerak dasar melompat ke berbagai arah. 2. Mempraktikkan gerakan melompat dalam permainan. 3. Menemukan kalimat ajakan dan penolakan dalam teknis percakapan. 4. Menuliskan kalimat penolakan dalam teks cerita. 5. Menunjukkan perilaku di masyarakat yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila. 6. Menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila di masyarakat. Sikap: • sportif • santun Pengetahuan: • gerak dasar lokomotor melompat • ajakan dan penolakan • pengamalan sila ketiga Pancasila Keterampilan: • mempraktikkan gerak melompat pada permainan • menuliskan kalimat penolakan • menceritakan pengamalan sila ketiga Pancasila 1. Menyebutkan kalimat penolakan dalam teks dongeng. 2. Menuliskan kalimat penolakan dalam teks dongeng. 3. Menunjukkan contoh perilaku di masyarakat yang sesuai dengan sila keempat dan sila kelima Pancasila. 4. Menceritakan pengalaman menerapkan sila keempat dan kelima Pancasila di masyarakat. 5. Membuat soal cerita yang memuat. penjumlahan dan pengurangan. 6. Menyelesaikan soal cerita dengan menggunakan penjumlahan. Sikap: • teliti • percaya diri Pengetahuan: • kalimat yang mengandung penolakan • pengamalan sila keempat dan kelima Pancasila • penjumlahan dan pengurangan Keterampilan: • menuliskan kembali kalimat yang mengandung penolakan • menceritakan pengalaman penerapan sila keempat dan kelima Pancasila • menyelesaikan masalah sehari-hari degan menggunakan penjumlahan dan penguranganSubtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 129 Pembelajaran 1 Pemetaan Kompetensi Dasar SBdP 3.4 Mengenal pengolahan bahan alam dan bahan buatan dalam berkarya 4.4 Membuat hiasan dari bahan alam dan buatan Matematika 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan 4.3 Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunBuku Guru SD/MI Kelas 1I 130 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menyebutkan isi teks cerita yang berisi penolakan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun melalui kegiatan menyimak dengan benar. 2. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun, siswa dapat menyebutkan kembali penolakan dalam teks cerita yag disimaknya berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan bahasa yang santun. 3. Dengan diberikan contoh karya hiasan dari bahan alami, siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri karya hiasan dengan bahan alami dengan benar. 4. Dengan diberikan contoh karya hiasan dari bahan alami, siswa dapat mengidentifikasi bahan alami dan alat untuk membuat karya hiasan dengan benar. 5. Dengan diberikan contoh karya hiasan dari bahan alami, siswa dapat mengidentifikasi cara menggunakan bahan alami dan alat untuk membuat karya hiasan dengan benar. 6. Dengan diberikan contoh karya hiasan dari bahan alami, siswa dapat mengidentifkasi langkah-langkah membuat karya hiasan dengan benar. 7. Dengan diberikan contoh karya hiasan dari bahan alami, siswa dapat membuat karya hiasan dari bahan alami dengan benar. 8. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat melakukan penjumlahan dua bilangan cara panjang dengan tepat. 9. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat melakukan penjumlahan dua bilangan dengan cara pendek dengan tepat. 10. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat melakukan pengurangan dua bilangan dengan teknik menyimpan dengan cara panjang dengan tepat. 11. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat melakukan pengurangan dua bilangan dengan teknik menyimpan dengan cara pendek dengan tepat. 12. Dengan diberikan kumpulan benda konkret, siswa dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari berkaitan penjumlahan dengan tepat. Media dan Alat Pembelajaran • Teks cerita tentang hidup rukun • Gambar tentang hidup rukunSubtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 131 • Kumpulan benda konkret atau gambar kumpulan benda • Gambar hiasan dari bahan alami Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Pengantar Subtema Siswa mengamati gambar tentang gotong royong warga membersihkan lingkungan tempat tinggal. Siswa memperoleh pemahaman mengenai hidup rukun di masyarakat. Guru juga dapat membawa gambar lain atau foto-foto yang menggambarkan kegiatan gotong royong warga. Siswa menandai gambar-gambar di Buku Siswa yang menunjukkan kerukunan di masyarakat. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang kegiatan seperti itu yang pernah dilihatnya di lingkungan sekitar. Siswa dipancing untuk bercerita mengenai hal tersebut. Guru membimbing dengan pertanyaan agar siswa mau bercerita. Ayo Mengamati • Siswa mendengarkan guru membaca teks berjudul Membuang Sampah di Tempat Sampah. • Siswa mengamati kalimat yang menunjukkan kalimat ajakan. • Siswa menemukan kalimat ajakan yang terdapat pada teks. • Siswa mengulang kembali kalimat ajakan tersebut. • Siswa menemukan kalimat yang menolak ajakan tersebut. • Siswa menyebutkan kalimat yang diucapkan Udin ketika menolak ajakan Badu. • Siswa memberi contoh kejadian yang dialami ketika menolak ajakan teman. • Siswa menuliskan kalimat penolakan pada tempat yang tersedia. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam menemukan dan menyebutkan kalimat penolakan. (Bahasa Indonesia KD 3.1 dan KD 4.1) Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar percakapan Udin dan Badu. • Siswa mengurutkan gambar menjadi sebuah cerita.132 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Siswa menuliskan angka di samping gambar yang menunjukkan urutan cerita. Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar prakarya hasil karya Udin, Edo, dan Siti. • Siswa memasangkan hasil prakarya tersebut dengan bahan dan alat yang sesuai. • Siswa menuliskan bahan dan alat yang digunakan untuk membuat setiap prakarya tersebut. Ayo Berkreasi • Pada subtema ini, siswa akan membuat prakarya dari biji-bijian. Pembuatan prakarya ini akan dilakukan pada Pembelajaran 1, 3, dan 4. Pada Pembelajaran 1 ini siswa diperkenalkan mengenai alat, bahan, dan cara membuat prakarya. • Siswa membuat hiasan dengan biji-bijian. • Siswa menyiapkan bahan dan alat untuk membuat kreasi. ~ Bahan: lem, biji kacang hijau ~ Alat: kertas karton putih, pensil, penghapus, lem • Siswa mengikuti langkah-langkah kegiatan: ~ membuat sketsa ~ menyempurnakan sketsa ~ menempelkan biji kacang hijau sesuai gambar • Kegiatan ini diawali dengan berlatih menempel biji kacang hijau pada gambar tunggal, misalnya lingkaran atau kotak. • Pada pembelajaran berikut akan dilanjutkan membuat gambar yang lebih lengkap dan biji-bijian yang beraneka ragam. (Penilaian SBdP KD 3.4 dan 4.4) Ayo Berlatih • Guru memberi pengantar mengenai prakarya yang dibuat oleh Udin berasal dari biji-bijian.Subtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 133 • Siswa menuliskan bilangan tiga angka yang ditunjukkan oleh gambar kubus satuan. • Siswa berlatih menghitung selisih biji-bijian yang digunakan dengan operasi pengurangan. • Siswa berlatih menentukan jumlah dan selisih bilangan. (Penilaian Matematika KD 3.3) • Siswa mengerjakan latihan yang ada di Buku Siswa. Kegiatan Bersama Orang Tua Guru menugaskan kepada siswa untuk mencari contoh-contoh prakarya yang terbuat dari bahan alami. Contoh tersebut dapat berupa gambar atau karya asli. Orang tua membantu mencari contoh-contoh tersebut melalui gambargambar di majalah atau internet. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya134 Buku Guru SD/MI Kelas 1I b. Pengetahuan dan Keterampilan Skor penilaian: 100 Skor yang diperoleh  100 Penilaian: ___________________________ Skor maksimal Panduan Konversi Nilai : Konversi Nilai (skala 0-100) Predikat Klasifikasi 81-100 A SB (sangat baik) 66-80 B B (baik) 51-65 C C (cukup) 0-50 D K (kurang) Contoh Rubrik 1) Bahasa Indonesia Pengetahuan: Menyebutkan kalimat penolakan yang ada di dalam teks. Kriteria Skor Dapat menyebutkan semua kalimat penolakan di dalam teks dengan benar, tanpa bantuan guru. 4 Ada kalimat penolakan yang disebutkan belum benar, tanpa bantuan guru. 3 Ada kalimat penolakan yang disebutkan belum benar, dengan bantuan guru. 2 Belum ada kalimat penolakan yang disebutkan dengan benar, dengan bantuan guru. 1 Rubrik Menulis Kalimat Penolakan dengan Benar (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat penolakan diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat penolakan diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat penolakan yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat penolakan yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat penolakan yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Subtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 135 2) SBdP Rubrik Unjuk Produk Membuat Karya Hiasan dari Biji-Bijian Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Bahan dan alat Dapat menentukan semua bahan dan alat dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bahan dan alat yang masih kurang, namun dapat menentukan tanpa bantuan guru. Ada beberapa bahan dan alat yang masih kurang, walaupun dibantu oleh guru. Tidak dapat menentukan bahan dan alat yang digunakan dengan benar meskipun dibantu oleh guru. Komposisi bentuk Bentuk sangat sesuai dengan pola yang dibuat. Bentuk sesuai dengan pola yang dibuat. Bentuk kurang sesuai dengan pola yang dibuat. Bentuk tidak sesuai dengan pola yang dibuat. Warna Warna yang digunakan sangat sesuai dan variatif Warna yang digunakan sesuai dan variatif. Warna yang digunakan kurang sesuai dan kurang variatif. Warna yang digunakan tidak sesuai dan tidak variatif. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah tanggung jawab. 3) Matematika Melakukan Operasi Pengurangan Kriteria Skor Semua masalah pengurangan diselesaikan dengan benar. 4 Setengah atau lebih masalah pengurangan diselesaikan dengan benar. 3 Kurang dari setengah masalah pengurangan diselesaikan dengan benar. 2 Belum ada masalahan pengurangan yang diselesaikan dengan benar. 1 • Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah teliti. Catatan: Rubrik penilaian sebagai panduan bagi guru untuk mengamati ketercapaian kompetensi dasar. Nilainya tidak harus selalu dicatat setiap hari di dalam daftar nilai.Buku Guru SD/MI Kelas 1I 136 Pemetaan Indikator Pembelajaran Pembelajaran 2 PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisionalSubtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 137 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks cerita hidup rukun di masyarakat, siswa dapat menyebutkan isi teks cerita yang berisi penolakan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun melalui kegiatan menyimak dengan benar. 2. Dengan diberikan teks cerita hidup rukun di masyarakat, siswa dapat menyebutkan kembali kalimat penolakan dalam teks cerita yang disimaknya berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan bahasa yang santun. 3. Dengan diberikan teks cerita tentang hidup rukun, siswa dapat menunjukkan contoh perilaku di masyarakat yang sesuai dengan sila pertama Pancasila dengan benar. 4. Dengan diberikan teks cerita tentang hidup rukun, siswa dapat menunjukkan contoh perilaku di masyarakat yang sesuai dengan sila kedua Pancasila dengan benar. 5. Dengan diberikan teks cerita hidup rukun di masyarakat, siswa dapat menceritakan tentang pengalaman menerapkan sila pertama Pancasila di masyarakat dengan benar. 6. Dengan diberikan teks cerita hidup rukun di masyarakat, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila kedua Pancasila di masyarakat. 7. Dengan diberikan contoh gerakan melompat dari guru, siswa dapat menjelaskan prosedur gerakan melompat ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, riang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional dengan benar. 8. Dengan diberikan contoh gerakan melompat oleh guru, siswa dapat mempraktikkan gerak melompat ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana. Alat dan Media Pembelajaran • Teks percakapan tentang hidup rukun di masyarakat • Gambar tentang hidup rukun di masyarakat • Lapangan bermain138 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Membaca • Siswa membaca teks percakapan yang ada di Buku Siswa. • Siswa membaca sesuai peran yang ada di dalam teks percakapan tersebut. • Siswa menjawab pertanyaan berdasarkan teks percakapan yang sudah dibacanya. (Bahasa Indonesia KD 3.1) • Contoh jawaban: 1. Ya 2. Ya 3. Aku tidak mau ah. Aku kurang setuju. 4. Aku setuju, Do. Aku juga setuju jika demikian. Skor: 100 4  4 = 100 Ayo Bercerita • Siswa menceritakan kembali teks percakapan yang sudah dibacanya. • Siswa mencantumkan bagian penolakan yang terdapat pada cerita tersebut. Contoh cerita: Membersihkan Got Udin, Edo, dan Badu melihat got yang kotor. Udin mengusulkan kegiatan gotong royong membersihkan got. Badu menolak karena tidak mau terkena kotoran. Edo menolak karena merasa tidak mampu. Akhirnya, mereka mengusulkan kegiatan gotong royong kepada Pak RT. Ayo Mengamati • Siswa mengamati gambar percakapan warga yang sedang bergotong royong.Subtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 139 • Siswa menyebutkan sikap yang sesuai sila pertama Pancasila berdasarkan gambar percakapan. Contoh jawaban: ~ Mohon maaf, kami nanti terlambat mengikuti kerja bakti. Kami akan pergi ke gereja terlebih dahulu. ~ Hari sudah siang, saya pamit pulang untuk beribadah. • Siswa menyebutkan sikap yang sesuai sila kedua Pancasila berdasarkan gambar percakapan. Contoh jawaban: ~ Mempersilakan warga yang terlambat mengikuti kegiatan gotong royong karena harus menjalankan ibadah. ~ Beristirahat dari kegiatan gotong royong untuk memberi kesempatan warga menjalankan ibadah. • Siswa menuliskan contoh pengamalan sila pertama Pancasila di lingkungan masyarakat. • Siswa menuliskan contoh pengamalan sila kedua Pancasila di lingkungan masyarakat. Ayo Bercerita • Siswa menceritakan pengalaman kegiatan di masyarakat yang sesuai dengan penerapan sila pertama Pancasila. • Siswa dipancing dengan pertanyaan agar mampu bercerita. Misalnya, ~ Apakah di lingkunganmu pernah diadakan kegiatan gotong royong warga? ~ Kegiatan apakah itu? ~ Apa yang kamu lakukan untuk membantu kegiatan tersebut? • Guru mengarahkan siswa agar diperoleh pemahaman mengenai penerapan sila pertama Pancasila di lingkungan warga. • Guru mengarahkan siswa agar diperoleh pemahaman mengenai penerapan sila kedua Pancasila di lingkungan warga. (Penilaian PPKn KD 3.1 dan KD 4.1)140 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Ayo Berlatih • Siswa mengamati gerakan melompat yang diperagakan oleh guru. • Guru memperagakan gerakan melompat sesuai yang dicontohkan guru. • Guru mengamati kemampuan siswa dalam melakukan gerak melompat. Guru dapat mengamati pemahaman siswa mengenai gerakan melompat dengan cara memberi pertanyaan lisan. (Penilaian PJOK KD 3.1) • Siswa diamati kemampuannya dalam mempraktikkan gerakan melompat dengan pedoman penilaian (rubrik penilaian PJOK KD 4.1). • Siswa melakukan permainan melompat melalui rintangan. Kegiatan Bersama Orang Tua Apabila memungkinkan, siswa bermain gunungan bersama teman-teman di lingkungan sekitar dengan didampingi orang tua. Kegiatan ini untuk melatih siswa bersosialisasi dengan teman di sekitar rumah. Bila tidak memungkinkan, siswa mencari cerita atau berita dari buku cerita atau majalah tentang kegiatan gotong royong warga di lingkungan. Orang tua membantu siswa mencari bahan-bahan cerita tersebut. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk Kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnyaSubtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 141 b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Rubrik Memperagakan Kalimat Perintah Berdasarkan Teks Percakapan (KD 4.1) Aspek Skor 4 3 2 1 Kalimat perintah diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat perintah diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat perintah yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat perintah yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah santun. 2) PJOK Rubrik Melakukan Gerakan sesuai Instruksi No Kriteria Terlihat () Belum terlihat () 1 Siswa mampu mengikuti instruksi. .... .... 2 Siswa terlibat aktif dalam melakukan gerakan. .... .... 3 Siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya setelah melakukan gerakan. .... .... Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah peduli dan sportif 3) PPKn Rubrik Bercerita Penerapan Sila pada Pancasila (KD 3.1 dan 4.1) Aspek Skor 4 3 2 1 Menyebutkan contoh perilaku sesuai dengan sila pertama pada Pancasila, minimal 3 contoh Semua contoh penerapan sila pertama Pancasila disebutkan dengan benar. Dua contoh penerapan sila pertama Pancasila disebutkan dengan benar. Satu contoh penerapan sila pertama Pancasila disebutkan dengan benar. Belum bisa menyebutkan contoh penerapan sila pertama Pancasila dengan benar. Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila pertama pada Pancasila (KD 4.1) Isi cerita sesuai dengan penerapan sila pada Pancasila. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang kurang sesuai. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang kurang sesuai. Diceritakan dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila pada Pancasila.Buku Guru SD/MI Kelas 1I 142 Pembelajaran 3 Pemetaan Kompetensi Dasar SBdP 3.4 Mengenal pengolahan bahan alam dan bahan buatan dalam berkarya 4.4 Membuat hiasan dari bahan alam dan buatan Matematika 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan 4.3 Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunSubtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 143 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan gambar teks percakapan tentang hidup rukun di masyarakat, siswa dapat menemukan percakapan yang berisi penolakan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan benar. 2. Dengan diberikan gambar teks percakapan tentang hidup rukun, siswa dapat melatih kalimat penolakan pada teks percakapan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun secara lisan dengan bahasa yang santun. 3. Dengan diberikan tiga buah bilangan, siswa dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari berkaitan penjumlahan dengan benar. 4. Dengan diberikan contoh karya hiasan dari benda alami, siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri karya hiasan dengan bahan alami dengan benar. 5. Dengan diberikan contoh karya hiasan dari bahan alami, siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah membuat karya hiasan dengan benar. 6. Dengan diberikan contoh karya hiasan dari bahan alami, siswa dapat membuat karya hiasan dari bahan alami dengan benar Media dan Alat Pembelajaran • Teks atau gambar tentang hidup rukun di masyarakat • Kumpulan benda konkret, misalnya kapur tulis • Karya hiasan dari bahan alami Kegiatan Pembelajaran Sebagai pengantar, siswa mengamati gambar tentang kegiatan gotong royong di lingkungan rumah Udin. Siswa mengamati hal-hal yang dapat dilakukan oleh Udin dan teman-temannya. Siswa menceritakan kegiatan gotong-royong yang dilakukan di lingkungan sekitar rumah. Ayo Menulis • Siswa mengamati gambar dan teks percakapan tentang kegiatan gotong royong di lingkungan warga. • Siswa menunjukkan gambar adegan hidup rukun di masyarakat.144 Buku Guru SD/MI Kelas 1I • Siswa menunjukkan kalimat penolakan yang terdapat pada teks percakapan. • Siswa menyebutkan kata penolakan yang pernah diucapkan. • Siswa menuliskan kalimat penolakan tersebut. Target minimal menyebutkan dan menuliskan 5 kalimat penolakan. (Penilaian Bahasa Indonesia KD 3.1) Contoh: Tidak, terima kasih. Mohon maaf, saya tidak bisa datang. Mohon maaf, saya tidak setuju. Terima kasih, saya tidak suka makanan pedas. Kesempatan lain ya, sekarang saya tidak bisa ikut. Ayo Bermain Peran • Siswa menulis teks percakapan tentang penolakan terhadap pemberian sesuatu. • Siswa memperagakan teks percakapan tersebut dengan temannya. (Penilaian Bahasa Indonesia, KD 4.1) Contoh teks percakapan: Udin: “Maukah kamu roti ini?” Edo: “Tidak, terima kasih. Saya sudah kenyang.” Ayo Berlatih • Guru memberi pengantar mengenai kegiatan gotong royong yang dilakukan warga. Ibu-ibu di lingkungan warga menyiapkan banyak makanan untuk peserta gotong royong. • Siswa berlatih mengenai permasalahan sehari-hari yang dipecahkan dengan penjumlahan dan pengurangan. • Ada 95 kue bolu, 120 kue lemper. Dimakan oleh masyarakat sebanyak 158 kue. Sisa kue = 95 + 120 – 158 = 57 • Siswa mengerjakan soal-soal latihan yang terdapat pada Buku Siswa. (Penilaian Matematika KD 3.3) • Siswa menyimpulkan jawaban dari soal-soal yang sudah dikerjakan. ~ Apakah ada jawaban yang sama? Ya ~ Apakah urutan penjumlahan dan pengurangan berpengaruh terhadap hasil operasi hitung? YaSubtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 145 Ayo Berkreasi • Siswa membuat karya kreasi dari biji-bijian. Pada pembelajaran 1 siswa sudah menempel biji-bijian pada gambar sederhana. Pada pembelajaran ini, siswa membuat gambar yang lebih lengkap, misalnya bunga dengan batang dan daunnya. • Siswa menyediakan bahan dan alat yang dibutuhkan. • Siswa membuat sketsa. • Siswa menyempurnakan sketsa menjadi gambar utuh. • Siswa menempel biji-bijian pada gambar tersebut sehingga menjadi hiasan yang indah. • Kegiatan dapat dilanjutkan pada pembelajaran berikutnya. Kegiatan Bersama Orang Tua Guru menugaskan kepada siswa untuk mengerjakan latihan soal campuran penjumlahan dan pengurangan. Guru memberikan soal cerita untuk dikerjakan bersama orang tua. Bila memungkinkan, orang tua membuat soal kemudian siswa menjawab. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnyaBuku Guru SD/MI Kelas 1I 146 b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Rubrik Memperagakan Kalimat Penolakan dengan Benar (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat penolakan diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat penolakan diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat penolakan yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat penolakan yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat penolakan yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. 2) SBDP Rubrik Unjuk Produk Membuat Karya Hiasan dari Biji-Bijian Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Bahan dan alat Dapat menentukan semua bahan dan alat dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bahan dan alat yang masih kurang, namun dapat menentukan tanpa bantuan guru. Ada beberapa bahan dan alat yang masih kurang, walaupun dibantu oleh guru. Tidak dapat menentukan bahan dan alat yang digunakan dengan benar meskipun dibantu oleh guru. Komposisi bentuk Bentuk sangat sesuai dengan pola yang dibuat. Bentuk sesuai dengan pola yang dibuat. Bentuk kurang sesuai dengan pola yang dibuat. Bentuk tidak sesuai dengan pola yang dibuat. Warna Warna yang digunakan sangat sesuai dan variatif Warna yang digunakan sesuai dan variatif. Warna yang digunakan kurang sesuai dan kurang variatif. Warna yang digunakan tidak sesuai dan tidak variatif. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah tanggung jawab. Catatan: Rubrik penilaian sebagai panduan bagi guru untuk mengamati ketercapaian kompetensi dasar. Nilainya tidak harus selalu dicatat setiap di dalam daftar nilai.Subtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 147 Pembelajaran 4 Pemetaan Indikator Pembelajaran Matematika 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan 4.3 Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun SBdP 3.4 Mengenal pengolahan bahan alam dan bahan buatan dalam berkarya 4.4 Membuat hiasan dari bahan alam dan buatanBuku Guru SD/MI Kelas 1I 148 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan gambar dan teks percakapan tentang hidup rukun di masyarakat, siswa dapat menemukan kalimat penolakan yang terdapat dalam teks yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan benar. 2. Dengan diberikan gambar tentang hidup rukun di masyarakat, siswa dapat menuliskan kalimat penolakan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun secara lisan dengan bahasa yang santun. 3. Dengan diberikan contoh karya hiasan dari bahan alami, siswa dapat membuat karya hiasan dari bahan alami dengan benar. 4. Dengan diberikan soal cerita, siswa dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan dengan tepat. Media dan Alat Pembelajaran • Teks percakapan tentang hidup rukun di masyarakat • Contoh karya hiasan dari bahan alami • Kumpulan benda konkret, misalnya kapur tulis Kegiatan Pembelajaran Sebagai pengantar, guru menunjukkan gambar tentang gotong royong di lingkungan warga. Selain itu, siswa juga dapat mengamati gambar dan teks percakapan yang terdapat pada Buku Siswa. Siswa menunjukkan kalimat penolakan yang dapat menjaga kerukunan. Contoh: Maaf, saya tidak bisa ikut kerja bakti karena ada keperluan mendadak. Ayo Menulis • Siswa mengamati kembali gambar yang membuat teks percakapan penolakan. • Siswa menyebutkan kalimat penolakan yang terdapat pada gambar tersebut. • Siswa memilih gambar yang berisi teks penolakan untuk diceritakan kembali dalam bentuk tulisan.Subtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 149 Contoh: Pak Dedi tidak bisa mengikuti kegiatan kerja bakti. Pak Dedi berkata, “Maaf, saya tidak bisa ikut bekerja bakti karena ada keperluan mendadak.” Ayo Berkreasi • Siswa melanjutkan kegiatan membuat kreasi dari biji-bijian. • Siswa memajang hiasan untuk dipamerkan di depan kelas. • Siswa mengatur meja sebagai tempat untuk memajang hasil karya. Guru membimbing siswa dalam menyiapkan tempat. • Siswa mengatur hasil karya dengan rapi dan diberi nama. • Siswa saling memberi tanggapan terhadap hasil karya mereka. Penilaian SBDP (KD 3.1 dan 4.1) Ayo Berlatih • Siswa mengerjakan soal latihan yang terdapat pada Buku Siswa. • Soal latihan berupa soal cerita campuran. (Penilaian KD 3.3 dan 4.3) Jawaban soal latihan: Jumlah kue seluruhnya: 115 + 85 + 75 = 275 Sisa minuman gelas = 336 – 59 – 92 = 185 Jumlah biji-bijian = 180 + 125 – 148 = 157 Kue ibu sekarang =115 – 75 + 50 = 90 Jumlah penduduk dewasa dan anak-anak = 229 – 72+229 = 386 Kegiatan Bersama Orang Tua Guru menugaskan kepada siswa membacakan cerita yang sudah ditulisnya di depan orang tua. Cerita bisa ditambah dengan bantuan orang tua. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk kerja150 Buku Guru SD/MI Kelas 1I 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Pengetahuan: Menyebutkan kalimat penolakan yang ada di dalam teks. Kriteria Skor Dapat menyebutkan semua kalimat penolakan di dalam teks dengan benar, tanpa bantuan guru. 4 Ada kalimat penolakan yang disebutkan belum benar, tanpa bantuan guru. 3 Ada kalimat penolakan yang disebutkan belum benar, dengan bantuan guru. 2 Belum ada kalimat penolakan yang disebutkan dengan benar, dengan bantuan guru. 1 Rubrik Memperagakan Kalimat Penolakan dengan Benar (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat penolakan diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat penolakan diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat penolakan yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat penolakan yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat penolakan yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.Subtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 151 2) SBdP Rubrik Unjuk Produk Membuat Karya Hiasan dari Biji-Bijian Aspek Skor 4 3 2 1 Bahan dan alat Dapat menentukan semua bahan dan alat dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa bahan dan alat yang masih kurang, namun dapat menentukan tanpa bantuan guru. Ada beberapa bahan dan alat yang masih kurang, walaupun dibantu oleh guru. Tidak dapat menentukan bahan dan alat yang digunakan dengan benar meskipun dibantu oleh guru. Komposisi bentuk Bentuk sangat sesuai dengan pola yang dibuat. Bentuk sesuai dengan pola yang dibuat. Bentuk kurang sesuai dengan pola yang dibuat. Bentuk tidak sesuai dengan pola yang dibuat. Warna Warna yang digunakan sangat sesuai dan variatif Warna yang digunakan sesuai dan variatif. Warna yang digunakan kurang sesuai dan kurang variatif. Warna yang digunakan tidak sesuai dan tidak variatif. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah tanggung jawab. 3) Matematika Melakukan Operasi Pengurangan Kriteria Skor Semua masalah pengurangan diselesaikan dengan benar. 4 Setengah atau lebih masalah pengurangan diselesaikan dengan benar. 3 Kurang dari setengah masalah pengurangan diselesaikan dengan benar. 2 Belum ada masalahan pengurangan yang diselesaikan dengan benar. 1 Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah teliti.Buku Guru SD/MI Kelas 1I 152 Pembelajaran 5 Pemetaan Indikator Pembelajaran PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santun PJOK 3.1 Memahami variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional 4.1 Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisionalSubtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 153 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan contoh gerakan melompat dari guru, siswa dapat menjelaskan prosedur gerakan melompat ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, riang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional dengan benar. 2. Dengan diberikan contoh gerakan dari guru, siswa dapat mempraktikkan gerak melompat ke berbagai arah sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dengan benar. 3. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun di masyarakat, siswa dapat menyebutkan kalimat penolakan yang terdapat di dalam teks cerita yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan benar. 4. Dengan diberikan teks tentang hidup rukun di masayarakat, siswa dapat menggunakan kalimat penolakan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dalam bentuk kalimat sederhana dengan bahasa yang santun. 5. Dengan diberikan teks cerita bergambar tentang hidup rukun di masyarakat, siswa dapat menunjukkan perilaku di masyarakat yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila dengan benar. 6. Dengan diberikan cerita bergambar tentang hidup rukun di masyarakat, siswa dapat mengidentifikasikan sikap yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila di masyarakat dengan benar. Media dan Alat Pembelaran • Teks cerita bergambar tentang hidup rukun di masyarakat • Lapangan tempat bermain Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Sebagai pengantar pembelajaran, siswa membaca teks pada Buku Siswa. Pada teks tersebut disebutkan bahwa ada kegiatan berolahraga bersama di lingkungan warga.154 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Ayo Mengamati • Siswa mengamati gerakan-gerakan melompat di Buku Siswa. • Siswa mempersiapkan kegiatan berolahraga. • Sebelum berolahraga, lakukan pemanasan. • Siswa mengamati gerakan yang diperagakan guru. • Guru memberi pertanyaan lisan mengenai gerakan melompat. (PJOK KD 3.1). Siswa membedakan gerakan melompat dan meloncat. Melompat adalah gerakan yang bertumpu pada satu, sedangkan meloncat gerakan yang bertumpu pada dua kaki) • Siswa meniru gerakan yang diperagakan guru. (Penilaian PJOK KD 4.1) • Siswa melakukan permainan gerakan melompat. • Siswa membaca teks percakapan tentang olahraga melompat. • Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di Buku Siswa. (Penilaian Bahasa Indonesia, KD 3.1 dan KD 4.1). Ayo Membaca • Siswa membaca teks berjudul Olahraga Bersama. • Siswa menyimpulkan isi teks. • Siswa mencari kalimat yang menunjukkan ajakan. • Siswa mencari kalimat yang menunjukkan penolakan. Ayo Berlatih • Siswa membaca kembali teks berjudul Olahraga Bersama. • Siswa menuliskan kalimat penolakan berdasarkan teks. Ayo Mencoba • Siswa menuliskan pengalamannya berolahraga bersama teman atau warga di sekitarnya.Subtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 155 • Siswa menuliskan kalimat ajakan. • Siswa menuliskan kalimat menerima atau menolak ajakan tersebut. • Bila siswa menerima ajakan, tanyakan kepada siswa kapan ia menolak sesuatu. • Siswa menuliskan kalimat penolakan tersebut. (Penilaian Bahasa Indonesia KD 3.1 dan KD 4.1) • Guru memberi mengingatkan kembali tentang isi teks bacaan Olahraga Bersama. • Di dalam teks tersebut terdapat contoh pengamalan sila ketiga Pancasila. • Siswa menunjukkan bagian teks yang merupakan contoh penerapan sila ketiga Pancasila. • Siswa menuliskan pengalaman sila ketiga Pancasila di masyarakat. • Siswa mengisi tabel tentang sikap yang sesuai sila ketiga Pancasila. • Siswa menceritakan pengalaman menerapkan sila ketiga Pancasila di masyarakat. (Penilaian PPKn KD 3.1 dan 4.1) Kegiatan Bersama Orang Tua Guru menugaskan siswa untuk mencari contoh-contoh penerapan sila ketiga Pancasila di lingkungan masyarakatnya. Orang tua membantu siswa untuk mengamati kejadian di sekitar masyarakat. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnyaBuku Guru SD/MI Kelas 1I 156 b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. Contoh Rubrik: 1) PJOK Rubrik Melakukan Gerakan sesuai Instruksi No Kriteria Terlihat () Belum terlihat () 1 Siswa mampu mengikuti instruksi. .... .... 2 Siswa terlibat aktif dalam melakukan gerakan. .... .... 3 Siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya setelah melakukan gerakan. .... .... Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah peduli dan sportif 2) PPKn Rubrik Bercerita Penerapan Sila Ketiga pada Pancasila (KD 3.1 dan 4.1) Kriteria Skor 4 3 2 1 Menyebutkan contoh perilaku sesuai dengan sila ketiga pada Pancasila, minimal 3 contoh (KD 3.1) Tiga contoh penerapan sila ketiga Pancasila disebutkan dengan benar. Dua contoh penerapan sila ketiga Pancasila disebutkan dengan benar. Satu contoh penerapan sila ketiga Pancasila disebutkan dengan benar. Belum bisa menyebutkan contoh penerapan sila ketiga Pancasila dengan benar. Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila ketiga pada Pancasila (KD 4.1) Isi cerita sesuai dengan penerapan sila ketiga pada Pancasila Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai. Diceritakan dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila ketiga pada Pancasila. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri. 3) Bahasa Indonesia Lihat contoh rubrik di pembelajaran sebelumnya. .Subtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 157 Pembelajaran 6 Pemetaan Indikator Pembelajaran Matematika 3.3 Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah sampai dengan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan 4.3 Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan 999 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan penjumlahan dan pengurangan PPKn 1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai sila-sila Pancasila dalam lambang negara ‘Garuda Pancasila” dalam kehidupan sehari-hari. 3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila. 4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang negara dengan sila-sila Pancasila. Bahasa Indonesia 3.1 Merinci ungkapan, ajakan, perintah, penolakan yang terdapat dalam teks cerita atau lagu yang menggambarkan sikap hidup rukun 4.1 Menirukan ungkapan, ajakan, perintah, penolakan dalam cerita atau lagu anak-anak dengan bahasa yang santunBuku Guru SD/MI Kelas 1I 158 Tujuan Pembelajaran 1. Dengan diberikan teks dongeng tentang hidup rukun di masyarakat, siswa dapat menyebutkan kalimat penolakan yang terdapat di dalam teks cerita yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dengan benar. 2. Dengan diberikan teks dongeng tentang hidup rukun, siswa dapat menuliskan kalimat penolakan yang berkaitan dengan sikap hidup rukun dalam bentuk kalimat sederhana. 3. Dengan diberikan teks dongeng tentang hidup rukun, siswa dapat menunjukkan contoh perilaku di masyarakat yang sesuai dengan sila keempat Pancasila dengan benar. 4. Dengan diberikan teks dongeng tentang hidup rukun, siswa dapat menunjukkan contoh perilaku di masyarakat yang sesuai dengan sila kelima Pancasila dengan benar. 5. Dengan diberikan teks dongeng tentang hidup rukun , siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila keempat Pancasila di masyarakat dengan benar. 6. Dengan diberikan teks dongeng tentang hidup rukun, siswa dapat menceritakan pengalaman menerapkan sila kelima Pancasila di masyarakat dengan benar. 7. Dengan diberikan gambar pengamalan sila Pancasila, siswa dapat menghubungkan gambar pengamalan sila dengan lambang sila yang sesuai. 8. Dengan diberikan penyelesaian soal penjumlahan dan pengurangan, siswa dapat membuat soal cerita dengan benar. 9. Dengan diberikan soal cerita, siswa dapat menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan dengan benar. Media dan Alat Pembelajaran • Teks dongeng tentang hidup rukun di masyarakat • Gambar pengamalan sila pada Pancasila • Soal cerita berkaitan dengan penjumlahan dan penguranganSubtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 159 Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Ayo Mengamati • Siswa mendengarkan dongeng yang dibaca guru tentang kisah jerapah yang sombong. • Siswa membuat pertanyaan tentang hal-hal yang ingin diketahui dari cerita tersebut. • Guru membimbing siswa membuat pertanyaan dengan dipandu kata tanya 5 W + 1 H. • Contoh pertanyaan: ~ Apa yang diminta oleh kakek jerapah kepada Jeje? ~ Apakah Jeje menyesali sikapnya yang sombong? ~ Bagaimana Jeje menyesali sikapnya yang sombong? • Siswa saling bertukar pertanyaan dengan temannya dan saling menjawab pertanyaan. • Siswa mencari kalimat penolakan yang terdapat pada dongeng yang sudah didengarnya. Ayo Menulis • Siswa menuliskan kalimat penolakan yang terdapat pada dongeng. • Siswa mencari kalimat yang menunjukkan keadilan dalam menolong teman. • Siswa menyebutkan memasangkan kalimat yang sesuai dengan sila keempat dan sila kelima Pancasila. • Siswa menuliskan penerapan sila keempat Pancasila yang dilihatnya di lingkungan sekitar. • Siswa menuliskan penerapan sila kelima Pancasila yang dilihatnya di lingkungan sekitar. (Penilaian PPKn KD 3.1 dan 4.1)160 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Ayo Berlatih • Siswa berlatih membuat soal cerita yang penyelesaiannya sudah diketahui. • Teman menyawab soal cerita tersebut berdasarkan operasi bilangan yang terdapat di Buku Siswa. (Penilaian Matematika KD 3.3 dan 4.3) Kegiatan Bersama Orang Tua Siswa mencari contoh gambar dari surat kabar atau internet dengan dibantu orang tua. Usahakan gambar yang menunjukkan penerapan sila keempat dan sila kelimat Pancasila. Penilaian 1. Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap: Lembar observasi b. Penilaian Pengetahuan: Tes c. Penilaian Keterampilan: Unjuk kerja 2. Bentuk Instrumen Penilaian a. Sikap Sikap siswa yang muncul ketika proses pembelajaran. Contoh Format Jurnal untuk Penilaian Sikap No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut 1. ... 2. ... 3. ... ... dan seterusnya b. Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian dan panduan konversi nilai dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.Subtema 4: Hidup Rukun di Masyarakat 161 Contoh Rubrik: 1) Bahasa Indonesia Rubrik Memperagakan Kalimat Penolakan dengan Benar (KD 4.1) Aspek/Kriteria Skor 4 3 2 1 Kalimat penolakan diperagakan dengan memerhatikan lafal dan intonasi yang tepat. Semua kalimat penolakan diperagakan dengan benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat penolakan yang diperagakan kuran benar, tanpa bantuan guru. Ada beberapa kalimat penolakan yang diperagakan kuran benar, dengan bantuan guru. Belum ada kalimat penolakan yang diperagakan dengan benar, dengan bantuan guru. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri. 2) Matematika Melakukan Operasi Pengurangan Kriteria Skor Semua masalah pengurangan diselesaikan dengan benar. 4 Setengah atau lebih masalah pengurangan diselesaikan dengan benar. 3 Kurang dari setengah masalah pengurangan diselesaikan dengan benar. 2 Belum ada masalahan pengurangan yang diselesaikan dengan benar. 1 Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah teliti. 3) PPKn Rubrik Bercerita tentang Penerapan Sila Keempat pada Pancasila Kriteria Skor 4 3 2 1 Kesesuaian isi cerita dengan penerapan sila keempat pada Pancasila Isi cerita semua sesuai dengan penerapan sila keempat pada Pancasila Ada sebagian cerita yang belum sesuai dengan sila keempat Pancasila. Diceritakan tanpa bantuan guru. Ada sebagian cerita yang belum sesuai dengan sila keempat Pancasila. Diceritakan dengan bantuan guru. Cerita tidak sesuai dengan penerapan sila keempat pada Pancasila. Sikap yang dapat diamati dan dikembangkan adalah percaya diri.162 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Pengayaan dan Remedial Pengayaan dan remedial dilakukan sesuai dengan kebutuhan kelas. Pengayaan diberikan apabila siswa sudah mampu mencapai kompetensi dasar yang diharapkan. Remedial diberikan apabila siswa belum mampu mencapai kompetensi yang diharapkan. Pengayaan dan remedial pada subtema ini mencakup materi: • PPKn: penerapan sila Pancasila di lingkungan masyarakat. • Bahasa Indonesia: kalimat penolakan pada teks yang berkaitan dengan hidup rukun. • Matematika: melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan cara panjang dan cara pendek dan penerapannya dalam memecahkan masalah sehari-hari. • SBDP: membuat karya hiasan dari bahan alami. • PJOK: melakukan gerakan melompat. Refleksi Guru Hal-hal apa saja yang perlu menjadi perhatian Bapak/Ibu selama pembelajaran? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Siswa mana saja yang perlu mendapat perhatian khusus? ...................................................................................................................................... ...................................................................................................................................... Hal-hal apa saja yang menjadi catatan keberhasilan pembelajaran yang Bapak/ Ibu lakukan? ...................................................................................................................................... ......................................................................................................................................Tema 1: Hidup Rukun 163 Daftar Pustaka Andrew, Moira. 1998. Legend Into Language. United Kingdom: Belair Publication Limited. --------, 1998. Words with Wings Ideas for Writing in Different Forms dan Contexts for Teachers of Children Aged Five to Eleven. United Kingdom: Belair Publication Limited. Bromley, Karen, dkk. 1999. 50 Graphics Organizer or Reading, Writing & More. New York: Scholastic. Bunanta, Murti, 2006. Masarasenani dan Matahari. Penerbit Kelompok Pecinta Bacaan Anak. Butterworth, John and Geoff Thwaites, 2010. Thinking Skills. United Kingdom: Cambridge University Press. Dale, Liz and Rossie Tanner, 2012. CLIL Activities Aresource for Subject and Language Teachers. United Kingdom: Cambridge University Press. Harvey, Stephanie and Anne Goudvis, 2000. Strategies That Teaching Comprehension to Enhance Understanding. Markham, Ontario: Pembroke Publishers Limited. James, Frences and Ann Kerr. 1998. On First Reading Ideas for Developing Reading Skills with Children from Four to Seven. United Kingdom: Belair Publication Limited. Kemendikbud. 2013. Panduan Teknis Penilaian di Sekolah Dasar. Jakarta: Kemendikbud. Dirjen Pendidikan Dasar. Kemper, Dave, dkk. 1995. Writers Express. Burlington: Write Source Educational Publishing House. Kitching, Katie. 2000. Sounds Like This: First Step in Phonics, Linking Sounds with Letter Shapes. United Kingdom: Belair Publication Limited. Mahmud, AT. 2008. Pustaka Nada. Jakarta: PT Grasindo. McKnight, Katherine S. 2013. The Elementary Teacher’s Big Book of Graphics Organizer. San Francisco: Jossey-Bass. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 Tentang Standar Penilaian Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 81A Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum. Pica, Rae.2012. Permainan-permainan Pengembangan Karakter Anak-anak. Jakarta: Indeks. Puchta, Herbert and Marion Williams. 1992. Teaching Young Learners to Think. USA: Helbling Languages 2011. Ramsey, Robert D. Tips for Teachers: 1997. Kids-Tested Ideas, Strategies, and Inspirations. Chicago: Contemporary Publishing Group. Redaksi Widyatama. 2013. 99 Koleksi Pilihan Hafalan Lagu Anak. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.164 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Schiller, Pam and Joan Rossano. 1990. The Instant Curriculum. USA: Gryphon House, Inc. TIm Abdi Guru. 2006. Kreasi Seni Budaya dan Keterampilan untuk SD Kelas II. Jakarta: Erlangga. Tim Bina Karya Guru. 2004. Pendidikan Jasmani untuk Sekolah Dasar Kelas II. Jakarta: Erlangga. Wright, Andrew. 2002. Creating Stories with Children. New York: Oxford University. Wyatt III, RObert L. and Sandra Looper. 2004. So You Have to Have A Portofolio. California: Corwin Press.Tema 1: Hidup Rukun 165 Nama Lengkap : Dr. Irene Maria Juli Astuti, M.Pd Telp. Kantor/HP : 081584611567 E-mail : rien_d2007@yahoo.com Akun Facebook : Irene Maria Juli Astuti Alamat Kantor : Politeknik Negeri Media Kreatif Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Bidang Keahlian: Manajemen editorial dan penerbitan buku sekolah. Teknologi pendidikan, khususnya perancangan pembelajaran tematik terpadu. Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: 1. 1991 – 2010: bekerja sebagai copyeditor dan editor buku-buku sekolah/pendidikan. 2. 2000 – sekarang: aktif menulis buku-buku sekolah jenjang Sekolah Dasar, tentang Ilmu Pengetahuan Alam SD dan Pembelajaran Tematik. 3. 2010 – sekarang: dosen honorer di Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, Program Studi Penerbitan, khususnya mata kuliah Penulisan. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Program Pascasarjana/Program Studi Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta (masuk tahun 2010, lulus tahun 2015). 2. S2: Program Pascasarjana/Program Studi Teknologi Pendidikan, Universitas Pelita Harapan Jakarta (masuk tahun 2008, lulus tahun 2010). 3. S1: Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro Semarang, (masuk tahun 1985, lulus tahun 1990). Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Tematik Terpadu Tema Hidup Rukun untuk kelas 2 SD (Buku Siswa), 2014 2. Buku Guru Tematik Terpadu Tema Hidup Rukun, 2014 3. Pembelajaran Tematik Terpadu untuk Kelas 1 SD (8 Tema), ditulis bersama tim, 2013 4. Pembelajaran Tematik Terpadu untuk Kelas 2 SD (8 Tema), ditulis bersama tim, 2014 5. Pembelajaran Tematik Terpadu untuk Kelas 3 SD (9 Tema), ditulis bersama tim, 2015 6. Bupena untuk Kelas 1 SD (8 Tema), ditulis bersama tim, 2014 7. Bupena untuk kelas 2 SD (8 Tema), ditulis bersama tim, 2014 8. Bupena untuk kelas 3 SD (9 Tema), ditulis bersama tim, 2015 9. ESPS IPA SD untuk Kelas 4 SD (KTSP), ditulis bersama tim, 2015 10. ESPS IPA SD untuk Kelas 5 SD (KTSP), ditulis bersama tim, 2015 11. ESPS IPA SD untuk Kelas 6 SD (KTSP), ditulis bersama tim, 2015 Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Studi Perkembangan Industri Penerbit Buku Sekolah Setelah Terbit BSE Dikaitkan dengan Kebijakan Perbukuan Nasional, 2011 2. Kajian terhadap Manajemen Penulisan dan Penerbitan Buku Teks Pelajaran Kurikulum 2013, 2013 Profl Penulis166 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Profl Penelaah Nama Lengkap : Prof. Dr. Trie Hartiti Retnowati M.Pd Telp. Kantor/HP : 082121161604 E-mail : trihartiti54@gmail.com Akun Facebook : - Alamat Kantor : Universitas Negeri Yogyakarta. Kampus Karangmalang Yogyakarta 55281 Bidang Keahlian : Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Seni Rupa Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: 1. 1979 – sekarang: Dosen Universitas Negeri Yogyakarta 2. 1992- 1995: Sekretaris Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni UNY 3. 1995- 1999: Ketua Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni UNY 4. 1999-2003: Pembantu Dekan III Fakultas Bahasa dan Seni UNY 5. 2014-Sekarang: Kaprodi Pendidikan Seni S2 Pascasarjana UNY Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (2004-2009) 2. S2: Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (1984-1988) 3. S1: Pendidikan Seni Rupa IKIP Negeri Yogyakarta (1972-1978) Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Seni Budaya Untuk SMP 2. Seni Budaya Untuk SMA 3. Buku Tematik Tema 7 Benda, Hewan, dan Tanaman Di Sekitar Kita SD/MI 4. Buku Tematik Diriku (Seni Rupa, Prakarya) 5. Buku Tematik Kegemaranku (Seni Rupa, Prakarya) 6. Buku Tematik Keluargaku (Seni Rupa, Prakarya) 7. Buku Tematik Pengalamanku (Seni Rupa, Prakarya) 8. Buku Tematik Lingkungan Bersih, Sehat, dan Asri (Seni Rupa, Prakarya) 9. Buku Tematik Benda, Hewan, dan Tanaman Di Sekitarku (Seni Rupa, Prakarya) 10. Buku Tematik Peristiwa Alam (Seni Rupa, Prakarya) 11. Buku Tematik Hidup Rukun 12. Buku Tematik Aku dan Sekolahku 13. Buku Tematik Hidup Bersih dan Sehat 14. Buku Tematik Air, Bumi, dan Matahari 15. Buku Tematik Perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan (Seni Rupa, Prakarya) 16. Buku Tematik Perkembangan Teknologi (Seni Rupa, Prakarya) 17. Buku Tematik Perubahan di Alam (Seni Rupa, Prakarya) 18. Buku Tematik Peduli Lingkungan Sosial/Lingkungan Sosial (Seni Rupa, Prakarya) 19. Buku Tematik Mengenal Olah Raga dan Permainan Tradisional (Seni Rupa) 20. Buku Tematik Peduli Lingkungan Sosial (Prakarya) 21. Buku Tematik Indahnya Persahabatan (Seni Rupa, Prakarya) 22. Buku Tematik Energi dan Perubahan (Seni Rupa, Prakarya) 23. Buku Tematik Bumi dan Alam Semesta (Seni Rupa, Prakarya) 24. Buku Tematik Indahnya Kebersamaan 25. Buku Tematik Selalu Berhemat Energi 26. Buku Tematik Peduli Terhadap Makhluk Hidup 27. Buku Tematik Berbagai PekerjaanTema 1: Hidup Rukun 167 28. Buku Tematik Pahlawanku 29. Buku Tematik Indahnya Negeriku 30. Buku Tematik Cita-Citaku 31. Buku Tematik Tempat Tinggalku 32. Buku Tematik Makananku Sehat Dan Bergisi 33. Buku Tematik Benda-Benda di Sekitar Kita 34. Buku Tematik Peristiwa Dalam Kehidupan 35. Buku Tematik Hidup Rukun 36. Buku Tematik Sehat Itu Penting 37. Buku Tematik Bangga Sebagai Bangsa Indonesia 38. Buku Tematik Organ Tubuh Manusia Dan Hewan 39. Buku Tematik Sejarah Peradaban Indonesia 40. Buku Tematik Ekosistem 41. Buku Tematik Lingkungan Sahabat Kita 42. Buku Tematik Selamatkan Makhluk Hidup 43. Buku Tematik Tumbuhan Sumber Kehidupan 44. Buku Tematik Persatuan dalam Perbedaan 45. Buku Tematik Tokoh dan Penemuan 46. Buku Tematik Globalisasi 47. Buku Tematik Wirausaha 48. Buku Tematik Menuju Masyarakat Sehat 49. Buku Tematik Kepemimpinan 50. Buku Tematik Menjelajah Angkasa Luar 51. Buku Tematik Selamatkan Makhluk Hidup 52. Buku Tematik Tumbuhan Sumber Kehidupan 53. Buku Tematik Bumiku/Perbedaan Waktu dan Pengaruhnya 54. Buku Tematik Air, Bumi, dan Matahari 55. Buku Tematik Hidup Rukun 56. Buku Tematik Aku dan Sekolahku 57. Buku Tematik Hidup Bersih dan Sehat Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Pengembangan Teknik Pewarnaan Alami pada Kerajinan Serat Alami di CV “Bhumi Cipta Mandiri” Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta (RISTEK), (Ketua), 2006 2. Strategi Pembelajaran Seni Lukis Anak Usia Dini Di Sanggar Pratista Yogyakarta (Anggota), 2007 3. Identifkasi Dan Relevansi Penelitian Dosen Dengan Kebutuhan Stake Holder, Isu Mutakhir, Pembelajaran, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Anggota) 2007 4. Pengembangan Desain dan Teknologi Pewarnaan Alami pada Serat Alami (DIKTI : Hibah Bersaing XV Perguruan Tinggi) (Ketua), 2008 5. Dampak Akreditasi Program Studi terhadap Peningkatan Kualitas Lembaga (Anggota), 2008 6. Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar Seni Lukis Anak Sekolah Dasar (DIKTI) (Mandiri), 2009 7. Penilaian Gambar “Imajinatif” Siswa Kelas III Sekolah Dasar Dengan Instrumen Nontes (Mandiri), 2009 8. Implementasi Instrumen Penilaian Proses Gambar “Ekspresif” Siswa Kelas I Sekolah Dasar di Yogyakarta. (Mandiri), 2010 9. Penerapan Instrumen Penilaian Gambar Siswa Sekolah Dasar di Yogyakarta (Mandiri), 2011168 Buku Guru SD/MI Kelas 1I 10. Karakteristik Instrumen Penilaian Seleksi Ujian Masuk Ketrampilan Khusus Jurusan Pendidikan Seni Rupa FBS UNY. (Ketua), 2012 11. Diseminasi Pedoman Penilaian Seni Lukis Anak Sekolah Dasar di Kota Yogytakarta (Mandiri), 2012 12. An Integrated Multi-Life Character Model dalam Aristocratic Ethnomulticultural Society pada Prosesi Sugengan Khaul Dalem Ng. DSDISKS Hamengkubuwono Kaping VII di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIKTI:STRANAS) (Ketua), 2013 13. The Maintenance of Javanese Language Level Based on Social Stratifcation dan The Kinship System of Ng. DSDISKS Hamengkubuwono VII dalam Kraton Yogyakarta di D.I.Y. (DIKTI:STRANAS) (Ketua), 2014 14. Studi Penelusuran Lulusan S3 PEP Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta. (Ketua), 2014 15. Pengembangan Instrumen Nontes Penilaian Karya Kreasi Seni Rupa Terintegrasi dengan Karakter Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan untuk Kesiapan Kerja (IDB) (Ketua), 2015Tema 1: Hidup Rukun 169 Nama Lengkap : Dr. Bambang Prihadi, M.Pd. Telp. Kantor/HP : 0274-586160 psw. 383/ 082220514318 E-mail : prihadi58@gmail.com, bbg_prihadi@yahoo.com Akun Facebook : - Alamat Kantor : Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta, Kampus Karangmalang Yogyakarta Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: 2010-2016: Dosen Jurusan Pendidikan Seni Rupa FBS UNY Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S2: Program Pascasarjana UNY/Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (1979-2007). 2. S1: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP Yogyakarta/Jurusan Pendidikan Seni Rupa. Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Pegangan Guru Seni Budaya Untuk SMP/MTs Kelas VII 2. Buku Pegangan Siswa Seni Budaya Untuk SMP/MTs Kelas VII 3. Buku Pegangan Guru untuk SD/MI Kelas I – Kelas VI Aspek Seni Budaya/Seni Rupa 4. Buku Pegangan Siswa untuk SD/MI Kelas I – Kelas VI Aspek Seni Budaya/Seni Rupa 5. Buku Nonteks Seni Budaya (Seni Rupa dan Prakarya) untuk SD dan SMP. Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Pengembangan Teknik Pewarnaan Alami pada Kerajinan Serat Alami di CV “Bhumi Cipta Mandiri” Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta (RISTEK), Anggota. 2. Pengembangan Instrumen Nontes Penilaian Karya Kreasi Seni Rupa Terintegrasi dengan Karakter Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan untuk Kesiapan Kerja (IDB), Anggota170 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Nama Lengkap : Dra. Widia Pekerti, M.Pd. Telp. Kantor/HP : 0274-548202 / 08122691251 E-mail : - Alamat Kantor : Kampus Universitas Negeri Jakarta Bidang Keahlian : Pendidikan Seni Musik Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: Dosen luar biasa di Universitas Negeri Jakarta Jurusan Seni Musik (2009-sekarang). Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S2: Teknologi Pendidikan UNJ Jakarta, 1997. 2. S1: Pendidikan Seni Musik IKIP Jakarta, 1971. Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Seni Budaya SMP-SMA November 2014 2. Buku Seni Budaya SMP-SMA Desember 2015 3. Buku Tematik (Seni Budaya) Desember 2015 4. Buku Tematik (Seni Budaya) Januari 2016 Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Studi Lagu-Lagu Bernapaskan Kedaerahan dan Perjuangan untuk Pendidikan Keluarga, Direktorat PAUD dan Keluarga, Dikdasmen, 2016 2. Studi Banding Pendidikan di Indonesia; Suny at Albany University, NY, 1995 dan 1996, Otago University 2004 dan Nanyang University, 2006. 3. Penelitian Mandiri, antara lain: Musik Balita di TK Ora Et Labora 2004 - 2006; Kursus Musik untuk Balita di Eduart 2002-2004 dan di Yamuger 2010 – sekarang; serta penelitian pada bayi, 2009 hingga kini. 4. Penelitian-Penelitian Seni dan Budaya Tahun di Indonesia yang Kondusif dalam Pembudayaan P4 (1982-1990). 5. Penelitian: Pengaruh Hasil Pembelajaran Terpadu Matematik dan Musik Terhadap Hasil Belajar Matematik murid Kelas 1 SD. Thesis, IKIP, Jakarta. 1997. 6. Penelitian Pengaruh Pembelajaran Folk Song Terhadap Minat Seni Musik di SMP Regina Pacis Jakarta, Skripsi: IKIP Jakarta, 1971.Tema 1: Hidup Rukun 171 Nama Lengkap : Dr. Rita Milyartini, M.Si. Telp Kantor/HP : 022-2013163/081809363381 E-mail : ritamilyartini@upi.edu Akun Facebook : - Alamat Kantor : Jl. Dr. Setiabudi 229 Bandung 40151 Bidang Keahlian : Pendidikan Musik Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: 1. Dosen di Departemen Pendidikan Musik FPSD UPI 2. Dosen di Program Studi Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana UPI 3. Peneliti Pendidikan Seni khususnya pendidikan musik Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Pendidikan Umum/Nilai/ Universitas Pendidikan Indonesia (2007-2012) 2. S2: Kajian Wilayah Amerika/ Universitas Indonesia (1998 –2001) 3. S1: FPBS/Pendidikan Musik/IKIP Jakarta (1983 –1987) Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku teks tematik SD (2013) 2. Buku non teks ( 2011, 2012, 2015) 3. Buku teks SD, SMP, dan SMA (2015) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Model Pendidikan Life Skill Belajar Mandiri untuk Meningkatkan Penguasaan Teknik Vokal Mahasiswa Peserta Mata Kuliah Vokal 3 di Prodi Musik UPI (2008). 2. Pengembangan Model Pendidikan Seni Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus (tahun 1) (2010). 3. Pengembangan Model Pendidikan Seni Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus (tahun 2) (2011). 4. Kombinasi Active Learning dan Self Training, untuk Memperbaiki Audiasi Tonal Minor Mahasiswa Peserta Mata Kuliah Vokal 2 Jurusan Pendidikan Seni Musik UPI (2011). 5. Pengembangan Model Pendidikan Seni Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus (tahun 2) (2012). 6. Model Transformasi Nilai Budaya Melalui Pendidikan Seni di Saung Angklung Udjo untuk Ketahanan Budaya (disertasi) (2012). 7. Pemanfaatan Angklung untuk Pengembangan Bahan Pembelajaran Tematik Jenjang Sekolah Dasar Berbasis Komputer (2013). 8. Model Pembelajaran Teknik Vokal Berbasis Ornamen Vokal Nusantara (tahun pertama) (2015). 9. Model Pembelajaran Teknik Vokal Berbasis Ornamen Vokal Nusantara (tahun kedua) (2016). 10. Pengembangan Usaha Bidang Seni dan Budaya di Kota Bandung (2016).172 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Nama Lengkap : Dr. Elindra Yetti,M.Pd Telp. Kantor/HP : 021-4721340 / 0812830360 E-mail : elindra_yetti68@yahoo.co.id / elindrayetti@unj.ac.id Akun Facebook : Yetti Chaniago Alamat Kantor : Jl. Rawamangun Muka Jakarta Timur Bidang Keahlian : Seni Budaya dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: 1. Ketua Jurusan Pendidikan Seni Tari (2012-2014) 2. Sektretaris Prodi PAUD Program Pascasarjana UNJ (2014 – sekarang) 3. Auditor di Lembaga Penjaminan Mutu UNJ (2010 – sekarang) Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Program Pascasarjana /Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini/Universitas Negeri Jakarta (2007 – 2011). 2. S2: Program Pascasarjana /Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini/Universitas Negeri Jakarta (1999 – 2003). 3. S1: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni/Jurusan Pendidikan Sendratasik/Program Studi Pendidikan Seni Tari/IKIP Yogyakarta (1991-1993). Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Teks SD Kelas I - Kelas VI (2013 – sekarang) 2. Buku Teks Seni Budaya SMP (Mengembangkan Kreativitas Tari Anak dan Remaja (Dikti : 2012) 3. Buku Teori Musik (2014) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. 2009, Peningkatan Ketajaman Pendengaran Siswa Tuna Rungu Melalui Pembelajaran Tari 2. 2012, Tracer Study Alumni (Program Studi Pendidikan Seni Tari) 3. 2013, Kepuasan Pelanggan Program Studi Pendidikan Seni tari 4. 2014, Pengembangan Konsep Tari Pendidikan 5. 2015 - 2016, Pembelajaran Tari Pendidikan Sebagai Upaya Peningkatan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini (Pengembangan Model di TK B Jakarta Timur)Tema 1: Hidup Rukun 173 Nama Lengkap : Suharji, S. Kar., M.Hum Telp. Kantor/HP : 0271-647658 / 087836384461 E-mail : suharji_harji@yahoo.com Akun Facebook : - Alamat Kantor : Ki Hajar Dewantara No. 19, Kentingan, Jebres Surakarta 57126 Bidang Keahlian : Seni Tari Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: Pegawai tetap di Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) tahun 1982-sekarang. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. 2001, Universitas Gadjah Mada (UGM) Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa 2. 1986, Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI), Tari Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): Buku Tematik SD/MI Kelas I - VI (2016) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. 2008, Tari Warok Suro Indeng sebagai Ekspres, bagi Masyarakat Desa Jrakah, Dana Hibah A2 2. 2011, Pengembangan Kreatiftas Kesenian Rakyat sebagai Pelestarian Budaya dan Upaya Pembentukan Karakter Generasi Muda, Dana Hibah Bersaing DP2M DIKTI 3. 2012, Tari Tayub sebagai Sarana Upacara Ritual Di Desa Wonosoco Kecamatan Undaan Kudus, Dana DIPA ISI Surakarta 4. 2013, Angguk Rodhat Suko Budoyo Desa Seboto, Kecamatan Ampel sebagai Aset Wisata Kabupaten Boyolali (anggota), Dana DIPA ISI Surakarta 5. 2013, Konservasi Seni Budaya Tradisi Jawa Tengah (anggota), Unggulan Perguruan Tinggi DP2M DIKTI 6. 2013, Pengembangan Kreativitas Kesenian Rakyat sebagai Pelestarian Budaya dan Upaya Peningkatan Industri Kreatif di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang Tahap I., Dana Hibah Bersaing DP2M DIKTI 7. 2014, Pengembangan Kreativitas Kesenian Rakyat sebagai Pelestarian Budaya dan Upaya Peningkatan Industri Kreatif di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang Tahap II., Dana Hibah Bersaing DP2M DIKTI 8. 2015, Pengkayaan Tari Gandrungan Gagah Gaya Surakarta, Dana DIPA ISI Surakarta 9. 2015, Seni Pertunjukan Tradisional Jawa Tengah (anggota), Fondamental DP2M DIKTI 10. 2015, Kreativitas Tari Soreng sebagai Pelestarian Budaya dan Aset Wisata di Desa Bandungrejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang (anggota), Kemendiknas Prop Jawa Tengah174 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Nama Lengkap : Dra. Wahyuningsih, M.Pd Telp. Kantor/HP : 024. 8660106 E-mail : wahyupgsdunnes@gmail.com Akun Facebook : wahyu_pgsdunnes@yahoo.com Alamat Kantor : Kampus PGSD Jl. Beringin Raya no 15 Wonosari, Ngaliyan Semarang Bidang Keahlian : Pendidikan Matematika Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: Dosen PGSD UNNES ( 1991- sekarang) Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S2: Fakultas Keguruan /jurusan Pendidikan Matematika /program studi Pendidikan Matematika SD/Universitas Negeri Malang (tahun 2000– tahun 2003) 2. S1: Fakultas Keguruan/jurusan Pendidikan Matematika/program studi pendidikan matematika / Universitas Terbuka (tahun 1987 – tahun 1990) Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Keluargaku untuk SD/MI Kelas 1. 2. Peristiwa Alam untuk SD/MI Kelas 1 3. Berbagai Pekerjaan untuk SD/MI Kelas 4. 4. Indahnya Negeriku untuk SD/MI Kelas 4. 5. Menghargai Jasa Pahlawan untuk SD/MI Kelas 4. 6. Selamatkan Mahkluk Hidup untuk SD/MI Kelas 6. 7. Perkembangan Teknologi untuk SD/MI Kelas 3. Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Tematik Melalui Lesson Study ( 2010) 2. Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Tematik (2011). 3. Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matakuliah Matematika di PGSD Unnes Melalui Problem Based Learning dengan E Learning (2012) 4. Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik di Sekolah Dasar (2014) 5. Implementasi Pendekatan Problem Based Learning Dengan Open-Ended Problem untuk Menumbuhkan Keterampilan Komunikasi Matematika pada Mahasiswa S 1 PGSD Unnes (2015)Tema 1: Hidup Rukun 175 Nama Lengkap : Delviati, M.Pd. Telp. Kantor/HP : 08126774375 E-mail : delviatiepi_bareco@yahoo.com Akun Facebook : Delviati Alamat Kantor : Komplek Perguruan Tinggi Air Tawar Padang 25131 Bidang Keahlian : Ke-SD-an Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: 2011-sekarang: Widyaiswara Bidang ke SD-an di LPMP Prov Sumatera Barat 2007-2011: Kepala Sekolah di SD Negeri 12 Limosuku Sungaipua Kabupaten Agam Sumatera Barat. 1990-2007: Guru SD Negeri Tangah Koto Sungaipua Kabupaten Agam Sumatera Barat. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: S2: Administrasi Pendidikan di UNP (2008-2010) S1: FKIP/PGSD Universitas Terbuka (2004-2007) Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Tematik Kelas 1 SD/MI Tema 4, Keluargaku (2015/2016) 2. Buku Tematik Kelas 2 SD/MI Tema 1 Hidup Rukun (2015/2016) 3. Buku Tematik Kelas 2 SD/MI Tema 2 (2015/2016) 4. Buku Tematik Kelas 1 SD/MI Tema 5 (2014/2015) 5. Buku Tematik Kelas 4 SD/MI Tema 8 (2014/2015) 6. Buku Tematik Kelas 5 SD/MI (2014/2015) 7. Buku Tematik Kelas 1 SD/MI Diriku (revisi) (2013/2014) 8. Buku Tematik Kelas 1 SD/MI Kegemaranku (2013/2014) (Revisi) 9. Buku Tematik Kelas 1 SD/MI (2012/2013) 10. Buku Tematik Kelas 2 SD/MI (2013/2014) 11. Buku Tematik Kelas 4 SD/MI (2012/2013) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Penelitian Pengembangan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Multimedia di SMP SBSNP Kabupaten Agam Sumatera Barat (belum dipublikasikan), 2015 2. Penelitian Studi Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran IPS di SMP SBSNP kabupaten Agam Sumatera Barat, dimuat pada Jurnal “wawasan” Pendidikan dan Pembelajaran LPMP Sumatera Barat Vol 6 No1 Hal 49-59 Juli 2015 ISSN 1858-4713 tahun 2015, 2014 3. Pengembangan Program Pendampingan Kurikulum 2013 SD Kabupaten Lima Puluh Kota Prov Sumatera Barat (sedang dalam proses publikasi), 2013 4. Pengaruh Pengembangan Diri Guru dan Supervisi Akademik Kepala Sekolah terhadap Kompetensi Guru Dalam Melaksanakan Penilaian Hasil Belajar dan Pengadministrasiannya di SD Negeri Kecamatan Sungaipua T.P 2011/2012 (belum dipublikasikan), 2012 5. Potret Tematik (Panduan Guru) dicetak terbatas untuk dijadikan bahan bacaan dalam lingkungan LPMP Sumbar, 2011 6. Meningkatkan kompetensi Guru dalam Menilai Hasil Belajar dan Mengadministrasikannya di SDN 12 Limosuku Sungaipua (PTS), 2010 7. Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Jeda Belajar 10 Banding 2 pada Siswa Kelas IV B SD Negeri 12 Limosuku Sungaipua Tahun Pelajaran 2008/2009, 2008 8. Artikel ilmiah dengan judul “Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Melalui “Dice Game’s” Pada Siswa Sekolah Dasar” tahun 2008 di Jurnal Wawasan pendidikan dan Pembelajaran LPMP Sumbar ISSN 1858-4713 Vol 3 no 2. 2008 9. Meningkatkan motivasi Belajar Matematika melalui Dice Game’s di kelas I SD Negeri 07 Tangahkoto, 2007 10. Pembelajaran Menulis Huruf, Lambang dan Simbol dengan Tekhnik Melukis Punggung di Kelas I SDN 07 Tangahkoto Sungaipua (diikutkan pada LKG 2006), 2006 11. Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan melalui Penerapan Cara Membaca Alur Strata Vokal pada Anak Didik Kelas I SDN 07 Tangahkoto Sungaipua (diikutsertakan pada Forum Ilmiah Pendidik Surabaya, 2006176 Buku Guru SD/MI Kelas 1I 12. Upaya Meningkatkan Potensi Siswa pada Pembelajaran Tematik di SD (kurikulum 2004) diseminarkan di Palembayan, 2006 13. Upaya Menggali Potensi Siswa pada Pembelajaran Tematik Melalui Penerapan Cara Berpikir Divergen pada Siswa Kelas I SDN 16 Tangah Koto Sungaipua 2005 (dipresentasikan di Jakarta pemilihan Gurtasi 2005), 2005 14. Upaya Meningkatkan Aktivitas Siswa pada Pembelajaran Tematik Melalui Penerapan Cara Belajar Cepat dan Menyenangkan pada Siswa Kelas I SDN 07 Tangahkoto Sungaipua (diseminarkan pada Forum Ilmiah guru TK Nasional di Semarang, 2005 15. Upaya Peningkatan Aktivitas Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Cara belajar Cepat dan Menyenangkan pada Siswa Kelas I SDN 16 Tangah Koto, 2004Tema 1: Hidup Rukun 177 Nama Lengkap : Drs. Tijan, M.Si. Telp Kantor/HP : 024-8508014/081325696534 E-mail : tijan_smg@yahoo.com Akun Facebook : - Alamat Kantor : Kampus Unnes Sekaran Gunungpati Kota Semarang Bidang Keahlian : Kurikulum dan Buku Teks; Strategi Belajar Mengajar PPKn; Pengembangan Inovasi Pembelajaran PPKn Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: 1987 – 2016: Dosen IKIP Negeri Semarang (sekarang UNNES). Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S2: Fakultas Ilmu Administrasi (FIA)/Jurusan Administrasi Negara/Program Studi Ilmu Administrasi Negara (Masuk Tahun 1998 Lulus Tahun 2001). 2. S1: Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial/PMP-KN/PMP dan KN (tahun masuk 1982 tahun lulus 1986). Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Tematik SD Kelas 1 dan 2 yang diterbitkan Kota Semarang tahun 2007. 2. Buku Tematik SD Kelas 1 dan 2 yang diterbitkan oleh Kemenag Tahun 2009. 3. Buku Tematik SD Kelas 1-6 Puskurbuk 2013-2016. 4. Buku Pelajaran PKN dan IPS SD Kelas 1-6 yang diterbitkan Kota Semarang tahun 2007. 5. Buku Pelajaran PKN dan IPS SD Kelas 1-6 yang diterbitkan Kemenag Tahun 2009. 6. Buku Pelajaran PKN Kelas 7-9 SMP yang diterbitkan Kota Semarang tahun 2007. 7. Buku Pelajaran PKN Kelas 7-9 MTs yang diterbitkan Kemenag Tahun 2009. 8. Buku Pelajaran PKN SMA/SMK Kelas 10-12 yang diterbitkan Kota Semarang tahun 2007. Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Model Pemekaran Daerah yang Mendekatkan pada Kesejahteraan Rakyat Program: Hibah Bersaing Dikti Tahun: 2007 2. Pengembangan Model Perencanaan Partisipatif Daerah Kabupaten (Tahun Kedua) Program: Hibah Bersaing Tahun: 2006 3. Penggunaan Model Pembelajaran Newspaper Based Teaching untuk Meningkatkan Relevansi dan Kekinian Materi Pembelajaran Mata Kuliah Sistem Politik Indonesia Program: SP4 Hibah Kompetisi Tahun: 2007 4. Pengaruh Kompetensi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Program: DIPA Unnes Tahun: 2009 5. Model Pengembangan Kecakapan Hidup (Life Skill) Berdasarkan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Atas Kabupaten Pati Program: DIA Bermutu Tahun: 2010 6. Colaboration Model Pembelajaran Cooperative Tipe STAD dan Cases Based Learning sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mata Kuliah Hukum Acara Program: DIA Bermutu Tahun : 2010 7. Kajian Terhadap Produk Hukum Lokal Terkait Dengan Penguatan Kapasitas Masyarakat Dalam Menghadapi Resiko Bencana Akibat Perubahan Iklim di Jawa Tengah Program: penelitian dosen senior Tahun: 2011 8. Model Pendidikan Nasionalisme dan Karakter Bangsa pada Sekolah Dasar di Kota Semarang Program: Dia Bermutu Tahun: 2011 9. Padepokan Karakter Lokus Model Pembangunan Karakter dan Pembangunan Bangsa Program: Penel Unggulan PT Tahun: 2013 10. Evaluasi Kesiapan Sekolah Jenjang Pendidikan Dasar di Jawa Tengah dalam Melaksanakan Pendidikan Karakter Bangsa Berdasarkan Kurikulum Tahun 2013 Program: Penelitian Tahun: 2014 11. Relavansi Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Universitas Negeri Semarang sebagai Universitas Konservasi Program: Penelitian Tahun: 2015.178 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Nama Lengkap : Advendi Kristiyandaru, S.Pd., M.Pd. Telp Kantor/HP : 08123231181/085785864790 E-mail : kristiyandaruadvendi@yahoo.com Akun Facebook : - Alamat Kantor : FIK Unesa Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya kode pos 60213 Bidang Keahlian : Pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: Dosen tetap di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sejak tahun 1998 hingga sekarang. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S-1 Jurusan Pendidikan Olahraga di IKIP Negeri Surabaya (1997) lulus sebagai wisudawan terbaik, 2. S-2 Program Studi Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Surabaya (2006). 3. Saat ini sedang menempuh Program Doctoral (S-3) Pendidikan Olahraga di Universitas Negeri Jakarta. Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Teks Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SD/MI tahun 2009. 2. Buku Teks Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SMP/MTs tahun 2009. 3. Buku Teks Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SMA/MA tahun 2009. Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Berorientasi Tugas untuk Meningkatkan Motivasi Instrinsik dan Kemampuan Motorik Siswa (2013). 2. Pemetaan Potensi Penelitian Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Kependidikan Unesa sebagai Pijakan Penentuan Program Unggulan (2012). 3. Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Tenis Lapangan melalui Penggunaan Multimedia dalam Model Pengajaran Langsung pada Mahasiswa S-1 Penjaskesrek Jurusan Pendidikan Olahraga Fik Unesa (2010). 4. Proses Pendampingan pada Kegiatan Pembelajaran bagi Dosen Yunior Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya (2006).Tema 1: Hidup Rukun 179 Profl Editor Nama Lengkap : Dini Kurniawati, S.Si Telp Kantor/HP : (022) 5403533/08812069298 E-mail : kurniawati.dini@rocketmail.com Akun Facebook : https://www.facebook.com/dini.kurniawati.121 Alamat Kantor : Jl. Permai 28 No. 100 Margahayu Permai Bandung 40218 Bidang Keahlian : IPA/Kimia Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 Tahun Terakhir: 1. Editor dan Penulis di CV Yrama Widya, Bandung (2011-2013, 2015-sekarang) 2. Editor dan Penulis di PT Sinergi Pustaka Indonesia, Bandung (2004-2010) Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: S1: Departemen Kimia FMIPA, Institut Teknologi Bandung (1999-2003) Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Tematik Kelas 2 SD Tema 1 dan Tema 2 (Kemdikbud, 2016) 2. Ayo Belajar Menalar Matematika untuk SD/MI Kelas IV (Yrama Widya, 2016) 3. Excellent Kimia (Yrama Widya, 2015) 4. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas1-6 (Yrama Widya, 2012) 5. Pelangi IPA untuk SD/MI Kelas 1, 3, 5 (Sinergi Pustaka Indonesia, 2009) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Tidak ada180 Buku Guru SD/MI Kelas 1I Nama Lengkap : Muhammad Isnaeni S.Pd Telp. Kantor/HP : 081320956022 E-mail : misnaeni73@yahoo.co.id Akun Facebook : Muhammad isnaeni Alamat Kantor : Komplek Permatasari/Pasopati, Jl. Permatasari I No. 14 Rt 03 Rw 11 Arcamanik Bandung Bidang Keahlian: Ilustrator Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1997 - sekarang: pemilik Nalarstudio Media Edukasi Indonesia Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: S1: Pendidikan Seni dan Kerajinan UPI Bandung 1997 Karya/Pameran/Eksebisi dan Tahun Pelaksanaan (10 Tahun Terakhir): 1. Pameran di kampus-kampus, 1991-2000 2. Terlibat dalam beberapa tim proyek animasi Buku yang Pernah dibuat Ilustrasi dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Sudah seribu lebih buku terbitan penerbit-penerbit besar di Indonesia

COMMENTS

ad300
Name

'Kelas 1,24,'Kelas 10,24,'Kelas 11,10,'Kelas 12,20,'Kelas 2,12,'Kelas 3,34,'Kelas 4,22,'Kelas 5,27,'Kelas 6,22,'Kelas 7,9,'Kelas 8,20,'Kelas 9,19,Buku Agama Guru 1,4,Buku Agama Guru 10,5,Buku Agama Guru 12,4,Buku Agama Guru 3,5,Buku Agama Guru 5,4,Buku Agama Guru 6,5,Buku Agama Guru 7,4,Buku Agama Guru 8,3,Buku Agama Guru 9,5,Buku Agama Siswa 1,4,Buku Agama Siswa 10,5,Buku Agama Siswa 12,4,Buku Agama Siswa 3,5,Buku Agama Siswa 4,5,Buku Agama Siswa 5,5,Buku Agama Siswa 6,5,Buku Agama Siswa 7,5,Buku Agama Siswa 8,4,Buku Agama Siswa 9,4,Buku Guru 1,8,Buku Guru 10,3,Buku Guru 12,6,Buku Guru 2,8,Buku Guru 3,12,Buku Guru 4,8,Buku Guru 5,9,Buku Guru 6,6,Buku Guru 8,1,Buku Guru 9,9,Buku Guru Agama 11,5,Buku Siswa 1,7,Buku Siswa 10,11,Buku Siswa 12,6,Buku Siswa 2,4,Buku Siswa 3,12,Buku Siswa 4,10,Buku Siswa 5,9,Buku Siswa 6,6,Buku Siswa 8,12,Buku Siswa 9,1,Buku Siswa Agama 11,5,SMK 10,1,SMK 11,11,
ltr
item
File Buku BSD/BSE Kurikulum 2013: Tema 1 Hidup Rukun Buku Guru Kelas 2-II Kurikulum 2013 Revisi 2017
Tema 1 Hidup Rukun Buku Guru Kelas 2-II Kurikulum 2013 Revisi 2017
https://2.bp.blogspot.com/-3OtRv7ZNnhM/WxFrSU8rmWI/AAAAAAAANC4/6He_9ARZWp0ovSk_2p_ADxQc9K4GsfnKgCLcBGAs/s320/Tema-1-Hidup-Rukun-Buku-Guru-Kelas-2-II-Kurikulum-2013-Revisi-2017.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-3OtRv7ZNnhM/WxFrSU8rmWI/AAAAAAAANC4/6He_9ARZWp0ovSk_2p_ADxQc9K4GsfnKgCLcBGAs/s72-c/Tema-1-Hidup-Rukun-Buku-Guru-Kelas-2-II-Kurikulum-2013-Revisi-2017.jpg
File Buku BSD/BSE Kurikulum 2013
https://www.filebuku.com/2018/06/tema-1-hidup-rukun-buku-guru-kelas-2-ii.html
https://www.filebuku.com/
https://www.filebuku.com/
https://www.filebuku.com/2018/06/tema-1-hidup-rukun-buku-guru-kelas-2-ii.html
true
2466078301116664360
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy