Buku Guru Tema 4 Berbagi Pekerjaan Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Kelas 4 Judul Buku Guru Tema 4 Berbagi Pekerjaan Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tahun 2017 Keterangan Katalog Dalam Te...

Buku Guru Tema 4 Berbagi Pekerjaan Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Kelas 4
Judul Buku Guru Tema 4 Berbagi Pekerjaan Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Tahun 2017
Keterangan Katalog Dalam Terbitan (KDT)
Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Berbagai Pekerjaan : buku guru / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Edisi Revisi Jakarta :
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.
viii, 232 hlm. : ilus. ; 29,7 cm. (Tema ; 4)
Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Untuk SD/MI Kelas IV
ISBN 978-602-282-901-0
1. Tematik Terpadu -- Studi dan Pengajaran I. Judul
II. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
372.1
Penulis : Angi St. Anggari, Afriki, Dara Retno Wulan, Nuniek Puspitawati,
Lely Mifthachul Khasanah, dan Santi Hendriyeti.
Penelaah : Titi Tri Hartiti Retnowati, Bambang Prihadi, Achmad Husein, Isnarto, Suharsono,
Yansen Marpaung, Setyo Purwanto, Filia Prima Artharina, Erlina Wiyanarti,
Vincentia Irene Meitiniarti, Suparwoto, Ekram Pawiroputra, dan Enok Maryani.
Penyelia Penerbitan : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Cetakan Ke-1, 2013 (ISBN 978-602-282-005-5)
Cetakan Ke-2, 2014 (Edisi Revisi, ISBN 978-602-282-152-6)
Cetakan Ke-3, 2016 (Edisi Revisi,
Disusun dengan huruf Baar Metanoia, 12 pt.
Cetakan Ke-4, 2017 (Edisi Revisi)
ISBN 978-602-282-901-0
Download Server 1 [ Mediafire ]
Server 2 [ GDrive ]

[next]Hak Cipta © 2017 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dilindungi Undang-Undang Disklaimer: Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku guru ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan Kurikulum 2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbarui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan yang dialamatkan kepada penulis dan laman http://buku.kemdikbud.go.id atau melalui email buku@kemdikbud.go.id diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini. Katalog Dalam Terbitan (KDT) Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Berbagai Pekerjaan : buku guru / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Edisi Revisi Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017. viii, 232 hlm. : ilus. ; 29,7 cm. (Tema ; 4) Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Untuk SD/MI Kelas IV ISBN 978-602-282-901-0 1. Tematik Terpadu -- Studi dan Pengajaran I. Judul II. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 372.1 Penulis : Angi St. Anggari, Afriki, Dara Retno Wulan, Nuniek Puspitawati, Lely Mifthachul Khasanah, dan Santi Hendriyeti. Penelaah : Titi Tri Hartiti Retnowati, Bambang Prihadi, Achmad Husein, Isnarto, Suharsono, Yansen Marpaung, Setyo Purwanto, Filia Prima Artharina, Erlina Wiyanarti, Vincentia Irene Meitiniarti, Suparwoto, Ekram Pawiroputra, dan Enok Maryani. Penyelia Penerbitan : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Cetakan Ke-1, 2013 (ISBN 978-602-282-005-5) Cetakan Ke-2, 2014 (Edisi Revisi, ISBN 978-602-282-152-6) Cetakan Ke-3, 2016 (Edisi Revisi, Disusun dengan huruf Baar Metanoia, 12 pt. Cetakan Ke-4, 2017 (Edisi Revisi) ISBN 978-602-282-901-0Tema 4: Berbagai Pekerjaan iii Kata Pengantar Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi siswa dalam ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya dilaksanakan dengan memadukan ketiga ranah tersebut melalui pendekatan pembelajaran tematik terpadu. Untuk mendukung ketercapaian tujuan kurikulum, maka diperlukan buku tematik berbasis aktivitas yang mendorong peserta didik untuk mencapai standar yang telah ditentukan. Buku tematik terpadu ini menjabarkan proses pembelajaran yang akan membantu siswa mencapai setiap kompetensi yang diharapkan melalui pembelajaran aktif, kreatif, menantang, dan bermakna serta mendorong mereka untuk berpikir kritis berlandaskan kepada nilai-nilai luhur. Peran guru sangat penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat mengembangkan dan memperkaya pengalaman belajar siswa dengan daya kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang relevan dan disesuaikan dengan potensi siswa di sekolah masing-masing. Buku ini adalah merupakan penyempurnaan dari edisi terdahulu. Buku ini bersifat terbuka dan terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan di masa mendatang. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan sumbang saran, kritikan, dan masukan yang membangun untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya. Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi dari semua pihak dalam penyempurnaan buku ini. Semoga kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi Indonesia yang lebih berkualitas. Jakarta, Maret 2016 Tim Penulisiv Buku Guru SD/MI Kelas IV Tentang Buku Guru Buku ini disusun agar guru mendapat gambaran yang jelas dan rinci dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Adapun buku ini berisi sebagai berikut. 1. Jaringan tema yang memberi gambaran kepada guru tentang suatu tema yang melingkupi beberapa kompetensi dasar (KD) dan indikator dari berbagai mata pelajaran. 2. Kegiatan pembelajaran tematik terpadu untuk menggambarkan kegiatan pembelajaran yang menyatu dan mengalir. 3. Pengalaman belajar yang bermakna untuk membangun sikap dan perilaku positif, penguasaan konsep, keterampilan berpikir saintifik, berpikir tingkat tinggi, kemampuan menyelesaikan masalah, inkuiri, kreativitas, dan pribadi reflektif. 4. Berbagai teknik penilaian peserta didik. 5. Informasi yang menjadi acuan kegiatan remedial dan pengayaan. 6. Kegiatan interaksi guru dan orang tua yang memberikan kesempatan kepada orang tua untuk ikut berpartisipasi aktif melalui kegiatan belajar peserta didik di rumah. 7. Petunjuk penggunaan buku peserta didik. Kegiatan pembelajaran di buku ini didesain untuk mengembangkan kompetensi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) peserta didik melalui aktivitas yang bervariasi sebagai berikut. 1. Membuka pelajaran yang menarik perhatian peserta didik seperti membacakan cerita, bertanya jawab, bernyanyi, permainan, demonstrasi, memberikan masalah, dan sebagainya. 2. Menginformasikan tujuan pembelajaran sehingga peserta didik dapat mengorganisasi informasi yang disampaikan (apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dikerjakan). 3. Memantik pengetahuan peserta didik yang diperoleh sebelumnya agar peserta didik bisa mengaitkan pengetahuan terdahulu dan yang akan dipelajari. 4. Pemberian tugas yang bertahap guna membantu peserta didik memahami konsep. 5. Penugasan yang membutuhkan keterampilan tingkat tinggi. 6. Pemberian kesempatan untuk melatih keterampilan atau konsep yang telah dipelajari. 7. Pemberian umpan balik yang akan menguatkan pemahaman peserta didik. Ketika pembelajaran Matematika dan PJOK dalam buku tematik terpadu kelas IV SD terkait dengan mata pelajaran lainnya (tanda biru) maka guru tetap menggunakan buku ini. Namun, ketika Matematika dan PJOK tidak terkait dengan mata pelajaran lainnya (tanda merah) guru menggunakan buku Matematika dan PJOK yang telah ditetapkan kelayakan penggunaannya di sekolah berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.Tema 4: Berbagai Pekerjaan v Bagaimana Menggunakan Buku Guru? Buku Guru memiliki dua fungsi, yaitu sebagai petunjuk penggunaan Buku Siswa dan sebagai acuan kegiatan pembelajaran di kelas. Mengingat pentingnya buku ini, disarankan memperhatikan hal-hal sebagai berikut. 1. Bacalah halaman demi halaman dengan teliti. 2. Pahamilah setiap kompetensi dasar dan indikator yang dikaitkan dengan tema. 3. Upayakan untuk mencakup Kompetensi Inti KI-1 dan KI-2 dalam semua kegiatan pembelajaran. Guru diharapkan melakukan penguatan untuk mendukung pembentukan sikap, pengetahuan, dan perilaku positif. 4. Dukunglah ketercapaian Kompetensi Inti KI-1 dan KI-2 dengan kegiatan pembiasaan, keteladanan, dan budaya sekolah. 5. Cocokkan setiap langkah kegiatan yang berhubungan dengan buku peserta didik sesuai dengan halaman yang dimaksud. 6. Kembangkan ide-ide kreatif dalam memilih metode pembelajaran. Temukan juga kegiatan alternatif apabila kondisi yang terjadi kurang sesuai dengan perencanaan (misalnya, peserta didik tidak bisa mengamati tanaman di luar kelas pada saat hujan). 7. Beragam strategi pembelajaran yang akan dikembangkan (misalnya peserta didik bermain peran, mengamati, bertanya, bercerita, bernyanyi, dan menggambar), selain melibatkan peserta didik secara langsung, diharapkan melibatkan warga sekolah dan lingkungan sekolah. 8. Guru diharapkan mengembangkan: a. metode Pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM), b. keterampilan bertanya yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi, c. keterampilan membuka dan menutup pembelajaran, dan d. keterampilan mengelola kelas dan pajangan kelas. 9. Gunakan media atau sumber belajar alternatif yang tersedia di lingkungan sekolah. 10. Pada semester I terdapat 5 tema. Setiap tema terdiri atas 3 subtema. Masing-masing subtema diuraikan menjadi 6 pembelajaran. Setiap pembelajaran diharapkan selesai dalam 1 hari. 11. Tiga subtema yang ada direncanakan selesai dalam jangka waktu 3 minggu.vi Buku Guru SD/MI Kelas IV 12. Aktivitas minggu ke-4 berupa berbagai kegiatan yang dirancang sebagai aplikasi dari keterpaduan gagasan pada subtema 1–3. Selain itu, kegiatan minggu ke-4 diarahkan untuk mengasah daya nalar dan berpikir tingkat tinggi. Kegiatan dirancang untuk membuka kesempatan bertanya dan menggali informasi yang dekat dengan keseharian peserta didik. 13. Perkiraan alokasi waktu dapat merujuk pada struktur kurikulum. Meskipun demikian, alokasi waktu menurut mata pelajaran hanyalah petunjuk umum. Guru diharapkan menentukan sendiri alokasi waktu berdasarkan situasi dan kondisi di sekolah dan pendekatan tematik-terpadu. 14. Buku siswa dilengkapi dengan bahan-bahan latihan yang sejalan dengan pencapaian kompetensi. 15. Hasil karya peserta didik dan bukti penilaiannya dapat dimasukkan ke dalam portofolio peserta didik. 16. Sebagai upaya perbaikan diri, buatlah catatan refleksi setelah satu subtema selesai. Misalnya faktor-faktor yang menyebabkan pembelajaran berlangsung dengan baik, kendala-kendala yang dihadapi, dan ide-ide kreatif untuk pengembangan lebih lanjut. 17. Libatkan semua peserta didik dan meyakini bahwa setiap peserta didik cerdas dalam keunikan masing-masing. Dengan demikian, pemahaman tentang kecerdasan majemuk, gaya belajar peserta didik, dan beragam faktor penyebab efektivitas dan kesulitan belajar peserta didik, sangat dibutuhkan. 18. Demi pencapaian tujuan pembelajaran, diperlukan komitmen guru untuk mendidik sepenuh hati (antusias, kreatif, penuh cinta, dan kesabaran). Ketika pembelajaran Matematika dan PJOK dalam buku tematik terpadu kelas IV SD terkait dengan mata pelajaran lainnya (tanda biru) maka guru tetap menggunakan buku ini. Namun, ketika Matematika dan PJOK tidak terkait dengan mata pelajaran lainnya (tanda merah) guru menggunakan buku Matematika dan PJOK yang telah ditetapkan kelayakan penggunaannya di sekolah berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kerja Sama dengan Orang Tua Secara khusus, di setiap awal subtema Buku Siswa, terdapat lembar untuk orang tua yang berjudul ‘Kerja sama dengan Orang tua’. Halaman ini berisi materi yang akan dipelajari, aktivitas belajar yang dilakukan anak bersama orang tua di rumah, serta saran agar anak dan orang tua bisa belajar dari lingkungan. Orang tua diharapkan berdiskusi dan terlibat dengan aktivitas belajar anak. Saran-saran untuk kegiatan bersama antara peserta didik dan orang tua dicantumkan juga pada akhir setiap pembelajaran. Guru diharapkan membangun komunikasi dengan orang tua sehubungan dengan kegiatan pembelajaran yang akan melibatkan orang tua dan peserta didik di rumah.Tema 4: Berbagai Pekerjaan vii Kompetensi Inti Kelas IV 1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. “Prestasi Tak Dapat Diraih Tanpa Semangat”viii Buku Guru SD/MI Kelas IV Daftar Isi Kata Pengantar iii Tentang Buku Guru iv Bagaimana Menggunakan Buku Guru v Kompetensi Inti Kelas IV vii Daftar Isi viii Tema 4 Berbagai Pekerjaan Subtema 1 Jenis-jenis Pekerjaan 1 Subtema 2 Pekerjaan di Sekitarku 76 Subtema 3 Pekerjaan Orang Tuaku 134 Kegiatan Pembiasaan Literasi 188 Daftar Pustaka 216 Profil Penulis 218 Profil Penelaah 222 Profil Editor 231 Profil Ilustrator 232Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 1 3.4 Menerapkan gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. 4.4 Mempraktikkan gerak dasarlokomotor dan non lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. PJOK 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Pemetaan Kompetensi Dasar 3.8 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya. 4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian sumber daya alam bersama orang-orang di lingkungannya. IPA 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Mengomunikasikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra yang dipilih dan dibaca sendiri secara lisan dan tulis yang didukung oleh alasan. Bahasa Indonesia Subtema 1 Jenis-Jenis Pekerjaan Subtema 1 3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan, serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. 4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pekerjaan, sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. IPS 3.1 Memahami gambar dan bentuk tiga dimensi. 4.1 Menggambar dan membentuk tiga dimensi. SBdP 1.1 Menerima makna hubungan bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas pada lambang negara “Garuda Pancasila” sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap berani mengakui kesalahan, meminta maaf, memberi maaf, dan santun sebagai perwujudan nilai dan moral Pancasila. 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKn • Pembelajaran Matematika dan PJOK masing-masing dilaksanakan sebagai mata pelajaran tersendiri dan menggunakan buku yang terpisah dari buku ini. • Materi-materi terkait dengan Matematika dan PJOK dalam buku ini dapat digunakan sebagai penguatan dalam penguasaan Matematika dan PJOK. • Pembelajaran Matematika dan PJOK sebagai mata pelajaran tersendiri tidak menambah total alokasi waktu.2 Buku Guru SD/MI Kelas IV KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN • Menilai dan mendeskripsikan tokoh dari suatu cerita • Membandingkan jenis pekerjaan disekitar dengan menggunakan diagram venn • Menyampaikan contoh dari kegiatan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam Sikap: • Percaya diri Pengetahuan: • Cerita, dongeng • Sumber daya alam dan pelestariannya • Jenis-jenis pekerjaan Keterampilan: • Mengomunikasikan hasil • Membandingkan • Menilai cerita • Menemukan luas persegi • Mendiskusikan makna sila pertama Pancasila • Menggambar sesuai kreasi Sikap: • Jujur dan percaya diri Pengetahuan: • Luas persegi • Simbol dan makna sila pertama Pancasila • Gambar bebas Keterampilan: • Analisis masalah, menyimpulkan, mengkomunikasikan hasil • Mempraktikkan gerakan kaki pada bela diri silat • Membandingkan sifat-sifat tokoh. • Mempraktikkan kegiatan pelestarian sumber daya alam Sikap: • Disiplin Pengetahuan: • Gerakan kaki pada bela diri silat • Cerita, dongeng • Sumber daya alam dan pelestariannya Keterampilan: • Mengomunikasikan hasil bela diri • membandingkan • Menghubungkan sikap tokoh dengan sila pertama Pancasila • Memberikan pendapat tentang sikap tokoh • Menemukan keliling persegi Sikap: • Disiplin dan tanggung jawab Pengetahuan: • Keliling persegi • Makna sila pertama Pancasila • Memberikan pendapat Keterampilan: • Mengkomunikasikan hasil, menyimpulkan • Menggambar tiga dimensi • Menyelesaikan masalah seharihari terkait keliling • Menggali informasi tentang kegiatan ekonomi dan berbagai pekerjaan yang terkait Sikap: • Tanggung jawab Pengetahuan: • Menggambar tiga dimensi • Luas dan keliling • Kegiatan ekonomi • Jenis-jenis pekerjaan yang terkait Keterampilan: • Menggambar • Memecahkan masalah • Mencari informasi • Menilai tokoh dalam cerita • Mempraktikkan berbagai pukulan dalam silat • Menganalis sikap tokoh dalam cerita dan mengaitkan dengan nilai-nilai Pancasila Sikap: • Tanggung Jawab Pengetahuan: • Cerita, dongeng • Gerakan pukulan dalam silat • Niai-nilai sila dalam Pancasila Keterampilan: • Menganalisis • Bela diri • Mengomunikasikan hasil • Menilai cerita Subtema 1 Jenis-Jenis PekerjaanSubtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 3 Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.8 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya. 4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian sumber daya alam bersama orang-orang di lingkungannya. IPA Kompetensi Dasar: 3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan, serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. 4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pekerjaan, sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. IPS Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Mengomunikasikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra yang dipilih dan dibaca sendiri secara lisan dan tulis yang didukung oleh alasan. Bahasa Indonesia Pembelajaran 14 Buku Guru SD/MI Kelas IV Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, IPA, dan IPS Tujuan Pembelajaran 1. Setelah membaca cerita tentang pelestarian alam, siswa mampu menilai tokoh yang ada dalam cerita dengan detail. 2. Setelah membaca cerita tentang pelestarian alam, siswa mampu mendeskripsikan tokoh melalui gambar dan tulisan dengan perinci. 3. Setelah membaca teks dan mengamati gambar tentang pekerjaan di pegunungan, siswa mampu membandingkan jenis-jenis pekerjaan yang ada di sekitar mereka dalam bentuk diagram Venn. 4. Setelah membuat diagram Venn, siswa mampu mengembangkan laporan tentang jenis pekerjaan dalam bentuk tulisan dengan lengkap. 5. Setelah berdiskusi, siswa mampu menginformasikan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan kelestarian sumber daya alam dalam bentuk peta pikiran. 6. Setelah berdiskusi, siswa mampu menuliskan contoh kegiatan yang dapat menjaga keseimbangan dan kelestarian sumber daya alam dengan lengkap. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar Teh Langkah-Langkah Pembelajaran • Siswa diajak berdiskusi tentang pekerjaan. Guru memperlihatkan teh yang dibawanya dan mengajukan beberapa pertanyaan. » Apa manfaat teh? » Kira-kira, di mana teh tumbuh? » Pekerjaan apa saja yang terlibat sehingga teh dapat sampai ke konsumen? • Siswa diajak bertukar pikiran. • Siswa kemudian diajak untuk membuka buku pelajaran dan membaca teks ‘Tempat Hidup Tanaman Teh’. Subtema 1: Jenis-jenis Pekerjaan Subtema 1: Jenis-jenis Pekerjaan 1 Ketika liburan tiba, Lani mengunjungi kakeknya. Kakek Lani tinggal di daerah pegunungan. Udara di sana terasa sejuk, berbeda dengan udara di tempat tinggal Lani. Setiap pagi, Lani tidak pernah bosan menemani kakeknya berjalan pagi. Tempat tinggal Kakek Lani dekat perkebunan teh. Kakeknya sering mengajak Lani berjalan-jalan mengitari perkebunan teh. Lani diberitahu oleh kakeknya bahwa teh merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan baik di daerah berudara sejuk. Tempat Hidup Tanaman Teh Teh merupakan minuman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Di Indonesia tanaman teh tumbuh subur di wilayah pegunungan yang berudara sejuk. Perhatikan lingkungan tempat tinggalmu! Apakah kamu tinggal di pegunungan? Di dataran rendah? Ataukah di wilayah pantai? Bagaimana jenis tumbuhan yang terdapat di sana? Pekerjaan apa yang ada di sana? Untuk memahami, ayo kita pelajari.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 5 • Secara klasikal, guru kemudian membahas jawaban-jawaban siswa dan menyimpulkannya bersama. Tanaman dan tanah adalah sumber daya alam yang harus dijaga keberadaannya. Penggunaan yang berlebihan akan merugikan mahluk hidup. • Siswa kemudian diajak untuk menyimpulkan nilai-nilai yang perlu dimiliki sehubungan dengan pelestarian alam dan sumber daya alam. • Siswa diminta untuk mengisi peta pikiran yang ada di dalam buku. Sebelumnya siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang pengisiannya. Guru dapat memberikan satu contoh jawaban untuk memberi gambaran yang jelas. Mengisi Peta pikiran 1. Pastikan siswa memiliki diagram. 2. Siswa diminta memperhatikan tulisan di tengah diagram. 3. Siswa diminta menemukan satu jawaban dan menuliskannya di satu kotak. 4. Pastikan siswa mengisi seluruh kotak yang tersedia. 4 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Buatlah peta pikiran yang berisikan informasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam dan kelestarian sumber daya alam bagi manusia. Mengapa menjaga keseimbangan alam dan kelestarian sumber daya alam penting? Diskusikan hasilnya dengan teman satu kelompokmu. Ayo Menulis Banyak masyarakat yang menikmati teh. Akan tetapi, tahukah kamu tentang proses pembuatan teh? Amati gambar di bawah ini! Perkebunan teh Memetik daun teh6 Buku Guru SD/MI Kelas IV Mengapa menjaga keseimbangan alam dan kelestarian sumber daya alam penting? • Siswa mengisi diagram dan mendiskusikannya dengan teman satu kelompok. Guru membimbing diskusi, berjalan berkeliling dari kelompok satu ke kelompok lain untuk memastikan bahwa setiap anggota berpartisipasi aktif. Guru melakukan penilaian terhadap satu kelompok saat mereka berdiskusi. Saat menilai, guru menggunakan rubrik. Siswa yang belum dinilai pada kesempatan ini dapat dinilai saat mereka melakukan diskusi pada kesempatan lain. Peta pikiran dinilai dengan menggunakan daftar pengecekan • Guru meminta satu atau dua siswa menyampaikan hasil diskusinya, lalu memberi penguatan kepada seluruh siswa mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam dan sumber daya alam. Guru dapat memberi kesempatan kepada seluruh siswa untuk bertanya lebih lanjut mengenai materi yang sedang dibahas. Guru tidak menjawab langsung, namun memberi kesempatan kepada siswa lain untuk mencoba menjawab pertanyaan yang diajukan oleh temannya. Guru dapat menguatkan jawaban-jawaban yang ada.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 7 • Untuk menambah pemahaman siswa tentang jenis-jenis pekerjaan, guru mengajak siswa untuk mengamati gambar dan berdiskusi tentang pekerjaan di sekitar perkebunan teh. Guru dapat mengajukan pertanyaan berikut (dan mengembangkannya apabila perlu). » Gambar apa yang kalian lihat? (Perkebunan teh, pemetik teh, atau siswa bisa menjawab kemungkinan lainnya) » Apa tugas masing-masing pekerja tersebut? • Siswa dan guru mendiskusikan jawaban-jawaban yang ada. Guru kemudian meminta setiap siswa menuliskan jenis-jenis pekerjaan yang ada di sekitar mereka dan mendiskusikannya dengan teman di sebelahnya. Guru membimbing siswa berdiskusi dengan mengajukan pertanyaan: Jenis pekerjaan apa yang ada di sekitarmu? Di mana mereka bekerja? Apa dampak dari adanya pekerjaan tersebut bagi yang bersangkutan dan bagi orang di sekitarnya? Siswa kemudian diminta untuk menuliskan perbandingan dua jenis pekerjaan yang telah didiskusikan dan menuangkannya dalam diagram Venn. Diagram harus memuat dua jenis pekerjaan, daerah mereka bekerja, apa yang dikerjakan, hasil yang diperoleh, dampak dari pekerjaan mereka bagi masyarakat dan bagi pekerja. Pekerjaan Pekerjaan • Guru membimbing siswa dalam menggunakan diagram Venn.8 Buku Guru SD/MI Kelas IV Mengisi diagram Venn 1. Pastikan siswa memiliki diagram. 2. Minta siswa menulis jenis pekerjaan di atas lingkaran di sebelah kiri dan jenis pekerjaan berikutnya di atas lingkaran sebelah kanan. 3. Lingkaran sebelah kiri diisi dengan hal-hal yang dimiliki oleh jenis suatu pekerjaan dan begitupula dengan lingkaran berikutnya. 4. Pertemuan di tengah kedua lingkaran dimaksudkan untuk jawaban yang dimiliki oleh kedua jenis pekerjaan. 5. Siswa diminta menemukan banyak jawaban dan menuliskannya di daerah sesuai kebutuhan. • Siswa kemudian mengembangkan hasil diagram Vennnya dalam bentuk tulisan. Tulisan siswa harus memuat seluruh aspek yang ada di diagram. Tugas dinilai dengan menggunakan rubrik. • Guru melanjutkan pelajaran dengan menyampaikan informasi bahwa tumbuhan bisa membantu manusia menjaga lingkungan. Sampaikan kepada siswa bahwa mereka akan membaca cerita tentang bagaimana tumbuhan berpengaruh terhadap keseimbangan alam. • Siswa membaca cerita dalam hati. Guru mengamati siswa adakah di antara mereka yang mengalami kesulitan dalam proses tersebut. • Guru meminta setiap kelompok untuk menjawab pertanyaan 1-4 dan mengajak mereka mendiskusikannya. Kemudian, salah satu perwakilan kelompok menyampaikan hasilnya dan kelompok lain diminta untuk mengomentari. • Siswa diminta untuk mengerjakan tugas nomor 5 sebagai tugas individu. • Mintalah mereka untuk mendeskripsikan gambar yang dihasilkan. Tulisan harus meliputi alasan pemilihan tokoh, komentar tentang tokoh, dan alasan suka atau tidak suka. • Siswa menukarkan hasil pekerjaannya dengan pekerjaan temannya dan saling mengomentari. Siswa dapat bekerja berpasangan. Tugas dinilai dengan cek rubrik.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 9 • Guru menyampaikan kepada siswa untuk membaca teks tentang fakta tanaman bakau. Siswa diminta untuk membaca dalam hati selama lima menit. • Siswa kemudian diminta menuliskan jawaban dari pertanyaan yang ada. Guru memimpin diskusi kelas. Perhatikan siswa yang belum pernah menyampaikan hasil pemikirannya. Mintalah mereka untuk membacakan jawaban. • Siswa diminta untuk mengisi tabel berikut secara individu dan mengumpulkannya. Sumber daya alam Contoh kegiatan untuk menjaga kelestariannya Pekerjaan siswa dinilai dengan menggunakan daftar pengecekan • Siswa melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di Buku Guru. Pengayaan • Apabila masih ada waktu, siswa bisa menuliskan akhir cerita dari cerita ‘Taman Bermain yang Hilang’ sesuai imajinasi mereka.10 Buku Guru SD/MI Kelas IV Remedial • Siswa yang belum memahami bagaimana mengisi diagram Venn dapat dilatih kembali oleh guru. Mintalah siswa untuk memikirkan dua hal yang berbeda, misalnya air mineral dan air teh. Siswa kemudian menuliskan persamaan dan perbedaannya. Persamaan dituliskan di bagian tengah diagram. Perbedaan masing-masing minuman ditulis di bagian lingkaran sesuai dengan nama minumannya. Penilaian 1. Diskusi Saat siswa melakukan diskusi tentang peta pikiran mengapa penting menjaga kelestarian dan sumber daya alam. Berilah tanda centang () pada bagian yang memenuhi kriteria. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mendengarkan Selalu mendengarkan teman yang sedang berbicara. Mendengarkan teman yang berbicara, namun sesekali masih perlu diingatkan. Masih perlu diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara.  Sering diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara, namun tidak mengindahkan. Komunikasi non-verbal (kontak mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, suara) Merespon dan menerapkan komunikasi non-verbal dengan tepat. Merespon dengan tepat terhadap komunikasi non-verbal yang ditunjukkan teman.  Sering merespon kurang tepat terhadap komunikasi non-verbal yang ditunjukkan teman. Membutuhkan bantuan dalam memahami bentuk komunikasi non-verbal yang ditunjukkan teman. Partisipasi (menyampaikan ide, perasaan, pikiran) Isi pembicaraan menginspirasi teman. Selalu mendukung dan memimpin lainnya saat diskusi. Berbicara dan menerangkan secara rinci, merespon sesuai dengan topik. Berbicara dan menerangkan secara rinci, namun terkadang merespon kurang sesuai dengan topik. Jarang berbicara selama proses diksusi berlangsung.  Penilaian (penskoran): Total Nilai Siswa Total Nilai Maksimal x 10Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 11 Nilai (penskoran) : 3 2 1 12 6 12 + + = ×10 = 5 2. IPS Diagram Venn tentang perbedaan jenis pekerjaan dinilai dengan rubrik. Berilah tanda centang () pada bagian yang memenuhi kriteria. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Jenis pekerjaan dan wilayah tempat bekerja Menyebutkan dan menjelaskan 2 jenis pekerjaan yang sesuai dengan wilayah tempat bekerja.  Menyebutkan dan menjelaskan 2 jenis pekerjaan, namun salah satu saja yang sesuai dengan wilayah tempat bekerja. Menyebutkan dan menjelaskan 1 jenis pekerjaan dan wilayah tempat bekerja yang sesuai. Menyebutkan 2 jenis pekerjaan namun tidak sesuai dengan wilayah mereka bekerja. Tugas pekerja Menyebutkan semua tugas pekerja yang sesuai dengan pekerjaannya. Menyebutkan sebagian besar tugas pekerja dan sebagian besar sesuai.  Menyebutkan semua tugas pekerja, namun hanya sebagian kecil yang sesuai. Tugas pekerja tidak sesuai dengan pekerjaan yang disebutkan. Manfaat pekerjaan Menyebutkan manfaat pekerjaan bagi pekerja dan masyarakat dengan benar. Menyebutkan manfaat pekerjaan bagi pekerja dan masyarakat dan sebagian besar benar.  Menyebutkan manfaat pekerjaan bagi pekerja dan masyarakat dan sebagian kecil benar. Menyebutkan manfaat pekerjaan bagi pekerja dan masyarakat, namun tidak ada yang sesuai atau benar. Hasil yang diperoleh Menyebutkan hasil yang diperoleh pekerja dari pekerjaannya dan semuanya benar. Menyebutkan hasil yang diperoleh pekerja dari pekerjaannya dan sebagian besar benar.  Menyebutkan hasil yang diperoleh pekerja dari pekerjaannya dan sebagian kecil benar. Tidak menyebutkan hasil yang diperoleh pekerja dari pekerjaannya. Penilaian (penskoran): Total Nilai Siswa Total Nilai Maksimal x 1012 Buku Guru SD/MI Kelas IV Nilai (penskoran) : 4 3 3 3 16 13 16 + + + = ×10 = 8 3. Bahasa Indonesia Komentar siswa tentang tokoh dinilai dengan menggunakan rubrik. Berilah tanda centang () pada bagian yang memenuhi kriteria. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Gambar Gambar yang dihasilkan mencerminkan tokoh dalam cerita.  Gambar yang dihasilkan sebagian besar mencerminkan tokoh dalam cerita. Gambar yang dihasilkan sebagian kecil mencerminkan tokoh dalam cerita. Gambar yang dihasilkan tidak mencerminkan tokoh dalam cerita. Alasan pemilihan tokoh Alasan pemilihan tokoh didasarkan kepada fakta yang ada.  Sebagian besar alasan pemilihan tokoh didasarkan kepada fakta yang ada. Sebagian kecil alasan pemilihan tokoh didasarkan kepada fakta yang ada. Alasan diberikan berdasarkan opini bukan fakta dari cerita. Topik Topiktopik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Sebagian besar topik yang disampaikan sesuai dengan cerita.  Sebagian kecil topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Topik yang disampaikan di luar cerita yang ada. Fakta pendukung Fakta pendukung yang disampaikan seluruhnya sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian besar sesuai dengan isi cerita.  Fakta pendukung yang disampaikan sebagian kecil sesuai dengan isi cerita. Fakta yang disampaikan tidak sesuai cerita. Penilaian (penskoran): Total Nilai Siswa Total Nilai Maksimal x 10 Nilai (penskoran) : 4 4 3 3 16 14 16 + + + = ×10 = 8 7 , 4. IPA Tugas peta pikiran dinilai dengan centang (). Indikator penilaian Ada Tidak ada Seluruh kotak diisi.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 13 Jawaban sesuai dengan konsep. Jawaban fokus kepada inti pertanyaan di tengah peta pikiran. Pengisian tabel dinilai dengan menggunakan centang (). Indikator penilaian Ada Tidak ada Menyebutkan dua jenis sumber alam dengan benar. Menyebutkan cara menjaga sumber alam dengan benar paling sedikit 3. 5. Penilaian sikap (Percaya diri). Contoh format di lampiran 2 Buku Guru. Kerja Sama dengan Orang Tua • Siswa diminta mendiskusikan tentang pentingnya tumbuhan bagi kelangsungan kehidupan di Bumi. • Siswa kemudian diminta untuk mendiskusikan dengan orang tua tentang jenis pekerjaan yang membantu tanaman tumbuh dengan baik. • Hasil diskusi dengan orang tua bisa disampaikan kepada teman dan guru.14 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKn Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami gambar dan bentuk tiga dimensi. 4.1 Menggambar dan membentuk tiga dimensi. SBdP Pembelajaran 2Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 15 Fokus Pembelajaran: PPKn, Matematika, dan SBdP Tujuan Pembelajaran 1. Setelah bereksplorasi, siswa mampu menemukan rumus luas persegi menggunakan benda konkret dengan benar. 2. Setelah bereksplorasi, siswa mampu menyelesaikan masalah tentang luas persegi dengan benar. 3. Setelah mengamati gambar, siswa mampu mengidentifikasi hal-hal yang diperhatikan saat menggambar dengan teperinci. 4. Setelah mengamati gambar, siswa mampu menggambar bangunan atau rumah impian dengan kreatif. 5. Setelah berdiskusi, siswa mampu menjelaskan hubungan simbol dengan makna sila pertama Pancasila dengan benar. 6. Setelah berdiskusi, siswa mampu memberikan contoh pengamalan dari sila pertama dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar Contoh gambar, buku gambar, kertas berpetak dengan panjang 1 cm, dan gunting. Langkah-Langkah Pembelajaran • Diawal pembelajaran guru membawa gambar seorang arsitek. Guru bertanya kepada siswa. • Tahukah kalian apa yang dikerjakan oleh seorang arsitek? • Apa saja yang harus mereka kuasai? Guru menyampaikan bahwa seorang arsitek bekerja untuk membuat rancangan bangunan. Mereka harus sangat paham tentang luas dan keliling bangunan yang akan mereka bangun. Guru mengajak siswa untuk bereksplorasi tentang luas. Subtema 1: Jenis-jenis Pekerjaan 13 Ayah Udin seorang arsitek. Ia merancang sebuah bangunan. Seorang arsitek akan menggambar rancangan bangunannya di atas kertas berpetak. Mereka harus mengetahui luas dan keliling dari rancangan bangunannya. Bagaimana mengetahui luas dan keliling? Ayo, kita pelajari! Ayo Mencoba Potonglah kertas menjadi persegi satuansatuan dengan panjang sisi 1 cm! Letakkan persegi satuan sehingga menutupi seluruh permukaan persegi! 6 cm Apakah kamu tahu pekerjaan seorang arsitek? Pengetahuan apa yang harus mereka miliki? M16 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Kali ini siswa akan bereksplorasi tentang luas persegi. Siswa akan bekerja secara berpasangan. Siswa mengamati persegi yang ada di Buku Siswa. Siswa mengukur sisi dari persegi. Siswa menuliskan hasil pengukurannya. Misal panjang sisi = 6 cm. • Guru meminta siswa memotong kertas berpetak dengan panjang sisi 1 cm. Siswa diminta untuk menutupi seluruh permukaan persegi dengan persegi satuan. Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di Buku Siswa. • Ada berapa banyak persegi satuan yang menutupi salah satu sisi persegi? • Ada berapa banyak persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan persegi? • Bagaimana hubungan antara banyak persegi satuan yang menutupi sisi dengan persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan? • Jika banyaknya persegi satuan yang menutupi persegi menyatakan luas persegi, apa yang bisa kamu simpulkan tentang luas persegi? • Panjang sisi persegi kita namakan s. Luas persegi dinamakan L. Tulislah rumus luas persegi! • Siswa mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan pasangannya. Guru membimbing siswa untuk menuliskan simbol, mengamati hasil percobaan, dan menarik kesimpulan dengan teliti. Pekerjaan siswa dinilai dengan menggunakan daftar pengecekan. • Siswa diminta untuk berganti pasangan. Dengan pasangan baru siswa diminta untuk saling menyampaikan hasil eksplorasinya. Siswa saling memberikan masukan pada pekerjaan temannya. Siswa berganti pasangan sebanyak 2 kali. • Siswa diminta kembali duduk dengan pasangan semula untuk mendiskusikan masukan dari temannya. • Diskusi kelas. Guru membahas satu persatu pertanyaan. Guru menuliskan setiap simbol dengan cermat. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya atau memberikan masukkan. • Siswa juga diminta membaca kesimpulan yang ada di buku siswa. Banyaknya persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan persegi menyatakan luas persegi.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 17 Perhatikan gambar berikut. Panjang Lebar Ditutupi oleh persegi satu satuan Luas persegi adalah perkalian dari panjang sisinya. Jika panjang sisi s dan luas sama dengan L, maka L = s x s atau s2. Perhatikan juga satuannya, jika panjang sisi dalam satuan cm, maka satuan luasnya adalah cm x cm atau cm2. • Guru bertanya kepada siswa, apakah ada cara berbeda untuk menemukan rumus persegi. Siswa diminta kembali berdiskusi dengan pasangannya untuk bereksplorasi menemukan cara yang berbeda mencari luas persegi. Guru memotivasi siswa untuk berpikir kreatif menemukan cara berbeda dalam menentukan rumus persegi. • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk maju ke depan menjelaskan cara berbeda yang telah mereka temukan. Guru memberikan apresiasi dan penguatan terhadap siswa dalam proses penemuan. Guru menyampaikan kepada siswa untuk berani mencoba berpikir kreatif menemukan cara-cara berbeda. • Siswa berlatih mengerjakan soal-soal yang ada di Buku Siswa. • Siswa mengerjakan soal tersebut secara individu. Guru tetap membimbing siswa untuk mengerjakan dengan langkah-langkah mengerjakan soal. 1. Baca dengan perlahan. Siswa membaca soal dengan perlahan dan teliti. 2. Tandai kata-kata kunci. Guru membaca kalimat pertama. Guru bertanya: Informasi penting apa yang terdapat pada kalimat pertama? Siswa menjawab secara bergantian. Guru menguatkan dan meminta siswa untuk memberikan tanda pada kata-kata kunci (informasi penting).18 Buku Guru SD/MI Kelas IV 3. Tulis hal yang diketahui dan ditanyakan. Guru bertanya kepada siswa, informasi apa yang ada pada soal? Apa yang ditanyakan soal? Siswa menuliskan Diketahui: Ditanya: 4. Membuat strategi penyelesaian. Guru bertanya Bagaimana cara menyelesaikannya? Apa yang harus cari? Bagimana cara mencarinya? Siswa dibimbing untuk menyelesaikan soal dengan langkah yang runtut. Langkah satu ke langkah yang lainnya harusnya berkesinambungan. 5. Mengecek kembali. Setelah penyelesaian didapatkan siswa mengecek kembali hasil pekerjaannya. Pertanyaan yang bisa digunakan untuk panduan adalah sebagai berikut. • Apakah hasilnya masuk akal? • Apakah hasilnya menjawab pertanyaan? • Apakah ada strategi lainnya? Jika kamu menggunakan strategi lain apakah hasilnya sama? 6. Kesimpulan. Siswa menuliskan kesimpulan hasil pekerjaannya. Siswa menggunakan ‘jadi hasil….(dari yang ditanyakan) adalah…’. • Guru berkeliling memberikan bimbingan kepada siswa yang masih kesulitan. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya jika ada hal yang dirasa sulit. Siswa yang masih sangat membutuhkan bimbingan bisa diberikan soal yang tingkat kesulitannya lebih mudah. • Setelah selesai, siswa menukarkan jawaban dengan temannya. Siswa saling memeriksa dan memberikan pendapat terhadap hasil pekerjaan temannya. • Guru membahas nomor-nomor soal yang masih sulit dikerjakan oleh siswa. Guru bisa membuat soal-soal tambahan untuk latihan. • Siswa diminta membuat sendiri soal tentang luas persegi. Teman pasangannya mengerjakan soal yang telah dibuatnya.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 19 • Guru menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang arsitek haruslah kreatif. Rancangan bangunannya harus unik. Siswa diminta mengamati gambar-gambar bangunan karya arsitek. Gambar-gambar rumah atau bangunan. • Siswa diminta untuk mengamati hal-hal yang perlu diperhatikan saat menggambar. • Siswa menggambar rumah atau bangunan impian mereka. • Guru memotivasi siswa untuk menggambar dengan kreatif. Guru memotivasi siswa untuk percaya diri membuat sesuai dengan daya cipta masing-masing dan sesuai dengan tema. • Setelah selesai menggambar, siswa mewarnai gambarnya. Guru menyampaikan bahwa komposisi warna dan kerapian perlu diperhatikan. • Siswa mempresentasikan gambar yang dibuatnya kepada temannya. Siswa saling memberikan masukan. • Guru memberikan apresiasi dan masukkan kepada karya siswa. Semua karya yang dihasilkan akan dipajang di papan pajang atau dinding. Guru menyampaikan kepada siswa untuk memberikan nama, hari, dan tanggal untuk karyanya. • Guru menyampaikan nilai-nilai yang harus dimiliki oleh seorang arsitek. Guru menyampaikan hal-hal berikut ini. Menjadi arsitek haruslah mempunyai nilainilai positif. Salah satu nilai-nilai tersebut adalah jujur. Ketika akan membangun sebuah bangunan, mereka harus menyampaikan ukurannya dengan benar. Coba bayangkan jika ukuran bangunnya tidak sesuai, apa yang akan terjadi? 18 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Andai kamu jadi arsitek. Gambarkan sebuah bangunan atau rumah yang menjadi impianmu! Berimajinasilah dan gambarlah sekreatif mungkin! Menarik ya bekerja sebagai seorang arsitek. Bekerja menjadi arsitek haruslah mempunyai nilai-nilai baik. Salah satu nilai-nilai itu adalah jujur. Ketika akan membangun sebuah bangunan, mereka harus menyampaikan ukurannya dengan benar. Coba bayangkan jika ukuran bangunannya tidak sesuai, apa yang akan terjadi? Jujur merupakan salah satu sikap yang mencerminkan sila Pancasila. Ayo, kita pelajari makna sila yang lainnya! Perhatikan gambar berikut!20 Buku Guru SD/MI Kelas IV Jujur merupakan salah satu sikap yang mencerminkan sila Pancasila. • Siswa dibagi dalam beberapa kelompok. Satu kelompok terdiri dari 4 siswa. Dalam kelompoknya siswa mengamati gambar Burung Garuda Pancasila. Siswa menuliskan bunyi sila Pancasila dengan simbolnya. • Guru meminta siswa untuk menyampaikan hasil pekerjaannya. • Pada pertemuan kali ini, siswa akan mendiskusikan makna dari sila pertama Pancasila. Siswa diminta untuk mengamati simbol sila pertama. Apa simbol sila pertama? Siswa diminta untuk membaca perlahan sila pertama. Siswa menuliskan makna dari sila pertama. Siswa akan menuliskan juga contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Makna Contoh dalam kehidupan sehari-hari Sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan yang Maha Esa. Sila ini bermakna: 1. Percaya adanya Tuhan sehingga setiap warga negara rela untuk diatur. 2. Setiap orang dibebaskan memeluk agama masing-masing, maka setiap orang bertanggung jawab untuk taat dengan aturan agamanya. 3. Semua yang Tuhan berikan harus dijaga. 4. Toleransi antarumat beragama dan sesama umat beragama. • Siswa menyampaikan hasil pekerjaannya di depan kelas. Guru akan membahas maksud dari setiap makna sila pertama. • Siswa diberi kesempatan untuk memberikan contoh lain yang dalam kehidupan sehari-hari. • Siswa kembali lagi mengamati gambar-gambar yang ada di Buku Siswa. Mengejek Pendapat Alasan Pendapat Alasan Pendapat Alasan Bekerja MencuriSubtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 21 Belajar Bertani Berolahraga Pendapat Alasan Pendapat Alasan Pendapat Alasan • Dalam kelompoknya siswa memberikan pendapat terhadap setiap gambar. Siswa menganalisis apakah tindakan tersebut sesuai dengan sila pertama Pancasila. Siswa menuliskan alasannya. • Setiap kelompok memilih perwakilannya. Perwakilan kelompok akan berkunjung ke kelompok lain untuk menyampaikan hasil pekerjaannya. Siswa yang mendengarkan akan memberikan masukan dan pertanyaan atas presentasi yang disampaikan oleh temannya. Siswa berputar searah jarum jam dengan aba-aba tepuk tangan. • Guru memberikan penguatan tentang satu persatu gambar kenapa sesuai atau tidak sesuai dengan sila pertama. • Secara individu, siswa diminta untuk menuliskan 5 contoh dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan sila pertama Pancasila. Produk ini dinilai dengan penilaian 2. • Guru menguatkan bahwa percaya diri untuk berkreasi merancang bangunan dan jujur adalah nilai-nilai yang harus dicontoh dari seorang arsitek. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru. Pengayaan Siswa bisa diberi soal-soal yang lebih rumit daripada biasanya.22 Buku Guru SD/MI Kelas IV Remedial Siswa yang belum bisa menentukan luas persegi dapat mengulang kegiatan bersama guru. Kegiatan bisa dilakukan seusai jam belajar. Kegiatan dilakukan sekitar 30–60 menit. Kegiatan dapat dilakukan untuk beberapa siswa sekaligus. Penilaian 1. Matematika : eksplorasi dan kesimpulan penaksiran pecahan. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Keterampilan berpikir Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan sesuai dan dapat menyelesaikan masalah. Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan sesuai, namun tidak dapat menyelesaikan masalah. Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan tidak sesuai sehingga tidak dapat menyelesaikan masalah. Rencana yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan. Tidak ada strategi yang digunakan. Pengetahuan dan Pemahaman Pemahaman ditunjukkan saat: 1. Meletakkan persegi satuan menutupi permukaan persegi. 2. Mengidentifikasi banyaknya persegi satuan di seluruh permukaan. 3. Mengidentifikasi banyaknya persegi pada setiap sisi. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan 3 dari 4 hal yang diharapkan. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan 1-2 dari 4 yang diharapkan. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan tidak sesuai dengan konsep. Aplikasi Menggunakan simbol sisi, menggunakan simbol luas dan menghubungkannya dengan benar. Memenuhi 2 dari 3 kriteria yang diharapkan. Memenuhi 1 dari 3 kriteria yang diharapkan. Belum memenuhi kriteria yang diharapkan. Komunikasi Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, sistematis, dan menggunakan kalimat matematika dengan benar. Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis dan menggunakan kalimat matematika dengan benar, namun kurang sistematis. Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, namun kurang sistematis atau menggunakan kalimat matematika yang tidak tepat. Masih membutuhkan bimbingan saat mengomunikasikan hasil. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 23 2. SBdP: Gambar rumah impian Kriteria Ya Tidak Menggambar sesuai dengan daya cipta masingmasing (ide orisinal). Menggambar sesuai dengan tema yang disajikan. Menggambar bentuk dengan kreatif. Mewarnai gambar dengan memperhatikan komposisi warna dan kerapian. Cara menggunakan alat dan bahan dengan sesuai. 3. PPKn Kriteria Ya Tidak Contoh yang diberikan sesuai dengan makna sila pertama. Memberikan alasan dari contoh yang diberikan dengan benar. Contoh yang diberikan berbeda dengan contoh yang pernah dibahas. 4. Diskusi Diskusi saat membahas gambar yang sesuai atau tidak sesuai dengan sila pertama Pancasila. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mendengarkan Selalu mendengarkan teman yang sedang berbicara. Mendengarkan teman yang berbicara namun sesekali masih perlu diingatkan. Masih perlu diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara. Sering diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara, namun tidak mengindahkan.24 Buku Guru SD/MI Kelas IV Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Komunikasi non verbal (kontak mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, suara). Merespon dan menerapkan komunikasi non verbal dengan tepat. Merespon dengan tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Sering merespon kurang tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Membutuhkan bantuan dalam memahami bentuk komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Partisipasi (menyampaikan ide, perasaan, pikiran). Isi pembicaraan menginspirasi teman. Selalu mendukung dan memimpin lainnya saat diskusi. Berbicara dan menerangkan secara rinci, merespon sesuai dengan topik. Berbicara dan menerangkan secara rinci, namun terkadang merespon kurang sesuai dengan topik. Jarang berbicara selama proses diksusi berlangsung. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 5. Penilaian sikap (jujur dan percaya diri). Contoh penilaian dapat dilihat pada Lampiran 2 Buku Guru. Siswa diminta menceritakan kepada orangtuanya makna sila pertama Pancasila. Siswa mendiskusikan tindakan lain yang sesuai dengan sila tersebut.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 25 Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.8 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya. 4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian sumber daya alam bersama orang-orang di lingkungannya. IPA Kompetensi Dasar: 3.4 Menerapkan gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. 4.4 Mempraktikkan gerak dasarlokomotor dan non lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. PJOK Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Bahasa Indonesia Pembelajaran 326 Buku Guru SD/MI Kelas IV Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, IPA, dan PJOK Tujuan Pembelajaran 1. Setelah melakukan pengamatan, siswa mampu menjelaskan langkah gerakan kaki pada bela diri silat dengan tepat. 2. Setelah mengamati gambar, siswa mampu mempraktikkan langkahlangkah gerakan kaki pada bela diri silat dengan lancar. 3. Setelah membaca cerita, siswa mampu menemukan sifat-sifat tokoh dan membandingkannya dengan perinci. 4. Setelah berdiskusi, siswa mampu menyampaikan pendapatnya mengenai sifat tokoh yang patut dicontoh, baik secara lisan maupun tulisan dengan sistematis. 5. Setelah berdiskusi, siswa mampu membuat rencana kegiatan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam di sekitar mereka dengan perinci. 6. Setelah memilih rencana, siswa mampu mempraktikkan kegiatan menjaga kelestarian alam dan menuliskan laporannya dengan perinci. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar Gambar Iko Uwais, pesilat nasional. Langkah-Langkah Pembelajaran Sebelum memulai pengenalan bela diri silat, guru harus mempelajari teknik gerakan silat setahap demi setahap sampai mahir. • Di dalam kelas, guru melakukan kegiatan berikut bersama siswa. • Guru menyiapkan gambar Iko Uwais, tokoh pesilat nasional dan menempelkannya di papan tulis. Sumber: cinemags.id Subtema 1: Jenis-jenis Pekerjaan 21 Iko Uwais adalah salah satu atlet silat Indonesia. Ia telah menekuni dunia silat lebih dari 10 tahun. Iko Uwais berhasil menduduki urutan ketiga dalam gelaran Turnamen Silat Provinsi Jakarta 2003. Dua tahun kemudian ia berhasil menjadi juara. Iko adalah juara di Kejuaraan Silat Nasional kategori demonstrasi. Iko beberapa kali mengikuti kegiatan pencak silat di luar negeri seperti di Inggris, Rusia, Laos, Kamboja, dan Prancis. Pencak silat merupakan seni bela diri bangsa Indonesia. Hampir tiap daerah di Nusantara memiliki tokoh pendekar silat kebanggaan. Pencak silat memiliki gerakan unik yang mengalir dengan koreografi layaknya tarian. Dalam tiap gerakan juga terkandung filosofi. Hal ini membuat pencak silat menjadi salah satu ilmu bela diri yang menarik minat dunia. Sebagai generasi penerus, kamu mempunyai tanggung jawab untuk melestarikan pencak silat. Salah satu caranya adalah dengan mempelajarinya. Sumber: cinemags.id Warisan budaya Indonesia yang dikenal dunia tidak hanya batik. Di bidang olahraga, pencak silat juga merupakan warisan budaya yang mendunia. Tahukah kamu pesilat Indonesia?Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 27 • Guru bersama siswa berdiskusi tentang tokoh pesilat nasional tersebut dan menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar ilmu bela diri silat. • Siswa diminta membaca teks tentang tokoh tersebut di Buku Siswa dalam hati. • Guru kemudian mengajak siswa keluar kelas dan meminta mereka berdiri berbentuk huruf U. Di tengah barisan, guru mempraktikkan langkah- langkah gerakan silat setahap demi setahap dan membahasnya dengan siswa. • Guru melakukan gerak pertama, yaitu gerak langkah ke depan dan siswa mengikuti. • Guru meneriakkan kata “Ha“ setiap memulai atau mengganti gerakan. • Gerakan 1 diulang beberapa kali agar siswa mahir. Guru meminta satu anak untuk melakukan gerakan dan diikuti anak yang lain. • Guru melakukan gerakkan kedua, yaitu gerak langkah ke belakang. Siswa mengikuti. • Guru melakukan kegiatan sama seperti di atas. Melatih beberapa kali gerakan. 22 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Kamu akan mempelajari olahraga bela diri pencak silat. Kamu akan mempelajari teknik dasar dalam gerakan pencak silat. Teknik dasar tersebut meliputi langkah, pasang, serangan, dan belaan. Mari kita pelajari terlebih dahulu langkahnya! Amati gambar berikut! A. Langkah ke depan B. Langkah ke belakang C. Langkah ke samping Guru berkeliling untuk mengecek posisi kaki siswa.28 Buku Guru SD/MI Kelas IV • • • • Bersama-sama, siswa kemudian berlatih gerakan satu demi satu, dua gerakan sekaligus, tiga gerakan, dan akhirnya seluruh gerakkan dipraktikkan. • Siswa diminta berlatih sendiri sambil mengingat gerakan. Guru mencatat langkah yang telah dipraktikkan oleh beberapa siswa melalui penilaian sikap. • Setelah selesai praktik, guru mengajak siswa melakukan refleksi tentang gerakan yang telah mereka praktikkan di dalam kelas. Guru membahas gambar berikut bersama siswa. Guru melanjutkan ke gerakan ketiga, yaitu gerakkan langkah ke samping. Berikutnya guru mempraktikkan gerakan keempat, yaitu gerakan langkah serong ke depan. Langkah terakhir adalah gerakan serong ke belakang.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 29 1. a. A1-D1 : Langkah lurus depan kiri b. A2-D1 : Langkah lurus depan kanan c. A1-D2 : Langkah lurus mundur kiri d. A2-D2 : Langkah lurus mundur kanan 2. a. A1-B1 : Langkah samping kiri b. A2-B2 : Langkah samping kanan 3. a. A1-C1 : Langkah serong depan kiri b. A2-C2 : Langkah serong depan kanan b. A1-C3 : Langkah serong belakang kiri b. A2-C4 : Langkah serong belakang kanan Ayo Menulis • Siswa diajak membaca teks tentang cerita ‘Semut dan Belalang’. Semut dan Belalang Di tengah hutan, hiduplah seekor semut yang sangat rajin. Setiap hari semut itu selalu bekerja mengumpulkan makanan dan menyimpannya di dalam lumbung. Teriknya matahari dan derasnya air hujan tidak mengurangi semangat Sang Semut untuk mengumpulkan makanan. Dengan bersusah payah, Sang Semut bekerja keras untuk membawa makanan kemudian dikumpulkan dan disimpan di dalam lumbung rumahnya. Pada suatu hari ketika sedang bekerja, Sang Semut bertemu dengan seekor belalang yang sedang asyik berjemur sambil bermalas-malasan. “Hai Mut, kamu sedang apa?” tanya belalang. “Aku sedang mengumpulkan makanan untuk persiapan musim dingin,” jawab Semut. “Ah, buat apa kamu melakukannya sekarang. Musim dingin masih lama, lebih baik kita bermalas malasan dahulu,” kata belalang lagi. Sang Semut tidak memedulikan belalang tetap saja bekerja mengumpulkan makanan yang dijumpainya. Demikianlah sepanjang hari Sang Semut sibuk bekerja, sementara Sang Belalang bermalas-malasan. Akhirnya musim dingin tiba. Sang Semut yang rajin itu duduk dengan nyaman di dalam rumahnya yang hangat. Ia menikmati makanannya yang berlimpah. Belalang termenung sedih di rumahnya karena tidak memiliki makanan sedikit pun. Saat Belalang hampir mati kelaparan, Sang Semut datang dan memberinya makanan. Sejak saat itu, Sang Belalang rajin bekerja mengumpulkan makanan seperti Sang Semut. (Sumber dengan revisi, www.anaknusantara.com) • Guru meminta siswa untuk menjawab setiap pertanyaan yang ada.30 Buku Guru SD/MI Kelas IV Guru berkeliling untuk memastikan setiap siswa memahami instruksi. Guru memberi motivasi kepada mereka yang membutuhkan. Guru dapat mengajukan pertanyaan atau mendiskusikan hal yang tidak mereka pahami. • Guru meminta siswa untuk menyampaikan hasil kerjanya kepada teman di sebelahnya. Tugas dinilai dengan menggunakan rubrik. • Siswa melanjutkan kegiatan dengan membaca teks selanjutnya. • Siswa membuat rencana kegiatan dalam rangka menjaga sumber daya alam di sekitar sekolah. Siswa harus memilih paling sedikit dua sumber daya alam yang ada di sekitar sekolah. Mereka harus merencanakan tiga kegiatan untuk menjaganya dengan mengisi tabel berikut. Sumber daya alam Rencana kegiatan Alat yang dibutuhkan Tanaman 1. Menyiram tanaman setiap pagi. 2. …. 3. ….Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 31 • Rencana kegiatan kemudian disampaikan siswa di dalam kelompoknya lalu setiap anak harus memilih salah satu kegiatan yang memungkinkan untuk dilakukan. • Siswa kemudian menulis laporan. Laporan harus memuat dua sumber daya alam yang dipilih, kegiatan untuk menjaganya, alat yang dibutuhkan dan rencana selanjutnya. • Guru menyampaikan isi rubrik kepada siswa agar mereka tahu apa yang akan dinilai dari laporan mereka. Produk siswa dinilai dengan menggunakan rubrik. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru. Pengayaan Siswa membuat jadwal kegiatan rutin dalam rangka menjaga sumber daya alam. Remedial Siswa yang belum memahami gerakan bela diri silat dapat mempraktikkannya bersama teman saat istirahat. Penilaian 1. PJOK Praktik PJOK dinilai dengan menggunakan catatan seperti contoh pada Lampiran 2 buku ini. 2. Bahasa Indonesia32 Buku Guru SD/MI Kelas IV Komentar siswa tentang sikap tokoh dinilai dengan menggunakan rubrik. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Sikap tokoh Sikap kedua tokoh yang disampaikan seluruhnya akurat. Sikap kedua tokoh yang disampaikan sebagian besar akurat. Sikap salah satu tokoh yang disampaikan seluruhnya akurat. Sikap salah satu tokoh yang disampaikan sebagian kecil akurat. Alasan pemilihan sikap tokoh yang bisa dicontoh. Alasan pemilihan tokoh didasarkan kepada fakta yang ada. Sebagian besar alasan pemilihan tokoh didasarkan kepada fakta yang ada. Sebagian kecil alasan pemilihan tokoh didasarkan kepada fakta yang ada. Alasan diberikan berdasarkan opini bukan fakta dari cerita. Topik Topiktopik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Sebagian besar topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Sebagian kecil topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Topik yang disampaikan di luar cerita yang ada. Fakta pendukung Fakta pendukung yang disampaikan seluruhnya sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian besar sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian kecil sesuai dengan isi cerita. Fakta yang disampaikan tidak sesuai cerita. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 3. IPA Kegiatan IPA dinilai dengan menggunakan rubrik. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Penerapan Konsep Memperlihatkan pemahaman konsep dengan menunjukkan bukti pendukung dan menyampaikan pemahaman inti dari konsep yang sedang dipelajari dengan benar. Memperlihatkan pemahaman konsep dengan menunjukkan bukti pendukung, namun perlu bantuan saat menyampaikan pemahaman inti dari konsep yang yang sedang dipelajari. Memperlihatkan pemahaman konsep dengan menunjukkan bukti yang terbatas dan penyampaian pemahaman inti dari konsep tidak jelas. Perlu bimbingan saat menyampaika n bukti dan pemahaman inti dari konsep yang dipelajari.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 33 Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Komunikasi Hasil kegiatan disampaikan dengan jelas serta objektif dengan didukung data penunjang. Hasil kegiatan disampaikan dengan jelas dan didukung sebagian data penunjang. Hasil kegiatan disampaikan dengan jelas, namun hanya didukung sebagian kecil data penunjang. Hasil kegiatan disampaikan dengan kurang jelas dan tanpa data penunjang. Prosedur dan strategi Seluruh data dicatat, langkah kegiatan dilakukan secara sistematis, dan strategi yang digunakan saat kegiatan berhasil. Seluruh data dicatat, langkah kegiatan dilakukan secara sistematis, namun masih membutuhkan bimbingan dalam menemukan strategi agar kegiatan berhasil. Sebagian besar data dicatat, langkah kegiatan dan strategi dilakukan secara sistematis setelah mendapat bantuan guru. Sebagian kecil data dicatat, langkah kegiatan tidak sistematis dan strategi yang dipilih tidak tepat. Perencanaan dan tindak lanjut Perencanaan disusun lengkap dan rencana tindak lanjut sangat memungkinkan untuk dilaksanakan. Perencanaan disusun lengkap namun sebagian rencana tindak lanjut kurang memungkinkan untuk dilaksanakan. Perencanaan disusun kurang lengkap dan sebagian rencana tindak lanjut kurang memungkinkan untuk dilaksanakan. Perencanaan disusun kurang lengkap dan tidak ada rencana tindak lanjut. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 4. PJOK Praktik PJOK dinilai dengan menggunakan catatan pengamatan sikap seperti contoh pada Lampiran 2 buku ini. 5. Catatan seperti contoh pada Lampiran 2 dilakukan untuk mencatat sikap (percaya diri). (Contoh terlampir di lampiran pada Buku Guru).34 Buku Guru SD/MI Kelas IV Kerja Sama dengan Orang Tua • Siswa diminta menemukan seorang pencinta lingkungan di sekitar rumah dan mendiskusikannya dengan orang tua bagaimana mereka membantu kelestarian lingkungan. Siswa diminta untuk menyampaikan hasilnya kepada guru dan teman.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 35 Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKn Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Bahasa Indonesia Pembelajaran 436 Buku Guru SD/MI Kelas IV Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, PPKn, dan Matematika Tujuan Pembelajaran 1. Setelah membaca cerita, siswa mampu memberikan pendapat tentang sikap tokoh dari cerita yang dibaca secara terperinci. 2. Setelah membaca cerita, siswa mampu mempresentasikan pendapat tentang sikap satu tokoh dari cerita yang dibaca dengan lancar. 3. Setelah berdiskusi, siswa mampu memberikan pendapat tentang sikap yang sesuai dan kurang sesuai dengan sila pertama Pancasila dengan benar. 4. Setelah berdiskusi, siswa mampu menulis refleksi tentang pengalaman diri melaksanakan sila pertama Pancasila dengan jujur. 5. Setelah berlatih, siswa mampu menemukan rumus keliling persegi menggunakan benda konkret dengan benar. 6. Setelah berlatih, siswa mampu menyelesaikan masalah tentang keliling persegi dengan benar. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Kertas berpetak ukuran 1 cm, model persegi, dan gunting. Langkah-Langkah Pembelajaran Ayo Membaca • Di awal pembelajaran, guru mengingatkan kembali nilai-nilai yang sesuai dengan sila pertama Pancasila. Salah satunya adalah jujur. • Siswa diminta membaca teks, yaitu “Pemimpin Idola, Pemimpin Yang Jujur” yang ada di Buku Siswa. Siswa membaca teks tersebut dalam hati. • Setelah selesai membaca, guru meminta siswa untuk menjawab pertanyaan berdasarkan teks secara individu. 28 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Saat seseorang bekerja mereka harus mempunyai nilai-nilai yang baik. Jujur dan kerja keras adalah nilai yang harus dimiliki. Apa yang dimaksud jujur? Apa contohnya? Ayo, simak cerpen berikut! Pemimpin Idola, Pemimpin yang Jujur Ida, temanku sebangku. Mungil, berkulit hitam manis, tidak banyak bicara, dan pandai itulah cirinya. Ia seorang anak yang sederhana. Ayahnya sudah lama meninggal. Ia tinggal bersama ibu dan adiknya. Ida anak yang sangat pandai. Nilai-nilainya yang selalu bagus, memberinya kesempatan meneruskan sekolah tanpa biaya. Semua buku pelajaran dan perlengkapan ditanggung oleh sekolah. Ida tak pernah malu dengan kondisi keluarganya. Bahkan ia semakin rajin belajar dan terus berprestasi. Ida juga selalu menjadi tempat bertanya jika teman-temannya mengalami kesulitan dalam pelajaran. Teman-teman memilih Ida sebagai ketua kelas. Pandai, tenang, dapat berkomunikasi dengan baik, serta mampu menjaga ketertiban kelas menjadi modal utamanya. Pengetahuan apa saja yang harus dimiliki oleh seseorang yang bekerja? Apa yang akan terjadi jika mereka tidak memiliki nilai-nilai itu?Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 37 1. Siapa saja tokoh pada cerita di atas? 2. Siapa yang mengikuti ulangan Matematika? 3. Apa yang dilakukan Gugut pada saat ulangan? 4. Apa yang dilakukan Ida ketika Gugut meminta jawaban kepadanya? 5. Mengapa Ida melakukan hal itu? 6. Hal-hal baik apa yang bisa kamu ambil dari cerita di atas? • Setelah menjawab pertanyaan tersebut, guru membahas satu persatu pertanyaan di depan kelas. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya. • Sekarang siswa akan menuliskan pendapat tentang tokoh Ida dan Gugut. Siswa awalnya menuliskan sikap-sikap yang dimiliki oleh tokoh. Guru membimbing siswa untuk menyampaikan pendapat sesuai dengan fakta yang ditemukan. Sikap-sikap dari Ida. Apa pendapatku tentang sikap Ida? Sikap-sikap dari Gugut. Apa pendapatku tentang sikap Gugut? Sikap yang perlu aku contoh. Penilaian 1 tentang pendapat dari sikap tokoh. • Siswa akan mempresentasikan hasil pekerjaannya kepada temannya. Guru menyampaikan kepada siswa untuk berpresentasi dengan percaya diri, runtut, dan jelas.38 Buku Guru SD/MI Kelas IV Ayo Berdiskusi Sekarang, siswa akan mendiskusikan sikap Gugut dan Ida terkait dengan nilai-nilai sila pertama Pancasila. Awalnya siswa diminta untuk berkelompok. Satu kelompok terdiri dari 3 siswa. Dalam kelompoknya siswa akan mendikusikan pertanyaan-pertanyaan berikut. Apakah menurutmu sikap Ida sesuai dengan makna sila pertama Pancasila? Jelaskan! Apakah menurutmu sikap Gugut sesuai dengan makna sila pertama Pancasila? Jelaskan! Andai Ida memberikan contekan. • Apa yang akan terjadi? • Apa dampaknya bagi Gugut? • Apa dampaknya bagi Ida? • Apa dampaknya bagi guru yang mengajar? Mengapa kita harus jujur? Apa yang akan terjadi jika kita tidak jujur? • Siswa menuliskan jawabannya pada Buku Siswa. Setiap kelompok akan maju ke depan untuk mempresentasikan jawabannya. Guru memotivasi siswa untuk percaya diri ketika presentasi. • Guru memberikan penguatan bahwa sikap jujur sesuai dengan sila pertama Pancasila. Sila pertama mengajarkan bahwa pemeluk agama harus taat dengan aturan agamanya. Setiap agama pasti mengajarkan pemeluknya untuk berbuat jujur. Perilaku tidak jujur, akan membawa dampak bagi diri kita dan orang lain. Semua orang harus jujur, termasuk orang-orang yang bekerja. Benar kata Ida, mungkin tindakan tidak jujur ketika sekolah adalah mencontek dan ketika tindakan tidak jujur sudah bekerja bisa korupsi (mengambil hal yang bukan miliknya). Apa dampaknya? • Siswa menuliskan refleksi tentang sikap jujurnya. Hal-hal yang ditulis adalah sebagai berikut. 1. Sikap yang sudah jujur. 2. Dampak dari sikap jujur. 3. Sikap yang belum jujur.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 39 4. Dampak dari sikap belum jujur. 5. Rencana tindak lanjut. Refleksi dinilai dengan penilaian 2. • Guru menguatkan siswa untuk terus berusaha bersikap jujur dalam kehidupan sehari-hari. Ayo Mencoba • Guru bertanya kepada siswa, apakah kalian tahu pekerjaan seorang tukang taman? Menurutmu apakah seorang tukang taman harus jujur? Jelaskan Apa yang terjadi jika tukang taman tidak jujur? Siswa menjawab pertanyaan guru dengan mengangkat tangan. • Guru membacakan cerita seorang tukang taman. Pak Budi bekerja sebagai tukang taman. Suatu hari, Pak Budi mendapat pekerjaan untuk menanam pohon palem mengelilingi taman. Taman berbentuk persegi dengan sisi 20 m. Pak Budi menanam pohon palem dengan jarak 2 m setiap pohon. Harga satu pohon adalah Rp50.000,00. Pak Budi menghitung semua biaya dengan jujur. Ia tidak berpikir untuk melebih-lebihkan biaya. Coba kita bantu pak Budi ya. • Siswa diminta mencoba menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan keterampilan mengerjakan soal cerita yang sudah dipelajari. • Siswa dibebaskan menggunakan cara sesuai dengan keterampilan yang mereka miliki. Guru memotivasi siswa untuk percaya diri mengerjakan dan tidak takut salah. • Guru berkeliling memotivasi siswa, mengingatkan siswa untuk cermat membaca soal, dan berani mencoba. • Guru meminta siswa menukarkan jawaban dengan temannya. Siswa saling mendiskusikan pekerjaannya. Siswa membandingkan strategi yang dibuatnya dengan strategi. • Guru menanyakan strategi-strategi yang dihasilkan dan guru menulisnya di papan tulis. Guru menyampaikan bahwa kita boleh menggunakan strategi yang berbeda ketika mengerjakan soal. Guru belum memberikan jawaban yang benar. Guru meminta siswa menyimpan dahulu hasil pekerjaannya. M40 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Selanjutnya, siswa akan bereksplorasi dahulu untuk belajar konsep keliling persegi. • Siswa duduk secara berpasangan. Siswa mengamati persegi yang ada di buku siswa. Siswa akan memotong persegi satuan yang berukuran 1 cm. Siswa mengikuti instruksi yang ada di buku siswa. Buatlah persegi satuan dengan panjang sisi 1 cm! • Tutuplah salah satu sisi persegi dengan persegi satuan! Ada berapa banyak persegi satuan sepanjang salah satu sisi persegi? • Tutuplah sisi persegi yang berdekatan dengan persegi satuan! Ada berapa banyak persegi satuan sepanjang sisi yang berdekatan? • Bagaimana hubungan antara panjang salah satu sisi dan jumlah panjang seluruh sisi persegi? • Jika jumlah panjang seluruh sisi yang membatasi persegi disebut keliling, apa yang bisa kamu simpulkan tentang keliling persegi? • Panjang sisi persegi kita namakan s. Keliling dinamakan K. Tulislah rumus keliling persegi! • Pada saat melakukan eksplorasi, guru membimbing siswa untuk teliti dalam menuliskan simbol dan hasil eksplorasi.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 41 • Siswa juga dimotivasi untuk bisa menyimpulkan hasil eksplorasinya. Eksplorasi dan kesimpulan dinilai dengan penilaian 2. • Siswa membaca kesimpulan yang ada di Buku Siswa. Jumlah ukuran sisi yang membatasi sebuah bangun merupakan keliling dari bangun tersebut. 1 2 3 4 5 6 2 3 4 5 6 A B D C Pada bangun di atas, kelilingnya adalah AB + BC + CD + DA = 6 + 6 + 6 + 6 = 24 satuan. Sisi persegi dinamakan s, sedangkan keliling dinamakan K. Maka K = s + s + s + s atau 4 x s. • Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya ketika menemui kesulitan. Siswa juga bisa memberikan pendapat atas penjelasan guru. • Guru meminta siswa untuk menemukan cara berbeda dalam mencari rumus keliling persegi. Siswa bisa bereskplorasi dengan benda-benda yang ada di sekelilingnya. Motivasi siswa untuk percaya diri mencoba dan berpikir kreatif. • Siswa menyampaikan hasil temuannya di depan kelas. Guru memberikan apresiasi dan motivasi kepada semua siswa. Ayo Berlatih Siswa mengerjakan soal-soal yang ada di Buku Siswa. Guru mengingatkan siswa untuk tetap menggunakan keterampilan mengerjakan soal yang sudah dipelajari. 1. Sebuah persegi mempunyai sisi 8 cm. Hitunglah kelilingnya! 2. Sebuah persegi mempunyai keliling 36 cm. Berapakah panjang sisinya? 3. Luas sebuah persegi 16 cm2. Hitunglah keliling persegi! 4. Keliling sebuah persegi adalah 64 cm. Hitunglah luas persegi!42 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Guru bisa menggunakan soal-soal tambahan untuk memperkaya siswa. • Setelah semua siswa paham konsep keliling, siswa diminta melihat lagi masalah tentang tukang taman. Siswa melihat ke papan tulis dan menilai jawaban yang ada. Siswa dan guru menyimpulkan jawaban yang paling tepat. • Siswa menuliskan jawabannya di Buku Siswa dengan caranya sendiri. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru. Pengayaan Siswa bisa diberikan soal-soal yang lebih rumit daripada biasanya. Remedial Siswa yang belum memahami konsep keliling dapat mengulang kegiatan bersama guru. Kegiatan bisa dilakukan seusai jam belajar. Kegiatan dilakukan sekitar 30–60 menit. Kegiatan dapat dilakukan untuk beberapa siswa sekaligus. Penilaian 1. Bahasa Indonesia : pendapat tentang sikap tokoh Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Sikap tokoh Ida Menuliskan 3 sikap yang dimiliki oleh Ida dengan sesuai fakta. Menuliskan 2 sikap yang dimiliki oleh Ida dengan sesuai fakta. Menuliskan 1 sikap yang dimiliki oleh Ida dengan sesuai fakta. Belum mampu menuliskan sikap Ida. Pendapat tokoh Ida Menuliskan pendapat tentang tokoh Ida berdasarkan fakta yang ada. Sebagian alasan didasarkan atas fakta. Sebagian kecil alasan didasarkan atas fakta. Pendapat didasarkan atas opini. Sikap tokoh Gugut Menuliskan 3 sikap yang dimiliki oleh Gugut dengan sesuai fakta. Menuliskan 2 sikap yang dimiliki oleh Gugut dengan sesuai fakta. Menuliskan 1 sikap yang dimiliki oleh Gugut dengan sesuai fakta. Belum mampu menuliskan sikap Gugut. Pendapat tokoh Gugut Menuliskan pendapat tentang tokoh Gugut berdasarkan fakta yang ada. Sebagian alasan didasarkan atas fakta. Sebagian kecil alasan didasarkan atas fakta. Pendapat didasarkan atas opini.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 43 Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Presentasi Menyampaikan pendapat dengan sangat runtut, jelas dan percaya diri. Menyampaikan pendapat dengan runtut, jelas dan percaya diri. Menyampaikan pendapat dengan cukup runtut, jelas dan percaya diri. Menyampaikan pendapat dengan kurang runtut, jelas dan percaya diri. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 2. PPKn : Refleksi diri Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Sikap jujur Menuliskan 3 sikap jujur yang sudah dilakukan. Menuliskan 2 sikap jujur yang sudah dilakukan. Menuliskan 1 sikap jujur yang sudah dilakukan. Belum mampu menuliskan sikap jujur yang sudah dilakukan. Dampak sikap baik Menjelaskan 3 dampak dari sikap jujur. Menjelaskan 2 dampak dari sikap jujur. Menjelaskan 1 dampak dari sikap jujur. Belum mampu menuliskan dampak dari sikap jujur. Sikap perlu diperbaiki Menuliskan 3 sikap belum jujur atau kalau tidak ada rencana untuk lebih jujur. Menuliskan 2 sikap belum jujur. Menuliskan 1 sikap belum jujur. Belum mampu menuliskan sikap belum jujur. Dampak sikap belum baik Menjelaskan 3 dampak dari sikap tidak jujur. Menjelaskan 2 dampak dari sikap belum baik tersebut bagi lingkungan. Menjelaskan 1 dampak dari sikap belum baik tersebut bagi lingkungan. Belum mampu menuliskan dampak dari sikap tersebut bagi lingkungan. Rencana tindak lanjut Menuliskan 3 rencana tindak lanjut untuk lebih jujur. Menuliskan 2 rencana tindak lanjut untuk lebih jujur. Menuliskan 1 rencana tindak lanjut untuk lebih jujur. Belum mampu menuliskan rencana tindak lanjut. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.44 Buku Guru SD/MI Kelas IV 3. Matematika Eksplorasi Keliling Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Keterampilan berpikir Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan sesuai dan dapat menyelesaikan masalah. Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan sesuai, namun tidak dapat menyelesaikan masalah. Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan tidak sesuai sehingga tidak dapat menyelesaikan masalah. Rencana yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan. Tidak ada strategi yang digunakan. Pengetahuan dan Pemahaman Pemahaman ditunjukkan saat: 1. Meletakkan persegi satuan menutupi permukaan persegi. 2. Mengidentifikasi banyaknya persegi satuan di seluruh permukaan. 3. Mengidentifikasi banyaknya persegi pada setiap sisi. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan 3 dari 4 hal yang diharapkan. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan 1-2 dari 4 yang diharapkan. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan tidak sesuai dengan konsep. Aplikasi Menggunakan simbol sisi, menggunakan simbol luas, dan menghubungkannya dengan benar. Memenuhi 2 dari 3 kriteria yang diharapkan. Memenuhi 1 dari 3 kriteria yang diharapkan. Belum memenuhi kriteria yang diharapkan. Komunikasi Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, sistematis, dan menggunakan kalimat matematika dengan benar. Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis dan menggunakan kalimat matematika dengan benar, namun kurang sistematis. Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, namun kurang sistematis atau menggunakan kalimat matematika yang tidak tepat. Masih membutuhkan bimbingan saat mengomunikasikan hasil. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 4. Diskusi Diskusi saat mendiskusikan nilai Pancasila pada sikap Ida dan Gugut Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mendengarkan Selalu mendengarkan teman yang sedang berbicara. Mendengarkan teman yang berbicara, namun sesekali masih perlu diingatkan. Masih perlu diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara. Sering diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara, namun tidak mengindahkan.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 45 Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Komunikasi non verbal (kontak mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, suara). Merespon dan menerapkan komunikasi non verbal dengan tepat. Merespon dengan tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Sering merespon kurang tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Membutuhkan bantuan dalam memahami bentuk komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Partisipasi (menyampaikan ide, perasaan, pikiran). Isi pembicaraan menginspirasi teman. Selalu mendukung dan memimpin lainnya saat diskusi. Berbicara dan menerangkan secara rinci, merespon sesuai dengan topik. Berbicara dan menerangkan secara rinci, namun terkadang merespon kurang sesuai dengan topik. Jarang berbicara selama proses diksusi berlangsung. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 5. Catatan sikap (tanggung jawab dan peduli) dibuat seperti pada Lampiran 2 Buku Guru. Siswa menyampaikan pentingnya sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari. Siswa meminta pendapat kedua orangtuanya tentang sikap jujurnya selama ini.46 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Kompetensi Dasar: 3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan, serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. 4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pekerjaan, sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. IPS Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami gambar dan bentuk tiga dimensi. 4.1 Menggambar dan membentuk tiga dimensi. SBdP Pembelajaran 5Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 47 Fokus Pembelajaran: Matematika, IPS, dan SBdP Tujuan Pembelajaran 1. Setelah melakukan eksplorasi, siswa mampu mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperhatikan saat menggambar dengan benar. 2. Setelah melakukan eksplorasi, siswa mampu menggambar kegiatan yang berkaitan dengan pekerjaan secara tepat. 3. Disajikan berbagai soal, siswa mampu menjelaskan penyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari tentang keliling dan luas persegi dan persegi panjang dengan benar. 4. Disajikan berbagai soal, siswa mampu menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari tentang keliling dan luas persegi dan persegi panjang dengan benar. 5. Dengan menggali informasi tentang pekerjaan dan kegiatan ekonomi, siswa mampu menjelaskan berbagai pekerjaan dan kegiatan ekonomi di lingkungan sekitar dengan tepat. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Kertas gambar • Kertas berpetak Langkah-Langkah Pembelajaran Guru menyampaikan bahwa siswa akan belajar lebih lanjut tentang teknik dasar menggambar tiga dimensi. • Siswa diminta menggambar persegi di dua media yang berbeda, yaitu kertas kosong dan kertas berpetak. • Siswa membandingkan cara menggambar menggunakan kedua media tersebut. • Siswa diminta menjawab pertanyaan pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa. • Siswa mendiskusikan jawaban dalam kelompok. Subtema 1: Jenis-jenis Pekerjaan 37 Kamu akan menggambar pekerjaan yang ada di lingkungan sekolah beserta kegiatan yang dilakukan. Sebelum menggambar, amati berbagai pekerjaan yang kamu temukan di lingkungan sekolahmu! Tuliskan jenis pekerjaan yang beserta kegiatan yang terkait dengan pekerjaan tersebut pada tabel berikut! No Jenis Pekerjaan Kegiatan 1. Guru Mengajar 2. Penjaga Sekolah Membersihkan lingkungan sekolah 3. 4. 5. Pilihlah salah satu pekerjaan berdasarkan tabel di atas! Kemudian, gambarlah pekerjaan tersebut beserta kegiatan terkait! Banyak cara yang dilakukan oleh pelukis untuk mencari inspirasi. Salah satunya adalah dengan mengamati kegiatan dan peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.48 Buku Guru SD/MI Kelas IV Guru mengajukan pertanyaan berikut: Tahukah kamu bahwa bangun 3 dimensi juga bisa dibuat menggunakan sebuah titik? • Siswa diminta menggambar pekerjaan yang ada di lingkungan sekolah beserta kegiatan yang dilakukan. • Sebelum menggambar, siswa diminta mengamati berbagai pekerjaan yang mereka temukan di lingkungan sekolah. • Siswa diminta menuliskan jenis pekerjaan beserta kegiatan yang terkait dengan pekerjaan tersebut pada tabel dalam buku siswa. • Siswa diminta memilih salah satu pekerjaan yang terdapat di dalam tabel. • Siswa diminta menggambar pekerjaan tersebut beserta kegiatan terkait. • Siswa diminta membuat sketsa terlebih dahulu. • Setelah itu, siswa membuat gambar pada selembar kertas berdasarkan sketsa. • Selanjutnya, siswa mewarnai gambar yang telah mereka buat. • Kemudian, siswa diminta menceritakan gambar yang telah mereka buat secara berpasangan. Keterampilan menggambar dinilai dengan daftar periksa. Guru meminta siswa memperhatikan kertas gambar yang mereka gunakan untuk menggambar. Guru bertanya: • Apakah kamu bisa menghitung luas dan keliling kertas tersebut? 38 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Buatlah sketsa terlebih dahulu pada kolom berikut! Berdasarkan sketsa di atas, buatlah gambar pada selembar kertas! Kemudian, warnai gambar yang telah kamu buat! Ceritakan gambar yang telah kamu buat secara berpasangan! Perhatikan kertas gambar yang tadi kamu gunakan. Apakah kamu bisa menghitung luas dan keliling kertas tersebut? Sebelumnya, kamu telah belajar menghitung luas dan keliling persegi. Apakah kamu bisa menjelaskan kepada temanmu cara menghitungnya? Gambarlah persegi pada kertas berpetak berikut untuk menjelaskan cara menghitung luas persegi.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 49 Guru menyampaikan kepada siswa bahwa kita dapat menghitung luas dan keliling permukaan bangun datar yang ada di sekitar kita. Ayo, berlatih menghitung luas dan keliling bangun datar! Guru mengajukan pertanyaan berikut untuk mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan pelajaran sebelumnya. Apakah kamu bisa menjelaskan kepada temanmu cara menghitung luas dan keliling persegi dan persegi panjang? • Siswa diminta menggambar persegi pada kertas berpetak untuk menjelaskan cara menghitung luasnya. • Siswa mendiskusikan jawaban mereka secara berpasangan. Ketika siswa berdiskusi, guru berkeliling dari satu pasangan ke pasangan lainnya untuk mengetahui pemahaman siswa selama proses diskusi. • Siswa diminta mengerjakan soal cerita yang terdapat dalam Buku Siswa. • Siswa diminta menyampaikan hasilnya kepada teman dalam satu kelompok. Untuk melatih keterampilan siswa dalam menyelesaikan permasalahan terkait luas dan keliling, guru meminta siswa menyelesaikan soal-soal cerita yang terdapat dalam Buku Siswa. 38 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Buatlah sketsa terlebih dahulu pada kolom berikut! Berdasarkan sketsa di atas, buatlah gambar pada selembar kertas! Kemudian, warnai gambar yang telah kamu buat! Ceritakan gambar yang telah kamu buat secara berpasangan! Perhatikan kertas gambar yang tadi kamu gunakan. Apakah kamu bisa menghitung luas dan keliling kertas tersebut? Sebelumnya, kamu telah belajar menghitung luas dan keliling persegi. Apakah kamu bisa menjelaskan kepada temanmu cara menghitungnya? Gambarlah persegi pada kertas berpetak berikut untuk menjelaskan cara menghitung luas persegi. M50 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa menyelesaikan soal cerita yang terdapat dalam Buku Siswa. Penyelesaian soal cerita dinilai dengan penilaian angka (penskoran). Menggali informasi dari berbagai sumber adalah salah satu cara untuk mengetahui sesuatu secara lebih lengkap. • Siswa diminta menggali informasi tentang berbagai kegiatan ekonomi dan pekerjaan yang terkait dengan kegiatan ekonomi tersebut di sekitar mereka. • Siswa menyajikan informasi yang mereka peroleh dalam bentuk tabel. • Siswa mendiskusikan tabel yang dibuat dalam kelompok. Siswa melengkapi tabel dan mendiskusikannya dengan teman satu kelompok. Guru membimbing diskusi dan berjalan berkeliling dari kelompok satu ke kelompok lain untuk memastikan bahwa setiap anggota berpartisipasi aktif. Tabel berbagai pekerjaan dan kegiatan ekonomi dinilai dengan daftar periksa. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di Buku Guru. Pengayaan Siswa bisa berlatih mengerjakan berbagai soal yang berkaitan dengan luas dan keliling yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Remedial Siswa yang belum mampu menyelesaikan soal-soal terkait luas dan keliling persegi dan persegi panjang dapat diberikan soal yang lebih sederhana dan menggunakan contoh-contoh konkret dengan arahan guru.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 51 Penilaian 1. IPS Tabel pekerjaan dan kegiatan ekonomi dinilai dengan daftar periksa. Kriteria Ya Tidak Catatan Menuliskan minimal 4 kegiatan ekonomi yang ada di sekitar lingkungan siswa. Menuliskan sedikitnya satu pekerjaan untuk masing-masing kegiatan ekonomi. Menjelaskan kaitan antara kegiatan ekonomi dan pekerjaan yang terkait. 2. SBdP Menggambar tiga dimensi dinilai dengan rubrik. Kriteria Ya Tidak Catatan Menggambar sesuai topik Mengembangkan teknik secara kreatif Tarikan garis rapi Penggunaan alat dan media sesuai 3. Matematika Penyelesaian soal-soal luas dan keliling dinilai dengan penilaian angka (penskoran). 4. Catatan dibuat untuk mencatat sikap (tanggung jawab) Contoh catatan dapat dilihat pada bagian akhir (Lampiran 2) buku ini.52 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa diminta mendiskusikan laporan yang ia buat di sekolah dengan orang tuanya. • Siswa meminta orang tuanya untuk mengomentari secara tertulis, laporan yang dibuat siswa.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 53 Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.4 Menerapkan gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. 4.4 Mempraktikkan gerak dasarlokomotor dan non lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. PJOK Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKn Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Bahasa Indonesia Pembelajaran 654 Buku Guru SD/MI Kelas IV Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, PPKn, dan PJOK Tujuan Pembelajaran 1. Dengan membaca teks tentang Pemimpin Idola Pemimpin Yang Jujur, siswa mampu menilai unsur-unsur cerita (tokoh, konflik, pesan moral) menggunakan pendapat pribadi secara tepat. 2. Setelah membaca teks tentang Pemimpin Idola Pemimpin Yang Jujur, siswa mampu menyajikan pendapat pribadi tentang unsur-unsur cerita (tokoh, konflik, pesan moral) dengan benar. 3. Dengan membaca teks tentang Pemimpin Idola Pemimpin Yang Jujur, siswa mampu menganalisis sikap tokoh-tokoh dalam cerita dengan nilainilai yang terkandung dalam Pancasila secara tepat. 4. Setelah membaca teks tentang Pemimpin Idola Pemimpin Yang Jujur, siswa mampu menyajikan hasil analisis tentang sikap tokoh-tokoh dalam cerita dan mengaitkan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dengan tepat. 5. Dengan mengamati gambar, membaca penjelasan, dan mengamati peragaan dari guru, siswa mampu memahami prosedur pola gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni bela diri dengan tepat. 6. Setelah mengamati gambar, membaca penjelasan, dan mengamati peragaan dari guru, siswa mampu mempraktikkan pola gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni bela diri. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar Teks Pemimpin Idola, Pemimpin Yang Jujur Langkah-Langkah Pembelajaran Guru memulai pelajaran dengan pertanyaan berikut: Tahukah kamu bahwa kejujuran merupakan hal penting dalam setiap pekerjaan? 44 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Baca kembali teks tentang ‘Pemimpin Idola, Pemimpin Yang Jujur’ yang terdapat dalam pembelajaran 4 dalam hati. Pemimpin Idola, Pemimpin yang Jujur Ida, teman sebangku aku. Mungil, berkulit hitam manis, tidak banyak bicara, dan pandai itulah cirinya. Ia seorang anak yang sederhana. Ayahnya sudah lama meninggal. Ia tinggal bersama ibu dan adiknya. Ida anak yang sangat pandai. Nilai-nilainya yang selalu bagus, memberinya kesempatan meneruskan sekolah tanpa biaya. Semua buku pelajaran dan perlengkapan ditanggung oleh sekolah. Ida tak pernah malu dengan kondisi keluarganya. Bahkan ia semakin rajin belajar dan terus berprestasi. Ida juga selalu menjadi tempat bertanya jika teman-temannya mengalami kesulitan dalam pelajaran. Teman-teman memilih Ida sebagai ketua kelas. Pandai, tenang, dapat berkomunikasi dengan baik, serta mampu menjaga ketertiban kelas menjadi modal utamanya. Tahukah kamu bahwa kejujuran merupakan hal penting dalam setiap pekerjaan?Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 55 • Siswa diminta membaca teks ‘Pemimpin Idola, Pemimpin yang Jujur’ bersama teman. • Siswa mengikuti instruksi dari guru saat membaca teks. • Siswa membuat pertanyaan sebanyak-banyaknya tentang cerita ‘Pemimpin Idola, Pemimpin yang Jujur’. • Siswa menukarkan pertanyaan yang telah dibuat dengan teman di sebelahnya untuk dijawab. • Siswa menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. Guru mengajukan pertanyaan berikut kepada siswa: Tahukah kamu bahwa kejujuran juga sangat diperlukan dalam bidang olahraga? Mengapa? Menyajikan pendapat pribadi dinilai dengan rubrik. Menganalisis sikap tokoh cerita dan dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila dinilai dengan pendapat pribadi dinilai dengan rubrik. Guru menyampaikan bahwa siswa akan belajar lebih lanjut tentang gerakan dasar berikutnya dalam pencak silat, yaitu pukulan. • Siswa diminta mengamati gambar dan membaca penjelasannya yang terdapat dalam buku siswa, seperti di bawah ini. A. Pukulan dalam Pencak Silat 1. Pukulan lurus Posisi tangan saat memukul lurus dan mengepal ke depan tepat di dada lawan. Subtema 1: Jenis-jenis Pekerjaan 47 Sebelumnya kamu telah belajar tentang langkah dasar dalam pencak silat. Apakah kamu masih ingat cara melakukannya. Diskusikan dan peragakan secara berpasangan. Kali ini kamu akan berlatih gerakan pukulan dalam pencak silat. Amati gambar dan baca penjelasannya! A. Pukulan dalam Pencak Silat 1. Pukulan lurus Posisi tangan saat memukul lurus dan mengepal ke depan tepat di dada lawan 2. Pukulan tegak Posisi tangan kanan memukul tegak lurus dan mengepal dengan sasaran tepat ke bahu bagian kanan lawan.56 Buku Guru SD/MI Kelas IV 2. Pukulan tegak Posisi tangan kanan memukul tegak lurus dan mengepal dengan sasaran tepat ke bahu bagian kanan lawan. 3. Pukulan bandul Pukulan yang diambil dari bawah dengan sasaran tepat ke arah ulu hati.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 57 4. Pukulan melingkar Pukulan berbentuk lingkaran dengan sasaran ke arah pinggang lawan. • Setelah mengamati gambar, membaca penjelasan, dan mengamati peragaan dari guru, siswa mempraktikkan pola gerak pukulan dalam pencak silat. Praktik pukulan dalam pencak silat dinilai dengan daftar periksa. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di buku guru. Pengayaan Siswa bisa berlatih memberikan penilaian terhadap sikap yang mereka temui sehari-hari dan mengaitkannya dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Siswa memilah sikap yang sesuai dengan Pancasila dan sikap yang tidak sesuai dengan Pancasila. Remedial Siswa yang belum mampu melakukan gerakan pola dasar pukulan dalam pencak silat dengan sempurna dapat berlatih lebih giat lagi bersama teman.58 Buku Guru SD/MI Kelas IV Penilaian 1. Bahasa Indonesia Menyajikan pendapat pribadi tentang unsur cerita dinilai dengan rubrik. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Penilaian tokoh Penilaian terhadap tokoh didasarkan kepada fakta yang ada. Sebagian besar alasan penilaian terhadap tokoh didasarkan kepada fakta yang ada. Sebagian kecil alasan penilaian terhadap tokoh didasarkan kepada fakta yang ada. Penilaian diberikan berdasarkan opini bukan fakta dari cerita. Topik Topik-topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Sebagian besar topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Sebagian kecil topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Topik yang disampaikan di luar cerita yang ada. Fakta pendukung Fakta pendukung yang disampaikan seluruhnya sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian besar sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian kecil sesuai dengan isi cerita. Fakta yang disampaikan tidak sesuai cerita. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 2. PPKn Menganalisis sikap tokoh cerita dan dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila dinilai dengan pendapat pribadi dinilai dengan rubrik. 3. PJOK Praktik pukulan dalam pencak silat dinilai dengan daftar periksa. Kriteria Ya Tidak Komentar Guru Siswa dapat melakukan pukulan lurus dengan baik. Siswa dapat melakukan pukulan tegak dengan baik. Siswa dapat melakukan pukulan bandul. Siswa dapat melakukan pukulan melingkar dengan baik.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 59 4. Pengamatan sikap untuk mencatat sikap (santun) Contoh dapat dilihat pada bagian akhir (lampiran) buku ini. Kerja Sama dengan Orang Tua Siswa memperagakan cara melakukan berbagai jenis pukulan dalam pencak silat. Orang tua menuliskan komentar mereka.60 Buku Guru SD/MI Kelas IV Bahan Bacaan Untuk Guru A. Jenis-Jenis Sumber Daya Alam Indonesia sebagai negara kepulauan sangat kaya akan sumber daya alam. Sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang tersedia secara alami dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Jenisjenis sumber daya alam berhubungan erat dengan lingkungan, teknologi, dan masyarakat. 1. Berbagai Jenis Sumber Daya Alam Dihubungkan dengan Lingkungan Sumber daya alam erat kaitannya dengan lingkungan, baik jenis, manfaat ataupun ketersediaannya di alam. a. Menurut jenisnya, sumber daya alam terbagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut. 1) Sumber daya alam hayati Sumber daya alam hayati berasal dari berbagai makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme. (a) Sumber daya alam nabati Sumber daya alam nabati merupakan kekayaan alam yang berasal dari tumbuhan, seperti hutan tropis dan hutan musim. (b) Sumber daya alam hewani Sumber daya alam hewani ini tersebar dalam tiga wilayah di Indonesia yaitu Indonesia bagian barat, tengah, dan timur. Ragam hewan di Indonesia bagian barat mengikuti Asia, sedangkan bagian timur mengikuti ragam hewan daerah Australia. Ciri khas keragaman hewan yang asli Indonesia dapat ditemukan di daerah Indonesia bagian tengah, seperti komodo dan anoa. Komodo merupakan sumber daya alam hayati Sumber: 100percentfromindonesia.wordpress.com 2) Sumber daya alam nonhayati Merupakan sumber daya alam selain makhluk hidup, seperti barang tambang diantaranya batu bara, emas, dan timah.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 61 Batu bara termasuk sumber daya alam nonhayati. Sumber: vibiznews.com b. Berdasarkan manfaatnya, sumber daya alam terbagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut. 1) Sumber daya alam yang menghasilkan bahan baku untuk kebutuhan hidup manusia, seperti hutan, laut, dan tanah. Laut merupakan sumber daya alam penghasil kebutuhan manusia. Sumber: ainzacha.blogdetik.com 2) Sumber daya alam penghasil energi Sumber daya alam ini dapat menghasilkan energi seperti matahari, gelombang laut, minyak, dan gas bumi.62 Buku Guru SD/MI Kelas IV Gelombang laut penghasil energi. Sumber: wallpampers.ru 3) Sumber daya alam yang dimanfaatkan keindahannya Alam Indonesia yang indah ini merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan keindahannya dan mendatangkan rasa nyaman saat melihatnya. Panorama alam yang indah ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pemandangan alam adalah sumber daya alam yang dapat dinikmati keindahannya. Sumber: gambarhidup.blogspot.com c. Sumber daya alam berdasarkan ketersediaannya di alam Penyebaran sumber daya alam ini tidak merata di seluruh daerah Indonesia. Yang termasuk ke dalam jenis sumber daya alam ini adalah sebagai berikut: 1) Sumber daya alam yang terbarukan Sumber daya alam ini disebut diperbarui karena apabila habis maka akan dibuat diperbarui kembali, seperti hasil pertanian, kehutanan, dan peternakan.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 63 Hutan menghasilkan sumber kekayaan yang berlimpah. Di dalamnya terdapat berbagai jenis tumbuhan yang bermanfaat untuk manusia. Menurut jenis tanamannya, hutan terbagi menjadi hutan homogen dan heterogen. Dalam diskusi, siswa dapat menyebutkan contoh hutan homogen dan heterogen. 2) Sumber daya alam yang tidak terbarukan Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah Sumber Daya Alam yang pembentukannya sangat lama sekali (puluhan juta tahun) dan akan habis lebih cepat apabila kita tidak bisa mengelola dan menjaganya, seperti barang tambang. Barang tambang ini dapat kita bagi menjadi dua, yaitu barang tambang logam dan barang tambang nonlogam. Contoh barang tambang logam adalah timah, bijih besi, tembaga, emas, bauksit, perak, dan mangan. Sedangkan contoh barang tambang nonlogam adalah batu bara, gamping, kaolit, tanah liat, pasir kuarsa, marmer, batu akik, belerang, gas, dan minyak bumi. 3) Sumber daya alam yang kekal Sumber daya alam ini tidak akan habis dimakan waktu seperti matahari dan udara. 2. Berbagai jenis sumber daya alam dihubungkan dengan teknologi Sumber daya alam dan teknologi mempunyai hubungan timbal balik. Keduanya saling memengaruhi. a. Teknologi memberi pengaruh terhadap eksploitasi sumber daya alam. Pengaruh tersebut dapat bersifat positif dan negatif. Teknologi yang ramah lingkungan dapat mengolah sumber daya alam secara maksimal tanpa merusak habitat yang ada. Misalnya, untuk mengebor sumber daya alam berupa minyak bumi dibutuhkan teknologi canggih agar proses pengeboran tidak merusak alam. Sebaliknya, teknologi yang tidak ramah lingkungan akan membuat lingkungan rusak dan sumber daya alam cepat habis. Pemanfaatan teknologi secara maksimal dibutuhkan pula dalam mengolah sumber daya alam seperti pembuatan kertas dan pembuatan pakaian. 1) Pengaruh teknologi dalam pembuatan kertas. Pembuatan kertas termasuk rumit. Padahal, kertas harus diproduksi dalam jumlah yang banyak. Untuk menghasilkan lebih banyak kertas, banyak pohon ditebang. Kayu pohon tersebut diolah menjadi bubur kertas yang akhirnya menjadi kertas. Mengingat hal tersebut kita harus menekankan kepada siswa untuk menghemat menggunakan kertas agar tidak banyak hutan yang ditebanginya.64 Buku Guru SD/MI Kelas IV 2) Membuat pakaian. Pakaian dari bahan sutra lebih susah dibuat daripada pakaian dari bahan kapas. Kepompong sutra harus diurai terlebih dahulu menjadi benang. Dengan teknologi, kepompong-kepompong sutra mudah diurai untuk dijadikan benang sebagai bahan pembuat kain sutra. 3) Sumber daya alam dapat membuat teknologi menjadi lebih baik. Misalnya, pasir besi digunakan sebagai bahan dalam pembuatan mesin dan baling-baling kincir angin. 3. Berbagai jenis sumber daya alam dihubungkan dengan masyarakat Wilayah Indonesia yang kaya akan berbagai sumber daya alam. Kekayaan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan sumber daya alam dapat membuka lapangan pekerjaan atau meningkatkan pendapatan masyarakat. Sumber daya alam di suatu daerah akan memengaruhi masyarakat yang ada di dalamnya. Karena sumber daya alam tersebar mulai dari dataran tinggi sampai dataran rendah, di Indonesia karakteristik masyarakat di dataran tinggi berbeda dengan masyarakat dataran rendah. B. Manfaaat Sumber Daya Alam Sumber daya alam Indonesia sangat berlimpah, baik dalam bentuk sumber daya alam hayati ataupun nonhayati. Sumber daya alam dapat kita manfaatkan untuk kesejahteraan umat manusia. Peningkatan kesejahteraan manusia dan kemajuan teknologi tentu saja tidak terlepas dari kemampuan manusia dalam mengeksploitasi sumber daya alam. Akan tetapi, manusia harus selalu ingat bahwa eksploitasi sumber daya alam harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. 1. Sumber Daya Alam dan Ekonomi Setempat Dikaitkan dengan ekonomi setempat jenis sumber daya alam dapat dimanfaatkan sebagai berikut. a. Sumber Daya Alam Hayati Sumber daya alam hayati terdiri atas hewan dan tumbuhan. Hewan dapat digunakan sebagai bahan makanan sumber protein bagi manusia. Bahan makanan yang dapat dihasilkan oleh hewan di antaranya daging, telur, susu, dan madu. Bagian tubuh hewan dapat juga dimanfaatkan untuk industri, misalnya kulit untuk industri sepatu dan tas. Seperti halnya hewan, tumbuhan juga merupakan sumber daya alam yang digunakan sebagai bahan makanan. Manfaat lain dari tumbuhan adalah sebagai bahan pembuatan aneka kosmetik dan obat-obatan. Bagian kayu tumbuhan juga dapat digunakan sebagai bahan bangunan dan bahan pembuatan bubur kertas.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 65 Siswa diminta untuk mengisi tabel seperti di bawah ini. No. Sumber Daya Alam Hayati/Nonhayati Manfaat 1. Kambing ... ... 2. Mahkota dewa ... ... 3. Kayu ... ... 4. Emas ... ... 5. Belerang ... ... b. Sumber Daya Alam Nonhayati Sumber daya alam nonhayati berupa benda mati. Contoh sumber daya alam nonhayati antara lain air, udara, dan bahan tambang. Sumber daya alam berupa bahan tambang yang banyak terkandung di Indonesia dimanfaatkan secara maksimal dengan berpegang pada prinsip pembangunan berwawasan lingkungan. Berikut ini adalah beberapa bahan tambang yang bermanfaat di wilayah Indonesia. 1) Batu bara Batu bara merupakan bahan tambang nonlogam yang dimanfaatkan untuk bahan bakar rumah tangga dan industri, serta manfaat lain untuk memenuhi kebutuhan manusia. Batu bara di Indonesia dapat di temukan di daerah Ombilin (Sawahlunto, Sumatera Barat), Bukit Asam (Tanjung Enim, Sumatera Selatan), dan Kota Baru (Pulau Laut, Kalimantan Selatan). 2) Bauksit Bauksit merupakan bahan tambang logam yang dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan aluminium. Aluminium ini digunakan untuk membuat peralatan rumah tangga dan sebagai bahan untuk kerangka badan pesawat terbang. Lokasi penghasil bauksit di Indonesia adalah di Pulau Bintan (Riau) dan Singkawang (Kalimantan Barat). 3) Bijih besi dan besi Bijih besi dimanfaatkan untuk campuran semen dan industri logam besi. Sedangkan besi dimanfaatkan untuk membuat jembatan, bahan bangunan, dan industri mesin. Lokasi di Indonesia yang banyak terkandung bijih besi dan besi adalah Cilacap (Jawa Tengah) dan Cilegon (Banten).66 Buku Guru SD/MI Kelas IV 4) Emas dan perak Emas dan perak merupakan bahan tambang logam yang bermanfaat sebagai perhiasan yang harganya tak ternilai dan sebagai cadangan kekayaan negara. Lokasi yang banyak mengandung tambang emas dan perak, yaitu Cikotok (Banten), Jampang (Jawa Barat), Martapura (Kalimantan Selatan), dan Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara). 5) Mangan Bahan tambang nonlogam ini bermanfaat untuk melapisi besi agar terlihat seperti baja dan digunakan untuk bahan batu baterai. Wilayah Indonesia yang mengandung mangan, yaitu Kliripan (Yogyakarta), dan Karangbolong. 6) Minyak bumi dan gas Minyak bumi dan gas merupakan bahan tambang yang banyak dipakai oleh hampir sebagian besar penduduk di Indonesia. Manfaat dari minyak bumi ini adalah sebagai bahan bakar yang banyak membantu manusia dalam kehidupan sehari-sehari dan bahan bakar industri. Lokasi minyak bumi di wilayah Indonesia berada di Sorong (Papua), Pulau Seram (Kepulauan Maluku), Cepu (Jawa Tengah), Plaju, dan Sungai Gerong (Sumatera Selatan). Sedangkan LPG terdapat di wilayah Arun (Aceh) dan Bontang (Kalimantan Timur). 7) Tembaga Tembaga merupakan bahan tambang logam yang bermanfaat untuk bahan pembuat kawat listrik mengingat tembaga merupakan penghantar panas yang baik. Manfaat lainnya adalah untuk bahan perunggu. Wilayah Indonesia yang mengandung tembaga, yaitu Tembagapura (Papua), Cikotok (Jawa Barat), dan Tirtomoyo (Jawa Tengah). 8) Timah Timah merupakan bahan tambang logam yang bermanfaat sebagai pelindung kabel listrik, pipa air minum, dan peralatan rumah tangga. Wilayah yang mengandung timah yaitu daerah Pulau Singkep dan Bangka Belitung. 2. Sumber Daya Alam dan Upaya pelestarian Berikut ini adalah beberapa upaya untuk melestarikan sumber daya alam. a. Penghematan Pemanfaatan sumber daya alam perlu dibarengi dengan penghematan. Terlebih lagi untuk sumber daya alam yang tidak terbarukan. Penghematan dilakukan agar ketersediaannya sumber daya alam terjaga dalam waktu lama. Jika sumber daya alam habis, masyarakat Indonesia akan mengalami kesulitan.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 67 b. Perlindungan Meskipun bersifat terbarukan, sumber daya alam berupa hewan dan tumbuhan dapat mengalami kepunahan. Salah satu langkah untuk mencegah hal tersebut perlu dibuat area khusus untuk perlindungan. Contoh perlindungan terhadap hewan dan tumbuhan dapat berupa Taman Nasional, Cagar Alam, dan Suaka Margasatwa. c. Pemeliharaan Pemeliharaan akan aset yang tak ternilai harganya sangat penting dilakukan untuk kelangsungan hidup generasi berikutnya. Hutan produksi yang ada harus dijaga dari penebangan liar dan kebakaran hutan. Penebangan harus dilakukan dengan cara tebang pilih agar pohon yang berusia muda tidak rusak. Pemeliharaan hewan-hewan yang hampir punah dilakukan dengan usaha penangkaran. C. Usaha Pelestarian SDA (Sumber Daya Alam) Pengolahan dan pemanfaatan sumber daya alam secara optimal akan memberikan manfaat bagi manusia, misalnya untuk kesejahteraan. Akan tetapi, pemanfaatan sumber daya alam harus diikuti dengan tanggung jawab untuk tetap menjaga kelestariannya. Eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan tanpa disertai tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam akan berdampak buruk terhadap kehidupan manusia. Beberapa dampak buruk dari eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan sebagai berikut. 1. Terjadinya disfungsi hutan sebagai paru-paru dunia dan sumber resapan air akibat penggundulan hutan. Penggundulan hutan juga dapat mengakibatkan bencana kekeringan, banjir, dan tanah longsor. 2. Terjadinya pencemaran lingkungan akibat penggunaan bahan bakar yang berlebihan. Penggunaan bahan bakar seperti minyak bumi dan batu bara menimbulkan polusi udara yang cukup tinggi yang dapat membahayakan kesehatan makhluk hidup dan keseimbangan alam. Pencemaran udara dapat mengganggu kesehatan dan juga menimbulkan peningkatan suhu bumi secara global. 3. Terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan air akibat penggunaan bahan peledak dalam mengeksploitasi ikan dan terumbu karang di lautan. Selain membunuh ikan-ikan besar untuk kebutuhan konsumsi, penggunaan bahan peledak juga turut memusnahkan ikan-ikan kecil yang ada di wilayah perairan. Kondisi ini akan menimbulkan krisis terhadap sumber daya ikan dan menimbulkan ketidakseimbangan ekosistem lautan. Selain itu, peledak yang dibuat dari bahan-bahan kimia akan mencemari lingkungan perairan yang dapat mengganggu makhluk hidup yang ada di dalamnya.68 Buku Guru SD/MI Kelas IV 4. Kerusakan tanah terjadi akibat eksploitasi tanah tanpa diikuti dengan peremajaan atau perawatan. Kerusakan tanah dapat juga diakibatkan oleh sistem pertanian dengan metode ladang berpindah. Dalam metode ladang berpindah, setelah digunakan sebagai lahan pertanian, tanah yang sudah tidak subur dibiarkan begitu saja tanpa perawatan sehingga tanah menjadi gersang dan tidak berfungsi. Kerusakan alam tidak akan terjadi seandainya manusia dapat memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana. Kita boleh memanfaatkan sumber daya alam secara maksimal, tetapi harus diikuti dengan tanggung jawab untuk menjaga kelestariannya. Tanggung jawab menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab seluruh masyarakat. Semua orang wajib ikut serta dalam usaha pelestarian lingkungan sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya masing-masing. Beberapa usaha yang dapat dilakukan oleh manusia dalam melestarikan sumber daya alam adalah sebagai berikut. 1. Melakukan reboisasi atau penghijauan terhadap daerah atau hutan yang gundul. Penebangan hutan harus melalui prosedur yang benar, misalnya dengan memilih pohon yang sudah tua dan membiarkan pohon yang masih muda. Penebangan pohon juga harus disertai dengan penanaman kembali supaya di kemudian hari fungsi pohon yang ditebang dapat diganti oleh pohon baru. 2. Tidak meninggalkan titik-titik api saat meninggalkan hutan, misalnya titik api setelah mengadakan kegiatan kemah di kawasan hutan. Titik api tersebut dapat menyebabkan kebakaran hutan, sehingga hutan gundul dan polusi udara. 3. Selain di wilayah hutan, penghijauan juga perlu dilakukan di daerah aliran sungai agar tidak terjadi erosi yang menyebabkan pendangkalan sungai. Pendangkalan di sepanjang aliran sungai dapat menimbulkan banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau. 4. Untuk mengurangi pencemaran udara, penghijauan juga dapat dilakukan di daerah perkotaan. Penghijauan dilakukan dengan menanam pohon di lahan-lahan kosong dan memperbanyak jalur hijau. 5. Selain penanaman pohon, penggunaan bahan bakar minyak sebagai sumber polusi udara juga harus dikurangi semaksimal mungkin. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membatasi jumlah kendaraan pengguna bahan bakar minyak, menggunakan kendaran secara efektif dan efisien, atau mencari sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Industri-industri yang umumnya menggunakan bahan bakar minyak sebaiknya juga berlokasi di wilayah yang jauh dari pemukiman masyarakat, untuk mencegah dampak yang buruk terhadap kesehatan masyarakat.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 69 6. Mencegah terjadinya pencemaran air dapat dilakukan dengan tidak membuang sampah atau limbah industri ke sungai. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan menghindari terjadinya kebocoran minyak di daerah pertambangan lepas pantai. 7. Kerusakan tanah dapat dicegah dengan tidak melakukan kegiatan ladang berpindah. Setelah ditanami suatu jenis tanaman, lahan pertanian sebaiknya ditanami dengan tanaman lain. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan tanah akibat ketidakseimbangan nutrisi di dalamnya. Sementara itu, untuk mencegah erosi dapat dilakukan dengan membuat sengkedan atau terasering pada lahan pertanian miring. Usaha melestarikan sumber daya alam dapat dilakukan sejak dini mulai dari hal-hal kecil. Usaha tersebut dapat dilakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan, menghemat penggunaan barangbarang dari plastik dan logam, menggunakan kembali barang yang sudah digunakan, dan melakukan daur ulang terhadap barang-barang yang sudah tidak terpakai. Ingatlah bahwa langkah kecil kita dapat memberikan perubahan besar terhadap pelestarian lingkungan jika dilakukan secara konsisten. D. Peta Persebaran Sumber Daya Alam Seperti dijelaskan di awal, bahwa sumber daya alam dibedakan menjadi sumber daya alam hayati dan nonhayati. Sumber daya alam, merupakan sumber daya alam berupa makhluk hidup. Dalam hal ini adalah hewan, tumbuhan (nabati), dan mikroorganisme. Sebaliknya, sumber daya alam nonhayati itu merupakan sumber daya alam yang bukan makhluk hidup, seperti minyak bumi, gas alam, logam, tanah, air, dan mineral. Indonesia dengan iklim tropis dan curah hujan tinggi, sangat kaya dengan sumber daya alam hewani dan nabati. Kita memiliki hutan tropis yang sangat luas. Ditambah dengan kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan menjadikan Indonesia memiliki laut luas dengan segala keanekaragaman hayati di dalamnya. Selain itu, sebagai negara agraris, Indonesia memiliki aneka ragam tanaman sebagai sumber daya alam hayati. Jadi, sumber daya alam hayati yang ada di Indonesia sangat beraneka ragam jenisnya. Tersebar hampir di seluruh daratan, perairan tawar, dan lautan. Hasil hutan kita sangat banyak dan terkenal ke seluruh dunia. Akan tetapi, hutan kita juga termasuk paru-paru dunia yang harus dijaga kelestariannya. Jadi, dalam mengelola hutan, diperlukan kebijakan hutan antara lain memanfaatkan sumber daya dan menjaga kelestariannya. Selain hasil hutan, Indonesia juga kaya dengan hasil perkebunan dan pertaniannya. Oleh karena itu, dengan kasus kelangkaan bawang putih akhir-akhir ini, membuat kita malu sebagai negara agraris. Seharusnya kita tidak perlu mengalami kelangkaan bawang putih sampai harus mengimpornya dari negara lain.70 Buku Guru SD/MI Kelas IV 1. Persebaran Sumber Daya Alam Hayati Kalau kita ingin melihat persebarannya, maka sumber daya alam hayati di Indonesia bisa kita bagi menjadi sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan. a. Sektor Pertanian Dari sektor pertanian, sumber daya alam banyak jenisnya, sebagai contoh, sawah ditanami padi untuk diolah menjadi beras dan dimasak menjadi nasi. Nasi merupakan makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, sawah hampir menyebar di seluruh wilayah Indonesia. Selain sawah, hasil pertanian lain, di antaranya tanaman lahan kering seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar, sagu, kacang, kedelai, buah-buahan, dan tanaman holtikultura menambah kekayaan Indonesia di sektor pertanian. Persebaran hasil produksi pertanian yang ada di Indonesia terdapat di Pulau Jawa, Sumatra, Bali, Lombok, Sulawesi, dan Kalimantan. Masingmasing wilayah tersebut mempunyai jenis tanaman tertentu yang lebih unggul dibandingkan dengan wilayah lainnya. Hal itu tentunya berkaitan dengan iklim dan kesuburan tanah di wilayah masing-masing. b. Sektor Perkebunan Hasil dari sektor perkebunan yang umum di Indonesia, di antaranya karet, kelapa sawit, dan kopi. Perkebunan tersebut banyak diusahakan di Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Seperti halnya sektor pertanian, di sektor perkebunan pun, setiap wilayah memiliki kuantitas dan kualitas yang berbeda. c. Sektor Kehutanan Indonesia memiliki hutan yang sangat luas dan terdapat di pulau-pulau besar, seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Di pulau-pulau lain bukan berarti tidak ada hutan, hanya saja luas kawasan hutannya relatif lebih dibandingkan dengan pulau-pulau tersebut. d. Sektor Peternakan dan Perikanan Sektor peternakan, juga menyebar di seluruh wilayah Indonesia. Begitu juga dengan perikanan, mengingat wilayah kita yang terdiri atas pulaupulau, yang tentunya terdiri atas lautan juga, potensi perikanan kita juga menyebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. 2. Persebaran Sumber Daya Alam Nonhayati Persebaran sumber daya alam nonhayati yang akan dibahas di sini adalah hasil tambang yang meliputi minyak bumi, gas alam, batubara, tanah liat, kaolin, gamping, pasir kuarsa, pasir besi, marmer, batu akik, bauksit, timah, tembaga, emas, perak, dan belerang.Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 71 a. Minyak Bumi Dulu kita sempat menjadi pengekspor minyak bumi, tetapi sekarang kita menjadi pengimpor minyak bumi. Maksud pengimpor itu bukan berarti kita tidak mengekspor, tetapi impor kita lebih banyak daripada ekspornya. Hal itu berkaitan dengan semakin menipisnya cadangan minyak bumi kita, sementara konsumsi minyak bumi terus bertambah. Padahal, mutu minyak bumi Indonesia dikenal cukup baik, karena memiliki kadar sulfur (belerang) yang sangat rendah. Hal itu merupakan nilai lebih, karena dapat mengurangi kadar pencemaran udara yang sekarang sedang menjadi masalah sorotan dunia. Adapun daerah-daerah penghasil minyak bumi di Indonesia, yaitu sebagai berikut. 1) Pulau Jawa: Cepu, Cirebon, dan Wonokromo. 2) Pulau Sumatera: Palembang (Sungai Gerong dan Sungai Plaju) dan Jambi (Dumai) 3) Pulau Kalimantan: Pulau Tarakan, Pulau Bunyu, Kutai, dan Balikpapan 4) Pulau Irian: Sorong b. Gas Alam Gas alam biasanya dijual dalam bentuk cair. Gas alam cair diproduksi di Arun dan Badak, Provinsi Aceh. Gas alam cair ini sebagian diekspor, antara lain ke Jepang. c. Batubara Daerah tambang batu bara di Indonesia, di antaranya sebagai berikut: 1) Ombilin dekat Sawahlunto (Sumatera Barat) 2) Bukit Asam dekat Tanjung Enim (Sumatera Selatan) 3) Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan (Pulau Laut/Sebuku), Jambi, Riau, Aceh, dan Papua d. Tanah Liat Wilayah di Indonesia yang merupakan penghasil tanah liat, di antaranya di dataran rendah Pulau Jawa dan Sumatera. e. Kaolin Kaolin terbentuk dari pelapukan batu-batuan granit. Batuan ini banyak terdapat di daerah sekitar pegunungan di Sumatera. f. Gamping (Batu Kapur) Wilayah yang banyak mengandung batu kapur di Indonesia, di antaranya Pegunungan Seribu dan Pegunungan Kendeng. g. Pasir Kuarsa Wilayah yang banyak mengandung pasir kuarsa di Indonesia, di antaranya di Banda Aceh, Bangka, Belitung, dan Bengkulu.72 Buku Guru SD/MI Kelas IV h. Pasir Besi Wilayah yang banyak mengandung pasir besi di Indonesia, di antaranya Pantai Cilacap, Jawa Tengah. i. Marmer/Batu Pualam Wilayah yang banyak mengandung marmer di Indonesia, di antaranya Trenggalek, Jawa Timur dan daerah Bayat, Jawa Tengah. j. Batu Akik/Batu Aji Keberadaan batu akik hampir merata di seluruh wilayah Indonesia, karena banyak terdapat di daerah pegunungan dan di sekitar aliran sungai. k. Bauksit Wilayah yang banyak mengandung bauksit di Indonesia, di antaranya Pulau Bintan dan Riau. l. Timah Wilayah yang banyak mengandung timah di Indonesia, di antaranya Pulau Bangka, Belitung, dan Singkep yang menghasilkan lebih dari 20% produksi timah putih dunia. m. Nikel Wilayah yang banyak mengandung nikel di Indonesia, di antaranya di sekitar Danau Matana, Danau Towuti, dan Kolaka (Sulawesi Selatan). n. Tembaga Wilayah yang banyak mengandung tembaga di Indonesia, di antaranya di Tirtomoyo dan Wonogiri (Jawa Tengah), Muara Sipeng (Sulawesi), dan Tembagapura (Papua). o. Emas dan Perak Wilayah yang banyak mengandung emas dan perak di Indonesia, di antaranya sebagai berikut. 1) Tembagapura di Papua (Irian Jaya) 2) Batu Hijau di Nusa Tenggara Barat 3) Tasikmalaya dan Jampang di Jawa Barat 4) Simao di Bengkulu 5) Logos di Riau 6) Meulaboh di Nangroe Aceh Darusalam p. Belerang Wilayah yang banyak mengandung belerang di Indonesia, di antaranya terdapat di kawasan Gunung Talaga Bodas, Garut-Jawa Barat, dan di kawah gunung berapi, seperti di Dieng (Jawa Tengah).Subtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 73 q. Mangan Wilayah yang banyak mengandung mangan di Indonesia, di antaranya di Kliripan (Daerah Istimewa Yogyakarta), Pulau Doi (Halmahera), dan Karang Nunggal, dan Tasikmalaya-Jawa Barat. E. Hubungan Sumber Daya Alam dengan Keragaman Sosial Budaya dan Mata Pencaharian Sumber daya alam yang tersebar di bumi Indonesia sangat beragam dan bermanfaat untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup masyarakat Indonesia. Sumber daya alam di negara kita, sangat erat kaitannya dengan kenampakan alam Indonesia, sehingga berpengaruh terhadap kehidupan sosial, budaya, dan mata pencaharian masyarakat Indonesia. Keragaman sosial budaya yang terdapat dalam masyarakat Indonesia, antara lain dapat dilihat dari adat istiadat, peralatan dan perlengkapan hidup, alat transportasi, senjata dan alat-alat rumah tangga, kesenian, bahasa, serta sistem kemasyarakatan. Masyarakat yang tinggal di dataran rendah memiliki adat istiadat, dan budaya yang berbeda dengan masyarakat yang tinggal di dataran tinggi. 1. Dataran Tinggi Di dataran tinggi, sumber daya alam yang dihasilkan misalnya kayu, teh, berbagai sayuran, dan buah-buahan. Sumber daya alam tersebut dapat diolah menjadi berbagai macam benda yang dibutuhkan masyarakat. Sebagai contoh, kayu diolah menjadi meja, kursi, dan perabotan rumah tangga. Sumber daya alam tersebut berpengaruh terhadap peralatan dan perlengkapan hidup masyarakat pedesaan. Untuk menebang kayu, masyarakat desa membutuhkan kapak, gergaji, atau senjata tajam lainnya. Untuk mengolah sawah, mereka membutuhkan cangkul, dan bajak. 2. Dataran Rendah Di dataran rendah, terdapat pantai dan laut, sehingga sumber daya alam yang dihasilkan, antara lain ikan, terumbu karang, dan garam. Sumber daya alam tersebut berpengaruh terhadap peralatan dan perlengkapan hidup masyarakatnya. Untuk menangkap ikan, masyarakat nelayan membutuhkan peralatan berupa jaring, perahu, dan yang lainnya. Bukan hanya pada peralatan dan perlengkapan hidup masyarakatnya saja, perbedaan juga terjadi pada seni kriya atau kerajinan yang dihasilkan masyarakat yang tinggal di dataran rendah dengan masyarakat yang tinggal di dataran tinggi. Masyarakat yang tinggal di dataran tinggi memanfaatkan sumber daya alam yang berupa tanah liat untuk dibuat gerabah, sedangkan masyarakat yang tinggal di dataran rendah memanfaatkan berbagai cangkang kerang untuk dibuat kerajinan.74 Buku Guru SD/MI Kelas IV F. Hubungan Sumber Daya Alam dengan Mata Pencaharian Tanah di dataran tinggi cocok untuk dijadikan lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan. Lahan pertanian dapat ditanami berbagai macam tanaman, sehingga masyarakat setempat memilih untuk menjadi petani. Selain menjadi petani, masyarakat yang tinggal di dataran tinggi juga ada yang menjadi peternak dan bekerja di perkebunan. Tanah di dataran rendah dan pesisir lebih cocok untuk lahan tambak ikan, wisata pantai, atau kawasan industri. Pada umumnya, kota-kota besar yang ada di Indonesia berada di dataran rendah. Tidak heran penduduk dataran rendah lebih banyak daripada penduduk dataran tinggi. Masyarakat yang tinggal di dataran rendah yang dekat laut ada yang bekerja sebagai nelayan, petani garam, dan petani tambak, sedangkan masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan, umumnya bekerja sebagai karyawan, buruh pabrik, dan pegawai lainnya. Peta Persebaran Sumber Daya Alam Sumber: catatanbuindah.blogspot.comSubtema 1: Jenis-Jenis Pekerjaan 75 Alternatif Kegiatan Pembelajaran 1. Bandingkan Luasku! Siswa membuat suatu bentuk, lalu menutupnya dengan kertas persegi berukuran 1 cm2. Bandingkan dengan bentuk yang dibuat temannya. Bentuk mana yang memiliki luas sama? Bentuk manakah yang paling luas? 2. Benda Apakah Itu? Membuat daftar benda–benda di dalam kelas yang luasnya setara dengan 10 kertas persegi (2 cm x 2 cm). 3. Segi Empatku Membuat berbagai bentuk segi empat yang memiliki luas 12 kertas persegi (1 cm2) dan mencatatnya di kertas berpetak. 4. Berbagai Bentuk Siswa mengukur suatu bentuk yang berada di kelas setelah guru memberikan masalah tentang pencarian bentuk-bentuk yang memiliki luas 200 cm2. 5. Memperkirakan Luas Percikan Tinta atau Cat Menggunakan kertas berpetak ukuran 1 cm2, secara berpasangan, siswa memercikkan tinta atau cat air di atas kertas tersebut, kemudian melipatnya menjadi dua. Setelah itu, tinta ditekan sampai merata ke berbagai penjuru. Perkirakan luasnya dan bandingkan dengan teman. 6. Huruf Besarku dan Jurnal Dengan menggunakan kertas berpetak berukuran 1 cm2, siswa dapat membuat tiga huruf cetak yang berada di dalam namanya dengan lebar masing–masing 1 cm. Mereka mengukur luasnya, mencatat, dan mempresentasikannya. Siswa menuliskan pengalaman belajarnya, perasaan, kesulitan, dan hal yang mudah. 7. Tempat Mainku dan Luasnya Dalam kelompoknya, siswa mengukur area bermain yang berada di sekolah dalam satuan m2. 8. Investigasi Persegi Panjang Menggunakan kotak berukuran 1 cm2, siswa membuat berbagai persegi panjang dengan luas 24 cm2. Mereka menggambarkan pola bilangan yang muncul.76 Buku Guru SD/MI Kelas IV Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku • Pembelajaran Matematika dan PJOK masing-masing dilaksanakan sebagai mata pelajaran tersendiri dan menggunakan buku yang terpisah dari buku ini. • Materi-materi terkait dengan Matematika dan PJOK dalam buku ini dapat digunakan sebagai penguatan dalam penguasaan Matematika dan PJOK. • Pembelajaran Matematika dan PJOK sebagai mata pelajaran tersendiri tidak menambah total alokasi waktu. 3.4 Menerapkan gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. 4.4 Mempraktikkan gerak dasarlokomotor dan non lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. PJOK 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Pemetaan Kompetensi Dasar 3.8 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya. 4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian sumber daya alam bersama orang-orang di lingkungannya. IPA 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Mengomunikasikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra yang dipilih dan dibaca sendiri secara lisan dan tulis yang didukung oleh alasan. Bahasa Indonesia Subtema 2 3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan, serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. 4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pekerjaan, sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. IPS 3.1 Memahami gambar dan bentuk tiga dimensi. 4.1 Menggambar dan membentuk tiga dimensi. SBdP 1.1 Menerima makna hubungan bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas pada lambang negara “Garuda Pancasila” sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap berani mengakui kesalahan, meminta maaf, memberi maaf, dan santun sebagai perwujudan nilai dan moral Pancasila. 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKnSubtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 77 KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN • Menilai cerita utuh • Membandingkan pemanfaatan teknologi modern dan tradisional serta dampaknya bagi sumber daya alam • Membandingkan jenis-jenis pekerjaan dalam suatu kegiatan ekonomi Sikap: • Percaya diri Pengetahuan: • Cerita, dongeng • Sumber daya alam dan pelestariannya • Jenis-jenis pekerjaan Keterampilan: • Mengomunikasikan hasil • Membandingkan • Menilai cerita • Menemukan luas dan keliling persegi panjang • Mendiskusikan makna sila kedua Pancasila • Menggambar sesuai kreasi Sikap: • Disiplin dan tanggung jawab Pengetahuan: • Luas dan keliling persegi panjang • Makna sila kedua pancasila • Menggambar bebas Keterampilan: • Mengkomunikasikan hasil, menyimpulkan • Mempraktikkan gerakan tangkisan pada bela diri silat • Membandingkan sifat-sifat tokoh • Memberi contoh kegiatan pembatasan penggunaan sumber daya alam sebagai upaya pelestarian Sikap: • Disiplin Pengetahuan: • Gerakan tangkisan pada bela diri silat • Cerita, dongeng • Sumber daya alam dan pelestariannya Keterampilan: • Mengomunikasikan hasil bela diri • Membandingkan • Membuat kesepakatan kelas • Memberikan pendapat tentang sikap tokoh • Menemukan luas dan keliling bangun gabungan Sikap: • Disiplin dan tanggung jawab Pengetahuan: • Luas dan keliling bangun gabungan • Pendapat Keterampilan: • Mengkomunikasikan hasil, menyimpulkan • Menggambar tiga dimensi • Menyelesaikan masalah sehari-hari terkait keliling • Mendiskusikan tentang kegiatan ekonomi dan berbagai pekerjaan terkait Sikap: • Tanggung jawab Pengetahuan: • Menggambar tiga dimensi • Luas dan keliling persegi dan persegi panjang • Kegiatan ekonomi • Berbagai pekerjaan Keterampilan: • Memecahkan masalah • Mencari informasi • Mengomunikasikan hasil • Menilai pesan moral suatu cerita • Mempraktikkan berbagai jenis tendangan dalam silat • Menyajikan contoh sikap yang sesuai dan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila Sikap: • Tanggung Jawab Pengetahuan: • Cerita, dongeng • Jenis tendangan dalam pencak silat • Nilai-nilai Sila dalam Pancasila Keterampilan: • Menilai unsur cerita • Bela diri • Menganalisis • Mengomunikasikan hasil Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku78 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.8 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya. 4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian sumber daya alam bersama orang-orang di lingkungannya. IPA Kompetensi Dasar: 3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan, serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. 4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pekerjaan, sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. IPS Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Bahasa Indonesia Pembelajaran 1Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 79 Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, IPA, dan IPS Tujuan Pembelajaran 1. Setelah membaca cerita tentang sosok pekerja, siswa mampu menilai cerita secara perinci. 2. Setelah membaca cerita tentang sosok pekerja, siswa mampu menjelaskan alasan dari penilaian cerita secara lisan dan tulisan secara perinci. 3. Setelah mengamati gambar tentang penggunaan teknologi saat menangkap ikan, siswa mampu mengidentifikasi dampak penggunaan teknologi bagi keberadaan sumber daya alam dengan tepat. 4. Setelah berdiskusi, siswa mampu mengembangkan laporan tentang pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan bagi keberadaan sumber daya alam dengan benar. 5. Setelah mengamati gambar, siswa mampu menginformasikan perbedaan jenis pekerjaan dalam suatu kegiatan ekonomi secara teperinci. 6. Setelah berdiskusi, siswa mampu menuliskan contoh pekerjaan dalam suatu kegiatan ekonomi secara lengkap. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar Gambar seorang nelayan. Langkah-Langkah Pembelajaran • Sebelumnya guru menempelkan gambar seorang nelayan di papan tulis. • Diskusikan dengan siswa pekerjaan nelayan (tempat, tugas, manfaat bagi orang lain). Mintalah kelas untuk menjawab dan mendiskusikannya! • Guru menyampaikan bahwa hari ini siswa akan belajar tentang jenis pekerjaan yang berbeda, yaitu kepala sekolah dan nelayan. Mintalah mereka untuk menuliskan apa saja yang ingin mereka ketahui tentang kedua jenis pekerjaan tersebut! Bahaslah sebentar! Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 50 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Setiap orang memiliki tujuan saat bekerja. Banyak yang memiliki tujuan mulia saat memilih suatu pekerjaan. Pernahkah kamu bertemu dengan seseorang yang bekerja untuk kepentingan orang lain? Kamu akan belajar tentang hal tersebut melalui cerita pendek berikut. Bacalah cerita di bawah ini dalam hati! Pak Welly adalah Kepala Sekolah Dasar Cemara di pelosok Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Beliau lahir di Labuha, Maluku Utara. Di sekolah ini, muridnya juga berasal dari berbagai daerah. Pak Welly senang melihat murid- muridnya dapat belajar dan bermain bersama tanpa mempersoalkan asal- usul. Semua unik, baik sifat maupun kecerdasannya. Sudin adalah penduduk asli Grobogan. Ia seorang anak yang suka membaca, percaya diri, dan pandai berpidato. Pak Welly ingin Sudin memperoleh pengalaman berharga melalui lomba pidato yang sebentar lagi akan diadakan di tingkat nasional. Mengapa orang harus bekerja? Apa manfaat yang diperoleh dari pekerjaan itu?80 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa diminta untuk membaca teks tentang ‘Pak Welly, Kepala Sekolah’ dalam hati. • Dalam kelompok, siswa kemudian membahas Jawaban-jawaban dari pertanyaan 1-4. • Guru membimbing diskusi dan berjalan berkeliling dari kelompok satu ke kelompok lain untuk memastikan bahwa setiap anggota berpartisipasi aktif. Guru melakukan penilaian terhadap satu kelompok saat mereka berdiskusi. Saat menilai, guru menggunakan rubrik. Siswa yang belum dinilai pada kesempatan ini dapat dinilai saat mereka melakukan diskusi di kesempatan lain. • Guru mengajak satu atau dua siswa untuk menyampaikan hasil diskusinya, lalu memberi penguatan kepada seluruh siswa mengenai jawaban yang diharapkan. Guru dapat memberi kesempatan kepada seluruh siswa untuk memberikan komentar dari jawaban yang ada. Guru tidak menjawab langsung, namun memberi kesempatan kepada siswa lain untuk mencoba menjawab pertanyaan yang diajukan oleh temannya. Guru dapat menguatkan jawaban-jawaban yang ada. • Siswa diminta untuk mengerjakan tugas no. 5 sebagai tugas individu. • Kemudian mintalah mereka untuk menuliskan pendapat tentang cerita yang dibacanya. Tulisan harus memuat alasan suka/tidak suka dan fakta pendukung. • Guru menyampaikan rubrik penilaian agar mereka memahami apa yang akan dinilai. • Siswa menukarkan hasil pekerjaannya dengan pekerjaan temannya dan saling mengomentari. Siswa dapat bekerja berpasangan. Tugas dinilai dengan rubrik.82 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Guru melanjutkan pembelajaran dengan meminta siswa mengamati gambar dan mendiskusikan hal berikut. - Jenis kegiatan ekonomi. - Jenis barang yang dijualbelikan. - Jenis pekerjaan yang terlibat pada kegiatan tersebut. - Hasil dari setiap pekerjaan. • Guru meminta setiap kelompok untuk mendiskusikan gambar dan memberikan penguatan. • Siswa diminta untuk mengerjakan tugas berikutnya secara individu. • Siswa menulis laporan tentang pekerjaan yang ada di sekitar mereka dengan bahasan berikut. - Jenis kegiatan ekonomi. - Lapangan pekerjaan. - Hasil dari setiap pekerjaan. - Penyebaran barang. • Siswa menukarkan hasil pekerjaannya dengan pekerjaan temannya dan saling mengomentari. Siswa dapat bekerja berpasangan. Setelah itu pekerjaan mereka harus dikumpulkan. Tugas dinilai dengan rubrik. • Siswa melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di Buku Guru. Pengayaan Mintalah siswa untuk menuliskan judul yang kira-kira sesuai dengan isi cerita ‘Pak Welly’.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 83 Remedial • Siswa yang belum memahami bagaimana mengisi diagram venn dapat dilatih kembali oleh guru. Mintalah siswa untuk memikirkan dua hal yang berbeda, misalnya makanan untuk makan siang dan sarapan. Siswa kemudian menuliskan persamaan dan perbedaannya. Kemudian persamaan dituangkan ke dalam bagian tengah diagram. Perbedaan masing-masing makanan ditulis di bagian lingkaran sesuai dengan jenis makanan. Penilaian 1. Diskusi Penilaian dilakukan saat siswa melakukan diskusi tentang peta pikirannya mengapa penting menjaga kelestarian sumber daya alam. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mendengarkan Selalu mendengarkan teman yang sedang berbicara. Mendengarkan teman yang berbicara, namun sesekali masih perlu diingatkan. Masih perlu diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara. Sering diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara, namun tidak mengindahkan. Komunikasi non verbal (kontak mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, suara). Merespon dan menerapkan komunikasi non verbal dengan tepat. Merespon dengan tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Sering merespon kurang tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Membutuhkan bantuan dalam memahami bentuk komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Partisipasi (menyampaikan ide, perasaan, pikiran). Isi pembicaraan menginspirasi teman. Selalu mendukung dan memimpin lainnya saat diskusi. Berbicara dan menerangkan secara rinci, merespon sesuai dengan topik. Berbicara dan menerangkan secara rinci, namun terkadang merespon kurang sesuai dengan topik. Jarang berbicara selama proses diksusi berlangsung. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.84 Buku Guru SD/MI Kelas IV 2. IPA Diagram Venn tentang perbedaan jenis pekerjaan yang merugikan sumber daya alam dinilai dengan centang (). Indikator penilaian Ada Tidak ada Menyebutkan dua jenis pekerjaan. Menyebutkan persamaan tugas pekerjaan minimal 3. Menyebutkan perbedaan tugas pekerjaan minimal 3. Menyebutkan persamaan/perbedaan dampak positif. Menyebutkan persamaan/perbedaan dampak negatif. Tulisan tentang ide menangkap ikan dengan teknologi ramah lingkungan. Indikator penilaian Ada Tidak ada Menyebutkan dua ide yang sesuai dengan topik. Menyebutkan alasan pemilihan ide yang sesuai dengan pelestarian sumber daya alam. Menyebutkan dampak positif dari cara yang dipilih terhadap lingkungan. 3. IPS Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Jenis kegiatan ekonomi Menyebutkan dan menjelaskan kegiatan ekonomi yang sesuai dengan pekerjaan. Menyebutkan dan menjelaskan kegiatan ekonomi, namun kurang sesuai dengan pekerjaan. Menyebutkan kegiatan ekonomi, namun tidak sesuai dengan pekerjaan. Tidak menyebutkan sama sekal.i Lapangan pekerjaan Menyebutkan paling sedikit 3 lapangan pekerjaan dengan benar. Menyebutkan sebagian besar lapangan pekerjaan dengan benar. Menyebutkan satu lapangan pekerjaan dengan benar. Menyebutkan lapangan pekerjaan, namun salah. Penyebaran barang Menyebutkan distribusi barang secara runtut dan benar. Menyebutkan distribusi barang dengan benar. Menyebutkan distribusi barang tidak runtut dan sebagian benar. Menyebutkan distribusi barang tidak runtut dan sebagian besar tidak benar.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 85 Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Hasil yang diperoleh Menyebutkan hasil yang diperoleh pekerja dari pekerjaannya dan semuanya benar. Menyebutkan hasil yang diperoleh pekerja dari pekerjaannya dan sebagian besar benar. Menyebutkan hasil yang diperoleh pekerja dari pekerjaannya dan sebagian kecil benar. Tidak menyebutkan hasil yang diperoleh pekerja dari pekerjaannya. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 4. Bahasa Indonesia Komentar siswa tentang cerita dinilai dengan menggunakan rubrik. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Gambar Gambar yang dihasilkan mencerminkan tokoh dalam cerita.  Gambar yang dihasilkan sebagian besar mencerminkan tokoh dalam cerita. Gambar yang dihasilkan sebagian kecil mencerminkan tokoh dalam cerita. Gambar yang dihasilkan tidak mencerminkan tokoh dalam cerita. Alasan pemilihan bagian cerita yang disukai. Alasan pemilihan didasarkan kepada fakta yang ada.  Sebagian besar alasan pemilihan didasarkan kepada fakta yang ada. Sebagian kecil alasan pemilihan didasarkan kepada fakta yang ada. Alasan diberikan berdasarkan opini bukan fakta dari cerita. Topik Topik-topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Sebagian besar topik yang disampaikan sesuai dengan cerita.  Sebagian kecil topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Topik yang disampaikan di luar cerita yang ada. Fakta pendukung Fakta pendukung yang disampaikan seluruhnya sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian besar sesuai dengan isi cerita.  Fakta pendukung yang disampaikan sebagian kecil sesuai dengan isi cerita. Fakta yang disampaikan tidak sesuai cerita. Penilaian (penskoran): Total Nilai Siswa Total Nilai Maksimal x 10 Nilai (penskoran) : 4 4 3 3 16 14 16 + + + = ×10 = 8 7 ,86 Buku Guru SD/MI Kelas IV 5. Catatan dibuat untuk menilai sikap (Percaya diri). Contoh catatan dapat dilihat pada Lampiran 2 Buku Guru. • Siswa diminta untuk memperhatikan satu jenis makanan yang sering dimakannya. • Siswa diminta menanyakan kepada orang tuanya tentang asal makanan hingga bisa sampai ke meja makan. • Siswa diminta untuk menuliskan proses makanan sampai ke meja makan mereka. • Siswa diminta untuk menceritakan hasilnya kepada teman dan guru.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 87 Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKn Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami gambar dan bentuk tiga dimensi. 4.1 Menggambar dan membentuk tiga dimensi. SBdP Pembelajaran 288 Buku Guru SD/MI Kelas IV Fokus Pembelajaran: PPKn, Matematika, dan SBdP Tujuan Pembelajaran 1. Setelah mencari informasi, siswa mampu menjelaskan hubungan simbol dengan makna sila kedua Pancasila dengan benar. 2. Setelah diberikan masalah, siswa mampu menganalisis masalah yang terkait dengan sila kedua Pancasila dengan terperinci. 3. Setelah berdiskusi, siswa mampu mengidentifikasi hal-hal yang diperhatikan saat menggambar dengan terperinci. 4. Setelah berdiskusi, siswa mampu menggambar kegiatan yang menunjukkan pengamalan sila kedua pancasila dengan kreatif. 5. Setelah bereksplorasi, siswa mampu menemukan rumus luas dan keliling persegi panjang menggunakan benda konkret dengan benar. 6. Setelah bereksplorasi, siswa mampu menyelesaikan masalah tentang luas dan keliling persegi panjang dengan benar. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Contoh gambar, buku gambar, kertas berpetak dengan panjang 1 cm, dan gunting. Langkah-Langkah Pembelajaran Diawal kegiatan, guru membacakan cerita tentang pertemanan Pak Made dan Pak Toni. Guru menyampaikan bahwa meskipun pekerjaan setiap orang berbeda, jangan pernah merasa bahwa pekerjaan kita lebih baik. Setiap pekerjaan sama, yang penting memberikan manfaat bagi orang lain. Hal itu sesuai dengan makna sila kedua Pancasila. • Siswa duduk secara berkelompok. Satu kelompok terdiri dari 5 siswa. Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 59 Pak Made adalah seorang pelukis. Lukisannya banyak dijual di galeri. Pak Made sering mendapatkan pesanan untuk melukis wajah atau bentuk-bentuk lain. Berbeda dengan Pak Made, Pak Toni adalah penjahit. Pak Toni menerima pesanan orang-orang yang ingin membuat baju. Meskipun berbeda pekerjaan, mereka berteman baik. Tidak pernah terpikir oleh Pak Made bahwa pekerjaannya lebih baik daripada pekerjaan Pak Toni. Begitu pula sebaliknya. Pekerjaan setiap orang berbeda. Jangan pernah merasa bahwa pekerjaan kita lebih baik daripada pekerjaan orang lain. Setiap pekerjaan sama, yang penting memberikan manfaat bagi orang lain. Hal ini sesuai dengan makna sila kedua Pancasila. Ayo kita pelajari lebih lanjut. Pekerjaan apa yang paling baik? Bagimana sikap kita dengan pekerjaan-pekerjaan yang berbeda?Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 89 • Guru menunjukkan simbol sila kedua. Guru membawa gambar dengan ukuran yang cukup besar. Guru bertanya, “Apa arti dari lambang sila kedua Pancasila?” Siswa menjawab secara bergantian. • Siswa mengamati simbol sila kedua Pancasila dan membaca artinya yang ada di Buku Siswa. Sila kedua: kemanusiaan yang adil dan beradab. Mata rantai berbentuk segiempat melambangkan lakilaki. Mata rantai berbentuk lingkaran melambangkan perempuan. Mata rantai yang saling berkaitan melambangkan hubungan manusia satu dengan yang lainnya yang perlu bersatu dan saling membantu sehingga menjadi kuat seperti rantai. • Dalam kelompoknya, siswa mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut. Bentuk apakah simbol sila kedua Pancasila? Apa makna simbol sila kedua Pancasila? • Guru dan siswa membahas jawaban dari pertanyaan tersebut. Guru menunjuk salah satu kelompok dan kelompok yang lain memberikan masukan. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada kesulitan. • Guru menguatkan makna dari sila kedua Pancasila: Sila kemanusiaan yang adil dan beradab bermakna: 1. setiap manusia setara, sejajar, 2. beradab dalam rasa, pikiran, dan tindakan, 3. anti penjajahan, 4. mengutamakan kebenaran dan keadilan. • Siswa dalam kelompok diminta mendiskusikan kembali pertanyaanpertanyaan berikut. Guru memotivasi siswa untuk berani menyampaikan pendapatnya dalam kelompok. Siswa bisa mencari informasi dari sumber lainnya.90 Buku Guru SD/MI Kelas IV Jelaskan hubungan antara simbol dan makna sila kedua Pancasila. Apakah sikap Pak Made dan Pak Toni mencerminkan sila kedua Pancasila? Jelaskan alasanmu. Tulislah contoh-contoh sikap yang menunjukkan sila kedua Pancasila dalam kehidupan sehari-hari! • Kelompok 1 dan kelompok 2 akan bergabung. Perwakilan dari masingmasing kelompok akan mempresentasikan jawaban mereka. Siswa lainnya mendengarkan, memberikan masukan, dan bertanya jika ada hal-hal yang dirasa kurang jelas. • Guru memberikan penguatan. Guru membahas satu-persatu pertanyaan yang diajukan. • Secara individu siswa membaca cerita “Dayu tidak Mau Sekolah”. Siswa membaca masalah tersebut dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari masalah yang diajukan. Guru memotivasi siswa untuk mencermati fakta-fakta yang ada didalam soal dengan terperinci. Guru juga meminta siswa menganalisis masalah dengan cermat. • Apa yang dilakukan Dadu terhadap Dayu? • Bagimana perasaan Dayu terhadap sikap Dadu? • Setujukah kamu dengan apa yang dilakukan Dadu? Jelaskan. • Apakah sikap yang dilakukan Dadu sesuai dengan sila kedua Pancasila? Jelaskan. Produk ini dinilai dengan penilaian 1 • Siswa saling menukarkan jawaban kepada temannya. Guru berkeliling mengecek pekerjaan siswa. • Guru menguatkan bahwa mengejek orang lain artinya menganggap diri lebih baik daripada orang lain. Hal itu sangat bertentangan dengan sila kedua Pancasila, bahwa setiap orang setara. Ejekan Dadu sangat tidak beradab. Tindakan Dadu menyakiti perasaan Dayu.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 91 • Guru menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang pelukis haruslah kreatif. Siswa diminta membuat gambar yang mencerminkan pengamalan sila kedua Pancasila. • Siswa diminta untuk mengamati hal-hal yang perlu diperhatikan saat menggambar. • Siswa menggambar sikap yang menunjukkan pengamalan sila kedua Pancasila. • Guru memotivasi siswa untuk menggambar dengan kreatif. Guru memotivasi siswa untuk percaya diri membuat sesuai dengan daya cipta masing-masing dan sesuai dengan tema. • Setelah selesai menggambar, siswa mewarnai gambarnya. Guru menyampaikan bahwa komposisi warna dan kerapian perlu diperhatikan. • Siswa mempresentasikan gambar yang dibuatnya kepada temannya. Siswa saling memberikan masukan. • Guru memberikan apresiasi dan masukan kepada karya siswa. Semua karya yang dihasilkan akan dipajang di papan pajang atau jendela. Guru menyampaikan kepada siswa untuk memberikan nama, hari, dan tanggal untuk karyanya. • Saat pembelajaran guru menyampaikan kepada siswa bahwa seorang penjahit juga harus sangat paham tentang luas. • Kali ini siswa akan bereksplorasi untuk menentukan luas persegi panjang. Siswa akan bekerja secara berpasangan. Siswa mengamati persegi panjang yang ada di buku siswa. Siswa mengukur sisi dari persegi. Siswa menuliskan hasil pengukurannya. Misal panjang 6 cm dan lebar 4 cm. • Guru meminta siswa memotong kertas berpetak dengan panjang sisi 1 cm. Siswa diminta untuk menutupi seluruh permukaan persegi dengan persegi satuan. Siswa akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di buku siswa. M Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 63 Sebagai seorang pelukis, Pak Made mempunyai keterampilan melukis yang sangat bagus. Ia juga mempunyai ide-ide kreatif sehingga lukisannya sangat indah dan unik. Gambarlah salah satu sikap yang menunjukkan sila kedua Pancasila! Sampaikan kepada temanmu! Sebagai seorang penjahit, Pak Toni harus sangat paham tentang luas dan keliling. Ini akan membantu dalam hal memperkirakan bahan. Ayo kita pelajari lebih lanjut! Luas dan Keliling Persegi Panjang. Sebelumnya kamu telah membuktikan luas dan keliling persegi. Sekarang dengan kelompokmu, diskusikan pembuktian luas dan keliling persegi panjang! Perhatikan persegi panjang berikut! lebar panjang M92 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Ada berapa banyak persegi satuan yang menutupi panjang persegi panjang? • Ada berapa banyak persegi satuan yang menutupi lebar persegi panjang? • Ada berapa banyak persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan persegi panjang? • Bagaimana hubungan antara banyak persegi satuan yang menutupi panjang, lebar dan seluruh permukaan persegi? • Jika seluruh persegi satuan yang menutupi persegi panjang adalah luas persegi panjang, apa yang bisa kamu simpulkan tentang luas persegi panjang? • Panjang persegi panjang dinamakan p. Lebar persegi panjang dinamakan l. Luas persegi panjang dinamakan L. Tulislah rumus luas persegi panjang. • Siswa mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan pasangannya. Guru membimbing siswa untuk menuliskan simbol, mengamati hasil percobaan, dan menarik kesimpulan dengan teliti. Percobaan dan kesimpulan dinilai dengan penilaian 3 • Siswa diminta untuk berganti pasangan. Dengan pasangan baru siswa diminta untuk saling menyampaikan hasil eksplorasinya. Siswa saling memberikan masukan pada pekerjaan temannya. Siswa berganti pasangan sebanyak 2 kali. • Siswa diminta duduk kembali dengan pasangan semula untuk mendiskusikan masukan dari temannya. • Diskusi kelas. Guru membahas satu persatu pertanyaan. Guru menuliskan setiap simbol dengan cermat. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya atau memberikan masukan. • Siswa juga diminta membaca kesimpulan yang ada di Buku Siswa. Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 65 · Jika banyaknya persegi satuan yang menutupi persegi panjang menyatakan luas persegi panjang, apa yang bisa kamu simpulkan tentang luas persegi panjang? · Panjang persegi panjang dinamakan p. Lebar persegi panjang dinamakan l. Luas persegi panjang dinamakan L. Tulislah rumus luas persegi panjang. Luas Persegi Panjang Panjang Lebar Ditutupi oleh persegi satuan 1 2 2 3 3 4 4 5 5 6 7 Banyaknya persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan persegi panjang dinamakan luas persegi panjang. Jadi, luas persegi panjang di atas = (7 x 5) satuan = 35 satuan. Jika L = Luas, p = ukuran panjang, dan l = ukuran lebar, maka L = p x l.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 93 Luas Persegi Panjang Panjang Lebar Ditutupi oleh persegi satuan 1 2 2 3 3 4 4 5 5 6 7 Banyaknya persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan persegi panjang dinamakan luas persegi panjang. Jadi luas persegi panjang di atas = (7 � 5) satuan = 35 satuan Jika L = Luas, p = ukuran panjang, dan l = ukuran lebar, maka L = p � l. • Guru bertanya kepada siswa, apakah ada cara berbeda untuk menemukan rumus persegi. Siswa diminta kembali berdiskusi dengan pasangannya untuk bereksplorasi menemukan cara berbeda dalam mencari luas persegi panjang. Guru memotivasi siswa untuk berpikir kreatif menemukan caracara berbeda. • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk maju ke depan menjelaskan cara berbeda yang ia temukan. Guru memberikan apresiasi dan penguatan terhadap siswa yang menemukan cara tersebut. Guru menyampaikan kepada siswa untuk terus berani mencoba berpikir kreatif menemukan cara-cara berbeda. • Siswa mengamati gambar yang ada di buku siswa. Siswa diminta menemukan rumus keliling persegi panjang. Keliling Persegi Panjang A B D C 1 2 2 3 3 4 4 5 5 6 7 • Guru membimbing siswa untuk melihat hubungan lebar, panjang, dan keliling. Siswa dibebaskan menggunakan cara mereka. • Siswa menuliskan kesimpulan. Beberapa siswa diminta maju ke depan untuk menyampaikan pendapatnya.94 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa dan guru membaca kesimpulan yang ada di Buku Siswa. Jumlah ukuran sisi yang membatasi sebuah bangun merupakan keliling dari bangun tersebut. Pada bangun di atas, kelilingnya adalah AB + BC + CD + DA = 7 satuan + 5 satuan + 7 satuan + 5 satuan = 24 satuan. Jadi keliling persegi panjang 2 � (ukuran panjang + ukuran lebar). • Siswa berlatih mengerjakan soal-soal yang ada di buku siswa. 1. Diketahui persegi panjang dengan panjang 5 cm dan lebar 3 cm. Hitunglah luas dan kelilingnya. 2. Diketahui persegi panjang dengan lebar 4 cm. Luas persegi panjang tersebut 36 cm2. Hitunglah kelilingnya. 3. Sebuah persegi panjang mempunyai keliling 20 cm. Lebar sisinya adalah 2 cm. Hitunglah luasnya. 4. Diketahui persegi panjang dengan panjang sisi dua kali lebarnya. Lebarnya adalah 4 cm, hitunglah luas dan kelilingnya. 5. Sebuah persegi panjang mempunyai panjang 3 kali lebarnya. Jika lebarnya 9 cm, hitunglah luas dan kelilingnya. • Siswa mengerjakan soal tersebut secara individu. Guru tetap membimbing siswa untuk mengerjakan dengan langkah-langkah mengerjakan soal. 1. Baca dengan berlahan. Siswa membaca soal dengan perlahan dan teliti. 2. Tandai kata-kata kunci. Guru membaca kalimat pertama. Guru bertanya: Informasi penting apa yang terdapat pada kalimat pertama? Siswa menjawab secara bergantian. Guru menguatkan dan meminta siswa untuk memberikan tanda pada kata-kata kunci (informasi penting).Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 95 3. Tulis hal yang ditanyakan dan diketahui. Guru bertanya kepada siswa, informasi apa yang ada pada soal? Apa yang ditanyakan soal? Siswa menuliskan Diketahui: Ditanya: 4. Membuat strategi penyelesaian. Guru bertanya Bagaimana cara menyelesaikannya? Apa yang harus dicari? Bagimana cara mencarinya? Siswa dibimbing untuk menyelesaikan soal dengan langkah yang runtut. Langkah satu ke langkah yang lainnya harusnya berkesinambungan. 5. Mengecek kembali. Setelah penyelesaian didapatkan siswa mengecek kembali hasil pekerjaannya. Pertanyaan yang bisa digunakan untuk panduan adalah • Apakah hasilnya masuk akal? • Apakah hasilnya dapat menjawab pertanyaan? • Apakah ada strategi lainnya? Jika kamu menggunakan strategi lain apakah hasilnya sama? 6. Kesimpulan Siswa menuliskan kesimpulan hasil pekerjaannya. Siswa menggunakan jadi hasil….(dari yang ditanyakan) adalah … • Guru berkeliling memberikan bimbingan kepada siswa yang masih kesulitan. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya jika ada hal yang dirasa sulit. Siswa yang masih sangat membutuhkan bimbingan bisa diberikan soal yang tingkat kesulitannya lebih mudah. • Setelah selesai, siswa menukarkan jawaban dengan temannya. Siswa saling memeriksa dan memberikan pendapat terhadap hasil pekerjaan temannya.96 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Guru membahas nomor-nomor soal yang masih sulit dikerjakan oleh siswa. Guru bisa membuat soal-soal tambahan untuk latihan. • Siswa membuat sendiri soal tentang luas persegi. Teman pasangannya akan mengerjakan soal yang telah dibuatnya. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru. Pengayaan Siswa bisa diberikan soal-soal yang lebih rumit daripada biasanya. Remedial Siswa yang belum mengusai materi dan keliling persegi panjang dapat mengulang kegiatan bersama guru. Kegiatan bisa dilakukan seusai jam belajar. Kegiatan dilakukan sekitar 30–60 menit. Kegiatan dapat dilakukan untuk beberapa siswa sekaligus. Penilaian 1. PPKn-Menganalisis Masalah Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Fakta Menuliskan semua fakta tentang hal yang dilakukan Dadu terhadap Dayu. Menuliskan sebagian besar fakta tentang hal yang dilakukan Dadu terhadap Dayu. Menuliskan sebagian fakta tentang hal yang dilakukan Dadu terhadap Dayu. Menuliskan sebagian kecil fakta tentang hal yang dilakukan Dadu terhadap Dayu. Menuliskan semua fakta tentang perasaan Dayu. Menuliskan sebagian besar fakta tentang perasaan Dayu. Menuliskan sebagian fakta tentang perasaan Dayu. Menuliskan sebagian kecil fakta tentang perasaan Dayu. Pendapat Seluruh pendapat didasarkan atas fakta yang ada. Sebagaian besar pendapat didasarkan atas fakta yang ada. Sebagaian kecil pendapat didasarkan atas fakta yang ada. Sebagaian pendapat didasarkan atas fakta yang ada.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 97 Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Kesesuaian dengan Pancasila Menghubungkan sikap yang dilakukan Dadu dengan makna sila kedua Pancasila dengan logis, jelas, dan benar. Menghubungkan sikap yang dilakukan Dadu dengan makna sila kedua Pancasila dengan hanya memenuhi 2 dari 3 kriteria yang diharapkan. Menghubungkan sikap yang dilakukan Dadu dengan makna sila kedua Pancasila dengan hanya memenuhi 1 dari 3 kriteria yang diharapkan. Belum mampu menghubungkan dengan makna sila kedua Pancasila. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 2. Matematika: eksplorasi dan kesimpulan luas persegi panjang. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Keterampilan berpikir Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan sesuai dan dapat menyelesaikan masalah. Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan sesuai, namun tidak dapat menyelesaikan masalah. Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan tidak sesuai sehingga tidak dapat menyelesaikan masalah. Rencana yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan. Tidak ada strategi yang digunakan. Pengetahuan dan Pemahaman Pemahaman ditunjukkan saat: 1. Meletakkan persegi satuan menutupi permukaan persegi. 2. Mengidentifikasi banyaknya persegi satuan di seluruh permukaan. 3. Mengidentifikasi banyaknya persegi pada setiap sisi. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan 3 dari 4 hal yang diharapkan. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan 1-2 dari 4 yang diharapkan. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan tidak sesuai dengan konsep. Aplikasi Menggunakan simbol sisi, menggunakan simbol luas dan menghubungkannya dengan benar. Memenuhi 2 dari 3 kriteria yang diharapkan. Memenuhi 1 dari 3 kriteria yang diharapkan. Belum memenuhi kriteria yang diharapkan.98 Buku Guru SD/MI Kelas IV Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Komunikasi Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, sistematis dan menggunakan kalimat matematika dengan benar. Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, dan menggunakan kalimat matematika dengan benar namun kurang sistematis. Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis namun kurang sistematis atau menggunakan kalimat matematika yang tidak tepat. Masih membutuhkan bimbingan saat mengomunikasikan hasil. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 3. SBdP: Gambar rumah impian Kriteria Ya Tidak Menggambar sesuai dengan daya cipta masingmasing (ide orisinal). Menggambar sesuai dengan tema yang disajikan. Menggambar bentuk dengan kreatif. Mewarnai gambar dengan memperhatikan komposisi warna dan kerapian. Cara menggunakan alat dan bahan dengan sesuai. 4. Diskusi Diskusi saat membahas hubungan simbol dengan makna sila kedua Pancasila. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mendengarkan Selalu mendengarkan teman yang sedang berbicara. Mendengarkan teman yang berbicara, namun sesekali masih perlu diingatkan. Masih perlu diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara. Sering diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara, namun tidak mengindahkan.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 99 Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Komunikasi non verbal (kontak mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, suara) Merespon dan menerapkan komunikasi non verbal dengan tepat. Merespon dengan tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Sering merespon kurang tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Membutuhkan bantuan dalam memahami bentuk komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Partisipasi (menyampaikan ide, perasaan, pikiran) Isi pembicaraan menginspirasi teman. Selalu mendukung dan memimpin lainnya saat diskusi. Berbicara dan menerangkan secara rinci, merespon sesuai dengan topik. Berbicara dan menerangkan secara rinci, namun terkadang merespon kurang sesuai dengan topik. Jarang berbicara selama proses diksusi berlangsung. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 5. Catatan dibuat untuk menilai sikap (jujur dan percaya diri). Contoh catatan terlampir di bagian akhir Buku Guru. Siswa menyampaikan kepada orang tuanya makna sila kedua Pancasila. Siswa meminta pendapat orang tuanya apakah sikapnya sudah sesuai dengan sila kedua Pancasila.100 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.8 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya. 4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian sumber daya alam bersama orang-orang di lingkungannya. IPA Kompetensi Dasar: 3.4 Menerapkan gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. 4.4 Mempraktikkan gerak dasarlokomotor dan non lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. PJOK Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Bahasa Indonesia Pembelajaran 3Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 101 Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, IPA, dan PJOK Tujuan Pembelajaran 1. Setelah melakukan pengamatan, siswa mampu menjelaskan langkah gerakan tangkisan pada bela diri silat dengan tepat. 2. Setelah mengamati, siswa mampu mempraktikkan langkah-langkah gerakan tangkisan pada bela diri silat dengan lancar. 3. Setelah berdiskusi, siswa mampu menyebutkan pentingnya membatasi penggunaan sumber daya alam dalam kehidupan sehari-hari dengan detail. 4. Setelah berdiskusi, siswa mampu mengomunikasikan contoh kegiatan menjaga kelestarian alam dalam kehidupan sehari-hari dengan detail. 5. Setelah membaca cerita, siswa mampu menilai cerita tersebut dengan detail. 6. Setelah berdiskusi, siswa mampu menyampaikan pendapatnya mengenai suatu cerita secara lisan maupun tulisan dengan sistematis. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Contoh-contoh poster tentang penghematan sumber daya alam untuk kegiatan pengayaan. Langkah-Langkah Pembelajaran Sebelum memulai kegiatan bela diri silat, guru harus mempelajari teknik gerakan tangkisan setahap demi setahap sampai mahir. • Guru mengajak seluruh siswa keluar kelas dan meminta mereka berbaris membentuk huruf U. Di tengah barisan, guru mempraktikkan langkah-langkah gerakan tangkisan setahap demi setahap dan membahasnya dengan siswa. • Guru melakukan gerak pertama yaitu tangkisan dalam. Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 69 Sebelumnya kamu telah mempelajari keterampilan dasar pukulan dalam pencak silat. Sekarang kamu akan mempelajari lebih lanjut tentang gerakan tangkisan. Amati gambar dan penjelasan berikut. Tangkisan dalam Pencak Silat 1. Tangkisan dalam Tangkisan dari luar ke dalam sejajar dengan bahu. Di kegiatan olahraga hari ini, kamu akan melanjutkan latihan pencak silat. Setelah bugar nanti, kamu akan melanjutkan kegiatan diskusi tentang berbagai pekerjaan.102 Buku Guru SD/MI Kelas IV Tangkisan dari luar ke dalam sejajar dengan bahu • Siswa mengikuti gerakan guru Guru berkeliling untuk mengecek posisi kaki siswa. • Guru meneriakkan kata “Ha” setiap memulai atau mengganti gerakan. • Gerakan 1 diulang beberapa kali agar siswa mahir. Guru meminta satu anak untuk melakukan gerakan dan diikuti anak yang lain. • Guru melakukan gerakkan kedua yaitu Tangkisan Luar. Tangkisan dari dalam ke luar sejajar dengan bahuSubtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 103 • Siswa mengikuti gerakan guru. • Guru melakukan kegiatan sama seperti di atas. Melatih beberapa kali gerakan. • Guru melanjutkan gerakkan ketiga yaitu Tangkisan Atas. Tangkisan dari bawah ke atas, untuk melindungi kepala dari serangan • Berikutnya guru mempraktikkan gerakan keempat yaitu Tangkisan Bawah. Tangkisan dari atas ke bawah. • Bersama-sama, siswa kemudian berlatih gerakan satu demi satu, dua gerakan sekaligus, tiga gerakan dan akhirnya seluruh gerakkan dipraktikkan. • Siswa diminta berlatih sendiri sambil mengingat gerakan.104 Buku Guru SD/MI Kelas IV Guru mencatat langkah yang telah dipraktikkan oleh beberapa siswa melalui pengamatan sikap. • Setelah selesai praktik, guru kemudian mengajak siswa melakukan refleksi tentang gerakan yang telah mereka praktikkan di dalam kelas. a • Siswa diminta membaca dalam hati teks tentang ‘pensil’. Pohon yang telah ditebang untuk pembuatan pensil atau benda-benda lain berbahan kayu harus dibudidayakan kembali agar terjaga kelestariannya, yaitu dengan menanam kembali bibit baru dari tanaman sejenis. Selain itu, menghemat penggunaan pensil merupakan salah satu cara menghargai lingkungan. • Guru kemudian mengajak siswa untuk menjawab pertanyaan dan meminta siswa untuk mendiskusikan jawabannya di kelompok. Guru meminta salah satu siswa untuk menyampaikan hasilnya dan siswa lain diberi kesempatan untuk bertanya atau mempertanyakan. • Secara individu siswa diminta untuk mengisi tabel. Guru menerangkan terlebih dahulu cara pengisiannya dan memberi kesempatan kepada siswa apabila ada yang ingin ditanyakan. Pekerjaan Barang yang Dihasilkan Bahan Asal Benda Jenis Sumber Daya Alam Yang Digunakan 72 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Bacalah teks dengan membaca senyap! Pernahkah kamu berpikir bagaimana para pekerja pembuat pensil? Pensil awalnya adalah sebuah alat tulis dan lukis yang terbuat dari grafit murni atau karbon yang berasal dari alam. Sayangnya, grafit murni cenderung rapuh dan mudah patah. Seiring perkembangan zaman, saat ini dibuat pensil yang merupakan campuran dari grafit dan tanah liat. Proses pencampuran ini dibalut oleh media kertas atau kayu. Cara membuat pensil saat ini adalah dengan menghancurkan grafit dan tanah liat menjadi bentuk bubuk, kemudian dibakar selama kurang lebih 3 hari. Setelah itu, pensil ini dibentuk panjang dan tipis serta dibungkus kayu. Kayu yang telah ditebang untuk pembuatan pensil berasal dari pohon. Bendabenda lain yang terbuat dari kayu juga berasal dari pohon. Agar terjaga kelestariannya, pohon yang ditebang harus diganti dengan menanam kembali bibit baru dari tanaman sejenis. Selain itu, kita harus menghemat penggunaan pensil sebagai salah satu cara menghargai lingkungan. 1. Berdasarkan teks bacaan di atas, ceritakan proses pembuatan pensil dalam kolom berikut! 2. Sumber daya alam apa yang digunakan untuk pembuatan pensil? 3. Apa yang terjadi bila penggunaan pensil dan barang-barang lain yang terbuat dari kayu tidak dibatasi?Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 105 Pekerjaan Barang yang Dihasilkan Bahan Asal Benda Jenis Sumber Daya Alam Yang Digunakan Guru berkeliling untuk memastikan setiap siswa memahami instruksi. Guru memberi motivasi kepada mereka yang membutuhkan. Guru dapat mengajukan pertanyaan atau mendiskusikan hal yang tidak mereka pahami. • Siswa kemudian menjawab pertanyaan yang ada di dalam Buku Siswa. • Guru meminta siswa untuk mengumpulkan hasil kerja. Tugas dinilai dengan menggunakan rubrik. • Siswa melanjutkan kegiatan dengan membaca teks ‘Pak Willy’. Guru meminta siswa membuka teks tersebut di halaman sebelumnya. • Siswa menuliskan pendapatnya tentang cerita tersebut. • Guru menyampaikan rubrik penilaian kepada siswa. Produk siswa dinilai dengan menggunakan rubrik.106 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru. Pengayaan Siswa membuat poster tentang penghematan sumber daya alam dalam kehidupan sehari-hari. Remedial Siswa yang belum memahami gerakan tangkisan dapat mempraktikkannya bersama dengan teman saat istirahat. Penilaian 1. PJOK Praktik PJOK dinilai dibuat dalam bentuk catatan. 2. IPA Kegiatan IPA dinilai dengan menggunakan rubrik. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Sumber daya alam Menyebutkan sumber daya alam yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari paling sedikit 5 dan benar. Menyebutkan sumber daya alam yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari paling sedikit 4 dan benar. Menyebutkan sumber daya alam yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari paling sedikit 3 dan benar. Menyebutkan sumber daya alam yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari paling sedikit 2 dan benar. Cara menghemat sumber daya alam Menyampaikan paling sedikit 3 cara menghemat sumber daya alam dalam kehidupan sehari-hari. Menyampaikan paling sedikit 2 cara menghemat sumber daya alam dalam kehidupan sehari-hari. Menyampaikan paling sedikit 1 cara menghemat sumber daya alam dalam kehidupan sehari-hari. Tidak menyebutkan cara menghemat sumber daya alam. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 107 3. Bahasa Indonesia Komentar siswa tentang cerita dinilai dengan menggunakan rubrik. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Topik cerita Topik cerita disampaikan dengan benar. Topik cerita disampaikan mendekati benar. Topik cerita disampaikan namun kurang benar. Topik cerita tidak disampaikan. Alur cerita Alur cerita disampaikan dengan lengkap dan runtut. Alur cerita disampaikan dengan lengkap namun tidak runtut. Sebagian besar alur cerita disampaikan dengan runtut. Sebagian kecil alur cerita disampaikan dan tidak runtut. Latar belakang cerita Latar belakang cerita disampaikan dengan benar. Latar belakang cerita disampaikan mendekati benar. Latar belakang cerita disampaikan namun kurang benar. Latar belakang cerita tidak disampaikan. Fakta pendukung Fakta pendukung yang disampaikan seluruhnya sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian besar sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian kecil sesuai dengan isi cerita. Fakta yang disampaikan tidak sesuai cerita. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 4. Catatan dibuat untuk menilai sikap (disiplin) Contoh catatan terlampir di akhir Buku Guru. • Siswa diminta memperhatikan barang-barang di rumah. Sumber daya alam apa saja yang mereka pakai? Bagaimana mereka dan keluarga menjaga kelestarian sumber daya alam tersebut? • Siswa menuliskan hasil pengamatan dan diskusi dengan orang tua. • Siswa diminta menyampaikan hasil diskusi kepada guru.108 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKn Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Bahasa Indonesia Pembelajaran 4Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 109 Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, PPKn, dan Matematika Tujuan Pembelajaran 1. Setelah membaca cerita, siswa mampu memberikan pendapat tentang sikap tokoh dari cerita yang dibaca dengan terperinci. 2. Setelah membaca cerita, siswa mampu mempresentasikan pendapat tentang sikap satu tokoh dari cerita yang dibaca dengan lancar. 3. Setelah membaca cerita, siswa mampu menghubungkan sikap tokoh dengan pengamalan sila kedua Pancasila dengan benar. 4. Setelah berdiskusi, siswa mampu memberikan ide kesepakatan kelas supaya warga di kelas mengamalkan sila kedua Pancasila dengan logis. 5. Setelah berdiskusi, siswa mampu menemukan cara mencari luas dan keliling bangun gabungan (persegi dan persegi panjang) menggunakan benda konkret dengan benar. 6. Setelah berdiskusi, siswa mampu menyelesaikan masalah tentang tentang luas dan keliling bangun gabungan (persegi dan persegi panjang) dengan benar. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Gambar/foto dokter atau baju dokter untuk dipakai guru. Langkah-Langkah Pembelajaran • Di awal pembelajaran, guru membawa gambar seorang dokter. • Guru bertanya kepada siswa: Siapa yang ingin menjadi dokter? Apa saja yang dilakukan oleh dokter? Sikap apa yang harus dimiliki oleh seorang dokter? • Siswa diberi kesempatan untuk menjawab secara bergantian. 76 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Seorang yang bekerja harus memiliki sikap melayani, disiplin, rendah hati, dan bekerja sepenuh hati. Kita bisa mempelajari nilai-nilai tersebut dari seorang dokter yang bekerja untuk masyarakat. Bacalah teks berikut dalam hati! Hebatnya Dokter Kami Ia adalah Dokter Rana, seorang dokter muda yang sederhana dan terampil. Ayahnya mantan kepala desa kami yang telah meninggal dunia. Dokter Rana baru kembali ke desa kami dua tahun lalu, setelah sepuluh tahun lebih merantau ke kota. Ia memperoleh beasiswa di Fakultas Kedokteran dan setelah lulus ia praktik di Rumah Sakit Umum Kabupaten setelah lulus. Semenjak ia pulang dan praktik di balai kesehatan desa, aku sering mendengar perbincangan warga yang heran atas keputusan Dokter Rana untuk kembali ke desa. Bukankah penghasilan sebagai dokter di kota jauh lebih besar? Sikap apa lagi ya yang harus dimiliki oleh seorang dokter?110 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa diminta membaca teks “Hebatnya Dokter Kami” yang ada di buku siswa. Siswa membaca teks tersebut dalam hati. • Setelah selesai membaca guru meminta siswa untuk menjawab pertanyaan berdasarkan teks secara individu. 1. Apa yang dilakukan Dokter Rana untuk warga Desa? 2. Mengapa Dokter Rana melakukan itu? 3. Apa dampak dari hal yang dilakukan oleh Dokter Rana bagi masyarakat? 4. Bagaimana perasaan masyarakat terhadap Dokter Rana? Tulislah. Tuliskan pada tabel berikut. • Setelah menjawab pertanyaan tersebut, guru membahas satu persatu pertanyaan di depan kelas. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya. • Sekarang siswa akan menuliskan pendapat tentang Dokter Rana. Siswa awalnya menuliskan sikap-sikap yang dimiliki oleh tokoh. Guru membimbing siswa untuk menyampaikan pendapat sesuai dengan fakta yang ditemukan. Sikap dari Dokter Rana Pendapatku tentang sikap Dokter Rana Hal-hal baik yang bisa aku contoh dari Dokter Rana Penilaian 1 tentang pendapat dari sikap tokoh • Siswa mempresentasikan hasil pekerjaannya kepada temannya. Guru memotivasi siswa agar dengan percaya diri, runtut, dan jelas saat presentasi. • Guru menyampaikan bahwa dari Dokter Rana kita belajar bahwa ketika kita bekerja haruslah bermanfaat bagi orang lain. Menjadi seorang dokter juga harus rendah hati dan menghargai orang lain.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 111 Guru mengingatkan kembali cerita Dayu yang diejek oleh Dadu. Guru bertanya, “Apa yang perlu kalian lakukan supaya hal itu tidak terjadi?” Siswa menjawab secara bergantian. Siswa mengamati contoh kesepakatan kelas yang ada di Buku Siswa. • Guru menyampaikan manfaat kesepakatan kelas. Kesepakatan kelas adalah hal-hal yang disepakati oleh satu kelas. Kesepakatan ini dibuat atas dasar diskusi bersama. Kesepakatan kelas bertujuan supaya semua warga kelas bisa nyaman. • Siswa menuliskan ide-ide kesepakatan kelas supaya tidak ada tindakan saling mengejek, berkelahi dan tindakan yang tidak menghargai orang lain. • Siswa secara individu menuliskan kesepakatan kelas. Kesepakatan kelas yang dibuat dinilai dengan penilaian 2. Guru memotivasi seluruh siswa untuk menuliskan kesepakatan yang kreatif, mudah dilakukan, dan membuat semua orang nyaman. • Setelah selesai, siswa akan menyampaikan kesepakatan kelas yang dibuatnya dalam kelompok kecil. Satu kelompok 5 siswa. Siswa dalam kelompok menyepakati kesepakatan mereka. Siswa saling memberikan ide sesuai dengan hal yang telah mereka tulis. Kesepakatan Kelas 4E : tertib jujur peduli berbagi menghargai tepat waktu percaya diri bekerja sama bicara bergantian bertanggung jawab bermain bersama kelas bersih dan rapi berusaha melakukan yang terbaik112 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Setiap kelompok akan mempresentasikan kesepakatan mereka. Guru memimpin jalannya diskusi. Saat presentasi guru menuliskan poin-poin kesepakatan setiap kelompok di papan tulis. Setelah semua kelompok selesai, siswa diminta melihat ke papan tulis. • Guru membacakan setiap poin dan meminta kesepakatan siswa. Guru memberikan tanda  untuk kesepakatan yang telah disepakati. Ketika ada poin yang belum disepakati, secara klasikal siswa mendiskusikan. Hasil dari kegiatan ini adalah kesepakatan kelas. Siswa menuliskan yang rapi di kertas, siswa bisa memberikan gambar atau menambah hiasan lain untuk kesepakatan kelas mereka. Siswa bisa menggunakan kalender bekas, karton bekas dan bahan bekas lainnya. Guru membagi tugas pengerjaan kesepakatan kelas ini. • Guru memotivasi seluruh siswa untuk mematuhi kesepakatan kelas yang dibuat. • Guru bertanya kepada siswa tentang pekerjaan seorang petani dan apa yang dilakukannya? Siswa menjawab pertanyaan guru dengan mengangkat tangan. • Guru membacakan cerita tentang seorang petani. Paman Udin adalah petani yang rajin. Ketekunannya membuat hasil panen melimpah. Ia sekarang mempunyai sawah yang cukup luas. Berikut adalah gambar petak sawahnya. Apakah kamu tahu bagaimana menghitung luas dan keliling sawah tersebut? Ayo berlatih menghitungnya! Kita akan berlatih menghitung luas dan keliling bangun gabungan. • Siswa diminta mencoba menyelesaikan masalah tersebut dengan bereksplorasi sesuai dengan pengetahuan yang telah mereka miliki. 30 m F 20 m 60 m 30 m E A D c b 80 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Paman Udin adalah petani yang rajin. Ketekunannya membuat hasil panen melimpah. Ia sekarang mempunyai sawah yang cukup luas. Berikut adalah gambar petak sawahnya. Apakah kamu tahu bagaimana menghitung luas dan keliling sawah tersebut? Ayo berlatih menghitungnya! Kita akan berlatih menghitung luas dan keliling bangun gabungan. Perhatikan gambar persegi panjang berikut! 3 cm 5 cm A 3 cm 5 cm B 3 cm 5 cm A 3 cm 5 cm B Hitunglah luas A: Hitunglah keliling A: Hitunglah luas B: Hitunglah keliling B: 1. Gabungkan 2 persegi panjang A dan B. a. Bangun gabungan apa yang terbentuk? 30 m F 20 m 60 m 30 m E A D c bSubtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 113 • Siswa dibebaskan menggunakan cara sesuai dengan keterampilan yang mereka miliki. Guru memotivasi siswa untuk percaya diri mengerjakan dan tidak takut salah. • Guru berkeliling memotivasi siswa, mengingatkan siswa untuk cermat membaca soal dan berani mencoba. • Guru meminta siswa menukarkan jawaban dengan temannya. Siswa saling mendiskusikan pekerjaannya. Siswa membandingkan strategi yang dibuat temannya dan strateginya. • Guru menanyakan strategi-strategi yang dihasilkan, guru menulisnya di papan tulis. Guru menyampaikan bahwa kita boleh menggunakan strategi yang berbeda ketika mengerjakan soal. Guru belum memberikan jawaban yang benar. Guru meminta siswa menyimpan dahulu hasil pekerjaannya. • Selanjutnya, siswa akan bereksplorasi dahulu untuk belajar konsep luas dan keliling bangun gabungan (persegi dan persegi panjang) • Siswa duduk secara berpasangan. Siswa mengamati gambar bangun gabungan yang ada di buku siswa. Siswa mengerjakan lembar kerja untuk bereksplorasi di buku siswa. Pada saat melakukan eksplorasi, guru membimbing siswa untuk teliti dalam menuliskan simbol dan hasil eksplorasi. Perhatikan gambar persegi panjang berikut! • Siswa membuat duplikat bangun A dan B dengan menggunakan kertas bekas. Siswa menuliskan nama bangun dan panjang sisi dari masingmasing bangun. • Siswa menghitung luas dan keliling masing-masing bangun A dan B. • Siswa akan menjawab pertanyaan di lembar kerja yang diberikan. • Siswa akan menggabungkan bangun A dan bangun B. Di sini siswa akan menuliskan berbagai kemungkinan. • Ketika menemukan kemungkinan 1 siswa langsung menggambar kemungkinan 1 di tabel. Siswa menuliskan panjang setiap sisi bangun serta menghitung luas dan kelilingnya. Begitu seterusnya sampai siswa akan menghasilkan minimal 4 kemungkinan. • Guru bisa mencontohkan terlebih dahulu. 3 cm 5 cm A Hitunglah luas A: Hitunglah keliling A:114 Buku Guru SD/MI Kelas IV 3 cm 5 cm B 3 cm 5 cm A 3 cm 5 cm B Hitunglah luas B: Hitunglah keliling B: 1. Gabungkan 2 persegi panjang A dan B. a. Bangun gabungan apa yang terbentuk? b. Hitunglah panjang dan lebar dari bangun gabungan baru? c. Hitunglah luas dan keliling bangun gabungan tersebut! 2. Coba bandingkan luas bangun gabungan dengan hasil penjumlahan luas bangun A dan bangun B. Apa yang bisa kamu simpulkan?Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 115 3. Coba bandingkan keliling bangun gabungan dengan hasil penjumlahan keliling bangun A dan bangun B. Apa yang bisa kamu simpulkan? Kemungkinan Penggabungan Luas Keliling 5 cm 3 cm 5 cm B A 3 cm 3 cm 3 cm Luas A = 5 cm x 3 cm = 15 cm2 Luas B = 5 cm x 3 cm = 15 cm2 Luas total = Luas A + Luas B = 15 cm2 + 15 cm2 = 30 cm2 Keliling = 5 cm + 3 cm + 3 cm + 5 cm + 3 cm + 3 cm = 22 cm • Setelah semua kemungkinan didapatkan dan siswa sudah selesai menghitung luas dan kelilingnya siswa diminta untuk menuliskan kesimpulan. Apakah luas semua bangun gabungan tersebut sama? Apakah keliling semua bangun gabungan tersebut sama? Apa yang bisa kamu simpulkan tentang luas bangun gabungan? Apa yang bisa kamu simpulkan tentang keliling bangun gabungan? • Siswa juga dimotivasi untuk bisa menyimpulkan hasil eksplorasinya.116 Buku Guru SD/MI Kelas IV Eksplorasi dan kesimpulan dinilai dengan penilaian 2. • Siswa membaca kesimpulan yang ada di Buku Siswa. • Luas bangun gabungan dapat dihitung dengan cara menjumlahkan luas bangun pembentuknya. Sementara itu, keliling didapat dengan cara menjumlahkan sisi terluarnya. • Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya ketika menemui kesulitan. Siswa juga bisa memberikan pendapat atas penjelasan guru. • Siswa diminta untuk menemukan cara berbeda dalam mencari luas dan keliling bangun gabungan. Siswa bisa bereskplorasi dengan benda-benda yang ada di sekelilingnya. Motivasi siswa untuk percaya diri mencoba dan berpikir kreatif. • Siswa menyampaikan hasil temuannya di depan kelas. Guru memberikan apresiasi dan motivasi kepada semua siswa. • Setelah semua siswa paham konsep luas dan keliling bangun gabungan, siswa diminta melihat lagi masalah tentang luas sawah paman Udin. Siswa melihat ke papan tulis dan menilai jawaban yang ada. Siswa dan guru menyimpulkan jawaban yang paling tepat. Siswa mengerjakan soal-soal yang ada di Buku Siswa. Guru mengingatkan siswa untuk tetap menggunakan keterampilan mengerjakan soal yang sudah dipelajari. Sekarang coba kalian hitung ya luas sawah Paman Udin! 30 m 20 m 60 m 30 m 1. Hitunglah luas sawah Paman Udin! 2. Pada saat panen tiba biasanya setiap 100 m2 tanah menghasilkan 80 kg padi. Berapa berat padi yang didapatkan pada waktu panen? 3. Harga 1 kg padi adalah Rp5.500,00. Jika Paman Udin ingin menjual separuh hasil panennya, berapa uang yang didapatkannya? 4. Paman Udin ingin membeli lagi sawah 200 m2. Gambarlah kemungkinan-kemungkinan bentuknya! • Guru bisa menggunakan soal-soal tambahan untuk memperkaya siswa. • Siswa menuliskan jawabannya di Buku Siswa dengan caranya sendiri.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 117 • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru. Pengayaan Siswa bisa diberi soal-soal yang lebih rumit daripada biasanya. Remedial Siswa yang belum menguasai konsep luas dan keliling bangun gabungan dapat mengulang kegiatan bersama guru. Kegiatan bisa dilakukan seusai jam belajar. Kegiatan dilakukan sekitar 30–60 menit. Kegiatan dapat dilakukan untuk beberapa siswa sekaligus. Penilaian 1. Bahasa Indonesia: pendapat tentang sikap tokoh Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Sikap tokoh Dokter Rana Menuliskan 3 sikap yang dimiliki oleh dengan sesuai fakta. Menuliskan 2 sikap yang dimiliki oleh dengan sesuai fakta. Menuliskan 1 sikap yang dimiliki oleh dengan sesuai fakta. Belum mampu menuliskan sikap. Pendapat tokoh Dokter Rana Menuliskan pendapat tentang tokoh berdasarkan fakta yang ada. Sebagian alasan didasarkan atas fakta. Sebagian kecil alasan didasarkan atas fakta. Pendapat didasarkan atas opini. Presentasi Menyampaikan pendapat dengan runtut, jelas, dan percaya diri. Memenuhi 2 dari 3 kriteria yang diharapkan. Memenuhi 1 dari 3 kriteria yang diharapkan. Belum memenuhi kriteria yang diharapkan.118 Buku Guru SD/MI Kelas IV * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 2. PPKn : Ide kesepakatan kelas Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mudah dilakukan Semua ide yang ditulis mudah untuk dilaksanakan. Sebagaian besar ide yang ditulis mudah untuk dilaksanakan. Sebagian ide yang ditulis mudah untuk dilaksanakan. Sebagaian kecil Ide yang ditulis mudah untuk dilaksanakan. Sesuai kebutuhan kelas Semua ide yang ditulis sesuai dengan kebutuhan kelas. Sebagaian besar ide yang ditulis sesuai dengan kebutuhan kelas. Sebagaian ide yang ditulis sesuai dengan kebutuhan kelas. Sebagaian kecil sde yang ditulis sesuai dengan kebutuhan kelas. Memberikan manfaat baik bagi kelas Semua ide tersebut memberikan manfaat baik bagi kelas. Sebagaian besar ide tersebut memberikan manfaat baik bagi kelas. Sebagaian ide tersebut memberikan manfaat baik bagi kelas. Sebagaian kecil side tersebut memberikan manfaat baik bagi kelas. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 3. Matematika Eksplorasi Luas dan keliling bangun Gabungan Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Keterampilan berpikir Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan sesuai dan dapat menyelesaikan masalah. Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan sesuai, namun tidak dapat menyelesaikan masalah. Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan tidak sesuai sehingga tidak dapat menyelesaikan masalah. Rencana yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan. Tidak ada strategi yang digunakan. Pengetahuan dan Pemahaman Pemahaman ditunjukkan saat: 1. Meletakkan persegi satuan menutupi permukaan persegi. 2. Mengidentifikasi banyaknya persegi satuan di seluruh permukaan. 3. Mengidentifikasi banyaknya persegi pada setiap sisi. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan 3 dari 4 hal yang diharapkan. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan 1-2 dari 4 yang diharapkan. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan tidak sesuai dengan konsep. Aplikasi Menggunakan simbol sisi, menggunakan simbol luas, dan menghubungkannya dengan benar. Memenuhi 2 dari 3 kriteria yang diharapkan. Memenuhi 1 dari 3 kriteria yang diharapkan. Belum memenuhi kriteria yang diharapkan.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 119 Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Komunikasi Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, sistematis, dan menggunakan kalimat matematika dengan benar. Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis dan menggunakan kalimat matematika dengan benar namun kurang sistematis. Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, namun kurang sistematis atau menggunakan kalimat matematika yang tidak tepat. Masih membutuhkan bimbingan saat mengomunikasikan hasil. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 4. Diskusi Diskusi saat mendiskusikan kesepakatan kelas Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mendengarkan Selalu mendengarkan teman yang sedang berbicara Mendengarkan teman yang berbicara, namun sesekali masih perlu diingatkan. Masih perlu diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara. Sering diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara, namun tidak mengindahkan Komunikasi non verbal (kontak mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, suara) Merespon dan menerapkan komunikasi non verbal dengan tepat. Merespon dengan tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Sering merespon kurang tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Membutuhkan bantuan dalam memahami bentuk komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Partisipasi (menyampaikan ide, perasaan, pikiran) Isi pembicaraan menginspirasi teman. Selalu mendukung dan memimpin lainnya saat diskusi. Berbicara dan menerangkan secara rinci, merespon sesuai dengan topik. Berbicara dan menerangkan secara rinci, namun terkadang merespon kurang sesuai dengan topik. Jarang berbicara selama proses diksusi berlangsung. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.120 Buku Guru SD/MI Kelas IV 5. Catatan dibuat untuk menilai sikap (percaya diri dan peduli) Contoh catatan dapat dilihat Lampiran 2 Buku Guru. Siswa diminta menyampaikan kepada orang tua tentang pentingnya kesepakatan kelas. Siswa meminta pendapat orang tuanya untuk bisa melaksanakan kesepakatan tersebut dengan baik.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 121 Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami gambar dan bentuk tiga dimensi. 4.1 Menggambar dan membentuk tiga dimensi. SBdP Kompetensi Dasar: 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Kompetensi Dasar: 3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pekerjaan, sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. 4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pekerjaan, sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. IPS Pembelajaran 5122 Buku Guru SD/MI Kelas IV Fokus Pembelajaran: Matematika, IPS, dan SBdP Tujuan Pembelajaran 1. Disajikan soal cerita, siswa mampu menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan keliling dan luas persegi panjang dengan benar. 2. Disajikan soal cerita, siswa mampu menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari tentang keliling dan luas persegi panjang dengan benar. 3. Dengan menggali informasi tentang pekerjaan dan kegiatan ekonomi, siswa mampu menjelaskan berbagai pekerjaan dan kegiatan ekonomi di lingkungan sekitar dengan benar. 4. Dengan menggali informasi tentang pekerjaan dan kegiatan ekonomi, siswa mampu menyajikan informasi tentang berbagai pekerjaan dan kegiatan ekonomi di lingkungan sekitar dengan benar. 5. Setelah mengamati gambar hasil karya teman, siswa mampu menjelaskan cara melakukan apresiasi terhadap gambar tersebut secara perinci. 6. Setelah mengamati gambar hasil karya teman, siswa mampu memberikan apresiasi terhadap gambar tersebut dengan percaya diri. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Bangun persegi dan persegi panjang Langkah-Langkah Pembelajaran • Siswa mencermati soal cerita yang disajikan dalam Buku Siswa dengan teliti. • Siswa menjawab setiap pertanyaan yang disajikan. • Siswa mengerjakan soal latihan secara mandiri. Guru mengingatkan siswa untuk membaca setiap kalimat dalam soal cerita dengan teliti dan menggarisbawahi kata kunci. Soal cerita dinilai dengan penilaian angka (penskoran). Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 85 Paman Udin adalah seorang petani. Ia memiliki ladang yang ditanami dengan berbagai jenis tanaman. Salah satunya adalah jagung. Paman memagari ladang jagungnya menggunakan batang-batang bambu. Jika 1 m2 membutuhkan 5 kantong biji jagung, berapa banyak kantong biji jagung yang diperlukan? Untuk menentukan banyaknya kantong biji jagung yang akan ditanam, kamu harus mengetahui luas ladangnya. Luas ladang Paman Udin adalah…. Banyak kantong biji jagung yang diperlukan adalah .... Untuk membuat pagar sebuah bidang area, kamu harus mengetahui keliling bidang tersebut. Keliling ladang Paman Udin adalah: Apakah kamu masih ingat cara menghitung luas dan keliling? Ayo, bantu memecahkan masalah berikut.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 123 • Siswa mengamati gambar tentang bagaimana ikan hasil tangkapan nelayan bisa kita makan. • Siswa mendiskusikan dengan teman tentang: 1. jenis barang yang dijualbelikan, 2. jenis pekerjaan yang terlibat pada kegiatan di atas, dan 3. hasil dari setiap pekerjaan. Ketika siswa berdiskusi, guru berkeliling dari satu kelompok ke kelompok lain. Guru memotivasi setiap siswa untuk terlibat aktif dalam diskusi. • Siswa diminta mengamati gambar proses penangkapan ikan oleh nelayan hingga dikonsumsi. • Siswa mendiskusikan gambar tentang jenis barang yang diperjualbelikan dan jenis pekerjaan yang terlibat. Diskusi dinilai dengan rubrik. Kegiatan jual beli yang dilakukan oleh pemilik barang dan pembeli barang dikenal dengan istilah kegiatan ekonomi. Guru mengajak siswa mengamati hasil karya seni tiga dimensi yang telah dibuat oleh siswa sebelumnya. • Siswa memajang gambar yang telah mereka buat di sekeliling meja. • Siswa diminta memperhatikan setiap gambar dengan saksama. • Siswa menulis komentar pada setiap gambar pada secarik kertas. • Siswa diminta menukarkan hasil karya mereka dengan salah seorang teman dan menjawab pertanyaan berikut. Ayo Berdiskusi Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 87 Tahukah kamu bagaimana ikan hasil tangkapan nelayan bisa kita makan? Amati gambar berikut! Ikan hasil tangkapan dijual ke pedagang ikan di pelelangan ikan. Dari tempat pelelangan itulah, ikan dikirim ke pasar-pasar dan akhirnya dibeli oleh konsumen.124 Buku Guru SD/MI Kelas IV Bagaimana pendapatmu tentang hasil karya temanmu? Bagian mana yang kamu suka? Jelaskan! Apa saran yang akan kamu berikan agar gambar tersebut lebih baik lagi di masa yang akan datang? Apresiasi karya gambar tiga dimensi dinilai dengan catatan anekdot. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di Buku Guru. Pengayaan Siswa dapat mencari informasi lebih banyak lagi tentang kegiatan ekonomi, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari. Remedial Siswa yang belum mampu menyelesaikan soal-soal terkait luas dan keliling persegi dan persegi panjang dapat diberikan soal yang lebih sederhana dan menggunakan contoh-contoh konkret dengan arahan guru-guru. Penilaian 1. IPS Diskusi tentang kegiatan ekonomi dan pekerjaan dinilai dengan rubrik. 2. SBdP Apresiasi karya gambar tiga dimensi dinilai dengan catatan anekdot. 3. Matematika Penyelesaian soal-soal luas dan keliling dinilai dengan penilaian angka (penskoran)Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 125 4. Catatan dibuat untuk menilai sikap (Tanggung Jawab). Contoh dapat dilihat pada bagian akhir Lampiran 2 buku ini. Siswa diminta mengamati sumber-sumber ekonomi yang ada di sekitar rumah mereka. Siswa menuliskan hasil pengamatan dan penjelasan pada kolom berikut yang terdapat dalam Buku Siswa.126 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKn Kompetensi Dasar: 3.4 Menerapkan gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. 4.4 Mempraktikkan gerak dasarlokomotor dan non lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. PJOK Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Bahasa Indonesia Pembelajaran 6Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 127 Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, PPKn, dan PJOK Tujuan Pembelajaran 1. Dengan membaca teks tentang ‘Taman Bermain yang Hilang’, siswa mampu menilai unsur cerita (pesan moral) berdasarkan pendapat pribadi dengan tepat. 2. Setelah membaca teks tentang ‘Taman Bermain yang Hilang’, siswa mampu menyajikan pendapat pribadi tentang unsur cerita (pesan moral) dengan percaya diri. 3. Dengan membaca teks tentang ‘Taman Bermain yang Hilang’, siswa mampu membedakan antara sikap yang baik dan tidak baik terkait nilainilai yang terkandung dalam Pancasila dengan benar. 4. Setelah membaca teks tentang ‘Taman Bermain yang Hilang’, siswa mampu menyajikan hasil analisis tentang sikap yang baik dan sikap yang tidak baik terkait dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila secara perinci. 5. Dengan mengamati gambar, membaca penjelasan, dan mengamati peragaan dari guru, siswa mampu memahami prosedur pola gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar tendangan dalam seni bela diri dengan benar. 6. Setelah mengamati gambar, membaca penjelasan, dan mengamati peragaan dari guru, siswa mampu mempraktikkan pola gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar tendangan dalam seni bela diri dengan benar. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar Teks ‘Taman Bermain yang Hilang’. Langkah-Langkah Pembelajaran Guru memulai pelajaran dengan mengingatkan siswa tentang cerita ‘Taman Bermain yang Hilang’. • Siswa diajak menemukan pesan moral dalam cerita tersebut. 90 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Baca kembali cerita tentang ‘Taman Bermain yang Hilang’! Tuliskan pesan moral dari cerita tersebut! Tukarkan pesan moral yang telah kamu tulis dengan teman dan berilah komentar tentang pesan moral tersebut! Apakah kamu masih ingat tentang cerita ‘Taman Bermain yang Hilang’? Ayo, temukan pesan moral dalam teks tersebut!128 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa membaca kembali cerita tentang Taman Bermain yang Hilang. • Siswa menuliskan pesan moral dari cerita tersebut pada kolom yang telah disediakan di Buku Siswa. • Siswa menukarkan pesan moral yang telah mereka tulis dengan teman dan berilah komentar tentang pesan moral tersebut. Penilaian terhadap unsur cerita (pesan moral) berdasarkan pendapat pribadi dinilai dengan rubrik. Selanjutnya guru menanyakan pertanyaan berikut kepada siswa: Apakah pada cerita Taman Bermain yang Hilang kamu menemukan sikapsikap yang baik dan sikap yang kurang baik. • Siswa menuliskan jawaban atas pertanyaan tersebut pada Buku Siswa. • Selanjutnya siswa menuliskan sikap yang baik dan sikap yang tidak baik yang mereka temukan di sekitar mereka dan dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila pada diagram yang terdapat dalam Buku Siswa, seperti di bawah ini. Bukan Contoh Ciri-ciri Kesimpulan Contoh Sikap Baik Diagram frayer sikap yang baik dan tidak baik dinilai dengan daftar periksa.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 129 • Siswa mempresentasikan diagram tersebut dalam kelompok. Guru menyampaikan bahwa sikap yang baik harus ditunjukkan di manapun kita berada, termasuk dalam kegiatan olahraga, khususnya pencak silat. Dengan panduan guru, siswa mempersiapkan diri untuk mempelajari lebih lanjut gerakan selanjutnya dalam pencak silat. • Siswa mempelajari berbagai jenis tendangan dalam pencak silat. • Siswa mengamati gambar dan membaca penjelasannya. • Siswa mengamati guru memperagakan setiap gerakan tendangan, seperti gambar dan penjelasan berikut. 1. Tendangan lurus Tendangan lurus menggunakan ujung kaki dengan tungkai lurus. Tendangan ini mengarah ke depan pada sasaran dengan meluruskan tungkai sampai ujung kaki. Bagian kaki yang kena saat menendang adalah pangkal bagian dalam jari-jari kaki. Posisi badan menghadap ke sasaran. 92 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Presentasikan diagram yang telah kamu buat dalam kelompok! Sekarang kita akan kembali berlatih silat. Kamu akan mempelajari gerak dasar tendangan. Sekarang kamu akan mempelajari tendangan dalam pencak silat. Amati gambar dan baca penjelasannya! 1. Tendangan lurus Tendangan lurus menggunakan ujung kaki dengan tungkai lurus. Tendangan ini mengarah ke depan pada sasaran dengan meluruskan tungkai sampai ujung kaki. Bagian kaki yang kena saat menendang adalah pangkal bagian dalam jari-jari kaki. Posisi badan menghadap ke sasaran.130 Buku Guru SD/MI Kelas IV 2. Tendangan tusuk Hampir sama dengan tendangan lurus, yakni mengarah ke depan, namun perkenaannya adalah ujung jari-jari kaki. 3. Tendangan jejak Disebut juga dorongan telapak kaki. Tendangan ini mengarah ke depan yang sifatnya mendorong ke sasaran dada dengan perkenaan telapak kaki penuh.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 131 4. Tendangan T Hampir sama dengan tendangan lurus, yakni menggunakan sebelah kaki dan tungkai. Lintasannya lurus ke depan dan perkenaannya pada tumit, telapak kaki, dan sisi luar telapak kaki. Tendangan ini biasanya digunakan untuk serangan samping dengan sasaran seluruh bagian tubuh. • Siswa mempraktikkan gerakan tendangan secara berpasangan. Guru mengajukan pertanyaan berikut kepada siswa: Tahukah kamu bahwa kejujuran juga sangat diperlukan dalam bidang olahraga? Mengapa? Praktik gerak dasar silat (tendangan) dinilai dengan daftar periksa dan catatan anekdot. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di Buku Guru. Pengayaan Siswa bisa berlatih menemukan pesan moral dalam berbagai buku cerita dan memberikan penilaian terhadap pesan moral tersebut secara obyektif. Siswa memilah antara sikap yang sesuai dengan Pancasila dan yang tidak.132 Buku Guru SD/MI Kelas IV Remedial Siswa yang belum mampu melakukan gerakan pola dasar tendangan dalam pencak silat dengan sempurna dapat berlatih lebih giat lagi bersama teman. Penilaian 1. Bahasa Indonesia Menyajikan pendapat pribadi tentang unsur cerita dinilai dengan rubrik. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Penilaian pesan moral Penilaian terhadap pesan moral didasarkan kepada fakta yang ada. Sebagian besar alasan penilaian terhadap pesan moral didasarkan kepada fakta yang ada. Sebagian kecil alasan penilaian terhadap pesan moral didasarkan kepada fakta yang ada. Penilaian diberikan berdasarkan opini bukan fakta dari cerita. Topik Topik-topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Sebagian besar topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Sebagian kecil topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Topik yang disampaikan di luar cerita yang ada. Fakta pendukung Fakta pendukung yang disampaikan seluruhnya sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian besar sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian kecil sesuai dengan isi cerita. Fakta yang disampaikan tidak sesuai cerita. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 2. PPKn Menganalisis sikap yang baik dan sikap yang tidak baik dan dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila dinilai dengan penilaian diri menggunakan daftar periksa. Kriteria Ya Tidak Catatan Saya dapat menuliskan 5 sikap yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Saya dapat menuliskan 5 sikap yang tidak baik dan tidak sesuai dengan nilainilai Pancasila.Subtema 2: Pekerjaan di Sekitarku 133 Kriteria Ya Tidak Catatan Saya dapat menuliskan sedikitnya 3 ciriciri sikap yang baik. Saya dapat menuliskan kesimpulan. 3. PJOK Praktik pukulan dalam pencak silat dinilai dengan daftar periksa. Kriteria Ya Tidak Komentar Guru Siswa dapat melakukan tendangan lurus dengan baik. Siswa dapat melakukan tendangan tusuk dengan baik. Siswa dapat melakukan tendangan jejak dengan baik. Siswa dapat melakukan tendangan T dengan baik. 4. Catatan dibuat untuk menilai sikap (santun). Contoh dapat dilihat pada bagian akhir Lampiran 2 buku ini. Siswa mendiskusikan dengan orang tua mengenai diagram frayer tentang sikap yang baik. Siswa meminta orang tua mereka memberi komentar secara tertulis.134 Buku Guru SD/MI Kelas IV Subtema 3: Pekerjaan Orang tuaku • Pembelajaran Matematika dan PJOK masing-masing dilaksanakan sebagai mata pelajaran tersendiri dan menggunakan buku yang terpisah dari buku ini. • Materi-materi terkait dengan Matematika dan PJOK dalam buku ini dapat digunakan sebagai penguatan dalam penguasaan Matematika dan PJOK. • Pembelajaran Matematika dan PJOK sebagai mata pelajaran tersendiri tidak menambah total alokasi waktu. 3.4 Menerapkan gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. 4.4 Mempraktikkan gerak dasarlokomotor dan non lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. PJOK 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Pemetaan Kompetensi Dasar 3.8 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya. 4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian sumber daya alam bersama orang-orang di lingkungannya. IPA 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Mengomunikasikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra yang dipilih dan dibaca sendiri secara lisan dan tulis yang didukung oleh alasan. Bahasa Indonesia Subtema 3 3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan, serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. 4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pekerjaan, sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. IPS 3.1 Memahami gambar dan bentuk tiga dimensi. 4.1 Menggambar dan membentuk tiga dimensi. SBdP 1.1 Menerima makna hubungan bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, dan padi kapas pada lambang negara “Garuda Pancasila” sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 2.1 Bersikap berani mengakui kesalahan, meminta maaf, memberi maaf, dan santun sebagai perwujudan nilai dan moral Pancasila. 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKnSubtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 135 KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN • Menilai cerita utuh • Mengidentifikasi kegiatan terkait pengontrolan dalam pemanfaatan sumber daya alam • Melaporkan jenis-jenis pekerjaan terkait sosial budaya Sikap: • Percaya diri Pengetahuan: • Cerita, dongeng • Sumber daya alam dan pelestariannya • Jenis-jenis pekerjaan terkait sosial budaya Keterampilan: • Mengomunikasikan hasil • Membandingkan • Menilai cerita • Menemukan luas segitiga • Mendiskusikan makna sila ketiga Pancasila • Menggambar sesuai kreasi Sikap: • Disiplin dan tanggung jawab Pengetahuan: • Luas segitiga • Makna sila ketiga Keterampilan: • Mengkomunikasikan hasil, menyimpulkan • Mempraktikkan gerakan gerakan pada bela diri silat • Menilai dongeng • Memberi contoh kegiatan pemanfaatan barang bekas/ sampah Sikap: • Disiplin Pengetahuan: • Gerakan pada bela diri silat • Cerita, dongeng • Pemanfaatan barang bekas/sampah sebagai upaya pelestarian Sumber daya alam Keterampilan: • Mengomunikasikan hasil • bela diri • menilai dongeng • Menghubungkan sikap tokoh dengan sila tiga Pancasila • Memberikan pendapat tentang sikap tokoh • Menemukan keliling segitiga Sikap: • Disiplin dan tanggung jawab Pengetahuan: • Keliling segitiga Keterampilan: • Mengkomunikasikan hasil, menyimpulkan • Menggambar dan mengapresiasi gambar tiga dimensi • Menyelesaikan masalah seharihari terkait keliling • Mendiskusikan kegiatan ekonomi dan berbagai pekerjaan Sikap: • Tanggung jawab • Jujur Pengetahuan: • Gambar tiga dimensi • Kegiatan ekonomi • Berbagai pekerjaan • Luas dan keliling segitiga Keterampilan: • Menggambar • Memecahkan masalah • Mengomunikasikan hasil • Mencari informasi • Menilai pesan moral yang terdapat dalam cerita • Mempraktikkan seluruh gerak yang telah dipelajari dalam pencak silat • Mendiskusikan sikap tokoh dalam cerita dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila Sikap: • Tanggung Jawab • Jujur Pengetahuan: • Cerita dongeng • Berbagai jurus dalam pencak silat • Sikap tokoh dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila Keterampilan: • Menilai unsur cerita • Bela diri • Mengomunikasikan hasil Subtema 3: Pekerjaan Orang tuaku136 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar: 3.8 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya. 4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian sumber daya alam bersama orang-orang di lingkungannya. IPA Kompetensi Dasar: 3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan, serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. 4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pekerjaan, sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. IPS Pembelajaran 1Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 137 Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, IPA, dan IPS Tujuan Pembelajaran 1. Setelah membaca dongeng “Tupai dan Ikan gabus”, siswa mampu menilai cerita secara perinci. 2. Setelah membaca dongeng “Tupai dan Ikan gabus”, siswa mampu mendeskripsikan penilaian cerita secara lisan dan tulisan secara perinci. 3. Setelah membaca teks tentang pengrajin kayu, siswa mampu mengidentifikasi jenis pekerjaan terkait social budaya di wilayahnya secara perinci. 4. Setelah berdiskusi, siswa mampu mengomunikasikan jenis pekerjaan terkait sosial budaya di wilayahnya secara perinci. 5. Setelah mengamati gambar, siswa mampu menginformasikan dampak pemanfaatan sumber daya alam yang tidak terkontrol dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat. 6. Setelah berdiskusi, siswa mampu menuliskan contoh kegiatan sebagai upaya pencegahan langkanya sumber daya alam dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Gambar tupai dan ikan gabus Langkah-Langkah Pembelajaran • Sebelumnya guru menempelkan gambar tupai dan ikan gabus di papan tulis. • Guru menyampaikan bahwa hari ini siswa akan membaca dongeng dari daerah Kalimantan Barat, yaitu ‘Tupai dan Ikan Gabus’. • Mintalah siswa untuk membuat prediksi ceritanya. Prediksi tidak harus benar.138 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa diminta membaca dalam hati teks tentang “Tupai dan Ikan Gabus” dalam hati. • Setiap siswa menemukan unsur cerita dan menuliskannya kedalam peta pikiran. Siswa kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman satu kelompok. Awal cerita Judul Tokoh Sifat tokoh Pesan moral Akhir cerita TempatSubtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 139 Guru membimbing diskusi dan berjalan berkeliling dari kelompok satu ke kelompok lain untuk memastikan bahwa setiap anggota berpartisipasi aktif. Guru melakukan penilaian terhadap satu kelompok saat mereka berdiskusi. Saat menilai, guru menggunakan rubrik. Siswa yang belum dinilai pada kesempatan ini dapat dinilai saat mereka melakukan diskusi di kesempatan lain. • Guru mengajak satu atau dua siswa untuk menyampaikan hasil diskusinya, lalu memberi penguatan kepada seluruh siswa mengenai jawaban yang diharapkan. Guru dapat memberi kesempatan kepada seluruh siswa untuk memberikan komentar dari jawaban yang ada. Guru tidak menjawab langsung namun memberi kesempatan kepada siswa lain untuk mencoba menjawab pertanyaan yang diajukan oleh temannya. Guru dapat menguatkan jawaban-jawaban yang ada. • Siswa diminta menuliskan pendapatnya mengenai cerita tersebut. • Guru menyampaikan rubrik penilaian agar mereka memahami apa yang akan dinilai. • Siswa menukarkan hasil pekerjaannya dengan pekerjaan temannya dan saling mengomentari. Siswa dapat bekerja berpasangan. Tugas dinilai dengan rubrik. • Untuk menambah pemahaman siswa tentang jenis-jenis pekerjaan, guru mengajak siswa membaca teks tentang seorang pengrajin kayu. • Siswa diminta menjawab pertanyaan pada buku pelajaran dan mendiskusikannya dengan teman kelompok. • Guru meminta satu perwakilan siswa untuk menyampaikan hasilnya dan membahasnya bersama. • Secara individu, siswa harus menuliskan pengrajin yang ada di sekitar mereka. Karena tulisan akan dinilai, guru menyosialisasikan rubrik kepada siswa. Tugas dinilai dengan menggunakan daftar periksa.140 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Guru melanjutkan pembelajaran dengan meminta siswa untuk mengamati gambar dan mengisi diagram tentang kondisi hutan di Kalimantan. 1950 hampir seluruh wilayah Kalimantan tertutupi hutan 1950 1985 2000 2005 2010 2020 • Guru meminta setiap kelompok untuk mendiskusikannya dan memberikan penguatan. • Siswa melanjutkan pekerjaannya dengan mengamati gambar Kalimantan dan membuat prediksi tentang kondisi hutan. Siswa diminta untuk menuliskan alternatif jalan keluar agar kondisi hutan tidak bertambah buruk. Tugas dinilai dengan menggunakan daftar periksa. • Siswa diminta membuat perkiraan tentang kenampakan hutan di Kalimantan pada tahun 2030, dengan cara mewarnai menggunakan warna hijau. • Siswa menuliskan cara-cara yang harus dilakukan untuk menghindari kerusakan hutan. • SIswa kemudian mendiskusikan hasilnya secara berpasangan.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 141 • Siswa melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di Buku Guru. Pengayaan Mintalah siswa untuk menuliskan akhir cerita yang berbeda dari dongeng “Tupai dan Ikan Gabus”. Remedial • Bagi siswa yang belum mampu menemukan unsur-unsur cerita dalam bacaan, akan diberikan latihan tambahan menggunakan cerita yang lebih sederhana. Penilaian 1. Diskusi Saat siswa melakukan diskusi tentang peta pikiran berkaitan dengan pentingnya menjaga kelestarian dan sumber daya alam. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mendengarkan Selalu mendengarkan teman yang sedang berbicara. Mendengarkan teman yang berbicara, namun sesekali masih perlu diingatkan. Masih perlu diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara.  Sering diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara, namun tidak mengindahkan. Komunikasi non verbal (kontak mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, suara). Merespon dan menerapkan komunikasi non verbal dengan tepat. Merespon dengan tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman.  Sering merespon kurang tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Membutuhkan bantuan dalam memahami bentuk komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman.142 Buku Guru SD/MI Kelas IV Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Partisipasi (menyampaikan ide, perasaan, pikiran). Isi pembicaraan menginspirasi teman. Selalu mendukung dan memimpin lainnya saat diskusi. Berbicara dan menerangkan secara rinci, merespon sesuai dengan topik. Berbicara dan menerangkan secara rinci, namun terkadang merespon kurang sesuai dengan topik. Jarang berbicara selama proses diksusi berlangsung.  Penilaian (penskoran): Total Nilai Siswa Total Nilai Maksimal x 10 Nilai (penskoran) : 3 2 1 12 6 12 + + = ×10 = 5 2. Bahasa Indonesia Komentar siswa tentang cerita dinilai dengan menggunakan rubrik. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Topik cerita Topik cerita disampaikan dengan benar.  Topik cerita disampaikan mendekati benar. Topik cerita disampaikan, namun kurang benar. Topik cerita tidak disampaikan. Alur cerita Alur cerita disampaikan dengan lengkap dan runtut.  Alur cerita disampaikan dengan lengkap, namun tidak runtut. Sebagian besar alur cerita disampaikan dengan runtut. Sebagian kecil alur cerita disampaikan dan tidak runtut. Latar belakang cerita Latar belakang cerita disampaikan dengan benar. Latar belakang cerita disampaikan mendekati benar.  Latar belakang cerita disampaikan namun kurang benar. Latar belakang cerita tidak disampaikan. Fakta pendukung Fakta pendukung yang disampaikan seluruhnya sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian besar sesuai dengan isi cerita.  Fakta pendukung yang disampaikan, sebagian kecil sesuai dengan isi cerita. Fakta yang disampaikan tidak sesuai cerita. Penilaian (penskoran): Total Nilai Siswa Total Nilai Maksimal x 10 Nilai (penskoran) : 4 4 3 3 16 14 16 + + + = ×10 = 8 7 ,Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 143 3. IPS Indikator penilaian Ada Tidak ada Memuat minimal 2 jenis pekerjaan yang dilibatkan. Menyebutkan produk yang dihasilkan terkait sosial budaya. Menyebutkan sumber daya alam yang sesuai. Menyebutkan manfaat pekerjaan terhadap masyarakat minimal 3. 4. IPA Prediksi siswa tentang kondisi hutan dinilai dengan daftar periksa. Indikator penilaian Ada Tidak ada Menyebutkan prediksi kondisi hutan sesuai dengan fakta. Menyebutkan alasan prediksi dengan menyertakan fakta. Menyebutkan minimal 3 dampak dari hutan gundul. Menyebutkan minimal 3 kegiatan pencegahan hutan gundul dalam kehidupan sehari-hari. 5. Catatan dibuat untuk menilai sikap (percaya diri). Contoh catatan terlampir di bagian akhir Buku Guru. • Siswa diminta untuk mendiskusikan pekerjaan orang tua. Apa yang dihasilkan oleh pekerjaan orang tua? Sumber daya alam apa yang sering dipakai? Nilai baik apa yang bisa dipelajari dari pekerjaan orang tua? • Siswa menyampaikan hasil diskusi kepada guru dan teman.144 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKn Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami gambar dan bentuk tiga dimensi. 4.1 Menggambar dan membentuk tiga dimensi. SBdP Pembelajaran 2Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 145 Fokus Pembelajaran: PPKn, Matematika, dan SBdP Tujuan Pembelajaran 1. Setelah mencari informasi, siswa mampu menjelaskan hubungan simbol dengan makna sila ketiga Pancasila dengan benar. 2. Setelah diberikan masalah, siswa mampu menganalisis masalah yang terkait dengan sila ketiga Pancasila dengan terperinci. 3. Setelah berdiskusi, siswa mampu mengidentifikasi hal-hal yang diperhatikan saat menggambar dengan terperinci. 4. Setelah berdiskusi, siswa mampu menggambar bertema nelayan dengan kreatif. 5. Setelah bereksplorasi, siswa mampu menemukan rumus luas segitiga menggunakan benda konkret dengan benar. 6. Setelah bereksplorasi, siswa mampu menyelesaikan masalah tentang luas segitiga dengan benar. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Contoh gambar, buku gambar, kertas hvs bekas, dan gunting. Langkah-Langkah Pembelajaran • Di awal kegiatan, guru membawa gambar seorang nelayan. • Guru bertanya kepada siswa apa saja yang dilakukan oleh seorang nelayan? Nilai-nilai apa saja yang bisa kita contoh dari mereka? • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab secara bergantian. • Secara individu siswa diminta untuk membaca cerita “Sikap Gotong Royong di Kampung Nelayan”. Siswa membaca dalam hati. Setelah membaca, siswa menjawab pertanyaan bacaan.146 Buku Guru SD/MI Kelas IV 1. Apa contoh gotong royong yang dilakukan Pak Eko dan temantemannya? 2. Sikap baik apa saja yang bisa dicontoh dari pak Eko dan temantemannya? • Guru membahas pertanyaan tersebut di depan kelas. Siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya. • Siswa duduk secara berkelompok. Satu kelompok terdiri dari 5 siswa. • Guru menunjukkan simbol sila ketiga. Guru membawa gambar dengan ukuran yang cukup besar. Guru bertanya, “Apa arti dari lambang sila ketiga?” Siswa menjawab secara bergantian. • Siswa mengamati simbol sila ketiga Pancasila. Siswa mencari informasi tentang arti lambang sila tersebut dari berbagai sumber. Dalam kelompoknya, siswa mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut. Jelaskan arti simbol tersebut? Bagaimana hubungan makna sila ketiga dengan simbolnya? • Guru dan siswa membahas jawaban dari pertanyaan tersebut. Guru menunjuk salah satu kelompok dan kelompok yang lain memberikan masukan. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada kesulitan. • Guru menguatkan makna sila ketiga Pancasila. Sila ketiga pancasila mempunyai makna: » Negara Kesatuan Republik Indonesia, » cintai damai dan persatuan, » tidak mementingkan kepentingan diri sendiri, dan » secara individu siswa akan menganalisi cerita Pak Eko dengan sila ketiga Pancasila. Apakah sikap Pak Eko dan teman-temannya sudah menunjukkan pengamalan sila ketiga Pancasila? Jelaskan alasanmu! Tulislah contoh lain dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan sila ketiga!Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 147 Penilaian 1 • Siswa menukarkan jawabannya dengan jawaban temannya. Guru berkeliling mengecek pekerjaan siswa. • Guru menguatkan bahwa dari Pak Eko di kampung nelayan kita belajar untuk saling gotong-royong. Dengan gotong royong pekerjaan menjadi ringan. Hal tersebut sesuai dengan sila ketiga Pancasila. Kita harus mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. • Guru membacakan cerita Pak Eko dalam mencari ikan. Pak Eko ingin pergi mencari ikan. Namun, ia terhambat, karena harus memperbaiki layar perahunya. Ia membutuhkan 2 layar baru berbentuk segitiga siku-siku untuk perahunya. Sebelum membeli kain, ia perlu menghitung luas kain layar yang diperlukan. Ayo, kita Pak Eko! • Siswa diminta mengerjakan dengan pengetahuan awal yang mereka miliki. Siswa dibebaskan bereksplorasi untuk menemukan jawabannya. Guru membimbing siswa untuk menggunakan strategi soal cerita yang telah dipelajari sebelumnya. • Guru menuliskan strategi-strategi yang didapatkan oleh siswa di papan tulis. Kembali lagi guru menyimpan strategi tersebut. • Kali ini siswa akan bereksplorasi tentang luas segitiga. Siswa akan bekerja secara berpasangan. Siswa mengikuti lagkah-langkah berikut. 1. Ambillah sehelai kertas berbentuk persegi panjang, seperti gambar di samping! 2. Lipatlah persegi panjang menurut diagonalnya sehingga menjadi dua bagian yang sama besar! Bangun apa yang dihasilkan? 3. Tumpuklah kedua kertas hasil potongannya. Apakah luas keduanya sama besar? 4. Perhatikan kedua bentuk bangun segitiga ABC dan ADC! Nah, berapa bagiankah segitiga ABC dari bangun persegi panjang ABCD? Apa yang bisa kamu simpulkan dari luas segitiga? 3 m 2 m 4 m 3 m D A C B D A C B 1 2 1 2148 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan pasangannya. Guru membimbing siswa untuk menuliskan simbol, mengamati hasil percobaan, dan menarik kesimpulan dengan teliti. Percobaan dan kesimpulan dinilai dengan penilaian 2 • Siswa diminta untuk berganti pasangan. Dengan pasangan baru siswa diminta untuk saling menyampaikan hasil eksplorasinya. Siswa saling memberikan masukkan pada pekerjaan temannya. Siswa berganti pasangan sebanyak 2 kali. • Siswa diminta duduk kembali dengan pasangan semula untuk mendiskusikan masukkan dari temannya. • Diskusi kelas. Guru membahas satu persatu pertanyaan. Guru menuliskan setiap simbol dengan cermat. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya atau memberikan masukkan. • Siswa juga diminta membaca kesimpulan yang ada di Buku Siswa. • Guru menguatkan: Karena luas segitiga adalah 1 2 dari luas persegi panjang, maka luas segitiga. ABC = luas segitiga ADC = 1 2 × × ( ) 6 2 × 1 cm2 = 6 cm2. Dalam segitiga dikenal istilah alas dan tinggi. Alas selalu tegak lurus dengan tinggi. Jika L = luas dan a = ukuran alas, t = ukuran tinggi maka L = 1 2 x alas x tinggi . a t t a • Guru bertanya kepada siswa, apakah ada cara berbeda untuk menemukan rumus persegi. Siswa diminta untuk kembali berdiskusi dengan pasangannya untuk bereksplorasi menemukan cara yang berbeda mencari luas segitiga. Guru memotivasi siswa untuk berpikir kreatif menemukan cara-cara yang berbeda. • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk maju ke depan menjelaskan cara berbeda yang telah ia temukan. Guru memberikan apresiasi dan penguatan terhadap cara yang ditemukan. Guru menyampaikan kepada siswa untuk terus berani mencoba berpikir kreatif menemukan cara-cara berbeda.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 149 • Guru meminta siswa melihat kembali tentang penyelesaian masalah perahu Pak Eko yang dikerjakan di pertemuan awal. • Siswa dan guru bersama-sama menilai jawaban yang tepat. • Siswa berlatih mengerjakan soal-soal yang ada di Buku Siswa. • Siswa mengerjakan soal tersebut secara individu. Guru tetap membimbing siswa untuk mengerjakan dengan langkah-langkah mengerjakan soal. 1. Baca dengan perlahan. Siswa membaca soal dengan perlahan dan teliti. 2. Tandai kata-kata kunci. Guru membaca kalimat pertama. Guru bertanya: Informasi penting apa yang terdapat pada kalimat pertama? Siswa menjawab secara bergantian. Guru menguatkan dan meminta siswa untuk memberikan tanda pada kata-kata kunci (informasi penting). 3. Tulislah hal yang diketahui dan ditanyakan! Guru bertanya kepada siswa, informasi apa yang ada pada soal? Apa yang ditanyakan soal? Siswa menuliskan Diketahui: Ditanya: M150 Buku Guru SD/MI Kelas IV 4. Membuat strategi penyelesaian. Guru bertanya Bagaimana cara menyelesaikannya? Apa yang harus dicari? Bagimana cara mencarinya? Siswa dibimbing untuk menyelesaikan soal dengan langkah yang runtut. Langkah satu ke langkah lainnya berkesinambungan. 5. Mengecek kembali. Setelah penyelesaian didapatkan, siswa mengecek kembali hasil pekerjaannya. Pertanyaan yang bisa digunakan untuk panduan sebagai berikut. • Apakah hasilnya masuk akal? • Apakah hasilnya sudah menjawab pertanyaan? • Apakah ada strategi lainnya? Jika kamu menggunakan strategi lain apakah hasilnya sama? 6. Kesimpulan. Siswa menuliskan kesimpulan hasil pekerjaannya. Siswa menggunakan kata: Jadi hasil … (dari yang ditanyakan) adalah … • Guru berkeliling memberikan bimbingan kepada siswa yang masih kesulitan. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya jika ada hal yang dirasa sulit. Siswa yang masih sangat membutuhkan bimbingan bisa diberikan soal yang tingkat kesulitannya lebih mudah. • Setelah selesai, siswa menukarkan jawaban dengan temannya. Siswa saling memeriksa dan memberikan pendapat terhadap hasil pekerjaan temannya. • Guru membahas nomor-nomor soal yang masih sulit dikerjakan oleh siswa. Guru bisa membuat soal-soal tambahan untuk latihan. • Siswa membuat sendiri soal tentang luas segitiga. Teman pasangannya akan mengerjakan soal yang telah dibuatnya. • Guru menyampaikan bahwa seorang nelayan menggunakan perahu untuk menangkap ikan di laut.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 151 • Berikut adalah contoh gambar yang diharapkan dari siswa. • Siswa diminta untuk mengamati hal-hal yang perlu diperhatikan saat menggambar. • Siswa menggambar bertema nelayan. • Guru memotivasi siswa untuk menggambar dengan kreatif. Guru memotivasi siswa untuk percaya diri membuat sesuai dengan daya cipta masing-masing dan sesuai dengan tema. • Setelah selesai, siswa mewarnai gambarnya. Guru menyampaikan bahwa komposisi warna dan kerapian perlu diperhatikan. • Siswa mempresentasikan gambar yang dibuatnya kepada temannya. Siswa saling memberikan masukan. • Guru memberikan apresiasi dan masukkan kepada karya siswa. Semua karya yang dihasilkan akan dipajang di papan pajang atau jendela. Guru menyampaikan kepada siswa untuk memberikan nama, hari, dan tanggal untuk karyanya. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru.152 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pengayaan Siswa bisa diberikan soal-soal yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi. Remedial Siswa yang belum menguasai materi luas segitiga dapat mengulang kegiatan bersama guru. Kegiatan bisa dilakukan seusai jam belajar. Kegiatan dilakukan sekitar 30–60 menit. Kegiatan dapat dilakukan untuk beberapa siswa sekaligus. Penilaian 1. PPKn-Menganalisis Masalah Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Fakta Menuliskan semua fakta tentang hal yang dilakukan di kampung Pak Eko. Menuliskan sebagian besar fakta tentang hal yang dilakukan di kampung Pak Eko. Menuliskan sebagian fakta tentang hal yang dilakukan di kampung Pak Eko. Menuliskan sebagian kecil fakta tentang hal yang dilakukan di kampung Pak Eko. Kesesuaian dengan Pancasila Menghubungkan sikap yang dilakukan Pak Eko dan temantemannya dengan makna sila kedua dengan logis, jelas, dan benar. Menghubungkan sikap yang dilakukan Pak Eko dan temantemannya dengan makna sila kedua dengan hanya memenuhi 2 kriteria dari 3 kriteria yang diharapkan. Menghubungkan sikap yang dilakukan Pak Eko dan temantemannya dengan makna sila kedua dengan hanya memenuhi 1 kriteria dari 3 kriteria yang diharapkan. Sebagaian pendapat didas Belum mampu menghubungkan dengan makna sila Kedua arkan atas fakta yang ada. Contoh lain Menuliskan 3 contoh lain dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila. Menuliskan 2 contoh lain dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila. Menuliskan 1 contoh lain dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila. Belum mampu menuliskan contoh. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 153 2. Matematika: eksplorasi dan kesimpulan luas segitiga. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Keterampilan berpikir Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan sesuai dan dapat menyelesaikan masalah. Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan sesuai, namun tidak dapat menyelesaikan masalah. Membuat rencana dan melaksanakannya untuk menemukan masalah. Strategi yang digunakan tidak sesuai sehingga tidak dapat menyelesaikan masalah. Rencana yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan. Tidak ada strategi yang digunakan. Pengetahuan dan Pemahaman Pemahaman ditunjukkan saat: 1. Memotong persegi menjadi dua sama panjang. 2. Mengidentifikasi luas segitiga yang dihasilkan. 3. Menghubungkan dengan luas persegi. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan 3 dari 4 hal yang diharapkan. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan 1-2 dari 4 hal yang diharapkan. Pemahaman ditunjukkan saat mendemonstrasikan tidak sesuai dengan konsep. Aplikasi Menggunakan simbol alas tinggi, menggunakan simbol luas dan menghubungkannya dengan benar. Memenuhi 2 dari 3 kriteria yang diharapkan. Memenuhi 1 dari 3 kriteria yang diharapkan. Belum memenuhi kriteria yang diharapkan. Komunikasi Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, sistematis dan menggunakan kalimat matematika dengan benar. Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, dan menggunakan kalimat matematika dengan benar, namun kurang sistematis. Mengomunikasikan hasil pekerjaan dengan logis, namun kurang sistematis atau menggunakan kalimat matematika yang tidak tepat. Masih membutuhkan bimbingan saat mengomunikasikan hasil. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 3. SBdP: Gambar tema nelayan Kriteria Ya Tidak Menggambar sesuai dengan daya cipta masing-masing (ide orisinal). Menggambar sesuai dengan tema yang disajikan. Menggambar bentuk dengan kreatif. Mewarnai gambar dengan memperhatikan komposisi warna dan kerapian. Cara menggunakan alat dan bahan dengan sesuai.154 Buku Guru SD/MI Kelas IV 4. Diskusi Diskusi saat membahas sila ketiga Pancasila. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mendengarkan Selalu mendengarkan teman yang sedang berbicara. Mendengarkan teman yang berbicara, namun sesekali masih perlu diingatkan. Masih perlu diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara. Sering diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara, namun tidak mengindahkan. Komunikasi non verbal (kontak mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, suara). Merespon dan menerapkan komunikasi non verbal dengan tepat. Merespon dengan tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Sering merespon kurang tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Membutuhkan bantuan dalam memahami bentuk komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Partisipasi (menyampaikan ide, perasaan, pikiran). Isi pembicaraan menginspirasi teman. Selalu mendukung dan memimpin lainnya saat diskusi. Berbicara dan menerangkan secara rinci, merespon sesuai dengan topik. Berbicara dan menerangkan secara rinci, namun terkadang merespon kurang sesuai dengan topik. Jarang berbicara selama proses diksusi berlangsung. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 5. Catatan dibuat untuk menilai sikap (jujur dan percaya diri). Contoh catatan terlampir di bagian akhir Buku Guru. Siswa menyampaikan kepada orang tuanya makna sila kedua Pancasila. Siswa minta pendapat orang tuanya apakah sikapnya sudah sesuai dengan sila ketiga Pancasila.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 155 Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.8 Menjelaskan pentingnya upaya keseimbangan dan pelestarian sumber daya alam di lingkungannya. 4.8 Melakukan kegiatan upaya pelestarian sumber daya alam bersama orang-orang di lingkungannya. IPA Kompetensi Dasar: 3.4 Menerapkan gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. 4.4 Mempraktikkan gerak dasarlokomotor dan non lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. PJOK Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Bahasa Indonesia Pembelajaran 3156 Buku Guru SD/MI Kelas IV Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, IPA, dan PJOK Tujuan Pembelajaran 1. Setelah melakukan pengamatan, siswa mampu menjelaskan langkah seluruh gerakan pada bela diri silat dengan tepat. 2. Setelah berdiskusi, siswa mampu mempraktikkan seluruh langkah gerakan pada bela diri silat dengan lancar. 3. Setelah berdiskusi, siswa mampu menyebutkan pentingnya pemanfaatan sampah sebagai upaya pelestarian sumber daya alam dalam kehidupan sehari-hari dengan detail. 4. Setelah berdiskusi, siswa mampu mengomunikasikan contoh kegiatan pemanfaatan sampah sebagai upaya menjaga kelestarian alam dalam kehidupan sehari-hari secara perinci. 5. Setelah membaca pendapat teman terhadap suatu dongeng, siswa mampu menilai pendapatnya secara perinci. 6. Setelah berdiskusi, siswa mampu menyampaikan pendapatnya mengenai komentar teman secara lisan maupun tulisan dengan sistematis. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Tulisan komentar siswa tentang teks “Tupai dan Ikan Gabus“. Langkah-Langkah Pembelajaran Sebelum memulai kegiatan bela diri pencak silat, guru harus mempelajari teknik gerakan tangkisan setahap demi setahap sampai mahir. • Guru mengajak siswa keluar kelas dan meminta mereka berdiri berbentuk huruf “U”. Di tengah barisan, guru mempraktikkan seluruh gerakan setahap demi setahap dan membahasnya dengan siswa. • Guru membagi kelas menjadi empat kelompok. Setiap kelompok mempraktikkan seluruh gerakan dari bela diri silat. Ayo Berlatih 112 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Apakah kamu masih ingat gerakan-gerakan dasar dalam pencak silat berikut? · Langkah · Pukulan · Tangkisan · Tendangan Diskusikan dan peragakan secara berpasangan seluruh gerakan dasar tersebut! Setelah berlatih jawablah pertanyaan berikut! Gerakan mana yang sudah dapat kamu lakukan dengan baik? Jelaskan! Kamu telah berlatih tentang langkah, pukulan, tangkisan, dan tendangan dalam pencak silat. Hari ini kamu akan berlatih seluruh gerakan tersebut sebagai persiapan untuk pengambilan nilai pada pertemuan berikutnya.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 157 » Langkah » Pukulan » Tangkisan » Tendangan Guru berkeliling untuk mengecek posisi kaki siswa. • Guru meneriakkan kata “Ha” setiap memulai atau mengganti gerakan. • Gerakan diulang beberapa kali agar siswa mahir. Guru meminta satu anak dari setiap kelompok untuk maju ke depan dan memimpin gerakan dan diikuti anggota. • Siswa kemudian mempraktikkannya dengan pasangan. Guru mencatat langkah yang telah dipraktikkan oleh beberapa siswa melalui catatan anekdot. • Setelah selesai praktik, guru kemudian mengajak siswa melakukan refleksi tentang gerakan yang telah mereka praktikkan di dalam kelas. • Gerakan mana yang sudah dapat kamu lakukan dengan baik? • Gerakan mana yang belum dapat kamu lakukan dengan baik? • Tuliskan rencanamu untuk lebih meningkatkan keterampilanmu dalam gerakan dasar pencak silat. • Siswa diajak membaca teks tentang pengrajin sampah dan menjawab pertanyaan. Pekerjaan ibuku adalah pengrajin cenderamata. Barang yang diciptakannya sangatlah unik, karena dibuat dari barang-barang bekas. Cenderamata yang dihasilkan oleh ibuku adalah tempat tisu dan gantungan kunci. 114 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Pekerjaan ibuku adalah pengrajin cendera mata. Barang yang diciptakannya sangatlah unik, karena dibuat dari barang-barang bekas. Cenderamata yang dihasilkan oleh ibuku adalah tempat tisu dan gantungan kunci. Memanfaatkan barang-barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai merupakan pekerjaan yang mulia. Di samping dapat mendatangkan uang, juga dapat menjaga lingkungan dari pencemaran yang berdampak buruk bagi kehidupan. 1. Apa produk yang dihasilkan ibu tersebut? 2. Mengapa kita perlu memanfaatkan barang bekas? 3. Sikap apa yang bisa dicontoh dari pengrajin barang bekas? Seorang pengrajin barang bekas, mengolah barang bekas atau sampah menjadi benda yang bisa dijual dan menghasilkan uang. Selain itu, pekerjaan ini juga mengurangi tumpukan sampah yang ada di sekitar kita. Bacalah teks berikut dalam hati. Tahukah kamu cara lain pengolahan sampah? Mengolah sampah bisa kita lakukan dengan berbagai cara. Cara yang pertama, kita bisa mengurangi pemakaiannya. Istilah ini dikenal dengan nama reduce (mengurangi). Sebisa mungkin kita kurangi penggunaan kemasan barang. Semakin banyak kita menggunakan kemasan barang, semakin banyak sampah yang dihasilkan.158 Buku Guru SD/MI Kelas IV Memanfaatkan barang-barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai merupakan pekerjaan yang mulia. Di samping dapat mendatangkan uang, juga dapat menjaga lingkungan dari pencemaran yang berdampak buruk bagi kehidupan. • Guru kemudian mengajak siswa menjawab pertanyaan dan meminta siswa untuk mendiskusikan jawabannya dalam kelompok. Guru meminta salah satu siswa untuk menyampaikan hasilnya dan siswa lain diberi kesempatan untuk bertanya atau mempertanyakan. • Siswa melanjutkan tugas dengan membaca teks singkat tentang sampah. Cara yang pertama, kita bisa mengurangi pemakaiannya. Istilah ini dikenal dengan nama reduce (mengurangi). Sebisa mungkin kita kurangi penggunaan kemasan barang. Semakin banyak kita menggunakan kemasan barang, semakin banyak sampah yang dihasilkan. Cara yang kedua, kita bisa memakai kembali. Istilah ini dikenal dengan reuse (memakai kembali). Sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai). Hal itu dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah. Cara yang ketiga, kita bisa mendaur ulang. Istilah ini dikenal dengan recycle (mendaur ulang). Sebisa mungkin, barang-barang yang sudah tidak berguna lagi, bisa didaur ulang. Tidak semua barang bisa didaur ulang, namun saat ini sudah banyak industri yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. Cara yang keempat, kita bisa mengganti ulang. Istilah ini dikenal dengan replace (mengganti). Teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama. Telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan, misalnya ganti kantong keresek kita dengan keranjang bila berbelanja. • Siswa menuliskan informasi tentang sampah pada peta pikiran yang telah disiapkan.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 159 Mengolah sampah • Peta pikiran didiskusikan secara klasikal dengan meminta satu siswa menyampaikan hasilnya dan guru memberi komentar. Siswa lainnya bisa memberi catatan pada informasi yang kurang tepat. • Siswa menuliskan kegiatan sebagai upaya memanfaatkan sampah dalam kehidupan sehari-hari. Tugas dinilai dengan daftar periksa. • Guru meminta siswa untuk mengambil komentarnya terhadap cerita “Tupai dan Ikan Gabus”. • Komentar siswa kemudian ditukar dengan komentar teman di sebelahnya, memberi komentar, dan mengembalikannya. Guru berkeliling untuk memastikan bahwa setiap siswa bekerja dengan baik.160 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Setiap siswa kemudian membaca komentar teman dan memperbaiki komentar apabila diperlukan. Tugas dinilai dengan daftar periksa. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru. Pengayaan Siswa membuat produk dari barang bekas seperti kardus, majalah bekas, dan memajangnya di kelas. Remedial Siswa yang belum lancar dalam gerakan bela diri pencak silat dapat mempraktikkannya bersama teman saat istirahat. Penilaian 1. PJOK Praktik PJOK dinilai dengan catatan. 2. IPA Kegiatan IPA dinilai dengan menggunakan daftar periksa. Kriteria Ya Tidak Menyebutkan paling sedikit 2 barang bekas yang bisa dimanfaatkan. Menyebutkan 2 jenis produk yang bisa dihasilkan dari barang bekas yang disebut. Menyebutkan sumber daya alam yang terbantu penghematannya. Menyebutkan minimal 3 hal yang bisa dilakukan dari barang bekas.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 161 3. Bahasa Indonesia Komentar siswa dinilai dengan daftar periksa. Kriteria Ya Tidak Memberikan paling sedikit 2 komentar. Komentar yang diberikan berdasarkan fakta yang ada. Komentar diberikan dengan santun. 4. Catatan dibuat untuk meniali sikap (disiplin). Contoh catatan dapat dilihat pada Lampiran 2 Buku Guru. • Siswa diminta mendiskusikan masalah sampah yang ada di rumah dengan orang tua. Apa yang dapat dilakukan dengan sampah di rumah? • Siswa diminta menceritakan kegiatan tersebut kepada guru.162 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKn Kompetensi Dasar: 3.5 Menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Menyajikan petunjuk penggunaan alat dalam bentuk teks tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif. Bahasa Indonesia Pembelajaran 4Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 163 Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, PPKn, dan Matematika Tujuan Pembelajaran 1. Setelah membaca cerita, siswa mampu mengidentifikasi unsur intrinsik dari cerita yang dibaca dengan teperinci. 2. Setelah membaca cerita, siswa mampu menuliskan unsur intrinsik cerita yang dibaca dalam bentuk peta pikiran dengan teperinci. 3. Setelah membaca cerita, siswa mampu menghubungkan sikap tokoh dengan pengamalan sila ketiga Pancasila dengan benar. 4. Setelah membaca cerita, siswa mampu menceritakan kegiatan yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari sesuai sila ketiga pancasila dengan benar. 5. Setelah bereksplorasi, siswa mampu menemukan rumus keliling segitiga menggunakan benda konkret dengan benar. 6. Setelah bereksplorasi, siswa mampu menyelesaikan masalah tentang keliling segitiga dengan benar. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Soal-soal tambahan tentang keliling segitiga. Langkah-Langkah Pembelajaran • Di awal pembelajaran, guru bertanya tentang kepala desa dan tugas-tugasnya. • Siswa diberi kesempatan untuk menjawab secara bergantian. Guru menyampaikan ada hal-hal baik yang bisa kita contoh dari seorang kepala desa seperti tokoh Pak Tulus dalam teks. • Siswa diminta membaca teks “Pentingnya Budaya Tegur Sapa” yang ada di buku siswa. Siswa membaca teks tersebut secara berantai. Guru menunjuk siswa membaca dan siswa lain akan menyimak. Guru bisa menunjuk siswa lain untuk melanjutkan cerita. 118 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Pak Tulus bekerja sebagai kepala desa di Desa Sereh Wangi. Pak Tulus ingin warga desanya mempunyai rasa persatuan dan kesatuan. Ayo kita cari tahu cerita Pak Tulus. Pentingnya Budaya Tegur Sapa Senangnya tinggal di Desa Sereh Wangi. Kedekatan hubungan antarwarga membuat mereka saling menjaga. Tidak semua warga Desa Sereh Wangi merupakan penduduk asli. Sebagian warga merupakan pendatang, mereka masuk ketika kampung ini dibuka sebagai wilayah transmigrasi. Walau demikian, perbedaan asal usul tidak merenggangkan kedekatan mereka. Kedekatan antarwarga dimulai dengan kebiasaan saling tegur sapa. Ketika berpapasan di lorong antarrumah, di jalan, atau di pasar tak pernah terlewat untuk saling menegur. Sekadar mengucap “Selamat pagi, selamat siang, selamat sore” sampai bertukar kabar atau berbincang sejenak. Semua saling kenal, semua saling peduli. Di ujung jalan, tinggal Nenek Ijah seorang diri. Ia penghuni tertua di sini. Walau begitu ia masih mandiri melakukan kesibukan di rumahnya. Kadang ia terlihat menyapu pelan daun-daun di halaman rumah. Lain waktu ia duduk beristirahat di beranda. Pak Tulus, sang kepala desa, rajin menyapa Nenek Ijah. Pagi hari, sambil berangkat kerja, ia kerap mampir untuk sekedar mengantarkan ubi atau singkong rebus. Sore hari ia lewat lagi seraya melambai pada Nenek Ijah yang duduk di beranda. Tahukah kamu pekerjaan kepala seorang kepala desa? Hal-hal baik apa yang bisa kita contoh dari mereka?164 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Setelah selesai membaca guru meminta siswa mengidentifikasi unsur intrinsik cerita. Guru membimbing siswa untuk memberikan tanda untuk informasi yang penting pada cerita yang dibaca. Siswa mengisi unsur intrinsik dalam bentuk peta pikiran. Awal cerita Judul Tokoh Karakter Pesan moral Akhir cerita Tempat Peta pikiran ini akan dinilai dengan penilaian 1. • Setelah selesai, siswa menyampaikan peta pikirannya kepada teman semeja. Siswa mendiskusikan hasilnya dan saling memberi masukan. • Guru membahas satu persatu unsur instriksik pada peta pikiran. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya. • Siswa diminta mencari kelompok. Satu kelompok terdiri dari empat siswa. Awalnya secara individu siswa akan menjawab pertanyaan yang ada di buku siswa.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 165 1. Tulislah hal-hal baik yang bisa dicontoh dari Pak Tulus berdasarkan cerita di atas. 2. Apakah Pak Tulus sudah mengamalkan sila ketiga Pancasila? Jelaskan 3. Tulislah hal-hal baik yang bisa di contoh dari warga Desa Sereh Wangi berdasarkan cerita di atas! 4. Apakah warga Desa Sereh Wangi sudah mengamalkan sila ketiga Pancasila? Jelaskan! 5. Meskipun kamu bukan warga Desa Sereh Wangi, hal apa yang kamu lakukan melihat kondisi Nenek Ijah? Jelaskan alasanmu! 6. Sebutkan sikap baik apa saja yang dapat dicontoh dari warga Desa Sereh Wangi? 7. Apakah ada sikap lain yang bisa kamu lakukan untuk mengamalkan sila ketiga Pancasila dalam kehidupan sehari-hari? Kegiatan ini dinilai dengan penilaian 2. • Dalam kelompok siswa mendiskusikan hasil pekerjaan masing-masing. Kelompok memutuskan hasil kesepakatan mereka. • Siswa akan mempresentasikan hasil pekerjaannya dengan percaya diri, runtut, dan jelas di depan kelas. • Guru menyampaikan bahwa kita harus mencontoh sikap dari warga Desa Sereh Wangi. Mereka memiliki rasa persatuan dan kesatuan. Hal ini sesuai dengan sila ketiga Pancasila. Guru menyampaikan cerita Dayu dan temannya yang memiliki rasa persatuan dan kesatuan. Kali ini Dayu dan teman-teman akan membuat acara perlombaan untuk 17 Agustus. Dayu dan teman-temannya perlu menyiapkan bendera berbentuk segitiga untuk lomba. Kebetulan Ibu Dayu adalah seorang penjahit. Mereka meminta bantuan Ibu Dayu. Berikut adalah contoh bendera yang ingin Dayu buat. 40 cm 50 cm 60 cm Dayu ingin menghias benderanya dengan pita di bagian pinggirnya, menurutmu berapa panjang pita yang dibutuhkan? M166 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa diminta untuk menjawab pertanyaan tersebut berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki. • Siswa akan bereksplorasi menemukan keliling segitiga. Siswa menghitung sisi-sisi segitiga. • Guru menguatan konsep keliling segitiga. Panjang pita yang dibutuhkan untuk seluruh sisi segitiga sama dengan keliling segitiga. Cara menghitung keliling adalah dengan menghitung jumlah ukuran sisi-sisinya. Jika sisi-sisinya adalah a, b, c dan keliling adalah K, maka K=a+b+c. • Siswa mengerjakan soal-soal yang ada di buku siswa, siswa mengerjakan dengan keterampilan mengerjakan soal yang sudah mereka miliki. Guru mengingatkan untuk teliti membaca soal dan menghitung. Ibu Dayu akan membuat 8 ikat kepala yang berbentuk segitiga siku-siku. Panjang sisi-sisinya adalah 60 cm, 80 cm, dan 100 cm. a. Hitunglah luas kain yang dibutuhkan untuk setiap ikat kepala. b. Berapakah luas seluruh kain yang dibutuhkan. c. Harga kain adalah Rp50.000,00/m2, berapakah uang yang harus dikeluarkan untuk membeli seluruh kain. d. Di pinggir setiap selendang akan diberi renda. Berapakah panjang renda yang dibutuhkan untuk satu selendang? e. Harga renda adalah Rp15.000/m, berapakah harga seluruh renda? f. Berapa total biaya yang harus ibu keluarkan untuk membeli kain dan renda? Strategi mengerjakan soal dinilai dengan penilaian 3. • Siswa menuliskan jawabannya di buku siswa dengan caranya sendiri. Guru mendampingi siswa yang dirasa masih kesulitan. Guru bisa menggunakan soal-soal tambahan untuk memperkaya siswa. Guru berkeliling untuk memeriksa pekerjaan siswa. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 167 • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran buku guru. Pengayaan Siswa bisa diberikan soal-soal yang memerlukan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Remedial Siswa yang belum mampu menyelesaikan soal cerita dapat mengulang kembali kegiatan bersama guru. Kegiatan bisa dilakukan seusai jam belajar. Kegiatan dilakukan sekitar 30 menit–60 menit. Kegiatan dapat dilakukan untuk beberapa siswa sekaligus. Penilaian 1. Bahasa Indonesia: Unsur intrinsik cerita. Kriteria Ya Tidak Menuliskan judul cerita dengan benar. Menuliskan tokoh dengan benar. Menuliskan karakter tokoh dengan benar. Menuliskan tempat dengan benar. Menuliskan pesan moral dengan benar. Menuliskan cerita awal dengan benar. Menuliskan cerita akhir dengan benar. 2. PPKn: Rubrik diskusi saat menganalisis cerita. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mendengarkan Selalu mendengarkan teman yang sedang berbicara. Mendengarkan teman yang berbicara namun sesekali masih perlu diingatkan. Masih perlu diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara. Sering diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara namun tidak mengindahkan.168 Buku Guru SD/MI Kelas IV Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Komunikasi non verbal (kontak mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, suara) Merespon dan menerapkan komunikasi non verbal dengan tepat. Merespon dengan tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Sering merespon kurang tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Membutuhkan bantuan dalam memahami bentuk komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Partisipasi (menyampaikan ide, perasaan, pikiran) Isi pembicaraan menginspirasi teman. Selalu mendukung dan memimpin lainnya saat diskusi. Berbicara dan menerangkan secara rinci, merespon sesuai dengan topik. Berbicara dan menerangkan secara rinci,namun terkadang merespon kurang sesuai dengan topik. Jarang berbicara selama proses diksusi berlangsung. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 3. Matematika: Soal cerita Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Identifikasi soal Memberikan tanda semua kata-kata kunci dengan benar. Memberikan tanda sebagian besar kata-kata kunci dengan benar. Memberikan tanda sebagian kata-kata kunci dengan benar. Memberikan tanda sebagian kecil kata-kata kunci dengan benar. Hal yang diketahui dan ditanyakan Menuliskan semua hal yang diketahui dan ditanyakan dengan benar. Menuliskan hal yang ditanyakan, namun ada hal yang diketahui tidak ditulis. Menuliskan semua hal yang diketahui dengan benar, namun hal yang ditanyakan kurang tepat. Menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dengan kurang tepat. Langkah Penyelesaian Menuliskan konversi satuan dan langkahlangkah penyelesaian dengan runtut dan benar. Menuliskan konversi satuan dengan benar, namun langkah-langkah penyelesaian kurang runtut meskipun hasilnya benar. Menuliskan konversi satuan dengan benar, namun langkah-langkah penyelesaian kurang runtut dan hasilnya kurang benar. Tidak menuliskan konversi satuan dan langkahlangkah penyelesaian tidak runtut.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 169 Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Hasil Melakukan operasi perhitungan dengan benar dan hasil akhir benar. Melakukan satu kesalahan pada saat operasi perhitungan sehingga hasil akhir kurang tepat. Melakukan dua kesalahan pada saat operasi perhitungan sehingga hasil akhir kurang tepat. Melakukan tiga atau lebih kesalahan pada saat operasi perhitungan sehingga hasil akhir kurang tepat. Cek kembali Mengecek kembali hasil akhir dan menuliskan kesimpulan dengan benar. Mengecek kembali hasil akhir, namun tidak menuliskan kesimpulan. Tidak mengecek kembali hasil akhir meskipun menuliskan kesimpulan dengan benar. Tidak mengecek kembali hasil akhir dan kesimpulan yang ditulis kurang tepat. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 4. Catatan dibuat untuk menilai sikap (percaya diri dan peduli). Contoh terlampir di bagian akhir Buku Guru. Siswa menceritakan kepada orang tuanya kisah Pak Tulus. Siswa mendikusikan nilai-nilai baik yang bisa diambil oleh keluarga mereka.170 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami gambar dan bentuk tiga dimensi. 4.1 Menggambar dan membentuk tiga dimensi. SBdP Kompetensi Dasar: 3.9 Menjelaskan dan menentukan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga serta hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua. 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegipanjang, dan segitiga termasuk melibatkan pangkat dua dengan akar pangkat dua. Matematika Kompetensi Dasar: 3.3 Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan hubungannya dengan berbagai bidang pekerjaan, serta kehidupan sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. 4.3 Menyajikan hasil identifikasi kegiatan ekonomi dalam meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pekerjaan, sosial dan budaya di lingkungan sekitar sampai provinsi. IPS Pembelajaran 5Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 171 Fokus Pembelajaran: Matematika, IPS, dan SBdP Tujuan Pembelajaran 1. Dengan mengamati gambar tentang proses pembuatan sarung samarinda, siswa mampu menyebutkan berbagai kegiatan ekonomi dan perkerjaan yang terkait di lingkungan sekitar dengan tepat. 2. Dengan mengamati gambar tentang proses pembuatan sarung samarinda, siswa mampu menyajikan berbagai kegiatan ekonomi dan perkerjaan yang terkait di lingkungan sekitar dengan benar. 3. Disajikan berbagai soal, siswa mampu menjelaskan penyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan keliling dan luas persegi, persegi panjang, dan segitiga dengan benar. 4. Disajikan berbagai soal, siswa mampu menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari tentang keliling dan luas persegi, persegi panjang, dan segitiga dengan benar. 5. Setelah mengamati gambar hasil karya teman, siswa mampu menjelaskan cara melakukan apresiasi terhadap gambar tersebut dengan percaya diri. 6. Setelah mengamati gambar hasil karya teman, siswa mampu memberikan apresiasi terhadap gambar tersebut dengan percaya diri. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Bagan proses pembuatan kain sarung samarinda Langkah-Langkah Pembelajaran Sebagai pembuka kegiatan pembelajaran, guru menyampaikan kepada siswa bahwa Paman Edo adalah seorang pengrajin tenun sarung samarinda. Guru mengajukan pertanyaan: • Apakah kamu tahu proses pembuatan sarung tenun samarinda? • Siapa saja yang terlibat dalam proses pembuatan sarung tersebut? • Bagaimana proses sarung tersebut sampai kepada pembeli? Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 125 Proses Pembuatan Kain dan Baju Membuat pola baju Menjahit baju Baju Bunga kapas Memintal kapas Benang Kain Menenun kain Tahukah kamu bahwa pekerjaan pamanku adalah membuat sarung tenun samarinda? Tahukah kamu bagaimana proses pembuatan sarung tenun tersebut?172 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa mengamati proses pembuatan sarung samarinda hingga sampai kepada pembeli. • Siswa menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa • Siswa mendiskusikan pertanyaan yang telah dijawab dalam kelompok. Ketika siswa berdiskusi, guru berkeliling dari satu kelompok ke kelompok yang lain. Guru memotivasi setiap siswa untuk terlibat aktif dalam diskusi. Kegiatan dinilai dengan rubrik diskusi. • Siswa menyelesaikan soal berkaitan dengan persegi dan persegi panjang yang terdapat dalam buku siswa. • Siswa mengerjakan soal yang berkaitan dengan keliling dan luas segitiga. Ketika siswa menyelesaikan soalsoal terkait persegi, persegi panjang, dan segititiga, guru mengingatkan siswa untuk bertanggung jawab dengan tugas yang diberikan. Selain itu, guru mengingatkan siswa untuk mengerjakannya dengan jujur. Menyelesaikan soal matematika dinilai dengan penilaian angka (penskoran). Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 127 Paman Udin adalah seorang petani. Ia memiliki ladang yang ditanami dengan berbagai jenis tanaman. Salah satunya adalah jagung. Paman memagari ladang jagungnya menggunakan batang-batang bambu. Jika 1 m2 membutuhkan 5 kantong biji jagung, berapa banyak kantong biji jagung yang diperlukan? Untuk menentukan banyaknya kantong biji jagung yang akan ditanam, kamu harus mengetahui luas ladangnya. Luas ladang Paman Udin adalah .... Banyak kantong biji jagung yang diperlukan adalah .... Untuk membuat pagar sebuah bidang area, kamu harus mengetahui keliling bidang tersebut. Keliling ladang Paman Udin adalah:Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 173 Guru mengajak siswa mengamati gambar yang telah dibuat oleh siswa sebelumnya. • Siswa memajang gambar yang telah mereka buat disekeling meja. • Siswa diminta memperhatikan setiap gambar dengan saksama. • Siswa menulis komentar pada setiap gambar pada secarik kertas. • Siswa diminta menukarkan hasil karya mereka dengan salah seorang teman dan menjawab pertanyaan berikut. Bagaimana pendapatmu tentang hasil karya temanmu tersebut? Bagian mana yang kamu suka? Jelaskan. Apa saran yang akan kamu berikan agar gambar tersebut lebih baik lagi di masa yang akan datang? Apresiasi hasil karya seni menggambar dinilai dengan catatan anekdot. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di buku guru. Pengayaan Siswa dapat mencari informasi lebih banyak lagi tentang kegiatan ekonomi yang melibatkan berbagai pekerjaan di lingkungan tempat tinggal siswa. Remedial Siswa yang belum mampu menyelesaikan soal-soal terkait luas dan keliling persegi, persegi panjang, dan segitiga dapat diberikan soal tambahan yang lebih sederhana dan menggunakan contoh-contoh konkret dengan arahan guru-guru.174 Buku Guru SD/MI Kelas IV Penilaian 1. IPS Diskusi tentang kegiatan ekonomi dan pekerjaan dinilai dengan rubrik. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Mendengarkan Selalu mendengarkan teman yang sedang berbicara. Mendengarkan teman yang berbicara, namun sesekali masih perlu diingatkan. Masih perlu diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara. Sering diingatkan untuk mendengarkan teman yang sedang berbicara, namun tidak mengindahkan. Komunikasi non verbal (kontak mata, bahasa tubuh, postur, ekspresi wajah, suara) Merespon dan menerapkan komunikasi non verbal dengan tepat. Merespon dengan tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Sering merespon kurang tepat terhadap komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Membutuhkan bantuan dalam memahami bentuk komunikasi non verbal yang ditunjukkan teman. Partisipasi (menyampaikan ide, perasaan, pikiran) Isi pembicaraan menginspirasi teman. Selalu mendukung dan memimpin lainnya saat diskusi. Berbicara dan menerangkan secara rinci, merespon sesuai dengan topik. Berbicara dan menerangkan secara rinci, namun terkadang merespon kurang sesuai dengan topik. Jarang berbicara selama proses diksusi berlangsung. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 2. SBdP Apresiasi hasil karya seni menggambar dinilai dengan catatan dalam bentuk narasi. 3. Matematika Penyelesaian soal-soal luas dan keliling dinilai dengan penilaian angka (penskoran). 4. Catatan dibuat untuk menilai sikap (jujur, tanggung jawab). Contoh dapat dilihat pada bagian akhir (lampiran) buku ini.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 175 • Siswa diminta mengamati sumber-sumber ekonomi yang ada di sekitar rumah mereka. • Siswa menuliskan hasil pengamatan dan penjelasan pada kolom berikut yang terdapat dalam Buku Siswa.176 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pemetaan Kompetensi Dasar dalam Pembelajaran Kompetensi Dasar: 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila. 4.1 Menjelaskan makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari. PPKn Kompetensi Dasar: 3.4 Menerapkan gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. 4.4 Mempraktikkan gerak dasarlokomotor dan non lokomotor untuk membentuk gerak dasar seni beladiri**. PJOK Kompetensi Dasar: 3.5 Membangun pendapat pribadi tentang isi buku sastra (cerita, dongeng, dan sebagainya). 4.5 Mengomunikasikan secara lisan dan tulisan pendapat pribadi tentang isi buku sastra yang dipilih sendiri dan dibaca yang didukung oleh alasan. Bahasa Indonesia Pembelajaran 6Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 177 Fokus Pembelajaran: Bahasa Indonesia, PPKn, dan PJOK Tujuan Pembelajaran 1. Dengan membaca teks “Tupai dan Ikan Gabus”, siswa mampu menilai komentar tentang pesan moral berdasarkan pendapat pribadi dengan terperinci. 2. Setelah membaca teks “Tupai dan Ikan Gabus”, siswa mampu menyajikan penilaian komentar tentang pesan moral berdasarkan pendapat pribadi dengan percaya diri. 3. Dengan membaca “Tupai dan Ikan Gabus”, siswa mampu membedakan sikap yang baik dan sikap yang tidak baik terkait nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dengan tepat. 4. Setelah membaca “Tupai dan Ikan Gabus”, siswa mampu menyajikan hasil analisis tentang sikap yang baik dan sikap yang tidak baik terkait dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dengan benar. 5. Setelah berlatih melakukan seluruh gerakan dalam pencak silat, siswa mampu menjelaskan prosedur pola gerak dasar lokomotor dan nonlokomotor untuk membentuk gerak dasar langkah, pukulan, tangkisan, dan tendangan dalam seni bela diri pencak silat dengan tepat. 6. Setelah berlatih melakukan seluruh gerakan dalam pencak silat, siswa mampu mempraktikkan prosedur pola gerak dasar lokomotor dan nonlokomotor untuk membentuk gerak dasar langkah, pukulan, tangkisan, dan tendangan dalam seni bela diri pencak silat dengan tepat. Media/Alat Bantu dan Sumber Belajar • Teks “Tupai dan Ikan Gabus” Langkah-Langkah Pembelajaran Guru memulai pelajaran dengan mengingatkan siswa tentang cerita “Tupai dan Ikan Gabus” pada Pembelajaran 1. 132 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Baca kembali cerita tentang “Tupai dan Ikan Gabus”. Tulislah pesan moral dari cerita Tupai dan Ikan Gabus tersebut dan berilah komentar tentang pesan moral yang ditulis temanmu tersebut! Tukarkan pesan moral yang telah kamu tulis dengan teman dan berilah komentar tentang pesan moral tersebut! Apakah kamu masih ingat cerita tentang Tupai dan Ikan Gabus? Ayo, temukan pembelajaran berharga dalam cerita tersebut!178 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Siswa diajak menemukan pesan moral dalam cerita tersebut. • Siswa menuliskan pesan moral tersebut. • Siswa menukarkan pesan moral yang telah ditulis dengan seorang teman. • Siswa memberi komentar tentang pesan moral yang telah ditulis temannya. • Siswa diminta mendiskusikan pesan moral tersebut dalam kelompok. Komentar tentang pesan moral dinilai dengan rubrik. Selanjutnya guru menanyakan pertanyaan berikut kepada siswa: Apakah pada cerita “Tupai dan Ikan Gabus” kamu menemukan sikap-sikap yang baik dan kurang baik. • Siswa menuliskan jawaban atas pertanyaan tersebut pada buku siswa. • Selanjutnya siswa menuliskan sikap yang baik dan sikap yang tidak baik yang mereka temukan di sekitar mereka dan dikaitkan dengan nilainilai Pancasila pada diagram yang terdapat dalam Buku Siswa, seperti di bawah ini. Bukan Contoh Ciri-ciri Kesimpulan Contoh Diagram frayer sikap yang baik dan tidak baik dinilai dengan daftar periksa.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 179 • Siswa mempresentasikan diagram tersebut dalam kelompok. Guru menyampaikan bahwa sikap yang baik harus ditunjukkan dimanapun kita berada, termasuk dalam kegiatan olahraga, khususnya pencak silat. Dengan panduan guru, siswa mempersiapkan diri untuk mempraktikkan seluruh gerakan dalam Pencak Silat. • Siswa mempersiapkan diri untuk pengambilan nilai dalam pencak silat. • Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang kriteria penilaian. • Siswa dapat mengajukan pertanyaan jika ada hal yang belum dipahami. • Siswa mempraktikkan seluruh gerakan yang telah dipelajari. Praktik gerak dasar silat dinilai dengan rubrik. • Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa. • Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di buku guru. Pengayaan Siswa bisa dapat berlatih memberikan komentar tentang pesan moral dari berbagai cerita yang mereka pilih secara obyektif. Remedial Siswa yang belum mampu memberikan penilaian terhadap komentar tentang pesan moral sebuah cerita dapat diberikan contoh teks yang sederhana. 134 Buku Siswa SD/MI Kelas IV Presentasikan diagram yang telah kamu buat dalam kelompok! Sekarang kamu melakukan seluruh gerakan dasar silat yang telah kamu pelajari. Gerakan-gerakan tersebut akan dinilai oleh gurumu. Ayo, tetap bersemangat! Sekarang kamu akan melakukan seluruh gerakan silat yang telah kamu pelajari, yaitu: · langkah, · pukulan, · tangkisan, dan · tendangan. Perhatikan arahan dan penjelasan guru tentang kriteria yang akan dinilai! Ajukan pertanyaan kepada guru jika ada hal yang masih belum kamu pahami! Jika kamu telah mendapatkan giliran dalam penilaian, tulislah refleksi tentang penguasaanmu terhadap gerakan pencak silat! Apakah kamu sudah dapat melaksanakan seluruh gerakan dengan baik?180 Buku Guru SD/MI Kelas IV Dengan bimbingan dari guru, siswa secara bertahap dapat memberikan penilaian terhadap pesan moral sebuah cerita secara obyektif dan berdasarkan fakta. Penilaian 1. Bahasa Indonesia Menyajikan pendapat pribadi tentang unsur cerita dinilai dengan rubrik. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Penilaian terhadap komentar (pesan moral) Penilaian terhadap pesan moral didasarkan kepada fakta yang ada. √ Sebagian besar alasan penilaian terhadap pesan moral didasarkan kepada fakta yang ada. Sebagian kecil alasan penilaian terhadap pesan moral didasarkan kepada fakta yang ada. Penilaian diberikan berdasarkan opini bukan fakta dari cerita. Topik Topik-topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Sebagian besar topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. √ Sebagian kecil topik yang disampaikan sesuai dengan cerita. Topik yang disampaikan di luar cerita yang ada. Fakta pendukung Fakta pendukung yang disampaikan seluruhnya sesuai dengan isi cerita. Fakta pendukung yang disampaikan sebagian besar sesuai dengan isi cerita. √ Fakta pendukung yang disampaikan sebagian kecil sesuai dengan isi cerita. Fakta yang disampaikan tidak sesuai cerita. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 2. PPKn Menganalisis sikap yang baik dan tidak baik dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila dinilai dengan penilaian diri menggunakan daftar periksa. Kriteria Ya Tidak Catatan Saya dapat menuliskan 3 sikap yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Saya dapat menuliskan 3 sikap yang tidak baik dan tidak sesuai dengan nilainilai Pancasila.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 181 Kriteria Ya Tidak Catatan Saya dapat menuliskan sedikitnya 3 ciriciri sikap yang baik. Saya dapat menuliskan kesimpulan. 3. PJOK Praktik pukulan dalam pencak silat dinilai dengan daftar periksa. Kriteria Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu Pendampingan (1) Langkah Seluruh langkah dapat dipraktikkan dengan sempurna. Sebagian besar langkah dapat dipraktikkan dengan sempurna. Sebagian kecil langkah dapat dipraktikkan dengan sempurna. Belum dapat mempraktikkan setiap langkah dengan sempurna. Pukulan Seluruh pukulan dapat dipraktikkan dengan sempurna. Sebagian besar pukulan dapat dipraktikkan dengan sempurna. Sebagian kecil pukulan dapat dipraktikkan dengan sempurna. Belum dapat mempraktikkan setiap pukulan dengan sempurna. Tangkisan Seluruh tangkisan dapat dipraktikkan dengan sempurna. Sebagian besar tangkisan dapat dipraktikkan dengan sempurna. Sebagian kecil tangkisan dapat dipraktikkan dengan sempurna. Belum dapat mempraktikkan setiap tangkisan dengan sempurna. Tendangan Seluruh tendangan dapat dipraktikkan dengan sempurna. Sebagian besar tendangan dapat dipraktikkan dengan sempurna. Sebagian kecil tendangan dapat dipraktikkan dengan sempurna. Belum dapat mempraktikkan setiap tendangan dengan sempurna. * Catatan: Penilaian (penskoran) dapat dilihat contohnya pada Pembelajaran 1. 4. Catatan berupa narasi dibuat untuk menilai sikap (jujur, tanggung jawab). Contoh dapat dilihat pada bagian akhir (Lampiran 2) buku ini. Siswa memperagakan seluruh gerakan silat yang telah dipelajari. Orang tua memberikan komentar tertulis di Buku Siswa.182 Buku Guru SD/MI Kelas IV Soal dan Kunci Jawaban 1. Sebutkan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. Membuang sampah pada tempatnya, mengurangi pemakaian bahanbahan yang berbahaya bagi lingkungan, menyayangi tumbuhan dan hewan dengan merawatnya dengan baik. 2. Apa yang perlu kamu perhatikan ketika mengomentari sebuah cerita? Memperhatikan fakta-fakta yang terlihat dalam cerita sehingga komentar kita sesuai dengan fakta cerita. 3. Sebutkan 5 pekerjaan yang menghasilkan barang beserta barang yang dihasilkan. No. Pekerjaan Barang yang Dihasilkan 1. Tukang kayu Lemari, kursi, kerajinan 2. Penjahit Baju 3. Arsitek Rumah 4. Koki Makanan 5. Nelayan Ikan 4. Sebutkan 5 pekerjaan yang menghasilkan jasa serta pelayanan yang diberikan. No. Pekerjaan Pelayanan 1. Supir Mengendarai kendaraan 2. Kurir Mengantar barang 3. Pengasuh Mengasuh anak 4. Montir Memperbaiki kendaraan 5. Guru MengajarSubtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 183 5. Jelaskan 3 contoh sikap yang mencerminkan menghargai sumber daya alam. No. Contoh Sikap Penjelasan 1. Mengambil nasi secukupnya Apabila kita mengambil nasi berlebihan ketika makan, maka saat kenyang nasi tersebut terbuang sia-sia 2. Memisahkan sampah organik dan anorganik Sampah organik dapat dijadikan pupuk dan sampah anorganik dapat didaur ulang sehingga tidak mencemari lingkungan sumber daya alam 3. Merawat tanaman di lingkungan sekitar Menjaga keseimbangan dan kelestarian tumbuhan 6. Sebidang tanah mempunyai luas 36 m2. Salah satu sisinya berukuran 3 meter. Berapa keliling tanah tersebut? Luas tanah = 36 m2 Lebar tanah = 3 meter Luas tanah = panjang x lebar 36 m2 = panjang x 3 m Panjang = 36 : 3 m Panjang = 12 meter Keliling = 2x (panjang + lebar) = 2x (12 m + 3 m) = 2x (15 m) = 30 meter 7. Sebuah bangun datar segi empat mempunyai luas 48 m2. Gambarlah kemungkinan bangun tersebut dengan keterangan panjang sisinya pada kolom berikut. Kemungkinan: 48 = 12 x 4 48 = 16 x 3 48 = 6 x 8 A 4 12 B 3 16 C 8 6184 Buku Guru SD/MI Kelas IV 8. Hitunglah luas dan keliling masing-masing bangun tersebut. Luas bangun A = 12 x 4 = 48 m2 ; Keliling bangun A = 2x (12 + 4) = 2x (16) = 32 m Luas bangun B = 16 x 3 = 48 m2 ; Keliling bangun B = 2x (16 + 3) = 2x (19) = 38 m Luas bangun C = 6 x 8 = 48 m2 ; Keliling bangun C = 2x (6 + 8) = 2x (14) = 28 m 9. a. Luas papan tulis = p x l = 3 m x 2 m = 6 m2 b. Keliling papan tulis = 2x (p + l) = 2x (3 + 2) = 2 x 5 = 10 m 10. Luas segitiga = 1 2 x a x t = 1 2 x 30 cm x 40 cm = 60 cm2 Jadi luas kain yang dibutuhkan adalah 4 x 60 = 240 cm2. 11. Luas persegi = s x s = 3 cm x 3 cm = 9 cm2 Luas persegi panjang = p x l = 10 cm x 4 cm = 40 cm2 Luas total = 9 cm2 + 40 cm2 = 49 cm2 Keliling = 10 cm + 4 cm + 7 cm + 3 cm + 3 cm + 3 cm + 4 cm Keliling = 34 cm 12. Luas persegi 36 cm2 jadi panjang sisi 6 cm. Luas total 36 x 5 = 180 cm2. Keliling 6 x 12 = 72 cmSubtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 185 Bahan Bacaan Guru Keterampilan Belajar Lini Masa atau Garis Waktu Garis waktu adalah garis yang menunjukkan urutan peristiwa. Ini adalah contoh garis waktu yang menceritakan perjalanan Amerika mulai tahun 1492 hingga 2000 Kotak pertama menunjukkan Columbus berlayar di Amerika Utara pada 1492. Berikut adalah sejarah Amerika. 1492 1776 1865 2000 Sumber: teachingamericanhistory.org Pertanyaan yang dikembangkan. 1. Apa yang terjadi pada tahun 2000? 2. Pada tahun berapakah perbudakan berakhir? 3. Pada tahun berapakah deklarasi kemerdekaan Amerika ditandatangani?186 Buku Guru SD/MI Kelas IV Alternatif Latihan Soal 1. Hitunglah luas segitiga berwarna putih! 2. Tukang kebun akan membuat kolam seperti gambar di samping. Ia harus mengisi kerikil di dasar kolam. 1 kantong kerikil dapat mengisi seluas 1 m2. Berapa kantong kerikil yang diperlukan untuk menutup semua dasar kolam? 3. Berapa jumlah kain yang diperlukan untuk membuat 2 layar kapal seperti gambar di bawah ini? 4. Manakah yang luasnya lebih besar, bangun berbentuk bintang atau persegi? Buktikan!Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 187 5. Hitunglah luas dan keliling dari setiap bangun berikut! 6. Berapakah luas segitiga terbesar yang dapat dibentuk dari papan geometri yang berukuran 10 x 10? Jelaskan!188 Buku Guru SD/MI Kelas IV Kegiatan Pembiasaan Literasi Kegiatan di minggu keempat dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa. Kegiatan ini dapat dilakukan setiap hari. Namun apabila guru harus mengisi beberapa jam untuk menghasikan materi disub tema sebelumnya dikarenakan materi belum selesai, kegiatan literasi ini bisa disesuaikan. Kegiatan literasi membutuhkan materi pendukung agar kegiatan bisa berjalan dengan lancar. Berikut adalah beberapa kegiatan pendukung yang bisa disiapkan oleh guru. • Teks cerita pendek yang diambil dari kegiatan Aku Cinta Membaca • Alat tulis • Kertas HVSSubtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 189 Pedoman Kegiatan Literasi Apa yang dimaksud dengan literasi? Keterampilan literasi adalah keterampilan yang dibutuhkan dalam mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Mengapa literasi penting? Literasi sangat penting bagi siswa karena keterampilan dalam literasi berpengaruh terhadap keberhasilan belajar mereka dan kehidupannya. Keterampilan literasi yang baik akan membantu siswa dalam memahami teks lisan, tulisan, maupun gambar/visual Apa saja produk literasi? • Buku • Majalah • Surat kabar • Tabel • CD/DVD • Program televisi/radio • Petunjuk • Percakapan • Instruksi • Teks bacaan Keterampilan literasi akan berkembang dengan baik karena pembiasaan. Dalam kegiatan ini sekolah dapat melakukan kegiatan pembiasaan literasi yang meliputi pembiasaan menulis, pembiasaan membaca dan pembiasaan berbicara. Berikut akan disampaikan beberapa kegiatan literasi selama satu minggu dengan harapan sekolah bisa mengembangkannya. Kegiatan pembiasaan literasi hanya membutuhkan sekitar 15–20 menit setiap harinya. Sekolah harus menjalankan program dengan konsisten agar perkembangan literasi siswa dapat berkembang dengan baik. Setiap hari guru harus membimbing siswanya untuk kegiatan berbahasa lisan, membaca pemahaman dan menulis.190 Buku Guru SD/MI Kelas IV Jenis-Jenis Kegiatan Kegiatan berbahasa lisan (15 menit) • Guru meminta seorang siswa untuk mengambil salah satu benda yang dibawanya dari rumah dan mendeskripsikannya di depan temantemannya. • Siswa lain diminta untuk menyimak serta diberi kesempatan untuk bertanya. • Kegiatan seorang siswa untuk berbicara dan menjawab pertanyaan hanya 3 menit saja. • Guru kemudian meminta siswa lain untuk maju ke depan dan melakukan hal yang sama. Guru melakukan hal yang sama untuk siswa ketiga. • Guru menjelaskan kepada seluruh siswa bahwa setiap hari mereka akan melakukan hal yang sama. Setiap hari aka nada tiga orang yang maju ke depan kelas untuk mendeskripsikan benda. Membaca Pemahaman (30 menit) • Ambil satu teks dari Aku Cinta Membaca. • Mintalah siswa untuk membaca senyap (membaca dalam hati) selama 5 menit. Pada kesempatan ini guru juga membaca teks yang sama. Partisipasi guru dalam membaca sangat bermanfaat bagi siswa karena guru bisa dijadikan contoh. • Mintalah siswa menyampaikan apa yang dibacanya kepada teman di sebelahnya. Guru berkeliling untuk memastikan semua berpartisipasi aktif. • Guru meminta siswa untuk menuliskan satu kata sulit di potongan kertas kecil dan menempelkannya di papan tulis (bisa juga guru meminta siswa menyampaikan kata sulit kemudian guru menuliskannya di papan tulis). • Guru membahas satu kata sulit dengan siswa. Guru bertanya kepada siswa, siapa yang bisa menemukan arti salah satu kata sulit tersebut. Siswa harus menjelaskan arti kata tersebut. Siswa lain menanggapi. • Selanjutnya guru membahas kata sulit yang lain. Begitu seterusnya. • Siswa mencatat kata-kata sulit yang telah didiskusikan. Menulis Kegiatan (30 menit) • Kegiatan menulis bisa dilakukan di kertas HVS yang dibagikan oleh guru. • Siswa diajak mengingat satu kegiatan yang dilakukan dihari sebelumnya (apabila kegiatan menulis dilakukan pada hari Senin, maka siswa harus mengingat kegiatan pada hari Minggu, begitu seterusnya).Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 191 • Siswa kemudian menuliskan kegiatan yang dilakukannya tersebut (berolah raga, ke rumah nenek, berkebun, pergi ke kota, dsb). Guru mengingatkan siswa untuk menulis dengan mencantumkan apa yang dilakukan; siapa yang terlibat, kapan dilakukan, bagaimana kegiatan dilakukan, bagaimana perasaan mereka saat berkegiatan, dimana mereka melakukan kegiatan. • Setelah kegiatan menulis selesai, guru bisa meminta setiap siswa untuk membacakan tulisannya kepada teman kelompoknya.192 Buku Guru SD/MI Kelas IV Kegiatan berbahasa lisan (15 menit) • Guru meminta seorang siswa untuk mengambil salah satu benda yang dibawanya dari rumah dan mendeskripsikannya di depan temantemannya. • Siswa lain diminta untuk menyimak serta diberi kesempatan untuk bertanya. • Kegiatan seorang siswa untuk berbicara dan menjawab pertanyaan hanya 3 menit saja. • Guru kemudian meminta siswa lain untuk maju ke depan dan melakukan hal yang sama. Guru melakukan hal yang sama untuk siswa ketiga. • Guru menjelaskan kepada seluruh siswa bahwa setiap hari mereka akan melakukan hal yang sama. Setiap hari aka nada tiga orang yang maju ke depan kelas untuk mendeskripsikan benda. Membaca Pemahaman (30 menit) • Ambil satu teks dari Aku Cinta Membaca. • Mintalah siswa untuk membaca senyap (membaca dalam hati) selama 5 menit. Pada kesempatan ini guru juga membaca teks yang sama. • Mintalah siswa menyampaikan apa yang dibacanya lewat tulisan. • Guru meminta salah satu siswa untuk menyampaikan hasil tulisannya di depan kelas. Siswa lain menanggapi. Menulis Kegiatan (30 menit) • Kegiatan menulis bisa dilakukan di kertas HVS yang dibagikan oleh guru. • Siswa diajak mengingat satu kegiatan yang dilakukan dihari sebelumnya (apabila kegiatan menulis dilakukan pada hari Senin, maka siswa harus mengingat kegiatan pada hari Minggu, begitu seterusnya). • Siswa kemudian menuliskan kegiatan yang dilakukannya tersebut (berolah raga, ke rumah nenek, berkebun, pergi ke kota, dsb). Guru mengingatkan siswa untuk menulis dengan mencantumkan apa yang dilakukan; siapa yang terlibat, kapan dilakukan, bagaimana kegiatan dilakukan, bagaimana perasaan mereka saat berkegiatan, dimana mereka melakukan kegiatan. • Setelah kegiatan menulis selesai, guru bisa meminta setiap siswa untuk membacakan tulisannya kepada teman kelompoknya. • Pada kesempatan ini siswa lain diminta menanggapi pemilihan kosa kata, tanda baca. • Tulisan siswa dikumpulkan oleh guru.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 193 Kegiatan berbahasa lisan (15 menit) • Guru meminta seorang siswa untuk mengambil salah satu benda yang dibawanya dari rumah dan mendeskripsikannya di depan temantemannya. • Siswa lain diminta untuk menyimak serta diberi kesempatan untuk bertanya. • Kegiatan seorang siswa untuk berbicara dan menjawab pertanyaan hanya 3 menit saja. • Guru kemudian meminta siswa lain untuk maju ke depan dan melakukan hal yang sama. Guru melakukan hal yang sama untuk siswa ketiga. • Guru menjelaskan kepada seluruh siswa bahwa setiap hari mereka akan melakukan hal yang sama. Setiap hari aka nada tiga orang yang maju ke depan kelas untuk mendeskripsikan benda. Membaca Pemahaman (30 menit) • Ambil satu teks dari Aku Cinta Membaca. • Mintalah siswa untuk membaca bersama (satu siswa membaca satu paragraf, yang lain mendengarkan. Setelah selesai satu paragraf dibaca, siswa lain melanjutkan membaca paragraf berikutnya. Begitu seterusnya.) Pada kesempatan ini guru juga mendapatkan membaca satu paragraf. • Setiap satu paragraf dibaca, guru kemudian mengajukan pertanyaan mengenai teks atau meminta siswa menceritakan kembali teks yang dibacanya. Menulis Kegiatan (30 menit) • Kegiatan menulis bisa dilakukan di kertas HVS yang dibagikan oleh guru. • Siswa diajak mengingat satu kegiatan yang dilakukan dihari sebelumnya (apabila kegiatan menulis dilakukan pada hari Senin, maka siswa harus mengingat kegiatan pada hari Minggu, begitu seterusnya). • Siswa kemudian menuliskan kegiatan yang dilakukannya tersebut (berolah raga, ke rumah nenek, berkebun, pergi ke kota, dsb). Guru mengingatkan siswa untuk menulis dengan mencantumkan apa yang dilakukan; siapa yang terlibat, kapan dilakukan, bagaimana kegiatan dilakukan, bagaimana perasaan mereka saat berkegiatan, dimana mereka melakukan kegiatan. • Setelah kegiatan menulis selesai, guru bisa meminta setiap siswa untuk membacakan tulisannya kepada teman kelompoknya. • Pada kesempatan ini siswa lain diminta menanggapi pemilihan kosa kata, tanda baca. • Tulisan siswa dikumpulkan oleh guru.194 Buku Guru SD/MI Kelas IV Kegiatan berbahasa lisan (15 menit) • Guru meminta seorang siswa untuk mengambil salah satu benda yang dibawanya dari rumah dan mendeskripsikannya di depan temantemannya. • Siswa lain diminta untuk menyimak serta diberi kesempatan untuk bertanya. • Kegiatan seorang siswa untuk berbicara dan menjawab pertanyaan hanya 3 menit saja. • Guru kemudian meminta siswa lain untuk maju ke depan dan melakukan hal yang sama. Guru melakukan hal yang sama untuk siswa ketiga. • Guru menjelaskan kepada seluruh siswa bahwa setiap hari mereka akan melakukan hal yang sama. Setiap hari aka nada tiga orang yang maju ke depan kelas untuk mendeskripsikan benda. Membaca Pemahaman (30 menit) • Ambil satu teks dari Aku Cinta Membaca. • Mintalah siswa untuk membaca senyap (membaca dalam hati) selama 5 menit. • Pada kesempatan ini guru juga membaca teks yang sama. • Guru berkeliling untuk memastikan semua berpartisipasi aktif. • Guru meminta siswa untuk menuliskan pendapatnya tentang teks yang dibacanya. Pendapat harus mengacu kepada topik bacaan, tokoh, penulisan. • Tulisan siswa kemudian dikumpulkan. Menulis Kegiatan (30 menit) • Kegiatan menulis bisa dilakukan di kertas HVS yang dibagikan oleh guru. • Siswa diajak mengingat satu kegiatan yang dilakukan dihari sebelumnya (apabila kegiatan menulis dilakukan pada hari Senin, maka siswa harus mengingat kegiatan pada hari Minggu, begitu seterusnya). • Siswa kemudian menuliskan kegiatan yang dilakukannya tersebut (berolah raga, ke rumah nenek, berkebun, pergi ke kota, dsb). Guru mengingatkan siswa untuk menulis dengan mencantumkan apa yang dilakukan; siapa yang terlibat, kapan dilakukan, bagaimana kegiatan dilakukan, bagaimana perasaan mereka saat berkegiatan, dimana mereka melakukan kegiatan. • Setelah kegiatan menulis selesai, guru bisa meminta setiap siswa untuk membacakan tulisannya kepada teman kelompoknya.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 195 Kegiatan berbahasa lisan (15 menit) • Guru meminta seorang siswa untuk mengambil salah satu benda yang dibawanya dari rumah dan mendeskripsikannya di depan temantemannya. • Siswa lain diminta untuk menyimak serta diberi kesempatan untuk bertanya. • Kegiatan seorang siswa untuk berbicara dan menjawab pertanyaan hanya 3 menit saja. • Guru kemudian meminta siswa lain untuk maju ke depan dan melakukan hal yang sama. Guru melakukan hal yang sama untuk siswa ketiga. • Guru menjelaskan kepada seluruh siswa bahwa setiap hari mereka akan melakukan hal yang sama. Setiap hari aka nada tiga orang yang maju ke depan kelas untuk mendeskripsikan benda. Membaca Pemahaman (30 menit) • Ambil satu teks dari Aku Cinta Membaca • Mintalah siswa untuk membaca senyap (membaca dalam hati) selama 5 menit. Pada kesempatan ini guru juga membaca teks yang sama. • Guru meminta siswa untuk memilih tokoh yang ada di dalam teks dan membuat cerita baru. • Tulisan dikumpulkan. Menulis Kegiatan (30 menit) • Kegiatan menulis bisa dilakukan di kertas HVS yang dibagikan oleh guru. • Siswa diajak mengingat satu kegiatan yang dilakukan dihari sebelumnya (apabila kegiatan menulis dilakukan pada hari Senin, maka siswa harus mengingat kegiatan pada hari Minggu, begitu seterusnya). • Siswa kemudian menuliskan kegiatan yang dilakukannya tersebut (berolah raga, ke rumah nenek, berkebun, pergi ke kota, dsb). Guru mengingatkan siswa untuk menulis dengan mencantumkan apa yang dilakukan; siapa yang terlibat, kapan dilakukan, bagaimana kegiatan dilakukan, bagaimana perasaan mereka saat berkegiatan, dimana mereka melakukan kegiatan. • Setelah kegiatan menulis selesai, guru bisa meminta setiap siswa untuk membacakan tulisannya kepada teman kelompoknya.196 Buku Guru SD/MI Kelas IV Merancang Pameran Literasi Bersama siswa, guru mengumpulkan tulisan siswa dan merencanakan untuk mengadakan pameran. Produk yang dapat dipamerkan adalah • Hasil tulisan siswa setelah membaca • Hasil tulisan siswa tentang kegiatan di hari sebelumnya Guru mengundang adik kelas untuk datang ke pameran literasi. Saat pameran, selain memajangkan hasil karya tulisan, siswa juga bisa membacakan teks Aku Cinta Membaca kepada adik kelas. Pameran literasi bisa dilaksanakan di luar kelas dengan mengatur meja untuk memamerkan karya tulisan siswa dan bahan bacaan. Kegiatan membaca bisa dilakukan di meja, di bawah pohon atau di tempat lain yang memungkinkan. Namun diusahan seluruh kegiatan harus Nerada di area pameran. Kegiatan pameran dilaksanakan sejak pagi hari. Waktu bisa disesuaikan dengan kondisi. Adik kelas yang akan berkunjung bisa disesuaikan waktunya dengan jam istirahat mereka. Apabial memungkinkan, guru juga bisa mengundang Kepala Sekolah, guru lain dan Komite Sekolah atau orang tua. Refleksi Refleksi dilakukan bersama untuk membicarakan • Kegiatan literasi yang manakah yang paling menarik • Apa yang harus ditingkatkan • Kegiatan saat pameran: apa yang harus diperhatikan agar kegiatan bisa lebih baik lagi.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 197 Kiki dan Lala, Kelinci Tersayang Sudah lama Wuli ingin punya kelinci. Entah kenapa, ia suka sekali melihat kelinci putih yang lucu melompat-lompat. Apalagi ketika melihat telinga kelinci yang bergerak-gerak. Menggemaskan! Wuli bahkan sudah membaca berbagai artikel dan buku mengenai perawatan kelinci. Ia ingin menyiapkan diri. Siapa tahu saja suatu hari nanti Ibu mengabulkan keinginannya. Betapa senang hati Wuli ketika Kakek datang membawa dua ekor kelinci kecil berwarna putih. Ya, untuk Wuli! Kakek memang sangat sayang pada Wuli. Ia juga tahu bahwa Wuli sudah belajar banyak tentang merawat kelinci. Kakek menganggap Wuli sudah cukup besar, dan sudah siap merawat kelincinya sendiri. Kiki dan Lala, begitu Wuli menamai kelincinya. Kiki dan Lala dibuatkan rumah sendiri oleh Mang Asep di halaman belakang. Pagi hari, Wuli akan membukakan pintu rumah mungil tersebut, dan membiarkan Kiki dan Lala bermain bebas sebentar di halaman. Sebelum berangkat ke sekolah, Wuli menyiapkan biji jagung, kedelai, atau kacang tanah, serta umbi-umbian yang dihaluskan untuk mereka makan. Wuli memasukkan Kiki dan Lala ke rumah mungilnya, sebelum ditinggalnya ke sekolah. Nanti, pulang sekolah, kedua kelinci itu akan bermain lagi di halaman belakang bersama Wuli. Di malam hari, sebelum tidur, Wuli menyiapkan makanan berupa seikat wortel, kangkung, atau sawi untuk Kiki dan Lala. Kelinci aktif di malam hari. Oleh karenanya perlu menyiapkan porsi makanan yang lebih banyak di malam hari. Begitu menurut buku yang pernah dibaca Wuli. Kiki juga pernah sakit. Kasihan sekali! Wuli pun dengan sabar merawatnya. Memberinya vitamin yang diperolehnya dari teman ibunya, seorang dokter hewan. Senang sekali hati Wuli ketika Kiki sehat kembali dan lincah bermain bersama Lala. Wuli memang sudah siap memelihara kelinci. Ia bahkan membersihkan sendiri rumah kelinci-kelincinya. Ia tahu bahwa tidak nyaman bagi Kiki dan Lala jika rumah mungil mereka kotor dan lembab. Oleh karenanya, Wuli meminta Mang Asep membuat rumah mungil di bagian halaman yang terkena sinar matahari pagi. Semua sudah dipikirkan oleh Wuli. Terlihat sekali Kiki dan Lala senang dan sehat tinggal bersama Wuli. Memelihara hewan memang menyenangkan, walaupun tidak mudah. Wuli harus siap bertanggung jawab dan siap melimpahkan kasih sayang. ----------------------- [Santi Hendriyeti]198 Buku Guru SD/MI Kelas IV Kerja Bakti di Kebun Kelas Di sekolah Dira, tiap kelas memiliki sepetak kebun kelas. Jenis tanaman yang dipelihara di kebun kelas disepakati bersama oleh semua siswa di kelas. Dira dan teman-temannya sepakat untuk memiliki sepetak kebun sayur. Mereka berdiskusi dengan Pak Wira, guru kelas mereka untuk menentukan jenis sayur yang dapat mereka pelihara bersama. Mereka pun memutuskan untuk memelihara tanaman sayur bayam dan kangkung. Selain cukup mudah dalam pemeliharaannya, masa tanam hingga panen untuk kedua jenis sayur ini cukup singkat. Kurang lebih 3-4 minggu mereka sudah dapat menikmati hasil panennya. Semua siswa di kelas membawa satu buah pot untuk diletakkan di kebun kelas. Bibit kangkung dan bayam dicarikan oleh Pak Wira. Semua siswa melakukan penanaman mandiri, yang didampingi oleh Pak Dudi, tukang kebun sekolah. Cukup mudah cara menanamnya. Setelah itu, Dira dan teman-teman membuat jadwal piket pemeliharaan. Mereka mengatur sendiri agar semua siswa memperoleh jadwal penyiraman. Pagi dan sore, setiap hari! Ya, setiap sore pun ada siswa yang harus datang kembali ke sekolah untuk menjalankan tugas menyiram tanaman. Di hari Sabtu dan Minggu pun ada siswa yang bergiliran datang untuk menyiram. Begitu pun jadwal pemberian pupuk. Mereka mengaturnya sendiri. Semua siswa harus terlibat dalam mengelola kebun kelas. Seminggu setelah ditanam, ternyata tanaman bayam dan kangkung yang mulai meninggi kering kerontang terkena panas matahari yang menyengat. Dira dan teman-teman sempat sedih. Namun, Pak Dudi dan Pak Wira mengingatkan mereka untuk tetap bersemangat. Memelihara tanaman memang sesekali akan menemui masalah, namun mereka harus belajar dari masalah yang ditemui, jangan mudah menyerah. Dira dan teman-teman kembali membangun semangat. Mereka melakukan penanaman ulang, memelihara lagi dari awal. Sebulan kemudian mereka memetik hasilnya. Kangkung dan bayam di kebun kelas tumbuh subur, hijau segar. Panen sayur dilakukan bersamasama oleh Dira dan teman-temannya. Ibu Dira dan ibu-ibu yang lain datang di hari panen. Mereka membantu Dira dan teman-teman memasak sayur bayam dan tumis kangkung untuk dimakan bersama. Berbeda rasanya, makan sayur hasil panen dari kebun sendiri. Berbeda rasanya makan sayur hasil kerja bakti di kebun kelas. ----------------------- [Santi Hendriyeti]Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 199 Bakal Buah Perlu Dijaga Pohon mangga di depan rumah Kakek Topo terlihat sangat menggoda mata. Bakal- buah hijau mungil mulai banyak bergelantung di dahandahan. Sungguh menggoda! Namun, memang belum dapat dinikmati. Belum cukup besar, belum cukup matang. Sore hari, ketika tiba waktu anak-anak bermain sepeda, pohon mangga tersebut sering menjadi sasaran keisengan anak-anak. Seperti sore itu. Ketika Kakek Topo sedang bersantai minum teh di teras depan, dilihatnya sekelompok anak bersepeda melompat-lompat di bawah pohon mangga. Mereka memetik bakal-bakal buah yang masih mungil itu! Tidak hanya satu. Banyak! Malah ada seorang anak yang membawa kantung plastik untuk menampung hasil petiknya. Wah! Kakek Topo bergegas ke depan rumahnya. Tidak lantas diusirnya anak-anak itu, namun ia mengajak mereka mengamati bakal buah yang sudah mereka petik. “Lihatlah, perhatikanlah.” katanya. “Bakal buah ini belum menjadi buah yang matang, yang bisa kamu makan. Untuk apa kalian ambil? Hanya untuk mainan masak-masakan, atau malah hanya untuk main timpuktimpukan?” Kakek Topo bertanya lembut. Anak-anak itu diam tak menjawab. Sesungguhnya benar yang diduga Kakek Topo, mereka mengambilnya untuk bermain masak-masakan dan bermain adu lempar. Melihat tak ada jawaban, Kakek Topo menambahkan. “Jika saja bakalbakal buah ini kalian diamkan di tempatnya, di dahan tempatnya bergantung, ia akan berkembang menjadi besar, semakin besar, akhirnya siap dipetik dan siap dinikmati. Pasti enak rasanya. Aku merasakannya setiap tahun. Manis!” kakek Topo berbicara terus, sambil memegang beberapa bakal buah yang terlanjur dipetik. “Nanti, setelah kamu makan daging buah mangga yang manis itu, kamu bersihkan bijinya, lalu....,kamu tanam lagi di tempat yang kamu suka. Sabarlah menanti. Beberapa tahun kemudian kamu akan melihat sebatang pohon mangga yang sama besarnya dengan pohon mangga ini. Pohon mangga itu juga akan memberikan buah yang sama enaknya dengan buah mangga di pohon ini. Percayalah!” Kakek Topo terus saja berbicara. Ia tahu, anak-anak itu mendengarkan dengan seksama, walaupun terlihat agak takut. Mereka takut Kakek Topo marah.200 Buku Guru SD/MI Kelas IV Namun, Kakek Topo tidak ingin marah. Ia ingin anak-anak itu belajar. Maka ia pun terus berbicara. “Hitung saja, berapa banyak bakal buah yang sudah kalian petik. Artinya, berapa banyak calon pohon mangga yang tidak jadi tumbuh dan berkembang? Sayang ‘kan? Jangankan berpikir pohon mangga. Buah mangga manis yang sebentar lagi dapat dinikmati pun berkurang jumlahnya karena terlalu cepat dipetik.” “Lain kali berpikir bijak sebelum bertindak, ya. Kakek yakin, kalian sudah belajar di sekolah mengenai tumbuh kembang tanaman. Jadi, seharusnya kalian sudah mengerti dan hanya perlu diingatkan oleh Kakek.” Kakek Topo menutup nasihatnya dengan senyum. Lalu ia pun kembali masuk ke rumahnya. Lalu, anak-anak itu mengayuh sepedanya pelan, menjauh dari pohon mangga. Kakek Topo tersenyum mengamati dari teras rumah. Ia yakin, dalam perjalanan pulang anak-anak itu akan mengingat terus pesannya. Jika tadi Kakek Topo hanya marah dan mengusir mereka, besok mereka akan kembali lagi untuk melakukan hal yang sama. Tetapi, Kakek Topo tadi hanya mengingatkan. Bakal buah perlu dijaga, agar nanti menjadi buah yang dapat dinikmati. Bakal buah perlu dijaga, agar kelak menjadi pohon yang berbuah lebat lagi. ------------------------ [Santi Hendriyeti]Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 201 Terima Kasih Suster Komala! Sakit memang tidak enak! Apalagi jika harus dirawat di rumah sakit. Namun, apa boleh buat, jika menurut dokter itu yang terbaik, ya harus dijalani. Itu yang aku rasakan saat ini. Sudah beberapa hari badanku panas tinggi. Ibu pun sudah beberapa malam tidak tidur, ia terus mendampingi dan mengompres badanku. Makan tidak enak, perut terasa mual, kepala pusing berputar-putar. Sedih rasanya tidak bisa sekolah, tidak bisa main dengan adik, tidak bisa main sepeda di luar. Di hari keempat ibu membawaku ke dokter. Kata dokter, aku harus menjalani pemeriksaan darah. Duh, aku takut sekali! Untung ibu selalu ada di sampingku, memegang tanganku, menenangkan aku. Ternyata esok hari ibu memberi kabar, dokter menyatakan aku harus dirawat di rumah sakit. Aku terserang virus demam dengue, dan perlu dipantau dengan seksama oleh dokter dan perawat di rumah sakit. Aku menangis. Aku takut. Aku membayangkan tidur di tempat yang asing, dirawat oleh orang asing juga. Ibu menenangkan aku. Ibu berjanji sebisa mungkin akan selalu ada di dekatku. Ternyata, dugaanku tidak benar sepenuhnya. Memang, aku harus tidur di tempat yang asing bagiku. Di tempat tidur yang berpagar. Tiang infus berdiri tegak di samping tempat tidur. Jarum infus harus menempel di tanganku untuk mengalirkan cairan yang dibutuhkan tubuhku. Tetapi, di rumah sakit aku berkenalan dengan Suster Komala. Tak pernah sekali pun aku melihatnya tanpa senyum. Sabar sekali ia membantuku. Ia pun terampil memasang jarum infus di tanganku. Suster Komala tahu aku takut sekali. Maka, ia mengajakku bercerita, sehingga aku lupa dengan rasa takutku. Pernah sekali, ibu harus pulang ke rumah di sore hari, sementara ayah belum pulang dari kantornya. Ibu menitipkanku pada Suster Komala. Tentu saja Suster Komala tidak dapat menemaniku terus, ada pasien lain yang juga harus dirawatnya. Aku diberinya buku bacaan, agar aku tidak kesepian. Ketika aku butuh sesuatu, aku boleh membunyikan bel, begitu pesannya. Ketika tiba waktu makan, Suster Komala yang membantuku. Tanganku yang diinfus membuat gerakku terbatas. Aku makan dengan lahap, sambil bercerita tentang apa yang terlintas di benakku. Aku senang bercerita pada Suster Komala. Ia selalu menanggapi ceritaku dengan baik, ia juga terus tersenyum. Ketika harus minum obat, Suster Komala juga memberiku semangat. Pahit sedikit tidak apa-apa, yang penting segera sehat. Begitu pesannya.202 Buku Guru SD/MI Kelas IV Lima hari aku dirawat di rumah sakit. Sekarang aku sudah sehat kembali. Aku merasa sangat terbantu dengan kehadiran Suster Komala. Tak kenal lelah, tak pernah bermuka masam. Senyum dan bantuannya membuatku lebih mudah menjalani hari-hariku di rumah sakit. Terima kasih Suster Komala! ----------------------- [Santi Hendriyeti]Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 203 Pantang Menyerah di Persimpangan Jalan Aku tinggal di dekat pasar. Kemacetan aku rasakan setiap hari ketika berangkat dan pulang dari sekolah. Aku tidak lagi dapat mengeluh, karena tidak ada jalan lain. Aku harus melewati pasar, lalu melewati perempatan setelah pasar, lalu melewati pertigaan setelahnya. Paling sedikit ada tiga titik kemacetan yang harus aku lewati setiap hari! Untuk mengurangi rasa kesal melewati kemacetan, aku mengalihkan perhatian ke suasana di sekitar jalan yang kulewati. Aku mengamati perilaku penumpang di dalam angkutan kota, aku mengamati berbagai kegiatan di sekitar pasar, atau aku mengamati kendaraan-kendaraan yang melintas. Di antara berbagai situasi yang aku amati, tak pernah sekali pun terlewat olehku untuk mengamati Pak Polisi di persimpangan setelah pasar. Sudah beberapa minggu aku perhatikan, Pak Polisi itu selalu ada. Pagi hari ketika aku berangkat ke sekolah, dan di siang terik ketika aku pulang dari sekolah. Sosok yang tegap dan gagah, dengan gerak tangan yang tegas. Pak Polisi mengatur lalu lintas di persimpangan dan menindak tegas setiap pelanggar aturan. Pernah beberapa kali ketika hujan deras, aku menduga Pak Polisi tidak ada di persimpangan. Ternyata ia tetap ada! Hanya berbalut jas hujan, dan wajah basah terguyur air hujan. Ia pantang menyerah mengatur lalu lintas di persimpangan pasar, yang memang lebih padat ketika hujan. Tak dihiraunya hujan deras, seperti tak dihiraunya terik panas matahari ketika hari terang. Pak Polisi itu selalu ada! Tidak terhitung berapa kali ia berhasil mengurai kemacetan di persimpangan. Tidak terhitung berapa kali ia menindak pelanggar lalu lintas yang membuat kemacetan bertambah parah. Keinginannya hanya satu! Menjaga persimpangan tetap lancar, membuat kendaraan melintas dengan nyaman. Ketika banyak orang hampir menyerah melewati kemacetan di persimpangan, Pak Polisi pantang menyerah! Ia selalu ada di persimpangan jalan, mengatur dan memastikan kenyamanan para pengguna jalan. ---------------- [Santi Hendriyeti]204 Buku Guru SD/MI Kelas IV Mengubah Dunia Melalui Tulisan Aku bangga dengan ibuku. Ia tidak sibuk bekerja di kantor dari pagi hingga sore. Ia ada di rumah menemani aku dan adikku sepanjang hari. Sejak dini hari ibu yang selalu sibuk menyiapkan segala keperluan aku, adik, dan ayah. Aku pikir, ibu akan beristirahat kembali setelah aku dan adik berangkat ke sekolah. Ternyata tidak. Ibu menjalani kesibukannya membereskan rumah dan memasak untuk kami. Ibu memang hebat! Tetap saja, setelah memasak ibu tidak beristirahat. Padahal, aku dan adik masih ada di sekolah. Ibu membuat tulisan. Ya, ibu memang gemar menulis, juga gemar membaca. Aku merasa, kedua kegemaran ibu saling menguatkan. Ibu suka menulis karena banyak membaca, atau ibu suka membaca untuk bisa menulis lebih banyak. Sering kutemui, ibu masih asyik menyelesaikan tulisannya ketika aku dan adik pulang sekolah. Tetapi tidak lama. Ia akan kembali menemani kami, dan melanjutkan menulis setelah kami tidur di malam hari. Ibu mengirimkan tulisannya ke berbagai majalah. Beberapa kali tulisan ibu dimuat di majalah anak, majalah remaja, atau majalah ibu dan anak. Berbagai situasi dapat menjadi sumber inspirasi bagi tulisannya. Kata ibu, sumber inspirasi utamanya adalah aku dan adikku, teman-teman kami, atau cerita seputar peristiwa yang kami alami. Tulisan ibu berupa cerita ringan, namun selalu berisi pesan yang dalam. Ibu pernah bercerita bahwa ibu hanya ingin berbagi pesan. Ibu ingin menyampaikan pelajaran hidup yang dialami dan disaksikannya melalui tulisan. Ia ingin bisa mengubah dunia dengan pesan-pesan kecil yang disampaikan melalui ceritanya. Ibu yakin, cerita apa pun, sederhana sekali pun, dapat mengubah pandangan pembaca mengenai peristiwa dalam hidup. Jika banyak yang membaca tulisan ibu, bukan tidak mungkin ia bisa mengubah dunia! Aku bangga terhadap ibu. Apa yang dilakukannya memang sederhana, namun niatnya sangat mulia. Mengubah dunia melalui tulisan! ----------------- [Santi Hendriyeti]Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 205 Sahabat Bumi Besok hari Minggu. Aku boleh tidur lebih larut malam ini. Aku senang, karena aku bisa menemani ayah bekerja. Ayahku seorang arsitek. Kadangkadang di malam hari ia harus menyelesaikan gambar rancangan rumah. Aku senang duduk diam di samping meja gambar ayah, melihatnya berpikir, mencari ide, menarik garis, mengukur, serta membuat gambar yang mewujudkan idenya. Aku kagum dengan keterampilan ayah menggambar bangunan, namun aku lebih kagum dengan ide-ide merancang bangunan yang sering ayah ceritakan padaku. Kata ayah, menjadi arsitek juga harus bijak. Tidak hanya menggambar untuk mewujudkan rumah pesanan pelanggan. Arsitek pun harus bisa memberikan saran kepada pelanggan dalam merancang bangunannya. Apalagi saat ini. Ketika Bumi sudah semakin panas, ketika hutan semakin gersang, sebaiknya merancang rumah yang tidak menambah buruk kondisi Bumi. Beberapa waktu belakangan ini, ayah selalu merancang rumah yang ramah lingkungan. Bahan bangunan yang digunakan dalam rancangannya sebisa mungkin tidak menghabiskan banyak pohon. Ia memadukan bahan pengganti kayu, bambu misalnya, untuk beberapa bagian bangunan yang memungkinkan. Ia juga selalu menyarankan pelanggannya untuk tidak sering menggunakan pendingin ruangan. CFC yang digunakan pada pendingin ruangan akan menambah lubang pada lapisan ozon, dan akan menambah panas Bumi ini. Oleh karenanya, rumah rancangannya selalu memiliki banyak jendela dan saluran udara. Ayah juga selalu merancang rumah yang hemat energi. Di pagi hingga sore hari, tak perlu ada lampu yang dinyalakan. Rumah rancangan ayah dilengkapi banyak kaca yang bisa ditembus oleh sinar matahari. Malam ini aku menyaksikan lagi ayahku menyelesaikan rancang bangunannya. Sebuah rumah mungil yang ramah lingkungan. Ketika besar nanti, aku ingin menjadi arsitek seperti ayah. Arsitek yang merancang dengan bijaksana. Arsitek yang senantiasa menjadi sahabat Bumi. ---------------- [Santi Hendriyeti]206 Buku Guru SD/MI Kelas IV Polisi Hutan, Menjaga Kelestarian Pernahkah kamu tahu mengenai pekerjaan seorang Polisi Hutan? Aku beruntung karena memiliki seorang paman yang bekerja sebagai Polisi Hutan. Paman Azis saat ini berdinas di Pulau Komodo. Pulau ini merupakan taman nasional yang dikenal oleh dunia karena dihuni oleh komodo, reptil langka yang hanya ada di pulau tersebut. Mengapa di pulau ini harus ada Polisi Hutan? Pulau Komodo merupakan salah satu wilayah konservasi yang harus dijaga kelestariannya. Semakin langka hewan atau tumbuhan, semakin banyak wisatawan yang ingin datang melihatnya. Jika tidak dijaga, akan banyak pula wisatawan yang melanggar aturan berkunjung di wilayah konservasi. Jika tidak ada yang mengawasi, wilayah tersebut akan rusak oleh wisatawan. Bukan sekedar rusak keindahan alamnya, namun rusak pula kondisi habitat hewan dan tumbuhannya. Nah, di Pulau Komodo Paman Azis dan teman-temannya bertugas mengingatkan pengunjung untuk taat kepada aturan yang ditetapkan untuk pulau tersebut. Pengunjung yang datang ke pulau ini harus menjaga kenyamanan habitat komodo. Selain untuk menjaga kelestarian komodo, juga untuk menjaga keamanan pengunjung. Komodo adalah binatang buas pemakan daging. Untuk itu, pengunjung harus selalu berada dalam rombongan yang didampingi oleh Polisi Hutan. Sebagai Polisi Hutan, Paman Azis juga memiliki pengetahuan yang lengkap tentang komodo dan wilayah habitatnya. Jadi, Paman Azis juga menjadi pemandu yang memperkaya pengetahuan pengunjung tentang hewan langka tersebut. Paman Azis pun harus dapat bertindak tegas pada wisatawan yang seringkali ingin mengabadikan komodo dari jarak dekat. Tanggung jawab Paman Azis dan teman-temannya cukup berat. Mereka harus menjaga agar Pulau Komodo tetap menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi hewan langka tersebut. Polisi Hutan berperan penting dalam menjaga kelestarian hewan dan tumbuhan di wilayahnya, agar tetap ada untuk dikenal dan dipelajari oleh manusia. ----------------- [Santi Hendriyeti]Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 207 Kakek, Pahlawanku Aku pulang sekolah sambil menangis. Kesal sekali hatiku hari ini. Lagilagi teman-teman mengejekku. “Si hitam..., si hitam..!” begitu mereka selalu memanggilku. Kulitku memang hitam, rambutku juga hitam. Mau bagaimana lagi? Ayah dan ibuku juga berkulit hitam, bagaimana mungkin aku bisa berkulit putih? Awalnya aku hanya diam. Diam tak menjawab. Tetapi teman-temanku tidak berhenti mengejekku. Semakin aku diam, semakin banyak teman yang ikut mengejek. Aku tidak tahu lagi harus bagaimana. Aku diam..,dan diam..,menahan tangis, yang akhirnya tak tertahan lagi di perjalanan pulang. Sampai di depan rumah, ternyata ada kakek yang duduk di teras depan. Aku mengusap air mata, berusaha menyembunyikan tangisku. Tetapi kakek selalu tahu. Ia selalu tahu ketika aku sedang sedih. Kakek hanya tersenyum dan memintaku duduk di sampingnya. Kakek diam tak bertanya, hanya mengusap punggungku lembut, menunggu tangisku reda. Akhirnya aku bercerita pada kakek. Aku menumpahkan kesal hatiku pada teman-teman yang mengejekku. Kakek tersenyum dan tersenyum lagi. Aku hampir saja bertambah kesal. Mengapa kakek tidak ikut marah pada temantemanku? Setelah habis ceritaku, kakek berkata “Jangan memberatkan hati dengan masalah yang kecil. Coba cari akal untuk meringankan beban hatimu.” “Bagaimana caranya, Kek? Aku sudah diam.., dan diam tidak menanggapi. Tetapi teman-temanku tidak berhenti mengejekku.” aku menjawab permintaan Kakek dengan cepat. “Besok, ketika teman-teman mengejekmu..’Si hitam...Si hitam..!’ kamu jawab saja ‘tapi manis, ‘kan?” Kakek memberiku saran. Aku heran. Saran apa itu? Aku takut teman-teman akan semakin mengejekku. Tetapi kakek meyakinkan aku. Ia malah memintaku melatihnya berulang-ulang. Sore itu, aku bisa tertawa. Biarlah. Aku coba saja besok. Mungkin saja Kakek benar, begitu pikirku. Ternyata, Kakek benar! Esok harinya, ketika teman-teman mengejekku lagi, aku langsung menjawab. Aku menjawab dengan kalimat yang sudah berulang kali aku latih. “Tapi maniiiiss, ‘kan?” Ajaib! Teman-temanku lalu diam termangu mendengar jawabanku.208 Buku Guru SD/MI Kelas IV Lalu, salah seorang temanku menjawab pelan “Iya sih..., kamu memang hitam, tetapi memang maniis juga...” begitu katanya. Temanku yang lain lalu tertawa. Lalu aku juga tertawa. Kami memang berteman dekat, walau kadang-kadang kami lupa batas ketika bercanda. Benar kata Kakek! Tak perlu memberatkan hati dengan masalah yang kecil. Gunakan akal yang cerdik untuk meringankan beban hati. Kakek membelaku dengan caranya yang cerdik. Kakek mengajarku untuk membela diri dengan akal pikiranku. Terima kasih atas nasihatmu..., Kakek, Pahlawanku! ---------------- [Santi Hendriyeti]Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 209 Idolaku, Pahlawanku Sore ini aku termangu di teras rumah. Aku menyaksikan teman-teman bermain sepeda dengan riang. Mereka berputar mengelilingi lapangan di depan rumahku. Aku ingin seperti mereka. Aku ingin bisa bermain sepeda. Aku ingin bisa ikut pawai sepeda hias minggu depan. Tetapi aku belum bisa bermain sepeda! Ayah selalu pulang di malam hari. Tidak ada yang mengajariku naik sepeda. Aku tidak mungkin minta teman-teman mengajariku. Aku malu! Aku masih termangu ketika kulihat pagar depan terbuka. Abang pulang! Abangku sekolah di di SMA kabupaten, kelas 10. Umurnya enam tahun di atasku. Abang hanya pulang di akhir pekan. Di hari sekolah, ia tinggal dengan paman, yang rumahnya dekat dengan SMA kabupaten. Abang duduk di sebelahku. Ia menanyakan kabarku. Aku langsung bercerita tentang keinginanku. Aku bercerita bahwa aku iri dengan teman-teman yang bersepeda lancar di depan rumah. Abang langsung menggandeng tanganku. Ia mengajakku mengambil sepeda di belakang rumah. Diperiksanya ban sepeda. Agak kempis karena jarang dipakai. Abang meminjam pompa sepeda ke tetangga sebelah rumah. Aku hanya memperhatikan Abang. Apa yang akan dilakukannya? Setelah memompa ban sepeda, Abang membawa sepeda ke luar rumah. Ia memanggilku. “Ayo, belajar naik sepeda dengan Abang!” begitu katanya. Aku pun tersenyum riang. Oh..iya..! Abang ‘kan pandai bersepeda. Ia malah pernah menjadi pemenang lomba balap sepeda di kabupaten. Aku lupa, Abang sudah cukup besar. Ia bisa mengajariku bersepeda. Aku tidak usah menunggu ayah punya waktu di akhir pekan untuk mengajarku. Sore itu Abang membimbingku dengan sabar. Dipegangnya sepeda dari belakang. Diajarnya aku mengayuh dengan benar. Beberapa kali aku jatuh, tetapi aku tidak menyerah. Abang terus memberiku semangat. Langit mulai jingga, matahari hampir terbenam. Aku sudah mulai lancar bersepeda! Abang hanya mengikutiku dari belakang. Sepeda tidak perlu dipegangnya lagi. Aku senang sekali. Kalau aku rajin bersepeda setiap sore, minggu depan aku sudah bisa ikut pawai sepeda hias. Abangku adalah idolaku. Tidak dihiraukannya tubuh lelah setelah menempuh perjalanan dari kabupaten. Abang sabar membantuku belajar bersepeda. Abangku adalah pahlawanku. Terima kasih, Abang! -------------- [Santi Hendriyeti]210 Buku Guru SD/MI Kelas IV Pahlawan Tak Terduga Boni menggaruk-garuk kepalanya. Rambutnya berantakan. Sudah sepuluh menit Boni berkeliling kelas, dari satu meja ke meja lain. Isi tasnya pun berantakan di atas meja. Pensilnya hilang! Boni hanya membawa sebuah pensil ke sekolah. Sekarang pensil itu hilang! Padahal sebentar lagi ulangan matematika akan dimulai. Duh..bagaimana ini? Boni berkeliling mendatangi teman-temannya. Ia ingin meminjam pensil. Tetapi,...teman-temannya menolak. Mereka hanya membawa pensil yang cukup bagi mereka. Lagipula, teman-teman kesal dengan Boni. Ia jarang membawa alat tulis dari rumah, hanya mengandalkan pinjaman dari teman-temannya. Lalu, menghilangkan pensil pinjamannya entah ke mana. Boni tidak bertanggung jawab! Hari itu muka Boni yang memelas tidak dihiraukan oleh teman-temannya. Gawat! Jika Pak Halim tahu Boni tidak siap, pasti ia tidak diijinkan mengikuti ulangan matematika. Tidak membawa alat tulis bisa dianggap tidak siap mengikuti ulangan. Boni terduduk lemas di mejanya. Ia tahu ini akibat keteledorannya sendiri. Boni bingung bagaimana nanti harus menjawab pertanyaan Pak Halim. Tiba-tiba..., ada tangan menyentuh punggung Boni. Tangan Bima. Ia menyodorkan sebatang pensil. “Ini, kamu boleh pinjam pensilku. Aku membawa pensil lebih hari ini,” katanya Boni terdiam. Boni ragu untuk mengambil pensil itu, tetapi Bima sudah meletakkannya di atas meja. Boni malu! Boni sering mengejek Bima. Tubuhnya kecil, tak banyak bicara, walaupun ia pandai. Ia hanya diam tak membalas ketika Boni terusterusan mengejeknya. Hari ini Boni yang terdiam. Bima, yang sering diejeknya, menjadi penyelamatnya. Boni bisa mengikuti ulangan matematika karena Bima, pahlawan tak terduga. ----------------- [Santi Hendriyeti]Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 211 Pahlawan Tak Terlihat Siang ini terik sekali. Panas matahari terasa membakar kulit. Pak Amat memikul dagangannya dengan lemas. Ia berjalan menyeret kaki. Peluh keringat bercucuran membasahi dahi dan tubuhnya. Panas sekali! Pak Amat melirik dagangannya sekilas. Masih banyak! Tak kuat lagi kaki Pak Amat melangkah untuk menjajakan pisang di pikulannya. Terus melangkah dengan berat, ia melihat sebatang pohon besar yang rimbun di pinggir jalan. “Ah..., akhirnya ada tempat untuk berteduh sejenak. Aku harus beristirahat agar kuat berkeliling lagi menghabiskan daganganku,” katanya dalam hati. Pak Amat meletakkan dagangannya di bawah pohon itu. Ia minum air yang tersisa di botolnya, meluruskan punggungnya yang pegal, lalu membaringkan diri di samping pikulannya. Tak lama kemudian, ia pun tertidur lelap. Pulas! Menjelang sore, langit mulai bersahabat. Terik matahari mulai mereda. Pak Amat terbangun dari tidur pulasnya. Segar dan bugar tubuhnya. Keringatnya menguap, lelahnya pun lenyap. Sambil duduk bersandar di batang pohon rimbun itu, Pak Amat mengucap dalam hati, “Terima kasih kepada siapa pun..., wahai engkau yang menanam pohon rindang ini. Tanpa jasamu, aku pasti lemas. Tak henti berjalan di bawah terik matahari. Terima kasih untukmu, pahlawan tak terlihat.” Lalu, Pak Amat berdiri, memanggul pikulannya. Ia berjalan lagi dengan semangat. “Pisang...pisaang...!” teriaknya keras. -------------- [Santi Hendriyeti]212 Buku Guru SD/MI Kelas IV Ia Hanya Seorang Ibu..... Ketika libur sekolah, aku selalu berjalan pagi di sekitar taman kota. Aku senang menghabiskan waktu di sana. Jika lelah, aku biasanya duduk saja di pinggir jalan, mengamati orang lalu lalang di bawah pohon-pohon rindang. Aku perhatikan setiap pagi ada seorang ibu yang rajin menyapu daundaun yang berserakan di bawah pohon. Ia menyapu dari ujung jalan satu hingga ujung jalan lain. Daun yang disapunya lalu dikumpulkannya di bawah pohon rindang. Nanti, daun itu akan terpanggang panas matahari, lalu tersiram hujan. Terus menerus. Lalu, tumpukan daun akan hancur menjadi humus. Ibu penyapu daun selalu berpakaian yang sama. Kaus putih, sarung batik, dan caping. Hanya itu. Ia tidak mengenakan pakaian seragam dari dinas kebersihan jalan. Walaupun tak pernah bertanya, aku mengira pekerjaan sesungguhnya memang bukan penyapu jalan. Aku mengira ia hanyalah seorang ibu yang peduli dengan lingkungannya. Seminggu kemudian, aku menemukan jawaban atas perkiraanku. Ketika akan membeli sebungkus nasi uduk di taman kota, aku bertemu dengan si ibu penyapu daun. Ternyata, ibu penyapu daun adalah pedagang minuman di taman kota. Ia berjualan ditemani anak laki-lakinya. Ketika sempat, ia meninggalkan sejenak dagangannya untuk menyapu daundaun di bawah pohon rindang. Aku tertegun, kagum pada si ibu. Tidak ada yang membayarnya untuk menyapu daun-daun yang terserak di bawah pohon. Ia hanya seorang ibu, yang peduli pada kebersihan lingkungannya. Ia hanya seorang ibu, yang mau berbuat lebih untuk lingkungannya. ----------------- [Santi Hendriyeti]Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 213 Refleksi Guru Refleksi guru dilakukan setiap akhir pekan (pada pembelajaran 6 disetiap subtema). 1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran pekan ini? Pembelajaran mana yang sudah berjalan efektif? Jelaskan! 2. Pembelajaran atau kegiatan mana yang masih memerlukan peningkatan? 3. Materi apa yang sudah dikuasai siswa dengan baik? Jelaskan! 4. Apakah ada materi yang sulit dipahami oleh siswa? Jelaskan! 5. Apa rencana perbaikan yang akan dilakukan untuk pembelajaran yang akan datang? Jelaskan langkah-langkahnya!214 Buku Guru SD/MI Kelas IV • Lampiran 1 PERENUNGAN (diadaptasi dari Taxonomy of Reflection, Peter Pappas) 1. Mengingat • Apa yang kamu lakukan? 2. Memahami • Apa yang penting dari yang kamu pelajari/lakukan? • Apakah tujuan kegiatan yang kamu lakukan sudah tercapai? 3. Menerapkan • Kapan kamu melakukan kegiatan ini sebelumnya? • Dimana kamu bisa melakukan kegiatan tersebut kembali? 4. Menganalisis • Apakah kamu melihat pola dan hubungan dari apa yang kamu lakukan? 5. Mengevaluasi • Seberapa baik kamu melakukan kegiatan tadi? • Apakah kegiatan yang telah kamu lakukan berjalan dengan baik? • Apa yang kamu perlukan untuk lebih meningkatkannya? 6. Menciptakan • Apa yang harus kamu lakukan selanjutnya? • Apa rencana kamu? • Apa desain yang kamu buat? Sumber: http://www.peterpappas.com/2010/01/taxonomy-reflection-critical-thinkingstudentsteachers-principals-.htmlSubtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 215 • Lampiran 2 Contoh catatan pengamatan sikap dan keterampilan 25 Juli 2013 Ali menunjukkan rasa ingin tahunya tentang keragaman budaya. Hal ini ditunjukkannya saat ia mengamati peta budaya. Dengan teliti Ali mencari informasi yang dibutuhkan lewat peta tersebut. Ia mencatat hal-hal penting dan terkadang bertanya kepada guru untuk melengkapi data. Saat Ita mengalami kesulitan memahami peta tersebut, dengan senang hati Ali menerangkannya. Saat kegiatan mewawancarai teman tentang keragaman budaya, Ali dapat mengajukan pertanyaan dengan baik, mendengarkan jawaban teman dan memberikan pendapat saat berdiskusi. Catatan pengamatan sikap dan keterampilan (Catat sikap dan keterampilan yang menjadi fokus) Catatan: 1. Guru dapat menggunakan kata-kata berikut untuk menyatakan kualitas sikap dan keterampilan. • Belum terlihat • Mulai terlihat • Mulai berkembang • Sudah terlihat/membudaya 2. Setiap hari guru dapat menilai minimal 6 siswa atau disesuaikan dengan jumlah siswa di kelas. Contoh alternatif penilaian sikap No. Sikap Belum Terlihat Mulai Terlihat Mulai Berkembang Membudaya Keterangan 1. Teliti 2. Bertanggung jawab 3.216 Buku Guru SD/MI Kelas IV Daftar Pustaka Alley, S. P., et. al. 1999. A mathematics handbook math at hand. USA: Great Source Education Group, Inc. Antonio, M., et. al. 2004. Don’t forget your whistle! ‘You can do it’ physical education activities for young children. Australia: Robert Anderson and Associates Pty Ltd. Ardley, N. 2003. Buku ilmu pengetahuanku: bunyi. Semarang: Krisna Sakti. Banks, J. A. 2005. Our communities teacher’s edition. New York: Macmillan/Mc-Graw-Hill. Banks, J. A. 2005. People and places teacher’s edition. New York: Macmillan/ Mc-Graw-Hill. Banks, J. A. 2005. We live together teacher’s edition. New York: Macmillan/McGraw-Hill. Bellanca, J., et. al. 1997. Multiple assessments for multiple intelligences (3rd ed.). Illinois: SkyLight Training and Publishing. Bingham, J. 2005. Percobaan-percobaan sains (fisika, kimia, biologi dengan peralatan sederhana) (Rudiyanto) (alih bahasa). Bandung: PT. Intan Sejati. Budi, Y. dkk. 2013. Detik-detik ujian nasional tahun pelajaran 2011/2012. Klaten: PT. Intan Pariwara. Cavanagh, C. M. 2000. Math to know a mathematics handbook. USA: Great Source Education Group. Chew, T. 2008. Math olympiad unleash the maths olympian in you! Junior 1 and 2. Singapore: Singapore Asian Publications (S) Pte Ltd. Darmawati, U. dkk. 2012. Detik-detik ujian nasional tahun pelajaran 2011/2012. Klaten: PT. Intan Pariwara. Department of Education, Victoria, Fundamental Motor Skills An Activities Resource For Classroom Teachers, Victoria, 1998 Devi, P. K., & Anggraeni S. 2008. Ilmu pengetahuan alam: untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Evans, J. 2001. How to teach art to children. USA: Evan-Moor Educational Publishers. Hoover, E., & Mercier, S. 1996. Primarily earth AIMS activity grades K-3. USA: AIMS Education Foundation. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Keempat). 2012. Jakarta: PT. Gramedia Pusaka Utama. Kaplan, Andrew. 2004. A mathematics handbook Math On Call. USA : Great Source Education Group. Marie, Ford Shantelle, Visual Literacy: How Do They Do ItUtah State University McIntosh, A., et. al. 1997. Number sense grades 3–4. USA: Dale Seymour Publications.Subtema 3: Pekerjaan Orang Tuaku 217 Mustaqiem, B., & Ary, A. 2008. Ayo belajar matematika 4: untuk SD dan MI kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Restiyani, Ajeng, Dongeng & Cerita Rakyat Nusantara Paling melegenda, Prima, Jakarta 2014. Rosnawati, S. & Aris M. 2008. Senang belajar ilmu pengetahuan alam kelas 4. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas. Sample units of works mathematics K-6. 2003. Australia: Board of Studies NSW. Schue, V. L. 2005. Creative activities art and design projects ages 5–11. USA: Scholastic. Wahyono, B., & Nurachmandani S. 2008. Ilmu pengetahuan alam 4: untuk SD/ MI kelas IV. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Cinemas.id Visual Literacy: Using Images to Increase comprehension, www.Etacuisenaire. com /drcarry Buku Tematik kelas 4. kemendikbud. 2013 Buku Tematik kelas 4. Kemandikbud. 2014 http://wartasejarah.blogspot.co.id/2014/11/sejarah-singkat-kepemimpinansultan.html h t t p : / / w w w . j a w a b a n . c o m / n e w s / s p i r i t u a l / d e t a i l . p h p ? i d _ news=120312170032&off=0 http://artikelpenjas.blogspot.com/2012/12/jenis-tendangan-dalam-pencaksilat. html. Diunduh tanggal 9 April 2014. http://pengertianadalahdefinisi.blogspot.com/2014/03/serangan-tangandalam-pencak-silat.html. Diunduh tanggal 8 April 2014.218 Buku Guru SD/MI Kelas IV Nama Lengkap : Angie St. Anggari, S.Pd., MS.c, Telp. Kantor/HP : 021 7490865. E-mail : asa1mad@yahoo.com Akun facebook : Tidak Ada. Alamat Kantor : Sekolah Tara Salvia, Jl Menjangan no.1, Pondok Ranji, Ciputat Tangerang Selatan. Bidang Keahlian : Pendidikan Kelas Awal dan Literasi Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 2006 – Sekarang, Direktur Pendidikan Sekolah Tara Salvia. 2. 2015 – Sekarang, Penulis Buku cerita anak . 3. 2013 – Sekarang, Penulis Buku Tematik SD kelas 4 dan 6. 4. 2012 – Sekarang, Konsultan Pendidikan USAID, Program PRIORITAS. 5. 2008 – 2011, Konsultan Pendidikan UNICEF, MGPBE Program Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S2, University of New York College at Buffalo (2007-2010) 2. S1, Fakultas Pendidikian, Bahasa Inggris , IKIP Jakarta (1983-1989) Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Kelas 4 (Puskurbuk-2013) 2. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Kelas 6 (Puskurbuk-2013) 3. Buku cerita anak, Coba Lagi, Coba Lagi, 2015 4. Buku cerita anak, Di Mana?, 2015 5. Buku cerita anak, Wuss,….Angin Membawa Telur Terbang, 2015 6. Buku cerita anak, Mengapa Harus Marah?, 2015 7. Buku cerita anak, Ya, Kami Berbeda, 2015 8. Buku Tematik SD Kurikulum 2013, revisi Kelas 4 (Puskurbuk-2016) 9. Buku Tematik SD Kurikulum 2013, revisi Kelas 6 (Puskurbuk-2016) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Tidak ada. Nama Lengkap : Afriki, S.E. Telp. Kantor/HP : (021) 7490865 E-mail : afriki0710@yahoo.com Akun Facebook : Tidak ada. Alamat Kantor : Jl. Menjangan Raya No. 1, Pondok Ranji, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten. Bidang Keahlian : Bahasa Inggris, Ekonomi (Manajemen), dan Multidisciplinary Studies Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 2011 – Sekarang, Kepala sekolah Tara Salvia. 2. 2010 – Sekarang, Konsultan Akademik. 3. 2007 – 2011, Principal Sekolah Islam Fitrah Al Fikri. 4. 2001 – 2007, Manajemen Sekolah Berwawasan Internasional Madania. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. Advanced Certifcate in Teaching and Learning (ACTL), Foundation for Excellence in Education (FEE) (2003-2006) 2. S1, Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen Keuangan, Universitas Indonesia (1994 -1997) 3. D3, Fakultas Sastra, jurusan Bahasa Inggris, Universitas Sumatera Utara (USU) (1988-1992) Profl PenulisTema 4: Berbagai Pekerjaan 219 Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Kelas 4 (Puskurbuk-2013) 2. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Kelas 6 (Puskurbuk-2013) 3. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 revisi Kelas 4 (Puskurbuk-2016) 4. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 revisi Kelas 6 (Puskurbuk-2016) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Tidak ada. Nama Lengkap : Dara Retno Wulan, S.Pd, Telp. Kantor/HP. : 0217490865/08561806995 E-mail : dr.wulan1986@gmail.com Akun Facebook : Tidak ada. Alamat Kantor : Jl. Menjangan Raya No.9, Pondok Ranji (Bintaro) Tangerang 15413. Bidang Keahlian : Matematika Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 2008 – 2010: Guru di SD Tara Salvia Jakarta. 2. 2010 – Sekarang: Managament Sekolah Tara Salvia Jakarta. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: S1: Universitas Negeri Malang; Jurusan Pendidikan Matematika (2009-2013). Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Kelas 4 (Puskurbuk-2013) 2. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Kelas 6 (Puskurbuk-2013) 3. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 revisi Kelas 4 (Puskurbuk-2016) 4. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 revisi Kelas 6 (Puskurbuk-2016) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Tidak ada. Nama Lengkap : Nuniek Puspitawati, S.Pd, Telp. Kantor/HP : 0217490865/081296633131 E-mail : nuniekpuspitawati@gmail.com Akun Facebook : Nuniek Puspitawati Alamat Kantor : Jl. Menjangan Raya No.9, Pondok Ranji (Bintaro) Tangerang 15413. Bidang Keahlian : Bahasa Inggris dan IPA Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 2008 – Sekarang : Guru SD di SDS Tara Salvia Jakarta. 2. 2004 – 2008 : Guru TK Madania Jakarta. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: S1: IKIP Muhammadiyah Jakarta (2004-2008). Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Sains Pertamaku: Planet Bumi (Gramedia-2010-2011) 2. Buku Sains Pertamaku: Gejala alam (Gramedia-2010-2011) 3. Buku Sains Pertamaku: Matahari dan Bulan (Gramedia-2010-2011) 4. Buku Sains Pertamaku: Angkasa Luar (Gramedia-2010-2011) 5. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Kelas 4 (Puskurbuk-2013) 6. Buku Tematik SD Kurikulum 2015 Kelas 6 (Puskurbuk-2013) 7. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 _revisi Kelas 4 (Puskurbuk-2016) 8. Buku Tematik SD Kurikulum 2013_revisi Kelas 6 (Puskurbuk-2016) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Tidak ada.220 Buku Guru SD/MI Kelas IV Nama Lengkap : Lely Mifthachul Khasanah, S.Pd Telp. Kantor/HP : 0217490865/08111722223 E-mail : lelymk@gmail.com Akun Facebook : Lely M Khasanah Alamat Kantor : Jl. Menjangan Raya No.9, Pondok Ranji (Bintaro Tangerang 15413. Bidang Keahlian: Matematika Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 2013 – 2015: Guru Matematika di SMP Tara Salvia Jakarta. 2. 2016 – Sekarang: Pustakawati di SD Tara Salvia Jakarta. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: S1: Universitas Negeri Malang; Jurusan Pendidikan Matematika (2009-2013). Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 revisi Kelas 4 (Puskurbuk-2016) 2. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 revisi Kelas 6 (Puskurbuk-2016) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Cooperative Learning Instruction Based On Modifed Procedure of Polya and Newman to Improve Problem Solving Ability in Solving Mathematics Words Problem Served in English of Bilingual Students in SMAN 1 Malang. Nama Lengkap : Santi Hendriyeti Telp. Kantor/HP : 0217490865 E-mail : santi.hendriyeti@gmail.com Akun Facebook : Tidak ada. Alamat Kantor : Jl. Menjangan Raya No.9, Pondok Ranji (Bintaro) Tangerang 15413. Bidang Keahlian : Bahasa Inggris dan IPA Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 2011 – 2012 : Staf Humas dan Kesiswaan Sekolah Tara Salvia. 2. 2012 – Sekarang: Pustakawati SMP Tara Salvia. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: S1: Fakultas Teknik Universitas Indonesia (1991-1996). Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Kelas 4 (Puskurbuk 2013) 2. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Kelas 6 (Puskurbuk-2013) 3. Buku Tematik SD Kurikulum 2013 _revisi Kelas 4 (Puskurbuk-2016) 4. Buku Tematik SD Kurikulum 2013_revisi Kelas 6 (Puskurbuk-2016) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Tidak ada.Tema 4: Berbagai Pekerjaan 221 Nama Lengkap : Prof. Dr. Titi Tri Hartiti Retnowati M.Pd Telp. Kantor/HP : 082121161604 E-mail : trihartiti54@gmail.com Akun Facebook : - Alamat Kantor : Universitas Negeri Yogyakarta. Kampus Karangmalang Yogyakarta 55281 Bidang Keahlian: Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Seni Rupa Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 1979 – sekarang: Dosen Universitas Negeri Yogyakarta 2. 1992- 1995: Sekretaris Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni UNY 3. 1995- 1999: Ketua Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni UNY 4. 1999-2003: Pembantu Dekan III Fakultas Bahasa dan Seni UNY 5. 2014-Sekarang: Kaprodi Pendidikan Seni S2 Pascasarjana UNY Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (2004-2009) 2. S2: Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (1984-1988) 3. S1: Pendidikan Seni Rupa IKIP Negeri Yogyakarta (1972-1978) Judul Buku yang pernah ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Seni Budaya Untuk SMP 2. Seni Budaya Untuk SMA 3. Buku Tematik Tema 7 Benda ,Hewan ,Dan Tanaman Di Sekitar Kita Sd/Mi 4. Buku Tematik Diriku (Seni Rupa, Prakarya) 5. Buku Tematik Kegemaranku (Seni Rupa, Prakarya) 6. Buku Tematik Keluargaku (Seni Rupa, Prakarya) 7. Buku Tematik Pengalamanku (Seni Rupa, Prakarya) 8. Buku Tematik Lingkungan Bersih, Sehat, Dan Asri (Seni Rupa, Prakarya) 9. Buku Tematik Benda, Hewan, Dan Tanaman Di Sekitarku (Seni Rupa, Prakarya) 10. Buku Tematik Peristiwa Alam (Seni Rupa, Prakarya) 11. Buku Tematik Hidup Rukun 12. Buku Tematik Aku Dan Sekolahku 13. Buku Tematik Hidup Bersih Dan Sehat 14. Buku Tematik Air, Bumi, Dan Matahari 15. Buku Tematik Perkembangbiakan Hewan Dan Tumbuhan (Seni Rupa, Prakarya) 16. Buku Tematik Perkembangan Teknologi (Seni Rupa, Prakarya) 17. Buku Tematik Perubahan Di Alam (Seni Rupa, Prakarya) 18. Buku Tematik Peduli Lingkungan Sosial/Lingkungan Sosial (Seni Rupa, Prakarya) 19. Buku Tematik Mengenal Olah Raga Dan Permainan Tradisional (Seni Rupa) 20. Buku Tematik Peduli Lingkungan Sosial (Prakarya) 21. Buku Tematik Indahnya Persahabatan (Seni Rupa, Prakarya) 22. Buku Tematik Energi Dan Perubahan (Seni Rupa, Prakarya) 23. Buku Tematik Bumi Dan Alam Semesta (Seni Rupa, Prakarya) 24. Buku Tematik Indahnya Kebersamaan 25. Buku Tematik Selalu Berhemat Energi 26. Buku Tematik Peduli Terhadap Makhluk Hidup 27. Buku Tematik Berbagai Pekerjaan 28. Buku Tematik Pahlawanku 29. Buku Tematik Indahnya Negeriku 30. Buku Tematik Cita-Citaku 31. Buku Tematik Tempat Tinggalku 32. Buku Tematik Makananku Sehat Dan Bergisi Profl Penelaah222 Buku Guru SD/MI Kelas IV 33. Buku Tematik Benda-Benda Di Sekitar Kita 34. Buku Tematik Peristiwa Dalam Kehidupan 35. Buku Tematik Hidup Rukun 36. Buku Tematik Sehat Itu Penting 37. Buku Tematik Bangga Sebagai Bangsa Indonesia 38. Buku Tematik Organ Tubuh Manusia Dan Hewan 39. Buku Tematik Sejarah Peradaban Indonesia 40. Buku Tematik Ekosistem 41. Buku Tematik Lingkungan Sahabat Kita 42. Buku Tematik Selamatkan Makhluk Hidup/ 43. Buku Tematik Tumbuhan Sumber Kehidupan 44. Buku Tematik Persatuan Dalam Perbedaan 45. Buku Tematik Tokoh Dan Penemuan 46. Buku Tematik Globalisasi 47. Buku Tematik Wirausaha 48. Buku Tematik Menuju Masyarakat Sehat 49. Buku Tematik Kepemimpinan 50. Buku Tematik Menjelajah Angkasa Luar 51. Buku Tematik Selamatkan Makhluk Hidup/ 52. Buku Tematik Tumbuhan Sumber Kehidupan 53. Buku Tematik Bumiku/Perbedaan Waktu Dan Pengaruhnya 54. Buku Tematik Air, Bumi, Dan Matahari 55. Buku Tematik Hidup Rukun 56. Buku Tematik Aku Dan Sekolahku 57. Buku Tematik Hidup Bersih Dan Sehat Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Pengembangan Teknik pewarnaan Alami pada Kerajinan Serat Alami di CV “Bhumi Cipta Mandiri” Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta (RISTEK), (Ketua) 2006 2. Strategi Pembelajaran Seni Lukis Anak Usia Dini Di Sanggar Pratista Yogyakarta (Anggota) 2007 3. Identifkasi Dan Relevansi Penelitian Dosen Dengan Kebutuhan Stake Holder, Isu Mutakhir, Pembelajaran, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Anggota) 2007 4. Pengembangan Desain Dan Teknologi Pewarnaan Alami Pada Serat Alami (DIKTI :Hibah Bersaing XV Perguruan Tinggi) (Ketua) 2008 5. Dampak Akreditasi Program Studi Terhadap Peningkatan Kualitas Lembaga (Anggota) 2008 6. Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar Seni Lukis Anak Sekolah Dasar (DIKTI) (Mandiri) 2009 7. Penilaian Gambar “Imajinatif” Siswa Kelas III Sekolah Dasar Dengan Instrumen Nontes (Mandiri) 2009 8. Implementasi Instrumen Penilaian Proses Gambar “Ekspresif” Siswa Kelas I Sekolah Dasar di Yogyakarta.(Mandiri) 2010 9. Penerapan Instrumen Penilaian Gambar Siswa Sekolah Dasar di Yogyakarta (Mandiri) 2011 10. Karakteristik Instrumen Penilaian Seleksi Ujian Masuk Ketrampilan Khusus Jurusan Pendidikan Seni Rupa FBS UNY. (Ketua) 2012 11. Diseminasi Pedoman Penilaian Seni Lukis Anak Sekolah Dasar di Kota Yogytakarta (Mandiri) 2012 12. An Integrated Multi-Life Character Model dalam Aristocratic Ethnomulticultural Society pada Prosesi Sugengan Khaul Dalem Ng. DSDISKS Hamengkubuwono Kaping VII di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIKTI:STRANAS) (Ketua) 2013 13. The Maintenance of Javanese Language Level Based on Social Stratifcation dan The Kinship System of Ng. DSDISKS Hamengkubuwono VII dalam Kraton Yogyakarta di D.I.Y. (DIKTI:STRANAS) (Ketua) 2014 14. Studi Penelusuran Lulusan S3 PEP Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta. (Ketua) 2014 15. Pengembangan Instrumen Nontes Penilaian Karya Kreasi Seni Rupa Terintegrasi dengan Karakter Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan untuk Kesiapan Kerja (IDB) (Ketua) 2015Tema 4: Berbagai Pekerjaan 223 Nama Lengkap : Drs. Bambang Prihadi, M.Pd. Telp. Kantor/HP : 0274-586160 psw. 383/ 082220514318 E-mail : prihadi58@gmail.com, bbg_prihadi@yahoo.com Akun Facebook : Bambang Prihadi Alamat Kantor : Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta, Kampus Karangmalang Yogyakarta. Bidang Keahlian: Pendidikan Seni Rupa Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 2010-2016: Dosen Jurusan Pendidikan Seni Rupa FBS UNY Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S2: Program Pascasarjana UNY/Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (lulus 1986) 2. S1: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP Yogyakarta/Jurusan Pendidikan Seni Rupa (lulus 2007) Judul Buku yang pernah ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Pegangan Guru Seni Budaya Untuk SMP/MTs Kelas VII 2. Buku Pegangan Siswa Seni Budaya Untuk SMP/MTs Kelas VII 3. Buku Pegangan Guru untuk SD/MI Kelas I – Kelas VI Aspek Seni Budaya/Seni Rupa 4. Buku Pegangan Siswa untuk SD/MI Kelas I – Kelas VI Aspek Seni Budaya/Seni Rupa 5. Buku Nonteks Seni Budaya (Seni Rupa dan Prakarya) untuk SD dan SMP Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Pengembangan Teknik pewarnaan Alami pada Kerajinan Serat Alami di CV “Bhumi Cipta Mandiri” Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta (RISTEK), (Anggota), 2006 2. Pengembangan Instrumen Nontes Penilaian Karya Kreasi Seni Rupa Terintegrasi dengan Karakter Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan untuk Kesiapan Kerja (IDB) (Anggota), 2015 Nama Lengkap : Dr. Isnarto, M.Si. Telp. Kantor/HP : 0248508032/081325628516 E-mail : isnarto.math@mail.unnes.ac.id Akun Facebook : isnarto@staff.unnes.ac.id Alamat Kantor : Kampus UNNES Jl. Raya Sekaran Gunungpati Semarang Bidang Keahlian: Pendidikan Matematika Riwayat pekerjaan/profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 1994 – 2016 Dosen Jurusan Matematika FMIPA UNNES. 2. 2007 – 2011 Sekretaris Jurusan Matematika FMIPA UNNES 3. 2015 – 2016 Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum, Media Pendidikan, MKU dan MKDK UNNES Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Pendidikan Matematika UPI Bandung (2011 – 2014) 2. S2: Matematika UGM Yogyakarta (1998 – 2000) 3. S1: Pendidikan Matematika FMIPA UNNES Semarang (1988 – 1993) Judul Buku yang pernah ditelaah (10 Tahun Terakhir): Tematik Sekolah Dasar Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Peningkatan Profesionalisme Dosen Pendidikan Matematika melalui Lesson Study, 2010. 2. Mengoptimalkan Kemampuan Mahasiswa dalam Menyerap Materi Bahan Kuliah melalui Pola Pengajaran Berbalik Berbasis Proyek, 2011. 3. Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Media Pembelajaran di Sekolah (Ketua), 2015. 4. Inovasi Pembelajaran Humanistik berbasis Konstruktivisme dan Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Karakter (Anggota), 2015.224 Buku Guru SD/MI Kelas IV Nama Lengkap : Drs. Suharsono, M.Hum. Telp. Kantor/HP : - E-mail : pos-el hars_yogya@yahoo.com dan hars@ugm.ac.id Akun Facebook : Suharsono Lare Osing Alamat Kantor : Jalan Sosiohumaniora, Bulaksumur, Yogyakarta Bidang Keahlian: Sastra Indonesia Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 1994 – 2016 Dosen Jurusan Matematika FMIPA UNNES. 2. 2007 – 2011 Sekretaris Jurusan Matematika FMIPA UNNES 3. 2015 – 2016 Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum, Media Pendidikan, MKU dan MKDK UNNES Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Pendidikan Matematika UPI Bandung (2011 – 2014) 2. S2: Matematika UGM Yogyakarta (1998 – 2000) 3. S1: Pendidikan Matematika FMIPA UNNES Semarang (1988 – 1993) Judul Buku yang pernah ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Lentera Indonesia (Pusat Bahasa, Kemendikbud, 2006) 2. Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa Tiongkok (Buku 1 Tingkat Dasar, Buku 2 Tingkat Menengah, Buku 3 Tingkat Lanjut; Faculty of Asian Languages and Cultures, Guangdong University of Foreign Studies, China (2007) 3. Bahasa Indonesia untuk SMP (Pusat Perbukuan, Depdiknas, 2005) 4. Bahasa Indonesia untuk SMA (Pusat Perbukuan, Depdiknas, 2005) 5. Bahasa Indonesia untuk SD (BNSP, Depdiknas, 2008) 6. Bahasa Indonesia untuk SMP (BNSP, Depdiknas, 2008) 7. Bahasa Indonesia untuk SMA (BNSP, Depdiknas, 2008) Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. “Penggunaan Metafora dalam Layla Majnun”, Adabiyyat, Desember 2014 2. “Pemerolehan Klausa Relatif pada Pemelajar BIPA: Kajian Bahasa Antara”, Litera, April 2015 Nama Lengkap : Dr. Yansen Marpaung Telp. Kantor/HP : 0274-883037 / 085878129726 E-mail : yansenmarpaung@gmail.com Akun Facebook : - Alamat Kantor : Prodi Pendidikan Matematika, Universitas Sanata Dharma, Paingan, Umbulharjo, Sleman, Yogyakarta Bidang Keahlian: Pendidikan Matematika dan Psikologi Kognitif Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 2006-2016 Dosen Pendidikan Matematika di S1 Pendidikan Matematika Universitas Sanata Dharma 2. 2015-2016 Dosen Pendidikan Matematika di S2 Pendidikan Matematika Universitas Sanata Dharma 3. 2006-2012 Dosen Honorer di S2 Pendidikan Matematika, UNS, Solo 4. 2006-2012 Dosen Honorer di S3 Pendidikan Matematika UNESA, Surabaya 5. 2006-2016 Melatih guru-guru dalam rangka PMRI (Penddikan Matematika Realistik Indonesia). Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3 : 1982-1986; Pendidikan Matematika (Didkatik der Mathematik) di Universitaet Osnabrueck, Deutchland (Jerman). Lulus Maret 1986. 2. S2 : Tidak melalui S2. 3. S1 : Jurusan Pasti Alam FKIP, UniversitasTema 4: Berbagai Pekerjaan 225 Sanata Dharma: A. Sarjana Muda : 1961-1964 B. Sarjana : 1968-1970 Judul Buku yang pernah ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku-buku Matematika SMP dan SMA dalam rangka KTSP terbitan Puskur. 2. Buku Matematika SMP, kurikulum 2013 awal yang disusun oleh kelompok di Medan Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Tidak ada Nama Lengkap : Setyo Purwanto, M.Pd Telp. Kantor/HP : 08161930879 E-mail : sphealth19@yahoo.com, tyoprwnt@gmail.com Akun Facebook : TyoPurwanto Alamat Kantor : Jl. Rawamangun Muka, Rawamangun, Jakarta Timur Bidang Keahlian: Pendidikan Jasmani Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 2001 – 2016: Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Jakarta. 2. 2014 – 2018 Binpres Koni Provinsi Banten 3. 2015 – 2019 Ketua Umum PSI Banten. 4. 2012 technical Delegate cabor squash pada PON XVIII Riau 5. 2008 Technical Delegate Cabor Squash pada PON XVII Kaltim 6. 2004 Pelatih Cabor Squash Prov Banten pada PON XVI Sumsel 7. 2005 Asisten Pelatih Nasional Cabor Squash Pada SEA GAMES Philippines 8. 2007 Pelatih Team Squash Indonesia untuk SEA GAMES Thailand Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Pasca Sarjana UNJ Jurusan Pendidikan Olahraga 2013 sampai sekarang 2. S2: Pasca Sarjana UNJ Jurusan Pendidikan Olahraga (2009 – 2011) 3. S1: Fakultas Pendidikan Olahraga Kesehatan/jurusan Kepelatihan/ (1990 – 1997) Judul Buku yang pernah ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku siswa dan buku Guru kelas 1 2. Buku siswa dan buku Guru kelas 4 tema 4 3. Buku siswa dan buku Guru kelas 4 tema 5 4. Buku Bahan Ajar non teks SMA 5. Buku Bahan Ajar non teks SMP Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Tidak ada226 Buku Guru SD/MI Kelas IV Nama Lengkap : Filia Prima Artharina M.Pd Telp. Kantor/HP : - E-mail : fliaprima @yahoo.com Akun Facebook : - Alamat Kantor : Desa Bendowangen Mayong Lor Jepara Bidang Keahlian: Telaah Kurikulum, media pembelajaran, dan Pendidikan IPA SD Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. - Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S2: Pendidikan di peroleh dari UNNES pada Tahun 2010 2. S1: Pendidikan Sarjana diperoleh dari Jurusan Pendidikan Biologi UNNES Tahun 2008 Judul Buku yang pernah ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas I Tema 5, Kemendikbud 2. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 1 Tema 8, Kemendikbud 3. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV Tema 6, Kemendikbud 4. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas V Tema 1, Kemendikbud 5. Telaah KD dan Indikator Buku Guru dan Buku Siswa, Kemendikbud 6. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV Tema 4, Kemendikbud 7. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas V Tema 2 8. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas VI Tema 5 Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Pengembangan Alternative Assessment Berbasis Jejaring Sosial Facebook sebagai Upaya Membentuk Sikap Komunikatif dan Kritis 2. Pemanfaatan Virtual Interactive Microbiology Laboratory Untuk Meningkatkan Kemampuan Generik Sains Mahasiswa PGMIPABI 3. Pengembangan Model Pembelajaran IPA Berbasis Kearifan Lokal dan ICT pada Siswa Tuna Grahita di SLB 4. Pengembangan Pendidikan Karakter Melalui Model Pembelajaran Sains Berbasis Permainan Tradisional 5. Pengembangan Media Pembelajaran IPA Berbasis Game-Ofine Pada Siswa SMP Di Kota Semarang 6. Pengembangan Bahan Ajar Tematik Kurikulum 2013 Berbasis Computer Assited Instruction (CAI) bagi Siswa SD Sebagai Pendukung Kompetensi Berimbang 7. Kajian Nilai Karakter dan HOT’s Pada Bahan Ajar dan Media Interaktif Sains SD dan SMP di Jawa TengahTema 4: Berbagai Pekerjaan 227 Nama Lengkap : Dr Erlina Wiyanarti, M.Pd. Telp. Kantor/HP : 022201313/085721508811 E-mail : erlina.wiyanarti93@gmail.com Akun Facebook : - Alamat Kantor : Jl. Setia Budhi No 229. Bandung Bidang Keahlian: Pendidikan IPS dan Sejarah Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. 1986 s.d sekarang – dosen UPI 2. 2009 s.d sekarang – asesor dan instruktur PLPG 3. 2011 s.d sekarang sekarang – Tim penulis soal OSN IPS SMP 4. 2013 s.d 2015 – Instruktur workshop guru Sejarah,Direktorat Sejarah dan nilai tradisi. Kemendikbud 5. 2013 s.d 2015 – Ketua Tim Pengembang Museum Pendidikan Nasional 6. 2014 – Tim Penulis Pedoman dan Penilaian Pendidikan Karakter SMP. Puspendik.Kemendikbud. 7. 2015 s.d akhir Februari – Sekertaris Departemen Pendidikan Sejarah UPI Bandung 8. 2016 Januari s.d sekarang – Kepala Museum Pendidikan UPI Bandung 9. 2016 – Tim Penulis Bahan ajar Workshop Guru Sejarah. Direktorat Sejarah, nilai tradisi dan museum Kemendikbud. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Sekolah Pasca Sarjana/program studi Pendidikan IPS/Universitas Pendidikan Indonesia (lulus 2011 ) 2. S2: Sekolah Pasca Sarjana/program studi Pendidikan IPS/Universitas Pendidikan Indonesia (lulus 1999) 3. S1: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial /Pendidikan Sejarah/IKIP Bandung (lulus tahun 1984) Judul Buku yang Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Teks SD Kelas I - Kelas VI 2. Buku teks IPS SMP 3. Buku Teks Sejarah SMA Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): –228 Buku Guru SD/MI Kelas IV Nama Lengkap : Dr. Vincentia Irene Meitiniarti, M.P. Telp. Kantor/HP : 0298-321212 (ext. 305)/0816663564 atau 08112784749 E-mail : irene_meiti@yahoo.com Akun Facebook : irene meitiniarti Alamat Kantor : Fakultas Biologi UKSW, Jl. Diponegoro 52-60 Salatiga Bidang Keahlian: Biologi (khususnya Mikrobiologi) Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. Dosen di Fakultas biologi UKSW sejak th 1987-sekarang 2. Kaprodi Biologi thn 2009-2015 3. Satgas kurikulum Prodi Biologi dan Pendidikan UKSW th 2012-2014. 4. Tutor dalam Program pengayaan kurikulum, pedagogi, dan teknologi komunikasi informasi guruguru Sulawesi Utara th 2012 5. Tutor dalam Pelatihan Teknik Dasar Biologi Sel dan Biologi Molekuler th 2012 6. Dosen tamu di FKIP UKAW bidang Bioteknologi th 2013 7. Satgas SNPT UKSW th 2015-sekarang 8. Satgas AIPT UKSW th 2015-sekarang 9. Anggota Dewan Penyunting jurnal BIOTA (UAJY) th 2007-sekarang Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Fakultas Biologi, UGM (tahun 2003 – tahun lulus 2008) 2. S2: Fakultas Pertanian (bagian Mikrobiologi) UGM (tahun 1991 – tahun lulus 1994) 3. S1: Fakultas Biologi, UGM (tahun 1981 – tahun lulus 1986) Judul Buku yang pernah ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Kegiatanku (BTP kelas 1) 2. Cita-citaku (BTP kelas 4) 3. Berbagai pekerjaan (BTP kelas 4) 4. Sehat itu penting (BTP kelas 5) 5. Integrasi alkitab dalam subyek pembelajaran (Khoe Yoe Tung), bagian Biologi dan Iman Kristen 6. Berbagai artikel di Jurnal BIOTA (terbitan UAJY) 7. Ekologi tropis Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Biodegradasi pewarna azo (2009) 2. Isolasi mikroba pendegradasi pewarna tekstil dari limbah industri tekstil dan penyamakan kulit (2010 dan 2011) 3. Isolasi bakteri toleran Cr(VI) dari limbah industri penyamakan kulit dan rhizosfr A. indica (2011) 4. Identifkasi molekuler beberapa bakteri toleran Cr(VI) hasil isolasi dari limbah penyamakan kulit dan rhizosfr A. indica (2012) 5. Potensi reduksi Cr(VI) oleh kultur murni dan campur bakteri Sp R3 dan Sp R17 2013 6. Digitalisasi pengetahuan lokal di Jawa Tengah (2013) 7. Reduksi Cr (VI) oleh bakteri SpR3 dan SpR17 pada tanah sebagai media tanam dan diimobilisasi menggunakan Ca-alginat (2014) 8. Pembelajaran teknologi fermentasi menggunakan metode service learning (2015)Tema 4: Berbagai Pekerjaan 229 Nama Lengkap : Prof. Suparwoto, M.Pd. Telp. Kantor/HP : 081804237853 E-mail : suparwoto@gmail.com Alamat Kantor : Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA UNY Kampus Karang Malang Yogyakarta. Bidang Keahlian: Pendidikan Fisika Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. PNS semenjak tahun 1977, Dosen dengan jabatan Guru Besar, mulai tahun 2001-sekarang pengurus HFI (Himpunan Fisika Indonesia), tahun 2012-2015 2. Ketua komisi E (Bidang Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan) Senat UNY, tahun 2008 sampai sekarang Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S2: Fakultas Pasca Sarjana IKIP Jakarta Prodi Pendidikan Fisika, lulus tahun 1988 2. S1: Fakultas Pendidikan Matematika dan IPA, IKIP Yogyakarta, lulus tahun 1979 Judul Buku yang pernah ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. IPA untuk SMK 2. Buku siswa dan Buku Guru (Tematik) Kurikulum Tahun 2013 Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Evaluasi Kinerja Guru IPA SD, SMP, dan SMA Pasca Sertifkasi. 2010 2. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan masalah Optika dan Sikap Ilmiah Siswa SMA Kelas X. 2012 3. Pengembangan Handout Interaktif Berbasisis Problem Composing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Topik Fluida Statis Di SMA Kelas XI. 2013 4. Pengembangan Paket Belajar Fisika untuk meningkatkan Hasil Belajar ditinjau dari Social Skill dan Kemnadirian Aktif Siswa. 2014 5. Perbandingan antara Kualitas Buku sekolah Elektronik (BSE) dengan Non BSE Mata pelajaran Fisika : Telaah Menggunakan Instrumen Science Textbook Rating System (STRS), 2015230 Buku Guru SD/MI Kelas IV Nama Lengkap : Drs. Ekram Pawiroputro, M.Pd Telp. Kantor/HP : 0274.548202 / 08122691251 E-mail : ekrampawiroputro@yahoo.co Alamat Kantor : Kampus FIS – UNY, Karangmalang, Yogyakarta Bidang Keahlian: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 1. Pembantu Dekan III – FIS – UNY. 2. Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Pancasila di FISE-UNY, Poltekkes Keperawatan. 3. Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di FIS-UNY, Poltekkes Keperawatan, Fakultas Ekonomi-UNY 4. Pengampu Mata Kuliah Pengajian Kurikulum dan Buku Teks PKn SMP dan SMA di Jurusan PKnH – FIS UNY. 5. Pengampu Mata Kuliah Hukum INternasional di FIS UNY. 6. Pengampu Mata Kuliah Organisasi Internasional di Jurusan PKnH FIS-UNY dan pada Prodi PPKn – FKIP-UAD Yogyakarta. 7. Pengampu Mata Kuliah Pengembangan Bahan Ajar PPKn-Prodi PGSD-FKIP-UAD. 8. Pengampu Mata Kuliah Praktik Pembelajaran PPKn Prodi PGSD-FKIP-UAD. Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S2: Program Pascasarjana Program Penelitian dan Evaluasi Pendidikan - Universitas Negeri Jakarta (lulus tahun 1990). 2. S1: Jurusan Civics Hukum - Fakultas Keguruan Ilmu Sosial – IKIP Yogyakarta lulus tahun 1976 Judul Buku yang pernah ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku Teks SD Kelas I - Kelas VI 2. Buku Teks PPKn SMP 3. Buku Teks PPKn SMA 4. Buku Teks PKn SMP Kurikulum 2006. 5. Buku Teks PKn untuk Perguruan Tinggi. 6. Buku Teks Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi. Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): Tidak ada.Tema 4: Berbagai Pekerjaan 231 Nama Lengkap : Prof. Dr. Enok Maryani, MS. Telp. Kantor/HP : 0818425191 E-mail : enok.maryani@yahoo.com Akun Facebook : Enok Maryani Alamat Kantor : Jalan Setiabudi No. 229, Bandung. Bidang Keahlian : Geograf Riwayat Pekerjaan/Profesi dalam 10 tahun terakhir: 2010 – 2016: Dosen Pendidikan Geograf UPI di Bandung Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. S3: Geograf UGM masuk tahun 2000 lulus tahun 2004 2. S2: Geograf UGM masuk tahun 2006 lulus 2008 3. S1 Pendidikan Geograf IKIP masuk 1979 lulus tahun tahun 1983 Judul Buku yang Pernah Ditelaah (10 Tahun Terakhir): 1. Buku SD tematis 2. Geograf SMA Judul Penelitian dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. Pedagogical Content Knowledge Pendidikan Geograf (hibah Pasca, 2015) 2. Kearifan lokal masyarakat Sunda dalam memitigasi bencana, Etnopedagogis, Tahun ke tiga 2015 3. Pengembangan perangkat pembelajaran untuk Pendidikan Lingkungan Hidup berkelanjutan (ESD), 2015. 4. Kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan Akademik dalam pembimbingan Disertasi di sekolah Pascasarjana, 2014. 5. Kearifan lokal masyarakat Sunda dalam memitigasi bencana, Etnopedagogis, 2014. 6. Kearifan lokal masyarakat Sunda dalam memitigasi bencana, Etnopedagogis, 2013. 7. Tipekeliti Penelitian Disertasi SPs, 2013. 8. Pemetaan Pebelajaran IPS di persekolahan dan kesulitan Guru dalam mengaplikasikan Pendekatan Interdisipliner IPS (survai di SD, SMP dan SMA se Kota Bandung, 2012 9. Pengembangan Keterampilan Sosial melalui Pelajaran IPS SMP di Jawa Barat, 2009-2011. 10. Model Sosialisasi Mitigasi di Daerah Rawan Bencana di Jawa Barat, 2008-200

COMMENTS

ad300
Name

'Kelas 1,24,'Kelas 10,24,'Kelas 11,10,'Kelas 12,20,'Kelas 2,12,'Kelas 3,36,'Kelas 4,22,'Kelas 5,27,'Kelas 6,22,'Kelas 7,9,'Kelas 8,20,'Kelas 9,19,Buku Agama Guru 1,4,Buku Agama Guru 10,5,Buku Agama Guru 12,4,Buku Agama Guru 3,5,Buku Agama Guru 5,4,Buku Agama Guru 6,5,Buku Agama Guru 7,4,Buku Agama Guru 8,3,Buku Agama Guru 9,5,Buku Agama Siswa 1,4,Buku Agama Siswa 10,5,Buku Agama Siswa 12,4,Buku Agama Siswa 3,5,Buku Agama Siswa 4,5,Buku Agama Siswa 5,5,Buku Agama Siswa 6,5,Buku Agama Siswa 7,5,Buku Agama Siswa 8,4,Buku Agama Siswa 9,4,Buku Guru 1,8,Buku Guru 10,3,Buku Guru 12,6,Buku Guru 2,8,Buku Guru 3,14,Buku Guru 4,8,Buku Guru 5,9,Buku Guru 6,6,Buku Guru 8,1,Buku Guru 9,9,Buku Guru Agama 11,5,Buku Siswa 1,7,Buku Siswa 10,11,Buku Siswa 12,6,Buku Siswa 2,4,Buku Siswa 3,12,Buku Siswa 4,10,Buku Siswa 5,9,Buku Siswa 6,6,Buku Siswa 8,12,Buku Siswa 9,1,Buku Siswa Agama 11,5,SMK 10,1,SMK 11,11,
ltr
item
File Buku BSD/BSE Kurikulum 2013: Buku Guru Tema 4 Berbagi Pekerjaan Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2017
Buku Guru Tema 4 Berbagi Pekerjaan Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi 2017
https://4.bp.blogspot.com/-NlBdKrKfqOo/WzsYCGbBS0I/AAAAAAAANWA/cYfeX-r6YUAkEze48gRSplmXFevUPo2WQCLcBGAs/s320/Buku-Guru-Tema-4-Berbagi-Pekerjaan-Kelas-4-Kurikulum-2013-Revisi-2017.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-NlBdKrKfqOo/WzsYCGbBS0I/AAAAAAAANWA/cYfeX-r6YUAkEze48gRSplmXFevUPo2WQCLcBGAs/s72-c/Buku-Guru-Tema-4-Berbagi-Pekerjaan-Kelas-4-Kurikulum-2013-Revisi-2017.jpg
File Buku BSD/BSE Kurikulum 2013
https://www.filebuku.com/2018/07/buku-guru-tema-4-berbagi-pekerjaan.html
https://www.filebuku.com/
https://www.filebuku.com/
https://www.filebuku.com/2018/07/buku-guru-tema-4-berbagi-pekerjaan.html
true
2466078301116664360
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy